Anda di halaman 1dari 3

PENDALAMAN MATERI

(Lembar Kerja Resume Modul)

A. Judul Modul : HARI AKHIR, QADHA DAN QADAR


B. Kegiatan Belajar : 3 (KB 1/2/3/4)

C. Refleksi

NO BUTIR REFLEKSI RESPON/JAWABAN


1. Pengertian Hari Akhir dan Kiamat
Al-Qur'an menyebut istilah al-yaum al-ākhir (‫) االخر اليوم‬, hari
akhir, sebanyak 26 kali dan menyebut istilah al-ākhirah (‫) االخرة‬,
akhirat, sebanyak 115 kali. Istilah ini, al-ākhir, secara
kebahasaan, menurut ar-Rāgib al-Asfahānī, mengandung arti
akhir atau yang kemudian yang merupakan lawan dari perkataan
awal. Istilah al-ākhir biasanya dihubungkan dengan istilah yaum
(‫ ) اليوم‬sehingga menjadi al-yaum al-ākhir (‫) االخر اليوم‬, berarti
Hari Akhir atau hari Kiamat. Sementara itu, istilah al-ākhirah
(‫) االخرة‬, akhirat sering dihubungkan dengan istilah dār yang
berarti negeri atau kampong, seperti dalam ungkapan al-dār al-
ākhirah, yang berarti negeri akhirat.
Kiamat atau al-yaum al-ākhir (hari akhir) tidaklah seperti hari-
hari di dunia yang 1 hari sebanding dengan 24 jam. Hari akhir
merupakan hari yang terjadi pada kehidupan akhirat, yang 1 hari
jika menggunakan ukuran hari-hari dunia bisa sangat relatif atau
tidak terbatas, bisa sebanding dengan 1000 tahun (as-Sajdah/32:
Peta Konsep 5); bahkan bisa berbanding dengan 50.000 tahun (al-Ma‘ārij/70:
(Beberapa istilah dan 4). Ini wajar saja, sebab ia tidak dibatasi oleh ruang dan waktu
1
definisi) di modul (nirwaktu). Penyebutan al-yaum al-ākhir, yang dirangkai dengan
bidang studi iman kepada Allah, pada hakikatnya dimaksudkan sebagai hari
perhitungan (al-hisāb) dan pembalasan (al-jazā'), sehingga oleh
Al-Qur'an ia dijadikan sebagai sarana yang efektif untuk
menumbuhkan kejujuran, ketakwaan, kedermawanan, berani
berkorban demi kebenaran dan keadilan, dan sebagainya.
2. Term-Term Lain Hari Akhir
1. Yaumul Qiyamah yaitu hari kiamat.
2. Yaumur Rajifah yaitu hari lindu besar.
3. Yaumuz Zalzalah yaitu hari keguncangan atau keruntuhan.
4. Yaumul Haqqah yaitu yaitu hari kepastian
5. Yaumul Qariah yaitu hari keributan.
6. Yaumul Akhir yaitu hari akhir.
7. Yaumut Tammah yaitu hari bencana agung.
8. Yaumul Asir yaitu hari sulit.
9. Yaumun la raiba fihi yaitu hari yang tidak ada lagi keraguan
padanya.
10. Yaumul ba'ast yaitu hari kebangkitan.
11. Yaumut Tagabun yaitu hari terbukanya segala keguncangan.
12. Yaumun Nusyur yaitu hari kebangkitan.
13. Yaumut Tanad yaitu hari panggilan.
14. Yaumul Mizan yaitu hari pertimbangan.
15. Yaumu la tajzi nafsun an nafsin syaian yaitu hari yang tidak
dapat seseorang diberi ganjaran oleh yang lain sedikit pun.
16. Yaumul Jamak yaitu hari pengumpulan.
17. Yaumul Fashl yaitu hari pemisahan.
18. Yaumul Waqi'ah yaitu hari kejatuhan.
19. Yaumul Mahsyar yaitu hari berkumpul.
20. Yaumu Din yaitu hari keputusan.
21. Yaumut Talaq yaitu hari pertemuan.
22. Yaumul Jaza yaitu hari pembalasan.
23. Yaumul 'Ard yaitu hari pertontonan.
24. Yaumul Gasyiyah yaitu hari pembalasan.
25. Yaumul Khulud yaitu hari yang kekal.
26. Yaumul Barzah yaitu hari penantian.
27. Yaumul Hisab yaitu hari perhitungan.
28. Yaumul Waid yaitu hari ancaman.
29. Yaumul Haq yaitu hari kebenaran.
3. Pembagian dan Tanda-tanda Kiamat
Klasifikasi Tanda-Tanda Kiamat terbagi menjadi dua bagian,
yaitu: Pertama, tanda-tanda kecil (asyrath shughra), yaitu (tanda-
tanda) yang mendahului Kiamat dengan (jarak) waktu yang lama
dan menjadi hal yang berulang-ulang (biasa terjadi). Seperti
hilangnya ilmu, merebaknya kebodohan dan minuman khamer,
saling berlomba meninggikan bangunan, serta lain sebagainya.
Terkadang sebagian tanda-tandanya muncul bebarengan dengan
tanda-tanda Kiamat besar (asy-asyrath al-kubra) atau (ada juga
yang) setelahnya. Kedua, tanda-tanda besar (asyrath kubra),
yaitu perkara-perkara besar yang muncul menjelang terjadinya
Kiamat (qurba qiyam as-sa’ah), dan kejadiannya tidak berulang-
ulang. Seperti kemunculan ad-Dajjal, turunnya ‘Isa as.,
keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, terbitnya Matahari dari arah barat.
Tanda-tanda kiamat dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam
Muslim ini disebut sebagai tanda-tanda kiamat kubra (hari
akhir). Ada sepuluh tanda kiamat yang disebutkan dalam hadits
ini. Namun yang disebutkan dalam hadits tersebut hanya ada
delapan:
1. Munculnya kabut (dukhan)
2. Munculnya Dajjal
3. Munculnya Dabbah
4. Terbitnya matahari dari barat.
5. Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
6. Munculnya Isa bin Maryam;
7. Adanya tiga gerhana, di timur;
8. Gerhana di barat;
9. Gerhana di jazirah Arab.
10. Adanya api yang muncul dari Yaman kemudian
menggiring manusia menuju tempat berkumpul.
4. Pengertian Qadha dan Qadar
Ulama tauhid atau mutakallimin berbeda pendapat perihal makna
qadha dan qadar. Qadha menurut ulama Asy’ariyyah adalah
kehendak Allah atas sesuatu pada azali untuk sebuah ‘realitas’
pada saat sesuatu di luar azali kelak. Sementara qadar menurut
mereka adalah penciptaan (realisasi) Allah atas sesuatu pada
kadar tertentu sesuai dengan kehendak-Nya pada azali.” Iman
kepada Qadla dan Qadar adalah termasuk pokok-pokok iman
yang enam (Ushûl al-Îmân as-Sittah) yang wajib kita percayai
sepenuhny
5. Takdir: Mubram dan Muallaq
Qadla terbagi kepada dua bagian: Qadlā Mubram dan Qadlā
Mu’allaq. Pertama: Qadlā Mubram, ialah ketentuan Allah yang
pasti terjadi dan tidak dapat berubah. Ketentuan ini hanya ada
pada Ilmu Allah, tidak ada siapapun yang mengetahuinya selain
Allah sendiri, seperti ketentuan mati dalam keadaan kufur (asy-
Syaqāwah), dan mati dalam keadaan beriman (as-Sa’ādah),
ketentuan dalam dua hal ini tidak berubah. Kedua, Qadlā
Mu’allaq, yaitu ketentuan Allah yang berada pada lambaran-
lembaran para Malaikat, yang telah mereka kutip dari al-Lauh al-
Mahfuzh, seperti si fulan apa bila ia berdoa maka ia akan
berumur seratus tahun, atau akan mendapat rizki yang luas, atau
akan mendapatkan kesehatan, dan seterusnya. Namun, misalkan
si fulan ini tidak mau berdoa, atau tidak mau bersillaturrahim,
maka umurnya hanya enam puluh tahun, ia tidak akan
mendapatkan rizki yang luas, dan tidak akan mendapatkan
kesehatan. Inilah yang dimaksud dengan Qadlâ Mu’allaq atau
Qadar Mu’allaq,

1. Antara penegrtian Qada dan Qadar dengan pengertian takdir


Daftar materi bidang
Mubram dan Mualaq membuat saya gagal paham, perlu
2 studi yang sulit
penjelesanan lebih detail lagi
dipahami pada modul

Daftar materi yang


1. Pengertian Qada dan Qadar
sering mengalami
3 2. Pengertian takdir Mubram dan Mualaq.
miskonsepsi dalam
pembelajaran

Anda mungkin juga menyukai