Anda di halaman 1dari 5

TUGAS KELOMPOK

Review Teori Kepribadian


Teori : Albert Bandura

Kelompok : 8

BIOGRAFI STRUKTUR PERKEMBANGAN DINAMIKA KEPRIBADIAN KEPRIBADIAN SEHAT


KEPRIBADIAN
Albert Bandura Struktur kepribadian Belajar Melalui Observasi Menurut Bandura motivasi Kepribadian yang sehat
dilahirkan di Mundare Bagi Bandura, self diyakini Menurut Bandura, mempunyai dua sumber, menurut bandura yaitu
Northern Alberta Kanada, sebagai salah satu unsur kebanyakan belajar terjadi yaitu: individu yang mampu
pada 04 Desember 1925. pembentuk kepribadian. tanpa reinforsernen yang 1.) Gambaran hasil pada meregulasi diri
memperoleh gelar Master Self menjadi bagian nyata. masa yang akan datang (kemampuan mengontrol
didalam bidang psikologi kepribadian sebagai Peniruan (Modelling) atau yang dapat perilaku sendiri) ialah
pada tahun 1951 dan pemberi pedoman dan dan Inti dari belajar melalui menimbulkan motivasi salah satu dari sekian
setahun kemudian ia juga mekanisme berbagai fungsi observasi adalah modeling. tingkah laku pada saat ini penggerak utama
meraih gelar doctor Melibatkan proses 2.) Harapan keberhasilan kepribadian manusia.
(Ph.D).Beliau banyak a.Regulasi diri kognitif. berdasarkan pada
terjun dalam pendekatan Manusia adalah makhluk Penelitian terhadap tiga pengalaman. Dengan kata Tiga tahap yang terjadi
teori pembelajaran untuk yang memiliki kemampuan kelompok anak taman lain, harapan pada masa dalam proses regulasi diri
meneliti tingkah laku berpikir dan mengatur kanak-kanak: Kelompok yang akan datang akan yakni :
manusia dan tertarik pada sebagian dari tingkah pertama disuruh memotivasi seseorang 1. Pengamatan diri, yakni
nilai eksperimen. Pada lakunya. Dalam regulasi mengobservasi model untuk bertingkah laku melihat diri sendiri beserta
tahun berikutnya, Bandura diri terjadi strategi reaktif orang dewasa yang tertentu. Bandura setuju perilakunya serta terus
bertemu dengan Robert dan proaktif dimana bertingkah laku agresif, bahwa penguatan menjadi mengawasi.
Sears dan belajar tentang strategi reaktif digunakan fisik dan verbal, terhadap penyebab belajar. Namun 2. Penilaian yakni
pengaruh keluarga dengan untuk mencapai tujuan dan boneka karet. Kelompok sesorang juga dapat belajar membandingkan apa yang
tingkah laku social dan strategi proaktif digunakan kedua diminta dengan tiga penguatan dilihat pada diri dan
proses identifikasi. Sejak untuk pencapaian tujuan mengobservasi model seperti yang akan perilaku dengan standar
itu Bandura sudah mulai yang lebih tinggi. Terdapat orang dewasa yang duduk dijelaskan di bawah ini: ukuran tertentu.
meneliti tentang agresi tiga proses untuk tenang tanpa menaruh 3. Respon diri yakni proses
pembelajaran social dan melakukan pengaturan diri perhatian terhadap boneka 1. Penguatan Vikarius memberimbalan pada diri
mengambil Richard yaitu memanipulasi faktor karet didekatnya. (vicarious reinforcement), sendiri setelah berhasil
Walters. Bandura eksternal, memonitor dan Kelompok ketiga menjadi yaitu mengamati orang lain melakukan penilaian
berpendapat, walaupun mengevaluasi faktor kelompok kontrol yang yang mendapat penguatan, sebagai respon terhadap
prinsip belajar cukup untuk internal. Tingkah laku tidak ditugasi mengamati membuat seseorang puas diri sendiri.
menjelaskan dan manusia dipengaruhi oleh dua jenis model itu. Ketiga dan berusaha belajar.
meramalkan perubahan faktor eksternal dan kelompok anak itu 2. Penguatan yang
tingkah laku, prinsip itu internal yang saling terkait. kemudian dibuat ditunda (expectation
harus memperhatikan dua Faktor eksternal mengalami frustrasi reinforcement), orang terus
fenomena penting yang mempengaruhi dengan dua ringan, dan setiap anak menerus berbuat tanpa
diabaikan atau ditolak oleh cara yaitu memberi dan sendirian ditempatkan di mendapatkan penguatan,
paradigma behaviorisme. mengembangkan standar kamar yang ada boneka karena yakin akan
Albert Bandura sangat untuk mengevaluasi karet seperti yang dipakai mendapatkan penguatan
terkenal dengan teori tingkah laku sedangkan penelitian. Ternyata yang sangat memuaskan
pembelajaran sosial, salah faktor internal berupa tingkahlaku setiap pada masa yang akan
satu konsep dalam aliran observasi diri, proses kelompok cenderung mirip datang.\
behaviorime yang penilaian dan mengadili dengan tingkahlaku model 3. Tanpa penguatan
menekankan pada tingkah laku serta reaksi yang diamatinya. (beyond reinforcement),
komponen kognitif dari diri afektif. Kelompok pertama belajar tanpa ada
pemikiran, pemahaman, bertingkah laku lebih penguatan sama sekali
dan evaluasi. b.Efikasi diri agresif terhadap boneka
Tingkah laku manusia dibanding kelompok lain.
ditentukan oleh keterkaitan Kelompok kedua sedikit
antara lingkungan dengan lebih agresif dibanding
kondisi kognitif, terutama kelompok kontrol.
faktor kognitif yang Modeling Tingkah laku
berkaitan dengan Baru
keyakinan bahwa dia bisa Melalui modeling orang
atau tidak mencapai dapat memperoleh
tujuannya. Efikasi diri tingkahlaku baru. Ini
dapat di manipulasi dimungkinkan karena
melalui empat sumber adanya kemampuan
yaitu pengalaman kognitif. Stimuli berbentuk
menguasai suatu prestasi, tingkahlaku model
pengalaman vikarius, ditransformasi menjadi
persuasi sosial dan gambaran mental, dan
pembangkitan emosi. yang lebih penting lagi
Menurut Bandura, tingkah ditransformasi menjadi
laku dipengaruhi ileh simbol verbal yang dapat
kombinasi antara diingat kembali suatu saat
lingkungan, tingkah laku nanti. Ketrampilan kognitif
dan pribadi. Efikasi diri yang bersifat simbolik ini,
merupakan variabel pribadi membuat orang dapat
yang penting yang jika mentransform apa yang
digabungkan dengan dipelajarinya atau
lingkungan yang menggabung-gabung apa
responsive atau tidak yang diamatinya dalam
responif akan berbagai situasi menjadi
menghasilkan prediksi pola tingkahlaku baru.
tingkah laku yang berbeda- Modeling Mengubah
beda. Sementara, terdapat Tingkahlaku Lama
juga efikasi kolektif yang Di samping dampak
merupakan usaha berasama mempelajari tingkahlaku
dari banyak orang untuk baru, modelling
menghasilkan perubahan mempunyai dua macam
sosial tertentu. Efikasi diri dampak terhadap
dan kolektif bekerja sama tingkahlaku lama. Pertama,
untuk mengubah gaya tingkahlaku model yang
hidup manusia. diterima secara sosial
dapat memperkuat respon
yang sudah dimiliki.