Anda di halaman 1dari 2

Jadi profil/kualifikasi tawaran kerja tidak cocok dengan Melalui reformasi pasar tenaga kerja, hak upah dan

struktur permintaan kerja yang sangat cepat berubah Undang-undang tentang perusahaan harus diubah
(”mismatch”); struktur tarif pada tarif upah juga tidak sedemikian rupa sehingga upah pada level perusahaan
dibedakan secara signifikanmenurut tinggi¬rendahnya dengan mayoritas pekerja berkualifikasi yang
kualifikasi; kualifikasi yang lebih baik tidak dibayar menyimpang daritarifdan waktu kerja yang lebih
dengan upah yang memadai, sementara mereka yang fleksibel dan lama dapat menjadi alternatif bagi
kurang berkualifikasi direnggut kesempatannya oleh lapangan pekerjaan yang am an. Pendeknya, reformasi Prinsip-prinsip Liberal
regulasi; tarif upah yang rendah-yang sesuai dengan ini bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi
tingkat produktifitas-dikompensasi dengan penam semua orang, termasuk mereka yang kurang
bahan jam kerja untuk meraih upah kerja yang lebih berkualifikasi bahkan yang tak punya kualifikasi,
tinggi. dengan cara memberikan peluang kerja dalam
bidang-bidang yang sesuai (pekerjaan sederhana).
Reformasi pasar tenaga kerja
Kebijakan pendidikan harus memberi kontribusi Literatur yang layak dibaca tentang topik Tenaga
Pasar tenaga kerja
terhadap perbaikan orientasi tawaran kerja pada perm Kerja
intaan kerja yang fleksibeldan memperbaiki peluang
dalam-persaingan memperoleh tenaga kerja terbaik.
Wolfram Engels, Arbeitslosigkeit - Wohersie kommt
Tapi tanggung jawab langsung untuk mengatasi
und wie man sie beheben kann (Pengangguran, sebab
masalah pengangguran ada pada pekerja dan
dan cara mengatasinya), Frankfurter Institut Bad
pemberi kerja dalam pasar tenaga kerja,yakni pada
Homburg 1984
asosiasi-asosiasi pemberi kerja dan serikat-serikat
pekerja. Di kalangan perusahaan, tanggung jawab itu Kronberger Kreis, Arbeitszeiten und soziale Sicherung
terletak di tangan pimpinan perusahaan dan dewan flexibler gestalten (menenetukan waktu kerja dan Pasar yang paling penting adalah pasar tenaga kerja
pengurus perusahaan. Pihak pekerja dan pemberi kerja jaminan sosial lebih fleksuibel), vol. 35, Bad karena tenaga kerja merupakan faktor produksi
memberikan kerangka-kerangka terpenting dalam pasar Homburg 1999 terpenting dari setiap ekonomi kerakyatan. Faktor
tenaga kerja dalam bentuk “kartel tarif” secara sentral, produksi terpenting kedua (bahkan Karl Marx mengikuti
khususnyatarifupah sebagai harga untuk faktor kerja Mauricio Rojas, Arbeit ohne Ende (Pekerjaan tanpa pendapat pakar ekonomi klasik), adalah bahwa “tenaga
serta jumlah (kualitas) dan tingkat fleksibilitas waktu akhir), Academia Verlag SanktAgustin 1999 kerja yang mengalir adalah modal”. Hanya alam
kerja. (“tanah”) sebagai faktor produksi terpenting ketiga
ketika itu belum dianggap kurang.
Meningkatkan fleksibilitas dan penentuan perjanjian
upah yang menguntungkan perusahaan, kemudian
dikombinasikan dengan konsep konsep-Bürgergeld
(dana rakyat) untuk pekerjaan sederhana akan
“Pendapatan per tahun
Untuk info lebih lanjut, silahkan menghubungi:
mempermudah terciptanya lapangan pekerjaan penuh merupakan sumber yang
waktu. Dengan begitu akan ada lagi “pekerjaan untuk Friedrich-Naumann-Stiftung,
semua orang” dibursa kerja. Kalimat Röpke “der frei Jl. Rajasa II No. 7, Kebayoran Baru, Jakarta 12110 darinya kebutuhan primer dan
Preisräumtden Markt” (harga bebas memberi ruang
pada pasar) akan juga berlaku bagi pasar tenaga kerja
Tel. (021) 725 6012-13 / indonesia@fnst.org sekunder dapat dipenuhi”
www. fnsindonesia.org
apabila pasar itu bebas sesuai dengan kebutuhannya.
Adam Smith, Wohlstand ( 1776 ), kalimat 1

www. fnsindonesia.org
Kesalahan penilaian terhadap pasar tenaga menolak regulasi atau campur tangan pemeritah
kerja (laissez-faire) dalam pasar tenaga kerja. Pasar tenaga
kerja di satu pihak adalah pasar dengan penawaran Keamanan sosial dengan menerapkan pasar
pekerjaan dan permintaan akan lapangan kerja dan tenaga kerja yang lebih fleksibel
Dewasa ini ada asumsi baru bahwa “pengetahuan”
permintaan atas pekerjaan atau penawaran lapangan
Keamanan sosial dengan menerapkan pasar tenaga
kerja di pihak lain. Harga yang dihasilkan dari
kerja yang lebih fleksibel adalah faktor produksi
mekanisme penawaran dan permintaan itu adalah tarif
terpenting, dan bukan tenaga kerja. Ini adalah suatu
upah, yakni upah perjam . Produk dari tarif upah “Pasar produk, pasar modal dan pasar
penilaian yang salah karena penilaian itu melepaskan
hubungan erat antara -> pendidikan, informasi,
(harga) dan waktu kerja (kuantitas) sama dengan upah tenaga kerja harus bersifat fleksibel. Kita
kerja. Menyangkut harga pasar bebas, yakni tarif upah
pengetahuan dan peluang kerja.
pada -> persaingan di pasar tenaga kerja, tawaran tidak boleh menghubungkan kekakuan
Padahal “pengetahuan” atau “informasi” sebagai hasil
kerja sama besarnya dengan permintaan. Ini artinya sebagai bagian dari sistem ekonomi
kerja purna-waktu. Apabila tari fupah ditetapkan oleh
dari pelatihan dan pendidikan setidaknya sudah
Undang-undang atau pihak pekerja dan pem beri kerja
dengan keterbukaan dan dinam ika dalam
menjadi bagian dari istilah “pekerjaan” sejak Adam
demi keuntungan “pemilik lapangan kerja” yang mereka bagian yang lain. Pasar tenaga kerja
Smith. Hanya dibedakan berdasarkan kualitasnya, yakni
wakili di atas tarif perimbangan ini, maka akibatnya
sebagai “humankapital” (manusia sebagai sumber memerlukan satu sektor dengan upah
adalah pengangguran pada pasar tenaga kerja. Dan jika
daya). “Disetiap negara ada dua faktor yang menentu- yang lebih rendah untuk menyediakan
beban pungutan pemerintah tinggi, maka akibatnya
kan penyediaan perkepala: pertama produktivitas kerja
adalah berkembangnya pasar kerja gelap. lapangan kerja bagim ereka yang kurang
sebagai hasil keterampilan, pengetahuan dan pengala-
man, dan kedua, perbandingan antara tenaga kerja
Biasanya upaya untuk menggantikan persamaan berkualifikasi”.
produktif dengan jum lah penduduk “(Wahlstand
sederhana ini dengan “teori daya beli upah” dilakukan
[1776],h.1).
secara rutin di saat dem onstrasi pada tanggal1 Mei Schröder-Blair-Papier(1999)
(Maikundgebung) dan perundingan upah. Menurut teori
Kekeliruan lain menyangkut pemahaman istilah
tersebut, tarif upah yang lebih tinggi meningkatkan
pekejaan dan pasar tenaga kerja lebih merugikan lagi
daya beli, dan daya beli yang meningkat menciptakan
bagi kesem patan sem ua pihak untuk hidup dengan tenaga kerja Jerman menjadi begitu kaku karena
lebih banyak lapangan kerja. Tapi dalam kenyataannya
bebas dan bertanggungjaw ab pada diri sendiri. Yang regulasi, sehingga hampir tidak bisa lagi disebut sebagai
daya beli menurun apabila biaya upah yang terlalu
membedakan partai liberal dengan ”para sosialis di “pasar”. Akibatnya adalah kurangnya 7 hingga 8 juta
tinggi menghancurkan lapangan kerja. Kesimpulan
semua partai” (F.A.von Hayek) adalah bahwa pekerjaan lapangan kerja di Jerman. Bertentangan dengan semua
yang salah juga terdapat dalam tesis fixes Arbeitsquan-
bagi sosialis merupakan harta yang begitu besar tesis tentang “akhir pekerjaan” (Ende der Arbeit), ada
tum yang diusung dengan mencantumkan teori daya
sehingga menurut mereka ia tidak boleh dipercayakan lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan daripada
beli. Tesis ini menyebutkan, pekerjaan adalah sesuatu
pada kekuatan yang tidak sosial. Oleh karenanya yang dapat kita kerjakan jika semua orang Jerman
seperti segum pal mentega yang hanya perlu dioles
regulasi terhadap pasar kerja lebih ditingkatkan dari meiliki kesempatan atas kesejahteraan yang masuk
secara merata di atas roti untuk menciptakan lebih
pada terhadap bursa tempat tinggal dan pasar- pasar akaldengan kebebasan dan keam anan luar-dalam.
banyak lapangan kerja. Tarif upah yang lebih tinggi
lain untuk barang-barang kebutuhan pokok. Partai Politik pasar tenaga kerja harus diaplikasikan pada
diharapkan menstabilkan daya beli pada
liberal menganggap pekerjaan bernilai tinggi dan sebab-sebab pengangguran yang tinggi. Di Jerman
masa kerja yang diperpendek secara global dan dengan
pengangguran sebagai skandal yang sangat tidak sosial resminya terdapat sekitar 4 juta penganggur, 2 juta
demikian menjamin lapangan kerja. Namun dalam tesis
sehingga mereka menuntut pembebasan pasar kerja penganggur tak resmi (terselubung) sementara
ini, perbedaan-perbedaan besar dalam kualitas kerja
dari regulasi-regulasi agar pasar kerja yang lebih lowongan untuk pekerja ahli dan tenaga-tenaga
sebagai sebuah masalah sama sekalitidak diperhatikan.
fleksibel dapat meningkatkan peluang bagi semua berkualifikasi lain seringkali tidak dapat diisi. Sekitar
untuk memperoleh lapangan kerja. Partai liberal 50% dari penganggur tidak menyelesaikan pendidikan
menyetujui adanya tatanan pasar tenaga kerja, namun kerja.

Prinsip-prinsip Liberal

Anda mungkin juga menyukai