Anda di halaman 1dari 17

Cara Membuat Jaringan LAN

Posted by Administrator on September 6th, 2010

Cara membuat jaringan komputer menggunakan LAN (local area network), system ini
menggunakan penghubung berupa kabel UTP (RJ-45). Ini merupak sebuah type jaringan
yang sangat mudah digunakan dan mudah dibuat, karena kemudahannya lah type jaringan
LAN ini sering digunakan dalam pembuatan jaringan komputer.

Sebuah type yang merupakan type dasar jaringan komputer, type jaringan LAN ini sangat
mudah dipasang walaupun oleh seseorang awam dalam bidang Jaringan Komputer.  Disini
akan saya bahas cara membuat jaringan LAN. Sehingga anda bisa menggunakan tulisan ini
sebagai panduan membuat jaringan LAN.

Langkah pertama yang harus dilakukan ialah menyiapkan keperluan yang digunakan dalam
membuat jaringan. Bahan alat serta peralatan yang diperlukan :

1. Komputer PC / Laptop (4 buah, min P3 sudah terdapat lan card onboard maupun
tambahan)
2. Kabel UTP RJ-45 category 5 (min 3 Meter satu node)
3. Konektor RJ-45 (10 buah, cadangan juga jika nanti salah)
4. HUB (6 slot)
5. Tang crimping (baca krimping, bukan ceriping)

Berikut rencana gambar type dan topology  jaringan yang akan kita buat :
Sebelum masuk ke sesi selanjutnya, saatnya membuat kabel utp dengan type straight. Urutan
warnanya yaitu :

Putih Hijau Putih Orange


Hijau Orange
Putih Orange Putih Hijau
Biru Biru
Putih Biru Putih Biru
Orange Hijau
Putih Coklat Putih Coklat
Coklat Coklat

Setelah itu gunakan tester untuk mengetest pakah kabel utp tersebut berhasil dibuat.
Urutannya itu ialah 1-3 2-6 dan yang lainnya berurutan sama. Pasang ke masing masing
node.

Sekarang saatnya pembahasan mengenai IP Address secara mendasar. IP address bisa


diibaratkan sebuah alamat rumah, jika sebuah rumah ibarat komputer. Maka komputer
tersebut tentu harus mempunyai sebuah alamat yang digunakan untuk pengiriman packet
data. IP address yang digunakan ialah Kelas C, untuk mendetailnya akan saya bahas lain
waktu.

Berikut pengaturan untuk IP address dari SERVER dan masing masing CLIENT, mengacu
gambar diatas :

SERVER
IP Address 192.168.1.1
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.0.1
CLIENT 1
IP Address 192.168.100.1
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.1.1
CLIENT 2
IP Address 192.168.100.2
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.1.1
CLIENT 3
IP Address 192.168.100.3
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.1.1

Jadi pastikan settingan tersebut benar. Maka masuk ke Command Prompt dari komputer
server. Shorcut tombol win + r maka lakukan ping dengan perintah.
ping 192.168.100.1 -t
jika tulisannya rto (request time out) atau host destination reached, maka sudah dapat
dipastikan bahwa node tersebut tidak benar atau ada kesalahan.

ringan Komputer dengan Wireless


 
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung
komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan. Media jaringan komputer dapat melalui kabel-
kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer  dapat saling melakukan
pertukaran informasi. Server  adalah penyedia layanan untuk client. Sedangkan Client adalah penerima
layanan dari server.

Jaringan komputer memiliki beberapa manfaat, antara lain :

1.       Resource sharing , dapat menggunakan sumberdaya yang secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna
yang berada jauh dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut dan
seolah olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi
masalah jarak.

2.       Menghemat uang. Karena menggunakan jaringan komputer hanya bermodalkan komputer tidak perlu alat
tambahan lain selain kabel LAN atau wireless.

Sekarang saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat jaringan komputer dengan menggunakan
wireless. Selain menggunakan kabel LAN,membangun jaringan komputer juga dapat menggunakan
wireless. Di sini saya akan memakai OS XP sebagai contohnya.

1.      Langkah awal adalah nyalakan(aktifkan) wireless anda.setelah itu buka panel wireless yang terdapat di        
pojok taskbar anda.

2.       Setelah muncul jendela wireless,anda pilih  “change advanced settings”


3.       Kemudian akan muncul “wireless network connection properties” kemudian pilih “internet
protocol(TCP/IP) selanjutnya pilih properties.

4.       Setelah muncul jendela properties,pilih “use the following IP address” masukkan IP address yang kamu
mau namun harus sesuai aturan 192.168.1.x (tanda x dapat di isi dengan angka apapun sesuka kmu).
Kolom “subnet mask” akan terisi otomatis saat kmu klik kolomnya. Karena kamu bertindak sebagai server
maka kolom “default gateway” tidak perlu di isi .tetapi jika kamu bertindak sebagai client kamu harus
mengisi kolom “default gateway” dengan IP address server.

5.       Setelah itu kembali lagi ke jendela “wireless network properties” pilih tab “wireless networks” kemudian
pilih “add”

6.       Setelah itu masukkan nama jaringan yang kamu inginkan. Kemudian “data encryption” pilih
disable.kemudian tekan “ok”
7.       Setelah itu hubungkan komputer anda ke koneksi wireless yang telah anda buat.

8.       Setelah connected pastikan hubungan koneksi berjalan ,dengan cara tekan windows+R pada keyboard.
Lalu tuliskan dengan format ping(spasi)IP Adress tujuan(spasi)-t lalu klik ok. Bila status PING anda
bertuliskan Reply from,berarti anda sudah terhubung dengan server , bila PING anda bertuliskan Request
Time Out, berarti anda belum terhubung dengan server.

9.      Sekarang kamu telah terkoneksi dalam jaringan. Karena kamu bertindak sebagai server,kamu bisa
menshare file yang ingin kmu kirim. Caranya klik kanan pada folder yang ingin di share kemudian pilih
“sharing and security”.

10.   Setelah itu pilih “share this folder” kemudian OK


11.   Bagi para client ,sekarang telah dapat mengakses folder yang telah di sediakan server. Caranya ,masukkan
IP address pada address bar kemudian tekan enter. secara langsung nanti akan muncul jendela dimana
terdapat folder yang di share oleh server tadi ,sehingga client cukup mengcopy folder tersebut jika mau.

Itulah cara membuat jaringan komputer pada OS XP

Semoga Bermanfaat :) 

Membangun dan Mensetting Jaringan


Posted on 15/10/2010 by dunkom

Dengan memilih jaringan yang tepat, agar komputer anda dapat saling berkomunikasi dan
dapat juga terhubung ke internet, disini akan di bahas tips yang akan membantu Anda
menggunakan Windows XP untuk membangun jaringan rumah Anda atau jaringan bisnis
kecil.

Pengenalan jaringan bisnis dan rumahan yang sederhana

Menyiapkan jaringan adalah cara yang bagus untuk menggunakan lebih banyak komputer
Anda, dan untuk bersenang-senang bersama mereka. Dengan jaringan, Anda dapat:

 Berbagi satu koneksi Internet antar beberapa komputer.


 Berbagi file antar komputer.
 Gunakan printer yang terhubung ke komputer yang berbeda.
 Memutar rekaman TV, video, dan musik digital yang tersimpan di komputer Anda.

Menyiapkan jaringan rumah dan jaringan bisnis kecil jauh lebih mudah. Dengan Microsoft
Windows XP, Anda tidak lagi perlu menyewa seorang ahli komputer, Anda dapat mengatur
jaringan Anda sendiri. Anda bahkan dapat membuat jaringan nirkabel sehingga Anda dapat
menggunakan laptop Anda dari mana saja di rumah Anda.

A. Bagaimana Cara Membuat Jaringan Antara Komputer

Untuk membuat jaringan antara komputer ada dua jenis cara jaringan, antara lain :

1. Jaringan LAN, yaitu jaringan dengan menggunakan kabel dan beberapa alat seperti Hub

Untuk membuat jaringan Lan, anda harus menyiapkan beberapa peralatan seperti

 Kabel UTP
 Konektor Rj45
 Tang Krimping
 Test Signal
 Hub

Untuk membuat kabel UTP anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini
 Siapkan kabel UTP sesuai dengan panjang kabel yang anda butuhkan (max 100 m)
 Kemudian kupas kabel UTP di kedua ujungnya (Hati-hati jangan sampai kabel kecil
didalamnya sobek sehingga terjadi korslet)
 Urutkan kabel sesuai dengan fungsinya (Stright atau Cross)
 Siapkan Konektor Rj 45
 Ratakan kabel-kabel kecil tersebut, lalu masukkan kedalam konektor RJ45
 Kemudian Press dengan Tang Krimping
 Lakukan hal yang sama pada ujung satunya lagi.
 Lakukan Test Pengujian dengan alat Test Signal, apakah sambungan kabel sudah
benar seperti yang diharapkan.

Membuat kabel LAN  sesuai dengan kebutuhan

 Memilih pengkabelan : (Untuk mengetahui penggunaan Kabel Cross dan Stright dapat
dilihat Fungsi Dan Cara Membuat Sambungan Kabel Stright dan Cross Pada
Jaringan )
 Bila anda hanya menghubungkan dua komputer, anda tidak memerlukan hub, cukup
membuat kabel cross sepanjang yang anda inginkan (max 100m) baca Sharing
Komputer Peer to Peer

Untuk sharing file dan printer anda harus mensetting setiap komputer dalam jaringan anda,
yaitu dengan membuat group komputer, caranya :

 Klik kanan My Computer


 Klik Computer Name
 Klik Change
 Centrang pilihan Work Group, ketik Group yang anda inginkan seperti contohnya
Office, atau home, atau School dll.
 Klik Ok, bila muncul pesan klik Ok sekali lagi
 Komputer akan meminta anda Restart untuk mengkonfirmasi perubahan system anda.
Klik Ok.
 Komputer anda akan restart.
 Lakukan setting group di komputer lainnya yang terhubung pada jaringan.
Catatan : Selain Group anda juga harus mensetting nama komputer, tidak boleh ada nama
komputer yang sama dalam jaringan, karena nama komputer merupakan pengganti IP
adress

2. Jaringan WiFi (Wireless) yaitu jaringan tanpa kabel, dengan menggunakan Wifi Swich

Untuk menggunakan jaringan Wireless, anda tidak memerlukan kabel Stight dan hub, anda
cukup dengan menggunakan Wireless Hub yang dapat anda beli di toko-toko penjual alat-alat
komputer.
Pengkabelan yang anda butuhkan disini adalah membuat kabel cross, untuk hubungan
antara :

 Modem ADSL dengan WIFI hub switch bila anda menggunakan ADSL Modem
 Komputer dengan WIFI Hub Switch, bila anda menggunakan USB Modem dimana
Ethernet card anda berfungsi sebagai Router. Cara membuat kabel Cross lihat di
artikel Fungsi Dan Cara Membuat Sambungan Kabel Stright dan Cross pada jaringan.
Dan lebih jelasnya tentang jaringan Wifi dan cara mensettingnya Baca artikel Apa
yang dimaksud dengan Jaringan WiFi dan Bagaimana Cara Setup

B. Koneksi Internet

Dari komputer anda anda dapat membagi koneksi internet ke komputer lain. Ada beberapa
cara untuk membangun jaringan berbagi internet kekomputer lainnya :

1. Provider (Kabel Telepon/RF) –> ADSL Modem –> Hub –> PC Server dan Client

Pada disain system jaringan ini dapat diterangkan sebagai berikut :

 Provider Internet melalui kabel telepon atau RF akan mengirim signal ke costumer
 Agar signal Analog dari Provider dapat dirubah ke signal Internet harus menggunakan
ADSL modem.
 ADSL Modem akan mengubah signal analog dari profider dan outpunya dihubungkan
ke hub
 Dari hub signal Internet di bagi dan di hubungkan ke PC Server serta Seluruh PC
Client
 Fungsi PC Server untuk system jaringan ini tidak mengontrol penggunaan Internet ke
Client, melainkan hanya mengontrol sharing File dan printer.
 Yang Mengontrol Pembagian Internet pada cara ini sepenuhnya adalah ADSL Modem
yang bertindak sebagai Router

2. Provider (Kabel Telepon/RF) –> ADSL Modem –> Wireless Switch Hub –> hub –>
PC Server dan Client

Pada disain system jaringan ini dapat diterangkan sebagai berikut :

 Provider Internet melalui kabel telepon atau RF akan mengirim signal ke costumer
 Agar signal Analog dari Provider dapat dirubah ke signal Internet harus menggunakan
ADSL modem.
 ADSL Modem akan mengubah signal analog dari profider dan outpunya dihubungkan
ke Wireles Switch Hub dengan menggunakan kabel Cross
 Dari Wireles Switch Hub signal Internet Dihubung kan ke Hub untuk PC Clent dan
Server yang menggunakan jaringan kabel UTP dan membagi signal internet melalui
Wireless kepada komputer yang menggunakan WiFi
 Fungsi PC Server untuk system jaringan ini tidak mengontrol penggunaan Internet ke
Client, melainkan hanya mengontrol sharing File dan printer.
 Yang Mengontrol Pembagian Internet pada cara ini sepenuhnya adalah ADSL Modem
yang bertindak sebagai Router
 Silahkan baca artikel Penjelasan bagaimana cara mensetting Menggabung ADSL
Modem dengan Router Wireless

3. Provider (kabel Telepon/RF) –> ADSL Modem –> Ethernet Card 1 PC Server –>
Bridge –> Ethernet Card 2 PC Server –> Hub –> PC Client

Penjelasan untuk disain system jaringan ini adalah :

 Provider Internet melalui kabel telepon atau RF akan mengirim signal ke costumer
 Agar signal Analog dari Provider dapat dirubah ke signal Internet harus menggunakan
ADSL modem.
 Dari ADSL Modem signal Internet di teruskan ke Ethernet Card 1 PC Server
menggunakan kabel UTP dengan sambungan Stright
 Untuk menghubungkan Ethernet card 1 ke Ethernet Card 2 pada PC Server dilakukan
setting Bridge sehingga signal Internet diteruskan oleh Ethernet Card 2 PC Server.
 Output Lan dari Ethernet Card 2 dihubungkan ke Hub, dan dari hub di hubungkan
keseluruh PC Client.
 Pada system ini Ethernet Card 2 bertindak sebagai router, sehingga PC Server
sepenuhnya dapat mengontrol sharing file, printer dan sharing Internet ke PC Client.
Silahkan baca artikel  Menggabungkan 2 Router Dalam Satu Jaringan

4. Provider (kabel Telepon/RF) –> ADSL Modem –> Ethernet Card 1 PC Server –>
Bridge –> Ethernet Card 2 PC Server –> Wireless Hub –> Hub –> PC Client

Penjelasan untuk disain system jaringan ini adalah :


 Provider Internet melalui kabel telepon atau RF akan mengirim signal ke costumer
 Agar signal Analog dari Provider dapat dirubah ke signal Internet harus menggunakan
ADSL modem.
 Dari ADSL Modem signal Internet di teruskan ke Ethernet Card 1 PC Server
menggunakan kabel UTP dengan sambungan Stright
 Untuk menghubungkan Ethernet card 1 ke Ethernet Card 2 pada PC Server dilakukan
setting Bridge sehingga signal Internet diteruskan oleh Ethernet Card 2 PC Server.
 Output Lan dari Ethernet Card 2 dihubungkan ke Wireless Hub, dan Wireless hub
membagi signal Internet ke Clinet komputer melalui hub switch dengan menggunakan
kabel UTP instalasi Cross dan Wireless.
 Pada system ini Ethernet Card 2 bertindak sebagai router, sehingga PC Server
sepenuhnya dapat mengontrol sharing file, printer dan sharing Internet ke PC Client.

5. Provider (Kabel UTP) –> Router Wireless –> Hub –> PC Server dan PC Cleint

System jaringan ini sama dengan system jaringan pada No.2 (Lihat penjelasan No.2). hanya
saja karena dari provider memberikan akses internet melalui kabel UTP seperti Bisnet, maka
ADSL Modem diganti dengan Router Wireless.

Pada system jaringan ini PC Server tidak bertindak sebagai kontrol Signal Internet ke PC
Client, yang mengontrol signal internet sepenuhnya dilakukan oleh Router Wireless.

6. Provider (Kabel UTP) –> Ethernet Card 1 PC Server –> Bridge –> Ethernet card 2
PC Server –> Router Wireless –> Hub –> PC Cient

Cara kerja system jaringan ini sama dengan system jaringan No 4 (Lihat Penjelasan No. 4).
Dimana ADSL modem diganti oleh Wireless Router dan antara Router dan hub dihubungkan
oleh kabel Cross.

Pada system ini PC Server mengakses sepenuhnya sharing file, printer dan Internet, karena
Ethernet Card 2 PC Server bertindak sebagai Router

7. Provider (USB Modem) –> Share Internet –> Ethernet card PC Server –> Hub –> PC
Client

Penjelasan pada system jaringan ini adalah :

 Bila signal Internet melalui Modem USB atau HP, maka di PC server (Baca cara
Setting Sharing INternet Melalui USB Modem ) disetting Share Intenet.
 Ethernet Card adakan meneruskan Signal Intenet dari USB Modem ke hub dengan
menggunakan kabel UTP
 Lalu dari Hub akan di bagikan ke seluruh PC Client dengan menggunakan kabel UTP.

8. Provider (USB Modem) –> Share Intenet –> Ethernet Card PC Server –> Wireless
Hub –> hub –> PC Client

Untuk system jaringan ini sama dengan nomor 7, hanya penambahan peralatan Wireless, agar
komputer yang menggunakan wereless dapat menggunakan signal internet tanpa sambungan
kabel.
Catatan

Untuk system jaringan No. 3, 4, 6, 7 dan 8 agar dapat sharing internet di dalam jaringan, anda
harus mensetting komputer sebagai host atau sebagai server (Baca artikel Menentukan
Komputer Host Untuk Jaringan Windows Xp )

C. Setting IP

Agar koneksi jaringan komputer, baik sharing data, printer maupun internet, anda harus
mensetting IP adress setiap komputer, tidak boleh ada IP yang sama dalam satu jaringan
komputer yang akan menyebabkan terganggunya jaringan Komputer.
Apa itu alama IP, silahkan baca artikel Alamat IP

DENGAN WERLESS

Bayangkan jika kita diminta untuk melakukan desain jaringan komputer di kantor,kampus
atau di gedung yang terpisah-pisah ruangan satu dengan lainnya, dan masing-masing ruang
sudah terpakai dengan perabotan yang tidak bisa diganggu gugat. Tentu kita kita akan berfikir
bagaimana melakukan instalasi perkabelan yang rumit pada ruangan tersebut. Akan tetapi
tidaklah terlalu rumit jika kita melakukan desain menggunakan jaringan wireless atau Wifi
sebagai ganti dari kabel. Tentu penggunaan Jaringan Wifi mengandung konsekuensi-
konsekuensi, diantaranya di setiap komputer client juga harus terpasang perangkat wifi. Akan
tetapi semua tidak menjadi masalah jika itu menjadi pilihan. Tulisan ini akan membahas
desain sederhana jaringan komputer berbasis wifi sebagai ganti sistem perkabelan.

Perangkat wireless dapat bekerja dalam beberapa mode antara lain :

1. Mode AP (access point), mode ini merupakan sering pula disebut multipoint. satu perangkat
wireless dapat diakses oleh banyak perangkat wireless.

2. Mode client , sebagai client dari mode AP

3. Mode Bridge, digunakan untuk point to point dua perangkat wireless. Biasanya digunakan
untuk menjangkau perangkat wireless yang terpasang pada jarak yang jauh. Pada mode ini
jika jaringan sudah sangat kompleks akan mengakibatkan traffick broadcast yang semakin
meningkat.

Pada kesempatan ini akan kita bahas mode AP dan client untuk implementasi Jaringan komputer
dengan wireless( WLAN). Skemanya adalah :

Internet <-------> Router <-----> Wireless Akses Point <-------> PC Client Dengan Wireless Client

Baiklah kita mulai mask pada tahapan teknis untuk setup Wireless Akses point. Pada contoh ini
dipakai Wireless AP/Client dengan merk Senao. Untuk merk lain kurang lebih sama prosesnya.

1. Siapkan perlengkapan antara lain Wireless Radio, pastikan semua lengkap adaptor, kabel
cross over dan lain-lain.

2. Konfigurasi PC dengan IP address pada network 192.168.1.0/24, jangan menggunakan ip


192 .168.0.1 karena ini ip default senao.

3. Browse via web browser http://192.168.1.1, masukkan username :admin , password


dikosongkan.Akan muncul,menu seperti gambar 1.
Gambar 1. Menu Pada radio Senao

1. Dari menu tersebut Klik pada menu Admin, akan muncul menu pada gambar 2 Kemudian klik
switch to AP, untuk mengubah senao menjadi mode AP.

Gambar 2. Mengubah Mode AP radio.

Pada menu Admin , Jika IP address akan diganti bisa sekalian pada menu ini. Tetapi jika
tidak , default IP addres akses point adalah 192.168.1.1. Password dan Username juga bisa
diganti pada menu ini. Setelah itu restart radio.

 
1. Selanjutnya pilih menu wireless pada gb 1. akan muncul gambar seperti gambar 3 .

Gambar 3. Menu Wireless

Selanjutnya isikan ESSID sesuai yang dikehendaki, default adalah wireless. Isikan misalnya
office-hotspot. Isikan pula chanel yang dikehendaki misalnya 4. Kemudian save dan restart.
Sampai disini kita telah menyelesaikan konfigurasi radio debagai Akses Point.
Langkah selanjutnya adalah melakukan testing dari client. Client dapat menggunakan PCMCIA Card
atau wireless radio yang lain. Jika menggunakan Wireless rasio sebagai wireless client, berarti kita
memerlukan satu wireless radio lagi. berikut langkah konfigurasinya:

1. Browse via browser http://192.168.1.1

2. Klik menu admin, ganti IP address misalnnya menjadi 192.168.1.10, ganti pula username dan
password. Kemudian restart.

3. Browse kembali via browser http://192.168.1.10, selanjutnya masukan user dan password
yang baru. Kemudian masuk ke menu wireless, isikan essid dan chanel sama dengan essid
dan chanel Akses point yaitu office-hotspot dan chanel 4. Kemudian restart.

4. Buka kembali melalui browser, pilih pada menu system. Perikasa pada current comunication
quality(%) dan signak strengh di bagian bawah. Semakin tinggi nilai keduanya semain baik
kualitas link wireless kita.

5. Selamat mencoba