Anda di halaman 1dari 24

PRAKTIKUM PERBAIKAN DAN PERAWATAN

ELEKTRONIKA

“PERBAIKAN DAN PERAWATAN PADA MESIN CUCI”

Disusun Oleh :
UZUL RAHMAN YUS
P3D118036

PROGRAM STUDI D-III TEKNIK ELEKTRONIKA


PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2021
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
segala limpahan Rahmat dan karunia-Nya kepada Penulis sehingga dapat
menyelesaikan Laporan Praktikum Perbaikan dan perawatan elektronika dengan
tepat waktu dan tanpa halangan apapun.

Penulis menyadari bahwa didalam penulisan Laporan ini tidak terlepas dari
berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan berbagai pihak, untuk itu
dalam kesempatan ini Penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam penulisan Laporan
ini.

Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan Laporan ini masih jauh
dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisanya. Namun demikian,
Penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki
sehingga dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik dan oleh karenanya,
Penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran
dan usul guna penyempurnaan Laporan ini.

Akhirnya Penulis berharap semoga Laporan ini dapat bermanfaat bagi


seluruh pembaca.

Kendari, Desember 2020

Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................

KATA PENGANTAR..............................................................................................

DAFTAR ISI.............................................................................................................

DAFTAR GAMBAR................................................................................................

1. TUJUAN................................................................................................................

2. LANDASAN TEORI............................................................................................

2.1 Motor Pencuci......................................................................................................

2.2 Timer Pencuci......................................................................................................

2.3 Gearbox Mesin Cuci............................................................................................

2.4 Kapasitor Mesin Cuci...........................................................................................

2.5 Fan Belt................................................................................................................

2.6 Drain Hose Atau Selang Pembuanagan Air.........................................................

2.7 Agitator................................................................................................................

2.8 Fuse......................................................................................................................

2.9 Control Circuit Modul..........................................................................................

2.10 Cara perawatan pada mesin cuci.......................................................................

3. ALAT DAN BAHAN............................................................................................

3.1 Alat.......................................................................................................................

3.2 Bahan....................................................................................................................

4. PROSEDUR PRAKTIKUM...............................................................................
5. HASIL DAN PEMBAHASAN............................................................................

5.1 Mesin Cuci...........................................................................................................

5.2 Masalah Umum Pada Mesin Cuci Dan Cara Memperbaikinya...........................

6. KESIMPULAN DAN SARAN............................................................................

6.1 Kesimpulan..........................................................................................................

6.2 Saran.....................................................................................................................

7. DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Komponen Mesin Cuci..............................................................................

Gambar 2 Motor Pencuci...........................................................................................

Gambar 3 Timer Pencuci...........................................................................................

Gambar 4 Gearbox mesin cuci...................................................................................

Gambar 5 Kapasitor...................................................................................................

Gambar 6 Fan Belt.....................................................................................................

Gambar 7 Drain Hose Atau Selang Pembuanagan Air..............................................

Gambar 8 Agitator......................................................................................................

Gambar9 Fuse............................................................................................................

Gambar 10 Control Circuit Modul.............................................................................

Gambar 11 Mesin Cuci..............................................................................................


1. TujuanPraktikum

a. Untuk mendeskripsikan bagian-bagian dari Mesin Cuci.

b. Untuk menjelaskan cara merawat Mesin Cuci.

c. Untuk menjelaskan teknik dan gejala mendeteksi kerusakan pada


Mesin Cuci.

d.Untuk menjelaskan jenis-jenis


Troubleshoooting/kerusakan/Gangguan pada Mesin Cuci.

e. Untuk menjelaskan cara perbaikan/Troubleshooting


kerusakan/Gangguan pada Mesin Cuci.

2. Landasan Teori

Mesin Cuci adalah alat yang berfungsi untuk mencuci pakaian atau kain
baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kepentingan bisnis, dalam
penggunaannya mesin ini sangat membantu sekali dalam meringankan pekerjaan
para ibu rumah tangga karena saat mencuci dengan mesin maka para ibu tersebut
dapat melakukan kegiatan lain tanpa terganggu oleh mencuci.

Gambar 1. Komponen Mesin Cuci (www.google.com)


2.1 Motor Pencuci

Motor tersebut letaknya bersebelahan dengan motor pengering


pada mesin cuci dua tabung. Motor tersebut memiliki arah putaran bolak
balik. Gunanya untuk memberikan pulse atau putaran bolak balik pada
pakain, sehingga dapat membersihkan kotoran secara maksimal.

Gambar 2. Motor Pencuci (www.google.com)

2.2 Timer Pencuci

Timer merupakan alat yang berguna untuk mengatur lamanya


waktu pencucian. Waktu yang diperlukan untuk mencuci dan
mengeringkan pakaian dapat ditentukan terlebih dahulu, sehingga selesai
mencuci pakaian, mesin akan mati sendiri sehingga tidak kepanasan

Gambar 3. Timer Pencuci (www.google.com)


2.3 Gearbox Mesin Cuci

Gearbox atau transmisi adalah salah satu komponen utama motor


yang disebut sebagai sistem pemindah tenaga, transmisi berfungsi untuk
memindahkan dan mengubah tenaga dari motor yang berputar, yang
digunakan untuk memutar spindel mesin maupun melakukan gerakan
feeding. Transmisi juga berfungsi untuk mengatur kecepatan gerak dan
torsi serta berbalik putaran, sehingga dapat bergerak maju dan mundur.

Gambar 4. Gearbox mesin cuci (www.google.com)

2.4 Kapasitor Mesin Ciuci

Umumnya kapasitor pada mesin cuci mempunyai 4 terminal


output. Sepasang untuk mesin pengering, dan sepasang untuk mesin
pencuci. Kedua kapasitor tersebut jangan sampai terbalik dalam
pemasangan ketika mengganti komponen motor yang rusak.

Gambar 5. Kapasitor (www.google.com)

2.5 Fan Belt


Berguna untuk menghubungkan motor dengan Gearbox mesin
cuci. Dengan demikian gerakan motor dapat diteruskan ke tabung pencuci.

Gambar 6. Fan Belt (www.google.com)

2.6 Drain Hose Atau Selang Pembuanagan Air

Selang tersebut berguna untuk membuang air bekas cucian setelah


selesai mencuci. Dengan adanya selang tersebut, pembuangan air akan
semakin mudah.

Gambar 7. Drain Hose Atau Selang Pembuanagan Air (www.google.com)

2.7 Agitator

Fungsi agitator untuk memindahkan pakaian atas, bawah, bolak-


balik sehingga pakaian tercampur dengan baik dengan sabun dan air.
Gambar 8. Agitator (www.google.com)

2.8 Fuse

Fuse berfungsi memutuskan sumber tegangan karena adanya arus


bocor dan short circuit sehingga akan mencegah bahaya kebakaran yang
menimbulkan keruskan yang lebih parah danmembahayakan manusia
sebaai pemakai.

Gambar9. Fuse (www.google.com)

2.9 Control Circuit Modul

Control Circuit Modul merupakan komponen yang mengatur


semua proses pada mesin cuci otomatis. Control Circuit mengatur kapan
motor harus berputar, drain motor, fungsi timer, sesuai dengan seting
pengguna dalam panel digital sebuah mesin cuci otomatis. Control Circuit
mempunyai inut Lid Switch, Safety Switch dan Water level sensor.
Gambar 10. Control Circuit Modul (www.google.com)

2.10 Cara perawatan pada mesin cuci yaitu:

a. Selalu bersihkan mesin cuci dari sisa-sisa detergen, pelembut,


maupun pemutih dengan kain lembut.

b. Bersihkan bagian yang dialiri air secara berkala agar tidak


berlumut.

c. Bersihkan bagian dalam mesin dengan detergen yang dicampur


klorin lalu nyalakan mesin sampai satu putaran cuci selesai.

d. Filter mesin cuci sebaiknya dibersihkan minimal 1kali dalam


seminggu.

e. Selalu matikan mesin dan cabut kabel dari stop kontak setelah
mesin selesai diguakan.

Gejala kerusakan yang umum terjadi pada mesin cuci

a.Motor yang berfungsi untuk mencuci terbakar lilitannya yang


mengakibatkan tidak berputarnya pemutar pada tabung pencuci
b. Rusaknya kapasitor, ditandai dengan tidak berfungsinya motor,
atau motor masih berfungsi tapi putarannya lambat dan tidak
beraturan

c. Kabel sumber yang ada didalam mesin cuci putus akibat digigit
tikus.

3. ALAT DAN BAHAN

3.1 Alat

 Obeng 1 set
 Mesin cuci

3.2 Bahan

 Kertas
 Pulpen

4. PROSEDUR PRAKTIKUM

1. Menjelaskan koponen-komponen mesin cuci

2. Penjelasan tentang prinsip kerja mesin cuci

3. Mempersiakan alat dan bahan

4. Membedah mesin cuci

5. Penjelasan tentang fungsi-fungsi komponen mesin cuci

6. Penjelasan tentang prinsip kerja komponen-komponen mesin cuci

7. Penjelasan tentang gejala keruskan dan cara memperbaikinya

8. Memasang kembali cover yang di bongkar


5. HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil Pembahasan Mesin Cuci
1. Modul Control
Sebuah mesin cuci otomatis dilengkapi dengan control module yang
berfungsi untuk mengatur semua proses kerja dari mesin cuci. Proses
mencuci pakaian dilakukan di Inner Wash Tube (tabung dalam).
campuran air, deterjent dan pakaian bercampur dalam tabung ini.

Gambar 11. Modul Control (Dokumen Pribadi)

2. Sensor Water Level


Fungsi water level pada mesin cuci adalah sebagai pengatur banyak
sedikitnya air yang masuk ke mesin cuci. Water level bekerja
berdsarkan ketinggian atau jumlah kapasitas air yang
masuk pada tabung mesin cuci.

Gambar 12. Sensor water level (Dokumen Pribadi)

3. Motor
Fungsi motor tersebut adalah untuk memutar tabung pengering ke arah
tertentu, sehingga air pada pakaian dapat dihilangkan. Motor jenis ini
hanya bisa berputar pada satu arah putaran. Letak motor tersebut
berada pada bagian dasar dari tabung dan dapat dilihat melalui panel
belakang dari mesin cuci.

Gambar 13. Motor (Dokumen Pribadi)

1.PrinsipKerjaMesin Cuci
Gambar 11. Mesin Cuci (www.google.com)

Mesin cuci bekerja dengan menggunakan tenaga mekanik dari


motor untuk menggerakkan tabung pencucian maupun bak pengering.
Pada proses pencucian motor menggunakan kecepatan rendah sedangkan
pengeringan menggunakan motor berkecepatan tinggi. Pada dasarnya ada
tiga tahap pengerjaan pada mesin cuci yaitu tahap pencucian, tahap
pembilasan dan tahap pengeringan/ pemerasan. Pada proses pencucian bak
akan bergerak memutar dari kanan ke kiri secara lamban. Pada saat
pengeringan, tabung akan bergerak dengan cepat pada satu arah untuk
menarik semua air dari pakaian.

2. Cara Merawat Mesin Cuci

1. Lakukan pembersihan secara menyeuruh


Mesin cuci yang jarang kamu cuci dapat menyebabkan
residu mengendap pada sisi-sisi mesin cuci, yang dapat
mengakibatkan redisu terangkat lagi tiap kamu sedang
menggunakannya.
Kamu dapat membersihkannya dengan menggunakan sikat
lembut atau lap microfiber.
2. Bersihkan filter mesin cuci

Cara merawat mesin cuci kedua adalah dengan


membersihkan filternya. Filter mesin cuci sebaiknya
dibersihkan tiap minggunya untuk hasil maksimal. Filter
pada mesin cuci bertugas untuk menyaring serat dan
partikel kotoran lainnya dari proses pencucian.
Apabila filter penuh dan tidak dapat menampung kotoran
lagi, kotoran yang sudah mengendap terlalu lama dalam
filter dapat mengenai pakaian yang baru saja kamu cuci.
3. Gunakan mesin cuci sesuai kapasitasnya
Cara merawat mesin cuci yang ketiga adalah dengan tidak
memaksa kapasitas kerja mesin cuci, kalau anda memaksa
mencuci diluar kapasitas mesin cuci, mesin cuci tidak dapat
mencuci pakaian dengan efektif, karena tidak akan berotasi
dengan sempurna.
Apabila terlalu sering di lakukan, ini juga akan berdampak
pada penggerak mesin cuci.
Langkah amannya adalah, ketahui terlebih dahulu kapasitas
dari mesin cuci dengan membaca ulang kapasitasnya.
4. Cabut kabel mesin cuci setelah penggunaan

Cara merawat mesin cuci keempat adalah dengan


memerhatikan kelistrikannya. Mesin cuci merupakan
barang elektronik sehingga korsleting dapat saja terjadi,
sehingga akan lebih aman apabila anda mencabut kabel
mesin cuci setelah kamu selesai menggunakannya.
Pada bagian ini anda juga harus memerhatikan penempatan
mesin cuci agar tidak ditempatkan pada tempat dengan
kondisi lembab, dapat terkena air hujan, atau tempat yang
terlalu panas. Ketiga tempat tersembut sebaiknya anda
hindari untuk meminalisir terjadinya korsleting atau
kerusakan pada mesin.
5. Gunakan detergent sesuai dengan mesin cuci
pada mesin cuci bukaan depan, mesin cuci jenis ini lebih
dapat mentolerir deterjen pada umumnya. Meskipun
demikian, disarankan anda memilih deterjen yang
bersigfat High-Efficiency, deterjen yang bersifat High-
Efficiency dapat mencuci pakaian dengan busa yang lebih
minim namun tetap efektif untuk membersihkan pakaian.

2. Cara Mendeteksi Kerusakan Pada Mesin Cuci

Sebelum memutuskan mengundang tukang service atau


dikirim ke bengkel, ada baiknya memeriksa beberapa hal. Pertama,
jika motor mesin cuci tidak bergerak sama sekali, periksa dulu
apakah koneksi listrik sudah betul atau belum. Setelah itu baru
kontrol kabel yang terhubung ke  koneksi motor listrik. Jika
semuanya baik-baik saja secara fisik tidak ada yang putus, baru
mesin boleh dibuka. Atau buka kembali cara penyelesaian masalah
yang terdapat dalam buku petunjuk penggunaan.

3. Jenis-Jenis Gangguan Pada Mesin Cuci

1. Mesin cuci mati total


2. Mesin cuci bocor atau merembes
3. Mesin cuci menyetrum
4. Mesin cuci hidup tapi tak mau berputar
5. Mesin cuci berisik atau bersuara kasar
6. Mesin cuci berbau

4. Cara Memperbaiki Mesin Cuci

1. Mesin Cuci Mati Total

Ketika mesin cuci mati atau tidak mau hidup sama sekali,
jangan terburu-buru menyalakan modul atau power suply. Karena
bisa saja mesin cuci disebabkan oleh colokan (kabel) listrik
yangtidak menancap dengan benar. Jika kebel listrik sudah
diperiksa dan tidak ada yang salah, maka barulah anda boleh
mencurigai power suplly atau modul mesin cuci. Untuk mengatasi
masalah ini adalah dengan mengganti modul pada mesin cuci.
Modulmesin cuci bisa anda temukan ditokoonline atau toko
elektronik, harganya cukup beragam tergantung dari tipe, kualitas,
dan tempat membeli. Modul mesin bisa diganti sendiridengan
peralatan sederhana berupa obeng.

2. Mesin Cuci Bocor Atau Merembes

Jika anda menemukan genangan air yang tiba-tiba ada


disekitar mesin cuci, segera periksa mesin cuci anda pada bagian
selang dan pompa. Selain memeriksa selang dan pompa, anda juga
dapat mencurigai penggunaan detergent yang terlalu banyak pada
saat mencuci. Jika ternyata mesin cuci masih mengalmi kebocoran
pada pompa, segera perbaiki masalah tersebut dengan cara:

 Ganti selang yang sudah tua dengan yang baru.


 Pastikan selang pembuangan terpasang dengan baik dan
tersambung secara sempurna.
 Pastikan tempat pembuangan air tidak tersumbat .
 Periksa juga selang sumber air dibagian belakang, mungkin
saja mengalami. kerusakan atau kendur.
 Ganti pompa mesin cuci dengan yang baru jika ternyata yang
menglami. kebocoran adalah pompa air mesin cuci.

3.Mesin Cuci Menyetrum

Mesin cuci yang menggunakan listrik dan bersinggungan


langsung dengan air berpotensi cukup besar menimbulkan masalah
seperti kesetrum. Olehsebab itu anda wajib berhati-hati saat
menggunakan mesin cuci. Dan apabila mesin cuci nyetrum,
sebaiknya lakukan beberapa lngkah berikut ini:

 Periksa stop kontak untuk memastikanbahwa stop kontak


tersebut tidak dalam keadaan rusak.
 Mesin cuci nyetrum bisa disebabkan juga oleh kebocoran listrik
pada dinamo. Jika penyebab mesin cuci nyetrum adalah karena
dinamo, cara terbaik untuk mengtasinya adalah dengan
memasangkan grounding. Dinamo mesin cuci bisa cepat rusak
apabila mesin cuci diletakan ditempat yang tidak rata.
 Mesin cuci berada ditempat yang lembab atau sering terkena
air. Meletakkan mesin cuci dikamar mandi atau dekat dengan
pintu kamar mandi sangat berbahaya. Oleh sebab itu
letakkanlah mesin cuci ditempat yang keringdan jauh dari
percikan air.
 Mesin cuci menyetrum juga bisa disebabkan karena kerusakan
yangterjadi pada pemanas mesin. Untuk mengatasi maslaha ini,
segera hubungi teknisi profesional.

4. Mesin Cucui Hidup Tapi Tidak Mau Berputar (spin)

Penyebab mengapa mesin cuci tidak mau berputar


diantaranya sebagai berikut:

 Pertama, bisa disebabkan karena V-belt atau sabuk yang sudah


kendor dan usang. Untuk mengatasinya, anda perlu mengganti
dengan yang baru
 Motor mesin cuci macet, kemacetan pada motor atau
komponen mesin cuci bisa disebabkan karena kerusakan pada
dinamo kotor dan tersumbat. Untuk mengatasinya anda perlu
membongkar mesin cuci dan membersihkan bagian dinamo
serta komponen as.
 Mesin cuci tidak berputar bisa disebabkan karena timer
mengalami kerusakan. Selain tidak mau berputar, beberapa
mesin cuci ada yang hanya spinning atau berputar ke satu arah
saja. Penyebabnya, bisa karena kabel timer putus.

5. Mesin Cuci Berisik Atau Bersuara Kasar

Suara keras atau kasar yang ditimbulkan oleh mesin cuci


bisa disebabkan karena:

 Filter tersumbat. Untuk mengatasinya, anda hanya perlu


membersihkan filter pembuangan yang tersumbat.
 Bisa juga disebabkan karena posisi dudukan mesin cuci tidak
rata. Untuk mengatasinya, anda perlu menempatkan ditempat
yang rata.
 Mesin cuci berisik juga disebabkan karena anda memasukan
pakaian yang mengandung logam atau benda keras.
 Baut pada komponen longgar.
 Ada komponen mesin cuciyang mengalami aus dan perlu
diganti dengan yang baru.

6. Mesin Cuci Berbau

 Penyebab mesin cuci bau bisa disebabkan karena mesin cuci


jarang dibuka atau selalu ditutup terutama setelah digunakan.
 Bisa juga disebabkan karena proses pembilasan yang tidak
bersih.
 Sering menggunakan detergen secara berlebihan.
 Tidak pernah membersihkan mesin cuci.

Agar bau apek atau bau tak sedap bisa hilang dari mesin cuci, anda
bisa menerapkan beberapa tips berikut ini.

 Selalu buka mesin cuci setiap kali selesai digunakan.


 Bersihkan mesin cuci secara teratur, setidaknya sebulan sekali.
 Hindari menggunakan detergent secara berlebihan.

6. KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 KESIMPULAN

Mesin cuci adalah sebuah mesin yang dirancang untuk


membersihkan pakaian dan tekstil rumah tangga lainnya seperti handuk
dan sprai. Dalam penggunaannya mesin ini sangat membantu sekali
dalam meringankan pekerjaan para ibu rumah tangga karena saat mencuci
dengan mesin maka para ibu tersebut dapat melakukan kegiata lain tanpa
tergangu oleh kegiatan mencuci.

Mesin Cuci adalah alat yang berfungsi untuk mencuci pakaian atau
kain baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kepentingan
bisnis, dalam penggunaannya mesin ini sangat membantu sekali dalam
meringankan pekerjaan para ibu rumah tangga karena saat mencuci dengan
mesin maka para ibu tersebut dapat melakukan kegiatan lain tanpa
terganggu oleh mencuci.

Cara perawatan pada mesin cuci yaitu:

Cara merawat mesin cuci yaitu denga selalu memperhatikan


kebersihan dari sisa-sisa detergent, kebersihan filter mesin cuci dan
selalu mencabut kabel dari stop kontak setelah mesin cuci di pakai

Cara mendeteksi kerusakan yaitu:

Pertama, jika motor mesin cuci tidak bergerak sama sekali,


periksa dulu apakah koneksi listrik sudah betul atau belum. Setelah
itu baru kontrol kabel yang terhubung ke  koneksi motor listrik.
Jika semuanya baik-baik saja secara fisik tidak ada yang putus,
baru mesin boleh dibuka. Atau buka kembali cara penyelesaian
masalah yang terdapat dalam buku petunjuk penggunaan.

Jenis-jenis gangguan pada mesin cuci yaitu:

Ada beberapa jenis gangguan pada Mesin cuci diantaranya


yaitu: mesin cuci mati tota, mesin cuci bocor atau merembes,
mesin cuci menyetrum, mesin cuci hidup tapi tak mau berputar,
mesin cuci berisik atau bersuara kasar, mesin cuci berbau

Cara memperbaikinya:

1. Mesin Cuci Mati Total

Ketika mesin cuci mati atau tidak mau hidup sama sekali,
jangan terburu-buru menyalakan modul atau power suply. Karena
bisa saja mesin cuci disebabkan oleh colokan (kabel) listrik
yangtidak menancap dengan benar. Jika kebel listrik sudah
diperiksa dan tidak ada yang salah, maka barulah anda boleh
mencurigai power suplly atau modul mesin cuci. Untuk mengatasi
masalah ini adalah dengan mengganti modul pada mesin cuci.
Modulmesin cuci bisa anda temukan ditokoonline atau toko
elektronik, harganya cukup beragam tergantung dari tipe, kualitas,
dan tempat membeli. Modul mesin bisa diganti sendiridengan
peralatan sederhana berupa obeng.

2. Mesin Cuci Bocor Atau Merembes

Jika anda menemukan genangan air yang tiba-tiba ada


disekitar mesin cuci, segera periksa mesin cuci anda pada bagian
selang dan pompa. Selain memeriksa selang dan pompa, anda juga
dapat mencurigai penggunaan detergent yang terlalu banyak pada
saat mencuci. Jika ternyata mesin cuci masih mengalmi kebocoran
pada pompa, segera perbaiki masalah tersebut dengan cara:

 Ganti selang yang sudah tua dengan yang baru.


 Pastikan selang pembuangan terpasang dengan baik dan
tersambung secara sempurna.
 Pastikan tempat pembuangan air tidak tersumbat .
 Periksa juga selang sumber air dibagian belakang, mungkin
saja mengalami. kerusakan atau kendur.
Ganti pompa mesin cuci dengan yang baru jika ternyata yang
menglami. kebocoran adalah pompa air mesin cuci.

5.1 SARAN

PadapraktikumPerbaikan Dan Perawatan Mesin Cuciini,


diharapkanmahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen, cara
perawatan, cara mendeteksi keruskan dan cara perbaikan pada mesin cuci.
Agar dapat menguasai semua materi tentang mesin cuci.
DAFTAR PUSTAKA

Iqbal, Muhammad. "Alat Peraga Tentang Perangkat Dan Perbaikan Mesin Cuci
Dalam Implementasi Matakuliah Perawatan Dan Perbaikan." Tugas Akhir
Jurusan Teknik Elektro-Fakultas Teknik UM (2012).

Jurnal Penelitian Teknik Elektro 2010, Chandra Dyan Perwita, Adhi Susanto, dan
SoedjatmoekoBuku Memperbaiki dan Merawat Mesin Cuci, Hidayat, M-
2008
Prasetyawati, Meri, and Agustin Damayanti. "Usulan Perbaikan Lini Produksi
Mesin Cuci di PT. Sharp Electronics Indonesia Menggunakan Metode
Line Balancing." Prosiding Semnastek (2016).