Anda di halaman 1dari 25

Desain Motherboard

Desain Motherboard
• Motherboard/papan induk →
komponent pc yang menjadi pusat
komponent lain
• Motherboard mengatur pemberian
daya listrik terhadap komponen lain
• Motherboard juga mengatur lalu
lintas data mulai dari media
penyimpanan, alat input sampai
alat output
• Perkembangan motherboard tidak
terlepas dari perkembangan
processor
Jenis Motherboard
Jenis Motherboard

Socket 478
Socket LGA 775
Jenis Motherboard
Motherboard Dual Processor

Socket LGA 775


Jenis Motherboard
Jenis Motherboard
Socket LGA775,
Intel P31, FSB 1333, PCIe x16,
SATAII 300, GbE NIC, USB 2.0,
Audio, S/P DIF,
DDR2 800, Dual Channel,
Intel Core 2 Quad &
Intel Core 2 Duo Support

2.5 GHz, FSB 1333 MHz,


6 MB Cache, Quad-Core,
Socket LGA775
Komponent Motherboard
Port Piranti
Slot PCI Slot AGP

Socket
CMOS Prosessor

Konektor PS
Chipset
Slot Memory
Konektor IDE
© 2008, Instalasi Komputer & Troubleshooting
ISTILAH – ISTILAH
PADA MOTHERBOARD
AGP
• Singkatan dari Accelerated Graphics Port.
Fungsinya adalah menyalurkan data dari
kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui
memori utama, dengan demikian proses
pengolahan data grafis dapat dipercepat.
Kelebihan lain AGP ini adalah
kemampuannya untuk mengeksekusi
texture maps secara langsung dari memori
utama
Socket Memori
• Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan
memori pada motherboard. Soket memori memiliki
bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang
berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki
slot sebanyak 3 atau 4 buah, tergantung dari chipset
yang digunakan. Untuk memori SDRAM, soket DIMM
yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara
untuk memori jenis DDR, soket yang dipasang
adalah soket 184 pin
Slot Memory
Slot DDR

Slot SDRAM
Soket Prosesor
• Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Kalau
jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem
soket yaitu sistem slot. Namun, setelah era
PentiumIII generasi kedua, tipe slot ini kemudian
ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih
mahal ketimbang memakai soket. Untuk urusan
soket prosesor ini, pilihlah motherboard dengan
soket prosesor yang tepat. Soket 370 untuk prosesor
Intel PentiumIII dan Celeron, soket A untuk prosesor
AMD Athlon dan Duron, serta soket 423/478 untuk
prosesor Pentium4.
Port Piranti
• Eksternal (serial, paralel, audio, USB) Biasanya
berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya
adalah sebagai sarana untuk memberi masukan
(input) dan keluaran (output) pada sistem komputer.
Motherboard generasi sekarang ini sudah
menyertakan pula port USB buat “berhubungan”
dengan periferal lain seperti printer, scanner, kamera
digital, dan periferal lain yang berbasis USB. Selain
port USB, terkadang pada beberapa motherboard
disertakan pula port Ethernet untuk masuk ke dalam
jaringan komputer
• Soket Catu Daya (power supply, fan)
• Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua
komponen yang tersambung pada motherboard.
• Konektor Casing
• Berfungsi untuk menyambungkan tombol / saklar
dan indikator pada casing ke motherboard. Pada
motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan
pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12
volt agar prosesor bisa bekerja.
CHIPSET
• Komponen pada motherboard yang satu
ini kebanyakan terdiri atas dua buah
chip, north bridge dan south bridge
• Fungsi utama chipset adalah mengatur
aliran data antar komponen yang
terpasang pada motherboard
• Chip pada north bridge berfungsi untuk
mengatur aliran data dari dan ke prosesor,
bus AGP, dan memori utama sistem.
Sementara, chip yang south bridge
mengatur aliran data dari peranti input
output, bus PCI, interface harddisk, dan
floppy, serta peranti eksternal lainnya
• BIOS (Basic Input Output system) →perintah
dasar penghubung software dengan hardware
• Heatsink →Kipas Pendingin Processor
• Bus → Sistem Aliran data
• FSB (Front Side Bus) →Penghubung
prosesor dengan chipset
• Clock Speed → multiplier X FSB. Satuan MHz
atau GHz
• Overclocking →meningkatkan Clock Speed
Rumus Menghitung Clock Speed
◼ Clock Speed = multiplier X FSB
Perhatikan gambar berikut :
Multiplier = 9 x
Fsb = 266.7 Mhz

CS = 9 X 266.7
CS=2400.1 Mhz atau
CS=2.40 Ghz
OverClocking
◼ Meningkatkan Clock Speed dengan cara menaikan
FSB dan atau Multiplier
Perhatikan Gambar Berikut :

FSB Awal

FSB Setelah
dinaikan
Contoh Overclocking
Sebelum Overclocking Setelah Overclocking
LANGKAH-LANGKAH MEMILIH MOTHERBOARD

• Pertama →Besar dana yang dimiliki


• Kedua →Jenis Prosesor yang digunakan
• Ketiga →memilih jenis chipset yang cocok
dan stabil dengan prosesor yang digunakan
• Keempat →memilih motherboard yang
mendukung perangkat terbaru
LANGKAH-LANGKAH MEMILIH MOTHERBOARD

• Kelima →Memiliki port-port tambahan yang


memadai
• Keenam → jika ingin berhemat pilih yang on-
board (all in one)
• Ketujuh →Mainboard yang mampu melakukan
overclocking melalui BIOS
Troubleshooting Motherboard
◼ CMOS
◼ Indikator kerusakan
◼ Tidak tampil di layar

◼ CMOS Ceksum Error

◼ Tanggal BIOS Ngaco

◼ Solusi
◼ Clear CMOS dengan merubah posisi

jumper atau mencabut batrai 5-10 menit


◼ Mengganti Baterai

◼ Mengupdate BIOS
Troubleshooting Motherboard
◼ Contoh masalah
◼ Proses Perakitan sampai penginstalan
windows beserta driver-driver nya selesai
tidak ditemukan adanya permasalahan.
Masalah timbul saat komputer di matikan
dimana terdapat pesan yang menyatakan
komputer dapat dimatikan dengan aman.
Seharusnya komputer langsung mati
setelah di shutdown.
◼ Solusi
◼ Hal ini disebabkan pengaturan ACPI pada

bios yang tidak di enable kan. Atur ulang


bios, pada pengaturan power manajement
enablekan ACPI