Anda di halaman 1dari 4

Tugas.

1
TUGAS 1:

Saudara mahasiswa, silakan kerjakan TUGAS WAJIB 1 ini. Baca terlebih dahulu
modul-modul untuk tugas 1 ini.

TUGAS:

1. Inventarisasi masalah-masalah apa saja yang muncul dalam penerapan MBS di lingkungan
sekolah Anda?   Dan jelaskan strategi Anda untuk mengatasinya.
2. Identifikasi manfaat yang Anda rasakan dengan diterapkannya MBS di sekolah Anda.

Catatan :

Tugas 1 ini wajib Anda kerjakan dari hasil pikiran Anda sendiri atau hasil diskusi yang
kemudian Anda tulis kembali dengan pendapat dan gaya bahasa Anda pribadi,  bukan
merupakan hasil copy paste. Lalu kirim ke fitur TUGAS.

Penyelesaian :

PERMASALAHAN-PERMASALAHAN MANAJEMEN DI SEKOLAH YANG SERING


MUNCUL BESERTA SOLUSINYA
PERMASALAHAN-PERMASALAHAN MANAJEMEN DI SEKOLAH YANG SERING MUNCUL BESERTA
SOLUSINYA

Sumber konflik manajemen sekolah:

 Ketidak jelasan wewenang dan tugas pada struktur organisasi sekolah.


Solusinya : wewenang dan  tugas pada struktur organisasi sekolah harus lebih jelas lagi dengan
melakukan koordinasi terlebih dahulu antar  pihak pengurus.
         Intervensi / Menggunakan wewenang yang bukan haknya, tanpa melalui wakil yang
bersangkutan .

Solusinya : jika suatu wewenang yang diberikan kepada seseorang, orang tersebut harus
menjalankan wewenang tersebut sesuai dengan wewenang yang telah di amanahi.

 Tidak bertanggung  jawab  dalam menjalankan tugas atau tidak mampu menunjukkan
prestasi kerjanya.
Solusinya : di berikan sanksi yang tegas dan apabila tidak mampu menunjukkan prestasi kerjanya
sebaiknya tidak memaksakan diri dan melakukan evaluasi diri guna mengetahui kemampuan yang
dimiliki.

 Permasalahan tugas dan peran guru dalam manajemen sekolah.


Sering kali tugas dan peran guru di sekolah tidak tercapai secara efektif dan efisien. Pada
kenyataannya masih banyak guru yang melalaikan tugas mengajar dan melakukan korupsi waktu atau
tidak sesuai jadwal yang telah di tentukan awal pembelajaran.
Solusinya : harus ada tindak tegas dari pihak sekolah khusunya Kepala Sekolah atau pihak
kedisiplinan sekolah untuk menegur, selanjutnya apabila guru tersebut masih melakukan pelanggaran
Kepala Sekolah berwenang melaporkan guru tersebut ke Dinas pendidikan untuk menindaklanjuti.

         Manajemen Tenaga Kependidikan

Masalah manajemen tenaga kependidikan di sekolah sebenarnya sudah secara konseptual telah
jelas karena P3D (personel, peralatan, pendanaan, dan dokumen) sudah diserahkan ke daerah. Yang
belum jelas adalah implementasinya. Sampai saat ini, perencanaan, rekrutmen, penempatan,
pemanfaatan, pengembangan dan hal-hal lain yang terkait dengan manajemen tenaga kependidikan
masih kurang jelas. Akibatnya, sulit memperoleh tenaga kependidikan di sekolah. Padahal, Manajemen
Berbasis Sekolah (MBS) menuntut kepala sekolah yang tangguh, yaitu kepala sekolah yang kuat
manajemen dan kepemimpinannya.

Solusinya : Perlu dibahas secara intensif tentang manajemen tenaga kependidikan bahwa


seharusnya kepala sekolah harus lebih mengerti dengan MBS khususnya manajemen tenaga
kependidikan agar dapat segera mencari solusi kejelasan implementasi manajemen tenaga
kependidikan karena kepala sekolah lebih tahu cara penempatan, pemanfaatan, dan
pengembangannya.

         Manajemen Kesiswaan

Ada 2 masalah utama yang perlu mendapat perhatian dalam bidang kesiswaan yaitu :

1.      Masalah kemajuan belajar dan evaluasi belajar

2.      Masalah bimbingan

Solusinya : Sekolah mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap usaha mengembangkan
kemajuan belajar siswa-siswanya. Kemajuan belajar ini secara periodik harus dilaporkan terutama
kepada orang tua siswa. Ini semua merupakan tanggungjawab pimpinan sekolah. Oleh karena itu
pimpinan harus tahu benar-benar kemajuan belajar anak-anak di sekolahnya, ia harus mengenal anak-
anak beserta latar belakang masalahnya.

Masalah yang juga erat hubungannya dengan kemajuan belajar ini ialah masalah bimbingan. Tugas
sekolah bukan hanya sekedar memberi pengetahuan dan ketrampilan saja, tetapi sekolah harus
mendidik anak-anak menjadi manusia seutuhnya. Oleh karena itu tugas sekolah bukan saja
memberikan berbagai ilmu pengetahuan tetapi juga membimbing anak-anak menuju ke arah
kedewasaan.

           Manajemen Keuangan dan Pembiayaan

Ada hal yang mengganjal dalam pembiayaan pendidikan di sekolah yaitu:

Akhir-akhir ini banyak protes dari masyarakat tentang mahalnya biaya pendidikan. Padahal,
sebenarnya biaya tersebut belum cukup untuk membiayai sekolah secara wajar.

Solusinya : Perlu adanya sosialisasi antar sekolah dan masyarakat saat adanya undangan rapat
disekolah tentang rincian biaya pendidikan di sekolah sekolah.
           Manajemen Sarana dan Prasarana

Dari hasil yang dilihat, sebagian besar siswa justru berlajar dengan manajemen fasilitas seadanya.
Itu dikarenakan banyak fasilitas tersebut rusak akibat anak-anak itu sendiri yang bermain dengan media
media pembelajaran yang telah disediakan.

Solusinya : Yang terpenting adalah koordinasi dan kerjasama di antara semua pihak di dalam
mengelola dan memelihara sarana dan prasarana sekolah agar tetap prima. Oleh karena itu para
petugas yang berhubungan dengan sarana dan prasarana pesantren bertanggung jawab langsung
dengan kepada kepala sekolah.

           Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat

Dalam menjalin hubungan antara sekolah dengan masyarakat, ada beberapa kendala mendasar
yang juga sangat berdampak pada keharmonisan hubungan tersebut sehingga hubungan antar sekolah
dengan masyarakat menjadi tidak lancar. Kendalanya antara lain:

1.        Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pendidikan dan juga pemahaman warga sekolah
tentang apa dan bagaimana harusnya pengelolaan hubungan sekolah dengan masyarakat dibangun.

2.    Kurangnya komunikasi antara warga sekolah dan warga masyarakat, sehingga tercipta
komunikasi satu arah antara sekolah dan warga masyarakat/ wali murid dan pada akhirnya sekolah
tidak tahu keinginan masyrakatnya tetapi memaksakan keinginanannya pada masyarakat/ wali murid
yang pada saat itu hanya terlibat pada aspek pembiayaan saja.Karena masyarakat hanya tahu dengan
bantuan yang dimintakan sekolah dalam bentuk keuangan sehingga sering kali masyarakat marah.

Solusinya : Upaya-upaya penyelesaian kendala/ hambatan yang ada adalah sebagai berikut:

a)   Sekolah harus memberikan informasi yang terpadu kepada masyarakat, sehingga masyarakat
mengetahui seluruh program-program yang di adakan sekolah.

b)   Hubungan sekolah dengan masyarakat harus dilakukan secara terus menerus, sehingga
masyarakat tidak akan beranggapan bahwa mereka hanya dibutuhkan pada saat pembiayaan saja.

c)    Setiap program yang diadakan oleh sekolah harus menyesuaikan karakteristik masyarakat
dengan cara mengkonsultasikan dengan tokoh masyarakat.

      Manajemen Layanan Khusus

Manajemen layanan khusus meliputi manajemen perpustakaan, kesehatan dan keamanan


sekolah. Manajemen layanan khusus disekolah ini sudah berjalan dengan baik. Semua yang berhubungan dengan
perpustakaan sudah lengkap dan dikelola dengan baik sehingga memungkinkan peserta didik untuk lebih
mengembangkan dan mendalami pengetahuan yang diperolehnya di kelas. Segi kesehatan juga peserta didik diperhatikan
sehingga sekolah menyediakan pelayanan kesehatan sekolah melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)
dan berusaha meningkatkan program pelayanan melalui kerja sama dengan unit-unit dinas kesehatan
setempat. Disamping itu, sekolah juga perlu memberikan pelayanan keamanan kepada peserta didik
dan para pegawai yang ada di sekolah agar mereka dapat belajar dan melaksanakan tugas dengan
tenang dan nyaman.

      Belum optimalnya partisipasi/dukungan stakeholders


Salah satu inti MBS adalah partisipasi, baik dari warga dalam sekolah maupun warga masyarakat
yang berpengaruh maupun yang dipengaruhi oleh sekolah (stakeholders). Wadah partisipasi
stakeholders sudah ada yaitu Komite Sekolah, namun dukungan riil dari mereka, baik intelektual, moral,
financial, dan material, masih beragam.

Solusinya : Perlu dilakukan advokasi melalui pertemuan-pertemuan, perlu meningkatkan


partisipasi stakeholders dalam berbagai kegiatan sekolah, perlu publikasi melalui media
tertulis/elektronik, perlu komunikasi secara intensif melalui berbagai media, perlu digalakkan
transparansi, dan perlu peningkatan relasisasi dengan stakeholders melalui berbagai events.

TUGAS 1
Nama : Riska Novia Marindra
Nim : 856946761
Tutor :
Mata kuliah : Manajemen Berbasis Sekolah_IDIK4012
UPBJJ – UT : BANDAR LAMPUNG