Media Pembelajaran Bahasa Indonesia

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
119 tayangan10 halaman
Media pembelajaran didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan pembelajaran agar siswa dapat belajar dengan efektif dan efisien. Beberapa pengertian media pembelajaran menurut para ahli antara lain sebagai teknologi pembawa pesan, sarana fisik untuk menyampaikan materi pembelajaran, dan alat bantu untuk proses belajar mengajar agar tujuan pembelajaran tercapai.

Diunggah oleh

Keyshali Alghamidi
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

KONSEP DASAR MEDIA PEMBELAJARAN

DOSEN PEMBIMBING :
BAIQ WAHIDAH, [Link].
DISUSUN OLEH :
1. HAMDALAH (E1C019077)
2. HELMALIA CAHYANI PUTRI (E1C019079)
3. HENDRIA ISRON RISANDI (E1C019080)
4. HETY KUS ENDANG (E1C019082)
5. HURRIYATUN BUTSAINAH (E1C019083)
6. HUSNUL KHATIMAH (E1C019084)
7. HUZAIMI NUR’IZHOMI (E1C019085)
8. ICHA MARDIATY (E1C019086)
9. IGA INDRA WATI (E1C019087)

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MATARAM
2021
A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
Konsep-Konsep Dasar Media Pembelajaran merupakan Pendekatan proses belajar
mengajar yang diterapkan pada kurikulum diarahkan untuk mengembangkan
kemampuan-kemampuan mendasar dalam diri siswa agar mampu menemukan dan
mengelola perolehannya. Proses komunikasi dilakukan melalui komunikasi timbal balik
dan tidak semata-mata merupakan pemberian informasi searah tanpa mengembangkan
gagasan, kreativitas, sikap dan nilai serta keterampilan baik secara mandiri maupun
dalam kebersamaan. Penyajian bahan pembelajaran hendaknya mengikutsertakan siswa
secara aktif.

Salah satu ciri penggunaan media pembelajaran adalah bahwa media mengandung
dan membawa pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media dapat
mengolah pesan dan respons siswa sehingga media itu sering disebut media interaktif.
Pesan dan informasi yang dibawa oleh media bisa berupa pesan yang sederhana
dan bisa pula pesan yang amat kompleks. Akan tetapi, yang terpenting adalah media itu
disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta siswa dapat
aktif berpartisipasi dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, perlu dirancang dan
dikembangkan lingkungan pembelajaran yang interaktif yang dapat menjawab dan
memenuhi kebutuhan belajar perorangan dengan menyiapkan kegiatan pembelajaran
dengan medianya yang efektif guna menjamin terjadinya pembelajaran.
Pendidikan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia. Setiap manusia membutuhkan
pendidikan sampai kapanpun dan dimanapun dia berada. Pendidikan sangat penting bagi
manusia, sebab tanpa pendidikan manusia tidak akan berkembang atau bahkan terbelakang.
Untuk itu perlu adanya pendidikan yang memiliki tujuan membentuk manusia seutuhnya.

Faktor pendukung dalam proses pembelajaran adalah media pembelajaran. Media


pembelajaran adalah sarana untuk mempermudah siswa dalam memahami suatu materi
pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran diharapkan kegiatan pembelajaran
akan berjalan dengan baik, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lancar. Semakin
sadarnya orang akan pentingnya media pembelajaran yang membantu pembelajaran
sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan.
Dan semakin meluasnya kemajuan di bidang teknologi komunikasi, dan ditemukannya
dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin
menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas juga.

B. Pembahasan
1. Definisi media pembelajaran
Pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang melibatkan informasi dan lingkungan
yang disusun secara terencana untuk memudahkan siswa dalam belajar. Lingkungan
yang dimaksud tidak hanya berupa tempat ketika pembelajaran itu berlangsung, tetapi
juga metode, media, dan peralatan yang diperlukan untuk menyampaikan informasi.
Pembelajaran merupakan upaya yang dilakukan pendidik untuk membantu siswa agar
dapat menerima pengetahuan yang diberikan dan membantu memudahan pencapaian
tujuan pembelajaran.
Pembelajaran adalah proses yang menggabungkan pekerjaan dengan pengalaman.
Apa yang dikerjakan orang di dunia menjadikan pengalaman baginya. Pengalaman
tersebut akan menambah keterampilan, pengetahuan atau pemahaman yang
mencerninkan nilai yang dalam. Pembelajaran yang efektif akan mendorong kearah
perubahan, pengembangan serta meningkatkan hasrat untuk belajar. Pembelajaran
tidak hanya menghasilkan atau membuat sesuatu, tetapi juga menyesuaikan,
memperluas, dan memperdalam pengetahuan.
Media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefinisikan
sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju
penerima. Media merupakan salah satu komponen komunikasi yaitu sebagai
pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Criticos, 1996). Berdasarkan
definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran merupakan proses
komunikasi. Maka dari itu, dapat kita tarik kesimpulan bahwa media pembelaran
adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (nahan
pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan perasaan
siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.

Sumber : [Link]
pembelajaran_11.html
[Link]
N
[Link]
pembelajaran/

2. Pengertian media pembelajaran menurut para ahli

1) Schramm (1977) dikutip dalam Rudi dan Cepi (2008: 6) menjelaskan bahwa media
pembelajaran adalah “teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk
keperluan pembelajaran”.

- Rudi, S., & Cepi, R. (2008). Media Pembelajaran. Bandung: Jurusan Kurtekpend
FIP UPI.
2) Menurut Briggs (1977) dalam Rudi dan Cepi (2008: 6) mengemukakan bahwa
media  pembelajaran adalah “sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi
pembelajaran seperti buku, film, video, slide, dan sebagainya”.

- Rudi, S., & Cepi, R. (2008). Media Pembelajaran. Bandung: Jurusan Kurtekpend
FIP UPI.

3) Romiszowski dalam Basuki dan Farida (2001: 12) media pembelajaran


adalah media yang efektif untuk melaksanakan proses pengajaran yang
direncanakan dengan baik.

- Basuki Wibawa dan Farida Mukti. 2001. Media Pengajaran. Bandung : CV


Maulana

4) Azhar (2011) media pembelajaran adalah alat bantu pada proses belajar baik di
dalam maupun diluar kelas, lebih lanjut dijelaskan bahwa media pembelajaran
adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi
intruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

- Azhar Arsyad. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Pers

5) Menurut Arief Sadiman (2008: 7) Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang


dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan.

- Arif S. Sadiman,dkk. 2008. Media Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo


Persada

6) Media belajar itu diperlukan oleh guru agar pembelajaran berjalan efektif dan
efisien (Sutjiono 2005).

- Sutjiono TWA. 2005. Pendayagunaan media pembelajaran. Jurnal Pendidikan


Penabur 4 (4):76-84.

7) Rayanda Asyar (2012 : 8) mengemukakan bahwa “ media pembelajaran dapat


dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan
pesan dari sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang
kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan
efektif.

- Rayandra Asyar. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajran. Jakarta:


Gaung Persada Press.
8) Syaful Bahri Djamarah dan Azwan Zain (2010:121) mengungkapkan bahwa media
pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur
pesan agar tercapai tujuan pembelajaran.

- Syaful Bhari Dzamarah dan Arswan Zain. (2010).Strategi Belajar Mengajar.


Jakarta: Rineka Cipta. Edisi Revisi

9) Munadi (2008:7) mendefinisikan media pembelajaran sebagai “segala sesuatu yang


dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana
sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat
melakukan proses belajar secara efisien dan efektif”.

- Yudhi Munadi. 2008. Media Pembelajran; Sebuah Pendekatan Baru, Gaung


Persada Press: Ciputat

10) Menurut Miarso (2004) berpendapat bahwa “Media pembelajaran adalah


segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga
dapat mendorong terjadinya proses belajar”.
11) Menurut Miarso (2004) berpendapat bahwa “Media pembelajaran adalah
segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga
dapat mendorong terjadinya proses belajar”.
12) Gerlach & Ely: “media pembelajaran memiliki cakupan yang  sangat luas, yaitu
termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi  yang
membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap.
Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan
komunikasi dalam pembelajaran, sehingga bentuknya bisa berupa perangkat
keras (hardware), seperti computer, TV, projector, dan perangkat
lunak (software) yang digunakan pada perangkat keras itu."

- Dr. rer. nat. H. Rayandra Asyhar, [Link] (2011), Kreatif Mengembangkan


Media  Pembelajaran, GP. Press, Jakarta.

13) Oemar Hamalik (1980): Mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan media


pendidikan adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih
mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses
pendidikan dan pembelajaran di sekolah.
14) Menurut E. De Corte media pembelajaran sebagai suatu sarana non personal
(bukan manusia) yang digunakan atau disediakan oleh tenaga pengajar, yang
memegang peranan dalam proses belajar-mengajar untuk mencapai tujuan
instruksional.
15) Sri Anitah dan Noorhadi mengemukakan bahwa
media pembelajaran adalah setiap orang, bahan, alat atau peristiwa yang dapat
menciptakan kondisi yang memungkinkan siswa menerima pengetahuan,
keterampilan, dan sikap.
16) Benson H. Clarence mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah suatu alat
yang membantu pengajar untuk menyampaikan kepada pelajar menegani fakta-
fakta, keterampilan,sikap, pengatahuan, pengertian dan penghargaan.
17) Blattner Doris mengemukakan bahwa media pembelajaran atau sering disebut
dengan alat peraga sangat penting untuk dipakai dalam tiap pelajaran, sebab siswa
dapat mengingat 50% dari bahan pelajaran yang kelihatan, tetapi kira-kira hanya
10% dari bahan pelajaran lisan. Media pembelajaran yang biasanya digunakan
untuk siswa adalah: gambar, papan tulis, benda alam, bagan, papan flannel, peta
dan temple.
18) Menurut Ibrahim dan Nana Syahodiah defenisi media pembelajaran sebagai
berikut: “Media pembelajaran merupakan suatu alat yang digunakan untuk
menyalurkan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, perhatian
siswa, sehingga dapat mendorong proses belajar mengajar”.
19) Selanjutnya Santoso S. Hamidjojo yang dikutip oleh Latuheru,
mengatakan: “Media pembelajaran adalah media yang penggunaannya
diintegrasikan dengan tujuan dan isi pengajaran yang dimaksudkan untuk
mempertinggi mutu kegiatan belajar mengajar.”
20) Smaldino (2005) : Media yang digunakan untuk menyampaikan pesan guna
mencapai suatu tujuan pembelajaran didefinisikan sebagai media pembelajaran
(Smaldino, et al., 2005: 9). Dengan demikian, media pembelajaran adalah segala
alat yang dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran.
21) Media Pembelajaran Menurut Newby (2006)

Newby mendefinisikan bahwa media pembelajaran sebagai saluran dari


komunikasi yang membawa pesan dengan tujuan yang berkaitan den gan
pembelajaran yang dapat berupa cara atau alat lain yang dengannya informasi
dapat disampaikan atau dialami siswa.

3. Perangkat media pembelajaran


Sumber Belajar
Sumber belajar diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan untuk
memasilitasi kegiatan belajar. Association of Educational communicational and
Technology (AECT, 1977), Mengklasifikasikan sumber belajar ini menjadi dua
yaitu: resources by design (sumber belajar yang dirancang) dan resources by
utilization (sumber belajar yang dimanfaatkan). Sumber belajar yang dirancang
maksudnya sumber belajar itu sengaja dirancang untuk keperluan pembelajaran,
misalnya: buku paket, modul, lembar kerja siswa (LKS). Sumber belajar yang
dimanfaatkan yaitu segala sesuatu yang sudah tergelar disekitar kita, dan dapat
dimanfaatkan untuk keperluan belajar. Contoh: bank, pengadilan, pasar, musium,
kebun binatang, semuanya itu tidak dirancang untuk pembelajaran, karena memang
sudah tersedia, tinggal memanfaatkan.
Sesuatu disebut sebagai alat peraga bila fungsinya hanya sebagai alat bantu belaka,
dan disebut media bila bagian integral dari seluruh kegiatan pembelajaran, serta ada
pembagian tanggung jawab antara guru di satu pihak dan media di lain pihak. Contoh:
pada suatu pembelajaran bahasa dengan materi deklamasi, suatu saat mungkin tak
perlu ada guru untuk memberi contoh, pembelajar dapat diminta mendengarkan kaset
audio sebagai media pembelajaran. Guru hanya diperlukan sewaktu memberi
penjelasan tentang isi sajak yang tidak dimengerti oleh pembelajar.
Pada suatu saat, suatu alat misalnya OHP dapat dikatakan sebagai alat peraga kalau
seorang pengajar akan menunjukkan perbedaan antara berbagai jenis projektor,
namun pada saat lain OHP dapat berfungsi sebagai media bila telah diletakkan
transparansi yang berisi pesan atau informasi yang akan disampaikan.[6]
Karena belajar adalah proses internal dalam diri manusia maka guru bukanlah
merupakan satu-satunya sumber belajar, namun merupakan salah satu komponen dari
sumber belajar. Arief S. Sadimanmembedakan 6 jenis sumber belajar yang dapat
digunakan dalam proses belajar, yaitu:
a. pesan, di dalamnya mencangkup kurikulum (GBPP) dan mata pelajaran.
b. orang, di dalamnya mencangkup guru, orang tua, tenaga ahli, dan sebagainya.
c. bahan, merupakan format yang digunakan untuk menyimpan pesan pembelajaran
seperti; buku paket, buku teks, modul, program video, film, OHT (over head
transparacy),  program slide, alat peraga, dan sebagainya (biasa disebut software).
d. alat, yang dimaksud di sini adalah sarana (piranti, hardware) untuk menyajikan
bahan pada butir 3 di atas. Di dalamnya mencangkup proyektor, OHP, slide,film
tape recorder, dan sebagainya.
e. teknik, yang dimaksud adalah cara (prosedur) yang digunakan orang dalam
memberikan pembelajaran guna tercapai tujuan pembelajaran. Di dalamnya
mencangkup ceramah, permainan/simulasi, tanya jawab, sosiodrama (role play),
dan sebagainya.
f. latar (setting) atau lingkungan, termasuk di dalamnya adalah pengaturan ruang,
pencahayaan dan sebagainya.

1)      Alat Pembelajaran
Adalah setiap peralatan yang dapat menunjang evektifitas dan efisiensi pembelajaran.
Istilah ini oleh sebagian orang menyebutnya adalah alat pembelajaran sebagai sarana
belajar atau sarana pembelajaran.
Jenis Jenis Alat Pembelajaran
Menurut Ibrahim dan Syaodih (2003)
Alat Pembelajaran klasikal
↔alat pengajaran yang dapat digunakan untuk satu kelas sekaligus
Contoh: kapur, papan tulis, dan spidol
Alat Pembelajaran Individual
↔Alat Pembelajaran yang hanya digunakan oleh perorangan
      Contoh: pensil, kuas. Pen dan lain-lain.

a.      Alat Peraga
Alat peraga adalah semua atau segala sesuatu yang bisa digunakan dan dapat
dimanfaatkan untuk menjelaskan konsep-konsep pembelajaran dari materi yang
bersifat abstrak atau kurang jelas menjadi nyata dan jelas sehingga dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian serta minat para siswa yang menjurus
kearah terjadinya proses belajar mengajar.
Alat peraga merupakan suatu alat yang dipakai untuk membantu dalam proses
belajar-mengajar yang berperan besar sebagai pendukung kegiatan belajar-
mengajar yang dilakukan oleh pengajar atau guru. Penggunaan alat peraga ini
mempunyai bertujuan untuk memberikan wujud yang riil terhadap bahan yang
dibicarakan dalam materi pembelajaran. Alat peraga yang dipakai dalam proses
belajar-mengajar dalam garis besarnya memiliki manfaat menambahkan kegiatan
belajar para siswa, menghemat waktu belajar, memberikan alasan yang
wajaruntuk belajar, sebab dapat membangkitkan minat perhatian dan aktivitas
para siswa.[3]
Pengertian dari alat peraga menurut beberapa para ahli atau pakar, diantaranya
yaitu:
Wijaya & Rusyan [1994] – yang dimaksud Alat Peraga Pendidikan adalah media
pendidikan berperan sebagai perangsang belajar & dapat menumbuhkan motivasi
belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan – tujuan belajar.
Sudjana [2009] – Pengertian Alat Peraga Pendidikan adalah suatu alat yang dapat
diserap oleh mata & telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar
mengajar siswa lebih efektif & efisien.
Faizal [2010] – Alat Peraga Pendidikan sebagai instrument audio maupun visual
yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih menarik &
membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu materi.
Beberapa tujuan dan manfaat dari alat peraga
 Alat peraga dalam pendidikan  memiliki tujuan supaya proses pendidikan
lebih efektif dengan jalan meningkatkan semangat belajar para siswa.
 Alat peraga pendidikan dapat memungkinkan lebih sesuai dengan
perorangan, dimana siswa belajar dengan banyak sekali kemungkinan,
sehingga belajar dapat berlangsung sangat menyenangkan bagi masing-
masing individu.
 Alat peraga pendidikan mempunyai manfaat supaya belajar lebih cepat
segera bersesuaian antara kelas dan diluar kelas, alat peraga dapat
memungkinkan mengajar lebih sistematis dan juga teratur.
 Menimbulkan minat sasaran pendidikan.
 Mencapai sasaran yang lebih banyak.
 Dapat membantu dalam mengatasi berbagai macam hambatan dalam
proses pendidikan.
 Dapat mempermudah saat penyampaian materi pendidikan atau informasi
oleh para pendidik..
 Membantu menegakkan pengertian atau informasi yang diperoleh. Sasaran
pendidikan di dalam menerima sesuatu yang baru, manusia memiliki
kecenderungan untuk melupakan/lupa. Oleh karena itu, untuk mengatasi
hal tersebut, AVA (Audio Visual Aid – alat bantu atau peraga audio
visual) dapat membantu menegakkan pengetahuan-pengetahuan yang
sudah diterima oleh sasaran pendidikan sehingga apa yang diterima akan
lebih lama tersimpan di dalam ingatan si penerima.
Contoh alat peraga :

C. Penutup
1. Kesimpulan
Dari pengertian diatas bisa kita simpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala
sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepada
penerima untuk menyampaikan materi yang diajarkan serta sarana komunikasi dari
guru kepada siswa sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat
yang menjurus kearah terjadinya proses belajar dengan tujuan untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
Media pembelajaran juga sangat penting bagi kita semua, sebab media pembelajaran
dapat menunjang kita dalam belajar, jika kita belajar tidak memakai media sudah
barang tentu kegiatan belajar mengajar akan terhambat dan juga menjadikan proses
belajar mengajar kurang menyenangkan dan membosankan.

D. Daftar Pustaka
[Link]
pembelajaran/
[Link]
[Link]
[Link]
pembelajaran/

Anda mungkin juga menyukai