Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KELOMPOK

Review Teori Kepribadian


Teori : Dollard Miller

Kelompok :7

BIOGRAFI STRUKTUR PERKEMBANGAN DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPRIBADIAN SEHAT


KEPRIBADIAN
John Dollard Kebiasaan atau a. Motivasi – dorongan Kepribadian
John Dollard dilahirkan habit adalah satu- 1. Perangkat Innate, (motivation – drives) yang sehat
di Menasha, Wisconsin, satunya elemen dalam Respon Sederhana menurut Dollard
Teori Dollard dan Dollard dan Miller sangat dan Miller :
pada tanggal 29 Agustus dan Primary memusatkan perhatiannya pada
1900. Ia menerima gelar Miller yang memiliki Process 1. Memberikan
sifat struktural. Habit motifmotif penting seperti respon terhadap
A.B. dari Universitas Dollard dan kecemasan atau dorongan. Dalam
Wisconsin pada tahun adalah ikatan atau Miller menganggap faktor dari luar
asosiasi antara menganalisa perkembangan dan seperti orang lain
1922 dan berturut-turut perubahan dari bayi elaborasi kecemasan inilah,
stimulus dengan yang sederhana dan
meraih M.A. (1930) dan
respon yang relatif Dollard dan Miller berusaha lingkungannya
Ph.D.-nya (1931) dalam menjadi dewasa yang menggambarkan proses umum
stabil dan bertahan kompleks sebagai 2. Bersifat
bidang sosiologi di lama dalam yang mungkin berlaku untuk sistematis dan
Universitas Chicago. Dari proses yang menarik, semua motif.
kepribadian. sehingga banyak bertindak dengan
tahun 1926 sampai Gambaran kebiasaan b. Proses Belajar dipengaruhi oleh
karyanya yang
dengan 1929 ia menjadi seseorang tergantung pengalaman
menjelaskan masalah Dollard dan Miller menyimpulkan
salah seorang pembantu pada kejadian khas ini. Bayi memiliki dari eksperimen-eksperimennya 3. Sangat
rektor Universitas yang menjadi tiga repertoire penting bahwa sebagian besar dorongan dipengaruhi oleh
Chicago. Pada tahun pengalamannya. , yakni: sekunder yang dipelajari manusia, faktor eksternal,
1932 ia menerima Dollard dan Miller a. Refleks spesifik dipelajari melalui belajar rasa takut karena manusia
jabatan lektor di bidang lebih memusatkan (specifics dan kecemasan. Dollard dan Miller tidak memiliki
antropologi di bahasannya mengenai reflexes); Bayi menyimpulkan bahwa untuk bisa sikap dengan
Universitas Yale dan proses belajar dan memiliki beberapa belajar, orang harus menginginkan bawaan sendiri
pada tahun berikutnya mereka menganggap refleks spesifik sesuatu, mengenalinya, Menekankan pada tingkah
menjadi lektor di bidang penting kelompok yang kebanyakan mengerjakannya dan laku yang dapat diamati
sosiologi pada Institut of habit dalam bentuk berupa respon mendapatkannya (want something, dan menggunakan metode
Human Relations yang stimulus verbal (kata- tertentu terhadap notice something, do something, yang obyektif
baru saja didirikan. Pada kata) dan respon yang stimulus atau get something). Inilah yang
tahun 1935, ia menjadi umumnya juga kelompok stimulus kemudian menjadi empat
peneliti pada institut berbentuk verbal. tertentu. komponen utama belajar, yaitu
tersebut dan pada tahun Selain itu, Dollard dan b. Respon bawaan drive, cue, response dan
Miller juga yang hirarkis reinforcement.
1948 menjadi peneliti
mempertimbangkan (innate c. Proses Mental yang
dan profesor di bidang
dorongan sekunder hierarchies of lebih tinggi
psikologi. (secondary drive) response); a. Generalisasi
seperti rasa takut Kecenderungan stimulus (stimulus
Neal E. Miller sebagai bagian dari melakukan respon generalization)
Neal E. Miller dilahirkan kepribadian yang tertentu sebelum b. Reasoning
di Milwaukee, relatif stabil. Menurut melakukan respon c. Bahasa (ucapan,
Wisconsin, pada tanggal Dollard dan Miller, lainnya. pikiran, tulisan
3 Agustus 1909 dan dorongan primer c. Dorongan primar maupun sikap tubuh)
meraih gelar B.S.-nya (primary drive) dan (primary drives); d. Secondary drive
dari Universitas hubungan S-R yang Stimulus internal
Washington pada tahun bersifat bawaan yang kuat dan d. Model Konflik
1931. Ia meraih gelar (innate) juga bertahan lama, Ada tiga bentuk
M.A.-nya dari universitas menyumbang struktur yang biasanya konflik yaitu konflik
Stanford pada tahun kepribadian, walaupun berkaitan dengan approach-avoidance
1932 dan Ph.D.-nya di kurang penting proses fisiologik (orang dihadapkan
dibandingkan habit seperti lapar, haus dengan pilihan nilai
bidang psikologi dari
dan dorongan dan rasa positif dan negatif
Universitas Yale pada
sekunder, karena sakit. Drives ini yang ada di satu
tahun 1935. Dari tahun dorongan primer dan memotivasi bayi
1932 sampai dengan situasi), konflik
hubungan S-R bawaan untuk melakukan avoidance-avoidance
tahun 1935 ia menjadi ini menentukan taraf sesuatu tetapi tidak (orang dihadapkan
asisten di bidang umum seseorang, menentukan dengan dua pilihan
psikologi pada Institute bukan membuat aktivitas spesifik yang sama-sama
of Human Relations dan seseorang menjadi apa yang harus negatif), dan konflik
antara tahun 1935-1936 unik. dilakukan. approach-approach
ia mendapat beasiswa (orang dihadapkan
dari Social Science 2. Konteks Sosial dengan pilihan yang
Research Council dan sama-sama positif).
memanfaatkannya untuk Dollard dan Ketiga bentuk konflik
mengikuti pendidikan Miller menekankan tersebut mengikuti
analisis pada Institut saling ketergantungan lima asumsi dasar
Psikoanalisis Wina. Ia antara tingkah laku mengenai tingkah
menetap di Yale sampai dengan lingkungan laku konflik, yaitu:
sosiokultural. a. Kecenderungan
tahun 1966, dan
Ditunjukkannya mendekat
selanjutnya menjadi
bagaimana psikolog (gradient of
profesor psikologi dan approach)
memberikan prinsip
kepala Laboratorium belajar yang Kecenderungan
Psikologi Fisiologis pada membantu ilmuwan mendekati tujuan
Universitas Rockefeller. sosial positif semakin
Selain karena memeperhitungkan kuat kalau orang
kerjasamanya dengan secara sistematik event semakin dekat
John Dollard, Miller juga kultural yang penting, dengan tujuannya
sangat terkenal di dan sebaliknya itu
kalangan psikologi bagaimana ilmuwan b. Kecenderunganny
berkat karya sosial membantu a menghindar
eksperimental dan teoritisi belajar (gradient of
teoretisnya yang cermat menyesuaikan prinsip- avoidance)
tentang proses prinsip belajar dengan Kecenderungan
pemerolehan dorongan- pengalaman nyata menghindar dari
manusia yang menjadi stimulus negatif
dorongan, hakikat
kondisi belajar. Bagi semakin kuat
perkuatan, dan
Dollard dan Miller ketika orang
penelitian tentang semakin dekat
prinsip-prinsip
konflik. belajarnya dapat dengan stimulus
diterapkan lintas negatif tersebut
budaya. Mereka yakin c. Peningkatan
bahwa tingkah laku gradient of
orang dipengaruhi oleh avoidance lebih
masyarakatnya besar
3. Situasi dibandingkan
Pembelajaran gradient of
(training situation) approach
Perkembangan d. Meningkatnya
Kepribadian Teori dorongan yang
berkaitan dengan
mendekat atau
a. Situasi makan
menghindar akan
(feeding situation)
meningkatkan
Situasi pertama
gradient. Jadi
yang banyak
meningkatnya
mengajarkan
motivasi akan
sesuatu. Situasi
memperkuat
pemberian
gradient mendekati
makanan yang
atau gradient
memuaskan
menjauhi pada
menjadi dasar
semua tutuk jarak
belajar sikap sosial
dari tujuan.
dan cinta.
e. Manakala ada dua respon
b. Pendidikan
kebersihan bersaing, maka yang lebih
(cleanliness
kuat yang akan terjadi.
training) Belajar
mengontrol proses
urinasi dan
defakasi f. Ketidaksadaran
merupakan tugas Dollard dan Miller
yang kompleks memandang penting
dan sulit bagi bayi. faktor ketidaksadaran
c. Pendidikan sex tetapi berbeda dengan
awal (early sex Freud. Dollard dan
training) Tabu Miller membagi isi-isi
mengenai ketidaksadaran
masturbasi yang menjadi dua, yaitu
membuat anak pertama,
merasa sangat ketidaksadaran berisi
berdosa sesudah hal yang tidak pernah
melakukannya disadari (seperti
bersumber dari stimuli, drive dan
orang tua yang respon yang
menanamkan dipelajari) juga apa
dalam diri anak yang dipelajari secara
kecemasan yang nonverbal dan detail
sangat dalam seks. dari berbagai
d. Pengendalian ketrampilan motorik.
marah dan agresi Kedua, berisi apa
(anger-anxiety) yang pernah disadari
Apabila anaknya tetapi tidak bertahan
marah, orang tua dan menjadi tidak
sering mengamuk, disadari karena
menghukum adanya represi.
sehingga anak
belajar menekan
rasa marahnya.
Tanpa rasa marah
ini akan membuat
kepribadian anak
tidak dapat
berkembang.