Anda di halaman 1dari 55

PERANGKAT III

(RPP, LKPD, BAHAN AJAR, INSTRUMEN , DAN MEDIA PEMBELAJARAN)

SUB MATERI TEKANAN GAS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

OLEH:
NI LUH PUTU RUSMANA DEWI, M.Pd
No Peserta: 201503208510

PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN


BIDANG STUDI IPA SMP
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
TAHUN 2021
YAYASAN BINTANG PERSADA
SMP BINTANG PERSADA
Jalan Gunung Catur I no 4a, Denpasar Barat, Bali. Telp. 081936015731
email: smpbintangpersada@gmail.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Bintang Persada Denpasar


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VIII / Genap
Materi Pokok : Tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Sub Matei : Tekanan Gas
Alokasi Waktu : 2 JP (2X40 menit)

A. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya


KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan
anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar,
bangsa, negara, dan kawasan regional
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak
sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang teori.

B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator

3.8 Menjelaskan tekanan zat dan 3.8.1 Menjelaskan konsep tekanan gas
penerapannya dalam kehidupan sehari- dalam kehidupan sehari-hari
hari, termasuk tekanan darah, osmosis, 3.8.2 Mencontohkan penerapan tekanan
gas dalam kehidupan sehari-hari
dan kapilaritas jaringan angkut pada
3.8.3 Menganalisis permasalahan terkait
tumbuhan tekanan gas dalam kehidupan
sehari-hari
4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk 4.8.1 Melakukan percobaan untuk
menyelidiki tekanan zat cair pada menyelidiki tekanan gas pada
kedalaman tertentu, gaya apung, dan kehidupan sehari-hari
4.8.2 Mengkomunikasikan data hasil
kapilaritas, misalnya dalam batang
percobaan tekanan gas pada
tumbuhan kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan gas dalam kehidupan sehari-hari melalui
literasi membaca dan diskusi maya dengan benar
2. Peserta didik dapat mencontohkan penerapan tekanan gas dalam kehidupan sehari-hari
melalui literasi membaca dan diskusi maya dengan tepat
3. Peserta didik dapat menganalisis permasalahan terkait tekanan gas dalam kehidupan sehari-
hari melalui kajian literature dan kegiatan diskusi maya dengan tepat.
4. Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk menyelidiki tekanan gas pada kehidupan
sehari-hari melalui kegiatan praktikum sederhana dengan tepat
5. Peserta didik dapat mengkomunikasikan data hasil percobaan tekanan gas pada kehidupan
sehari-hari melalui kegiatan praktikum dan diskusi dengan tepat.

D. Materi Pembelajaran

Materi regular

 Faktual

1. Zat gas dapat memiliki tekanan ke segala arah


2. Balon udara akan mengembang ketika ditiup
3. Zat gas akan memuai ketika dipanaskan
4. Tekanan udara akan berkurang dengan bertambahnya ketinggian suatu tempat dan
sebaliknya

 Konseptual

1. Konsep tekanan Gas


2. Tekanan udara pada ketinggian tertentu
3. Penerapan tekanan gas dalam kehidupan sehari-hari

 Prosedural

Langkah-langkah melakukan percobaan tekanan gas menggunakan lilin, yang ditutup


dengan gelas kaca dan diisi air serta diamati keadaan nyala lilin dan permukaan air di
dalam gelas kaca.

Materi Remedial
Materi remedial dipilih dari materi reguler dan pemilihan tersebut akan disesuaikan
berdasarkan pemahaman siswa. Materi regular yang belum dipahami siswa (siswa belum
mencapai KKM) akan disajikan kembali dalam materi remedial.

Materi Pengayaan
Materi pengayaan diberikan untuk siswa yang telah mencapai KKM dari materi regular. Materi
pengayaan dimaksudkan agar siswa yang lulus KKM mendapat pengembangan dan tambahan
materi mengenai materi pokok yang diajarkan yakni terkait dengan hukum gas ideal dan
penerapan tekanan gas pada system pernapasan manusia.

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Literasi membaca, mengamati vidio, Tanya jawab, diskusi, praktikum
3. Model : Problem Based Learning

F. Media Pembelajaran
1. Power point interaktif mengenai tekanan gas
2. LKPD
3. Kuis online
4. Vidio penerbangan lampion terbang: https://youtu.be/_VgGNqF4oGg

G. Sumber Belajar
1. Kurniawati, Y. 2020. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19
untuk Jenjang SMP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Semester Genap Kelas
VIII.Jakarta: Kemendikbud.
2. Nurani, D.,Wati,H.P.,Rumiyati. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas
VIII Semester 2.Klaten: Intan Pariwara.
3. Bahan Ajar Tekanan Gas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
4. Sumber Internet : https://youtu.be/_VgGNqF4oGg

H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

No. Tahapan Deskripsi Kegiatan Waktu

Synchronous (Google Meet)


 Guru mengucapkan salam dan menyapa siswa.
 Guru mengecek kehadiran siswa, dan memberikan
penekanan karakter disiplin, santun, dan bertanggung
jawab
 Peserta didik dan guru berdoa bersama sebelum
memulai pelajaran.
 Guru memberi apersepsi dengan mengecek penguasaan 10
1. Pendahuluan
kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya dengan menit
cara tanya jawab lisan melalui google meet.
 Guru memberikan motivasi kepada peserta didik
dengan menyampaikan manfaat mempelajari materi
tekanan gas dalam kehidupan sehari-hari
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan teknik
penilaian melalui tayangan power point

Orientasikan siswa pada masalah (Synchronous melalui


Google Meet)
 Guru mengarahkan siswa pada materi yang akan
dipelajari berupa pertanyaan yaitu “Pernahkah kalian
mengamati/mengalami, jika kalian mengendarai sepeda
pada cuaca panas, apa kemungkinan yang akan terjadi
pada ban sepeda kalian? Mengapa bisa demikian?
 Guru menampung jawaban siswa mengenai konsep
tekanan gas dan memberikan apresiasi kepada siswa
yang aktif menjawab.
 Guru menayangkan fenomena mengenai lampion udara
terbang.
“Pernahkah kamu melihat lampion terbang?
2. Kegiatan Inti Biasanya lampion terbang sering dipakai pada saat even
perayaan tertentu seperti tahun baru imlek dan festival
lampion terbang di jimbaran, kuta seperti ditampilkan pada
Gambar 1. Bias-bias cahaya lampion terlihat sangat indah
dan memesona. Taukah kalian, ternyata bias cahaya tersebut
berasal dari pembakar yang berada di bawah lubang
lampion. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan vidio pada
link berikut https://youtu.be/_VgGNqF4oGg. Coba kalian
cari tahu, permasalahan apa yang dapat kalian temukan dari
fenomena tersebut.

50
menit
No. Tahapan Deskripsi Kegiatan Waktu

Gambar 1. Lampion Terbang (mediaindonesia.com, 2018)


Siswa diminta mengamati dengan seksama dan
mengidentifikasi permasalahan dari fenomena yang
diamati. (
 Siswa mencatat informasispenting dan menemukan
permasalahan dari fenomena tersebut.
 Guru menampung beberapa pertanyaan/permasalahan
yang ditemukan siswa mengenai fenomena yang telah
ditampilkan.
Organisasi belajar
 Guru membimbing siswa untuk menyusun prediksi
jawaban dari pertanyaan yang diajukan (Synchronous
melalui Google Meet).
 Siswa menuliskan/mencatat prediksi jawaban dari
pertanyaan yang diajukan (Synchronous melalui Google
Meet).
 Guru membagikan LKPD kepada masing-masing peserta
didik sehari sebelum pertemuan, untuk dicermati
(Synchronous melalui Google clasroom).
Membimbing Penyelidikan individu maupun kelompok
(Synchronous dengan Wa Group, sudah dilakukan sehari
sebelumnya)
 Guru membimbing siswa mengerjakan LKPD pada masing-
masing kelompok (4-5 orang) yang sudah dibentuk
sebelumnya
 Peserta didik melakukan penyelidikan sesuai dengan
LKPD yang diberikan(kegiatan praktikum dilakukan
individu, hasil praktikum dari masing-masing individu
digabungkan dan dianalisis secara berkelompok melalui
wa group kelompok kecil.
Pengembangan dan penyajian hasil penyelesaian
masalah
 Siswa menuliskan hasil pengamatan pada tabel
pengamatan (Asynchronous dengan Wa Group sudah
dilakukan sehari sebelumnya)
 Siswa mendiskusikan hasil temuan dari praktikum yang
dilakukan dengan bimbingan guru. (Asynchronous dengan
Wa Group sudah dilakukan sehari sebelumnya)
No. Tahapan Deskripsi Kegiatan Waktu

 Siswa menyajikan hasil praktikum dalam sebuah laporan


praktikum (Asynchronous dengan Wa Group sudah
dilakukan sehari sebelumnya).
 Salah satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil
pengamatannya (Synchronous melalui Google Meet)
Analisis dan evaluasi proses penyelesaian masalah
(Synchronous melalui Google Meet)
 Guru bersama siswa mengklarifikasi dan mengevaluasi
proses serta hasil pengamatan yang telah dilakukan
siswa melalui diskusi kelas
 Guru memberi kesempatan siswa untuk bertanya.
 Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang
terbaik.
(Synchronous melalui Google Meet)
 Guru membimbing siswa untuk membuat simpulan dari
pembelajaran.
 Guru memberikan kuis untuk mengetahui hasil belajar
peserta didik 20
3. Penutup  Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menit
merefleksikan kegiatan pembelajaran yang dilakukan
 Guru memberikan gambaran mengenai materi yang
diajarkan selanjutnya yakni mengenai system
pernapasan.
 Guru bersama siswa menutup pembelajaran dengan
berdoa bersama dan mengucapkan salam penutup

J. Penilaian

1. Teknik Penilaian
Teknik penilaian yang digunakan adalah sebagai berikut :
Penilaian Kompetensi Metode/Teknik Bentuk Instrumen
Penilaian
Sikap Observasi Lembar pengamatan sikap dan rubrik
Pengetahuan Kuis Online Tes Pilihan ganda
Observasi Lembar Observasi Diskusi dan Tanya
Jawab
Keterampilan Praktik Lembar penilaian keterampilan praktikum
dan presentasi

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Program pembelajaran remedial dan pengayaan akan ditetapkan kemudian setelah
dilaksanakan ulangan dan hasilnya sudah dianalisis. Siswa yang mendapatkan nilai
KKM dan di atas KKM akan diberikan pembelajaran pengayaan. Sementara yang
mendapatkan nilai di bawah KKM akan mengikuti pembelajaran remedial.
b. Pola pembelajaran remedial yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut.
 Remedi secara kelasikal dilaksanakan bila lebih 50% dari jumlah siswa menguasai
materi di bawah KKM.
 Remedi secara kelompok dilaksanakan bila 20%-50% dari jumlah siswa menguasai
materi di bawah KKM.
 Remedi secara individual dilaksanakan bila lebih kecil dari 20% dari jumlah siswa
menguasai materi di bawah KKM.

Mengetahui, Denpasar, 04 Mei 2020


Kepala SMP Bintang Persada, Guru Mapel IPA,

(Ni Luh Putu Rusmana Dewi, M.Pd.) (Ni Luh Putu Rusmana Dewi, M.Pd)
NIP : - NIP : -
Lampiran. Instrumen Penilaian

a. Penilaian Kompetensi Sikap


Instrumen:
Indikator : Melakukan diskusi secara jujur, disiplin, bertanggungjawab, santun, gotong royong, responsif,
dan proaktif.
Nama
No Jujur Disiplin Bertanggungjawab Aktif Santun
Siswa
1 ....

2 .....

Cara pengisian lembar penilaian sikap adalah dengan memberikan skor pada kolom sesuai hasil pengamatan
terhadap peserta didik selama kegiatan.
Kriterianya adalah:
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup

1 = kurang

b. Penilaian Kompetensi Pengetahuan


1. Observasi Terhadap Diskusi/ Tanya Jawab)
Instrumen
Lembar observasi terhadap diskusi dan tanya jawab :
No. Nama Pernyataan Jum
Peserta Didik
Pengungkapan Kebenaran Ketepatan Penggunaan
Gagasan Orisinil Konsep Istilah
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya

Keterangan : diisi dengan ceklis (V)


Skor : Ya = 1, tidak = 0
Nilai = Jumlah skor siswa x 100

Skor maksimal

2. Tes Pilihan Ganda

No Butir Soal Kunci Skor


Jawaban
1 Perhatikan mekanisme pertukaran oksigen dan karbon dioksida berikut! D 15
Pada mekanisme tersebut terjadu perpindahan oksigen dari alveolus menuju
kapiler darah. Peristiwa tersebut terjadi karena ....
A. Tekanan parsial karbon dioksida dalam darah sama tinggi dengan
tekanan di dalam alveolus
B. Tekanan parsial karbon dioksida dalam darah lebih rendah daripada
tekanan di dalam alveolus
C. Tekanan parsial oksigen di dalam alveolus sama rendah dengan tekanan
di dalam darah
D. Tekanan parsial oksigen di dalam alveolus lebih tinggi daripada
tekanan di dalam darah

2 Berikut ini adalah beberapa persitiwa yang berkaitan dengan tekanan! A 10

1) Balon yang mengembang saat diberikan udara


2) Dasar bendungan, dibuan lebih tebal di bagian dalam untuk menahan
tekanan air
3) Pertukaran gas oksigen dan karbondioksida dari alveolus ke kapiler
darah
4) Pendengaran penyelam terganggungu saat menyelam
Peristiwa di atas yang menunjukkan peristiwa Tekanan Udara adalah….

A. 1 dan 3
B. 2 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
3 Sebuah manometer terbuka digunakan untuk mengukur tekanan udara C 15
pada suatu tempat. Tekanan udara yang terbaca sebesar 64 cmHg dan
besar tekanan atmosfer 76 cmHg. Gambar pengukuran manometer
berikut yang menunjukkan tekanan udara di tempat tersebut adalah…

4 Penjelasan yang benar mengenai tekanan gas/ udara kecuali… C 10


A. Tekanan udara akan berkurang jika ketinggian tempat semakin
bertambah
B. Pengaturan tekanan udara dikendalikan oleh perubahan temperature
C. Udara dingin lebih ringan dibandingkan udara panas
D. Tekanan gas semakin tinggi ketika dipanaskan
5. Perhatikan gambar berikut ini! B 10

Analisislah, apa yang menyebabkan air dapat terserap masuk ke dalam


gelas setelah lilin padam ….
A. Tekanan di dalam gelas lebih kecil daripada tekanan di luar gelas,
karena jumlah mol oksigen di dalam gelas bertambah.
B. Tekanan udara di dalam gelas lebih besar di banding tekanan luar,
karena jumlah mol oksigen di dala gelas semakin berkurang
C. Udara terperangkap didalam gelas
D. Tekanan udara di dalam gelas lebih kecil dibandingkan tekanan di
luar gelas, karena jumlah mol oksigen di dalam gelas berkurang.

Nilai = Jumlah Skor yang diperoleh siswa


2 Penilaian Kompetensi Keterampilan
1. Rubrik Keterampilan Praktikum

Nilai
No Aspek Keterampilan yang Dinilai
5 4 3 2 1

A Persiapan

1. Mengeluarkan alat-alat sesuai ketentuan dalam LKPD

2. Mengecek kondisi alat-alat yang akan digunakan.

3. Membersihkan alat-alat yang akan digunakan.

4. Menyiapkan bahan-bahan sesuai ketentuan dalam LKPD

B Pelaksanaan

5. Meletakkan lilin di atas piring

6. Mengisi piring dengan air setinggi 5 cm

7. Menyalakan lilin, dan menutup lilin dengan gelas kaca


Mengamati keadaan nyala lilin dan permukaan air di dalam gelas
8. kaca

9. Menuliskan hasil pengamatan dalam table hasil percobaan

C Penyelesaian
Membersihkan alat/bahan setelah digunakan dan menyimpan
10. sesuai tempatnya.

Rubrik Penilaian Ketrampilan Praktikum

No Sko
Keterangan
. r
Jika siswa melakukan aspek keterampilan dengan benar, cekatan, dan tepat
1. 5
waktu
2. Jika siswa melakukan aspek keterampilan dengan benar dan tepat waktu 4
Jika siswa melakukan aspek keterampilan dengan benar namun perlu waktu
3. 3
agak lama
4. Jika siswa melakukan aspek keterampilan dengan kurang tepat 2
Jika siswa melakukan aspek keterampilan tidak tepat/salah/melakukan
5. 1
kecerobohan praktikum

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟
Nilai= x 10
5

Kriteria Penilaian

Katagori Nilai Predikat


Sangat Baik >92-100 A
Baik >83-92 B
Cukup >74-82 C
Kurang ≤74 D
2. Rubrik Keterampilan Presentasi

No Aspek yang dinilai Kriteria Skor

1 Sistematika Materi presentasi disajikan secara runtut dan 4


presentasi sistematis
Materi presentasi disajikan secara runtut tetapi 3
kurang sistematis
Materi presentasi disajikan secara kurang 2
runtut dan tidak sistematis
Materi presentasi disajikan secara tidak runtut 1
dan tidak sistematis
2 Penggunaan bahasa Bahasa yang digunakan sangat mudah 4
dipahami
Bahasa yang digunakan cukup mudah 3
dipahami
Bahasa yang digunakan agak sulit dipahami 2
Bahasa yang digunakan sangat sulit dipahami 1
3 Ketepatan intonasi Penyampaian materi disajikan dengan intonasi 4
dan kejelasan yang tepat dan artikulasi/lafal yang jelas
artikulasi Penyampaian materi disajikan dengan intonasi 3
yang agak tepat dan artikulasi/lafal yang
agak jelas
Penyampaian materi disajikan dengan intonasi 2
yang kurang tepat dan artikulasi/lafal yang
kurang jelas
Penyampaian materi disajikan dengan intonasi yang 1
tidak tepat dan artikulasi/lafal
yangtidak jelas
4 Kemampuan Mampu mempertahankan dan menanggapi 4
mempertahankan dan pertanyaan/sanggahan dengan arif dan
menanggapi pertanyaan bijaksana
atau sanggahan Mampu mempertahankan dan menanggapi 3
pertanyaan/sanggahan dengan cukup baik
Kurang mampu mempertahankan dan 2
menanggapi pertanyaan atau sanggahan
dengan baik
Sangat kurang mampu mempertahankan dan 1
menanggapi pertanyaan
LAMPIRAN .LKPD
Hari, tanggal:

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Satuan Pendidikan : SMP Bintang Persada Denpasar


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VIII / Genap
Materi Pokok : Tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Sub Matei : Tekanan Gas
Alokasi Waktu : 20 Menit

Kelompok :
Anggota Kelompok :
1. ……………….......................................
2. ……………….......................................
3. ……………….......................................
4. ……………….......................................
5. ……………….......................................

Tujuan :

1. Peserta didik dapat menganalisis permasalahan terkait tekanan gas dalam kehidupan sehari-
hari melalui kegiatan praktikum dan diskusi maya dengan tepat.
2. Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk menyelidiki tekanan gas pada kehidupan
sehari-hari melalui kegiatan diskusi dan praktikum dengan tepat.
3. Peserta didik dapat mengkomunikasikan data hasil percobaan tekanan gas pada kehidupan
sehari-hari melalui kegiatan praktikum dan diskusi dengan tepat.

Petunjuk :
1. Bacalah petunjuk LKPD berikut ini
2. Kumpulkanlah informasi hasil dari percobaan dan dari berbagai sumber untuk
menyelesaikan permasalahan.
3. Jawablah pertanyaan yang diberikan pada LKPD ini.
4. Berikan Kesimpulan dari hasil percobaan yang telah kalian lakukan
5. Rekamlah aktivitas praktikummu dalam bentuk vidio dan dikumpulkan bersama dengan
laporan praktikummu di google classroom.

Permasalahan :
Pernahkah kamu melihat lampion terbang? Biasanya lampion terbang sering dipakai pada
saat even perayaan tertentu seperti tahun baru imlek dan festival lampion terbang di jimbaran,
kuta seperti ditampilkan pada Gambar 1. Bias-bias cahaya lampion terlihat sangat indah dan
memesona. Taukah kalian, ternyata bias cahaya tersebut berasal dari pembakar yang berada di
bawah lubang lampion. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan vidio pada link berikut
https://youtu.be/_VgGNqF4oGg. Coba kalian cari tahu, permasalahan apa yang dapat kalian
temukan dari fenomena tersebut.

Gambar 1. Lampion Terbang (mediaindonesia.com, 2018)


Kata kunci: lampion terbang, pembakar, volume,tekanan udara

Hasil Observasi/Pengamatan
(
Tuliskan hasil observasi/ pengamatanmu dari fenomena tersebut bersama teman kelompokmu!
s
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

Identifikasi Masalah

Tuliskan permasalahan yang kalian identifikasi dari hasil observasimu bersama teman
kelompokmu!

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
Rumusan Masalah

Rumuskanlah permasalahan yang kalian temukan dari fenomena tersebut bersama teman
kelompokmu!

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

Rumusan Hipotesis

Rancanglah hipotesis sementara berdasarkan pemahaman kalian!

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

Untuk menguji hipotesismu, ayo lakukan aktifitas 1.1 Menyelidiki tekanan gas pada kehidupan
sehari-hari berikut bersama anggota kelompokmu!

Kegiatan Praktikum 1.1 Menyelidiki tekanan gas pada kehidupan sehari-hari


Alat dan Bahan :

Adapun alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan ini adalah, sebagai berikut.

1. Air
2. Gelas Kaca (lebih tinggi dari lilin),
3. Korek api,
4. Lilin 10 cm
5. Piring

Langkah Kerja:

1. Letakkan lilin di atas piring


2. Isilah piring dengan air setinggi 0,5 cm
3. Nyalakan lilin, lalu tutuplah lilin dengan gelas kaca
4. Amatilah keadaan nyala lilin dan permukaan air di dalam gelas kaca
5. Catatlah data yang kamu peroleh pada table 1 berikut.
Tabel 1. Data Praktikum Tekanan Zat Gas
No Keadaan Lilin Tinggi Permukaan Air di
dalam gelas(cm)
1 Sebelum lilin ditutup gelas
2 Setelah lilin ditutup gelas

Pertanyaan:

Setelah melakukan kegiatan di atas, Analisislah peristiwa yang terjadi pada setiap percobaan.
Kembangkan dan tuliskan penyelesaian permasalahan yang telah kamu temukan melalui
penyelidikan sebelumnya (minimal menyangkut beberapa point seperti berikut).
1. Apa yang terjadi setelah lilin ditutup gelas? Mengapa demikian?
2. Bagaimana pengaruh tekanan udara di dalam gelas dengan tekanan udara di luar gelas?
3. Coba kamu hubungkan dengan fenomena yang ditampilkan pada gambar 1., mengapa
balon udara tersebut dapat terbang?

Kerjakan tugas ini secara berkelompok dan sampaikan hasil percobaanmu untuk mendapatkan
feedback dari teman dan gurumu!

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

Kesimpulan:

Berdasarkan kegiatan praktikum dan hasil diskusi yang telah dilakukan, tuliskan kesimpulan dari
penyelesaian permasalahan tersebut. Dapatkah kamu menyimpulkan hubungan antara suhu
dengan tekanan gas yang dihasilkan?

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
BAHAN AJAR

Satuan Pendidikan : SMP Bintang Persada Denpasar


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VIII / Genap
Materi Pokok : Tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-
hari
Sub Matei : Tekanan Zat Gas
Alokasi Waktu : 2 JP (2X40 menit)

A. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya


KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri,
peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan
perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret
dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator

3.8 Menjelaskan tekanan zat dan 3.8.1 Menjelaskan konsep tekanan gas
penerapannya dalam kehidupan dalam kehidupan sehari-hari
sehari-hari, termasuk tekanan 3.8.2 Mencontohkan penerapan tekanan
gas dalam kehidupan sehari-hari
darah, osmosis, dan kapilaritas
3.8.3 Menganalisis permasalahan terkait
jaringan angkut pada tumbuhan tekanan gas dalam kehidupan sehari-
hari

1
4.8 Menyajikan data hasil percobaan 4.8.1 Melakukan percobaan untuk
untuk menyelidiki tekanan zat cair menyelidiki tekanan gas pada
pada kedalaman tertentu, gaya kehidupan sehari-hari
4.8.2 Mengkomunikasikan data hasil
apung, dan kapilaritas, misalnya
percobaan tekanan gas pada
dalam batang tumbuhan kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan gas dalam kehidupan sehari-hari
melalui literasi membaca dan diskusi maya dengan benar
2. Peserta didik dapat mencontohkan penerapan tekanan gas dalam kehidupan
sehari-hari melalui literasi membaca dan diskusi maya dengan tepat
3. Peserta didik dapat menganalisis permasalahan terkait tekanan gas dalam
kehidupan sehari-hari melalui kajian literature dan kegiatan diskusi maya dengan
tepat.
4. Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk menyelidiki tekanan gas pada
kehidupan sehari-hari melalui kegiatan praktikum sederhana dengan tepat
5. Peserta didik dapat mengkomunikasikan data hasil percobaan tekanan gas pada
kehidupan sehari-hari melalui kegiatan praktikum dan diskusi dengan tepat.

D. Materi

Ayo Cari Tahu!


Pernahkah kamu melihat lampion terbang? Biasanya lampion terbang sering
dipakai pada saat even perayaan tertentu seperti tahun baru imlek dan festival lampion
terbang di jimbaran, kuta seperti ditampilkan pada Gambar 1. Bias-bias cahaya lampion
terlihat sangat indah dan memesona. Taukah kalian, ternyata bias cahaya tersebut berasal
dari pembakar yang berada di bawah lubang lampion. Untuk lebih jelasnya silakan
perhatikan vidio pada link berikut https://youtu.be/_VgGNqF4oGg Coba kalian cari tahu,
permasalahan apa yang dapat kalian temukan dari fenomena tersebut.

Gambar 1. Lampion Terbang (mediaindonesia.com, 2018)

(
2
s
Agar dapat mengetahuinya , ayo lakukan aktifitas 1.2 berikut bersama anggota
kelompokmu!

Ayo Kita Lakukan!

Aktivitas 1.1 Menyelidiki tekanan gas pada kehidupan sehari-hari

Adapun alat dan bahan yang diperlukan dalam percobaan ini adalah, sebagai berikut.

1. Air
2. Gelas Kaca (lebih tinggi dari lilin),
3. Korek api,
4. Lilin 10 cm
5. Piring

Kemudian lakukan langkah berikut.


1. Letakkan lilin di atas piring
2. Isilah piring dengan air setinggi 0,5 cm
3. Nyalakan lilin, lalu tutuplah lilin dengan gelas kaca
4. Amatilah keadaan nyala lilin dan permukaan air di dalam gelas kaca
5. Catatlah data yang kamu peroleh pada table 1 berikut.
Tabel 1. Data Praktikum Tekanan Zat Gas
No Keadaan Lilin Tinggi Permukaan Air di
dalam gelas(cm)
1 Sebelum lilin ditutup gelas
2 Setelah lilin ditutup gelas

Ayo Diskusikan!

Setelah melakukan kegiatan di atas, Analisislah peristiwa yang terjadi pada setiap
percobaan. Kembangkan dan tuliskan penyelesaian permasalahan yang telah kamu
temukan melalui penyelidikan sebelumnya (minimal menyangkut beberapa point seperti
berikut).
1. Apa yang terjadi setelah lilin ditutup gelas? Mengapa demikian?
2. Bagaimana pengaruh tekanan udara di dalam gelas dengan tekanan udara di luar
gelas?

3
3. Coba kamu hubungkan dengan fenomena yang ditampilkan pada gambar 1.,
mengapa balon udara tersebut dapat terbang?
Kerjakan tugas ini secara berkelompok dan sampaikan hasil percobaanmu untuk
mendapatkan feedback dari teman dan gurumu!

Ayo Simpulkan!

Berdasarkan kegiatan praktikum dan hasil diskusi yang telah dilakukan, tuliskan
kesimpulan dari penyelesaian permasalahan tersebut. Dapatkah kamu menyimpulkan
hubungan antara suhu/kalor dengan tekanan gas yang dihasilkan?

Ayo Perdalam Wawasanmu!

Pada bagian sebelumnya kamu telah mempelajari bahwa zat padat dan zat cair
memiliki tekanan. Bagaimana dengan gas? Apakah gas juga memiliki tekanan? Tekanan
juga dapat terjadi pada zat gas. Aplikasi tekanan ada zat gas dapat kalian lihat pada
balon yang mengembang ketika ditiup. Gas yang berada di dalam balon memberikan

4
tekanan pada dinding balon sehingga balon mengembang. Contoh lain yang
membuktikan bahwa gas menekan ke segala arah adalah ketika gelas yang berisi air
dibalik, ternyata kertas HVS dapat menahan air di dalam gelas. Hal ini terjadi karena
HVS mendapatkan tekanan dari udara luar yang besarnya lebih besar daripada tekanan
air dalam gelas.

Gambar 2. Tekanan Udara pada Kertas HVS


Bagaimanakah tekanan udara yang terjadi pada erlenmeyer yang ditutup dengan
balon karet? Ketika air dalam erlenmeyer yang ditutup dengan balon karet dipanaskan
akan membuat balon karet mengembang. Hal ini terjadi karena partikel gas dalam
erlenmeyer menerima kalor dari pemanasan. Akibatnya gerakan partikel gas dalam
erlenmeyer semakin cepat dan terjadilah pemuaian sehingga tekanannya menjadi besar.
Tekanan di dalam erlenmeyer ini diteruskan sama besar menuju balon karet, sehingga
tekanan di dalam balon karet lebih besar daripada tekanan gas di luar balon karet yang
mengakibatkan balon karet mengembang.

Gambar 3. (a) Kondisi Balon Karet pada Erlenmeyer berisi air dingin, (b) Kondisi
Balon Karet pada Erlenmeyer yang Berisi Air Panas

Ketika dimasukkan ke dalam air dingin, balon karet tertekan ke dalam


erlenmeyer. Hal ini disebabkan karena kalor pada partikel gas dalam erlenmeyer
dirambatkan menuju air dingin. Pergerakan partikel gas semakin lambat dan terjadilah
penyusutan. Penyusutan ini menyebabkan tekanan gas dalam erlenmeyer semakin

5
rendah dari tekanan gas di luar. Akibatnya balon karet masuk ke dalam erlenmeyer
karena tekanan gas dari luar.

Gambar 4. Balon Udara

Pernahkah kamu melihat balon udara? Ternyata, prinsip tekanan gas


dimanfaatkan untuk mengembangkan balon udara. Balon udara seperti gambar di
samping dapat terbang karena massa jenis total dari balon udara lebih rendah daripada
massa jenis udara di sekitarnya. Massa jenis balon udara tersebut dikendalikan oleh
perubahan temperatur pada udara dalam balon. Akibat adanya perubahan temperature
tersebut maka tekanan udara di dalam balon lebih besar daripada tekanan udara di luar
balon sehingga mendorong balon udara untuk bergerak naik.
Saat menjalankan balon udara diperlukan seorang pilot mengontrol temperatur
udara dalam balon dengan menggunakan pembakar yang ada di bawah lubang balon.
Ketika bara api dari pembakar memanaskan udara dalam balon, berat balon menjadi
lebih kecil dari gaya ke atas sehingga balon akan bergerak ke atas (Ingat, udara panas
lebih ringan dari udara dingin). Lalu bagaimana cara jika ingin turun? Maka
pemanasan udara dalam balon dikurangi atau dihentikan sehingga suhu udara dalam
balon menurun.
Tekanan udara disebut tekanan atmosfer. Adapun alat yang digunakan untuk mengukur
tekanan udara adalah barometer dan manometer. Besar tekanan atmosfer diteliti oleh
Evangelista Torricelli. Tekanan atmosfer dirumuskan sebagai berikut:
Pudara = Phidrostatis Keterangan:
PU = P H P : Tekanan
= praksa . h .g h : Tinggi (m)
= (13.600 kg/m3) . (0,76m) . (9,8 m/s2) g : gravitasi bumi (m/s2)
PU = 1,013 x 105 N/m2
= 1,013 x 105 Pa

6
Aplikasi Tekanan Gas pada Proses Pernapasan Manusia

Salah satu komponen utama dalam sistem transportasi pada manusia adalah darah.
Salah satu komponen utama dalam dalar adalah eritrosit. Fungsi utama eritrosit, yaitu
mengangkut oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) pada proses respirasi. Respirasi
(bernapas) adalah kegiatan memasukkan oksigen ke dalam tubuh dan mengeluarkan gas
sisa yang disebut karbondioksida.
Di dalam paru-paru tepatnya di alveolus terjadi pertukaran antara oksigen (O2)
dan karbon dioksida (CO2). Setiap menit, paru-paru mampu menyerap sekitar 250 ml
oksigen dan mengeluarkan sekitar 200 ml karbon dioksida. Proses pertukaran antara O2
terjadi secara difusi, yaitu proses perpindahan zat terlarut dari daerah yang memiliki
konsentrasi dan tekanan parsial tinggi ke daerah yang memiliki konsentrasi dan tekanan
parsial rendah.
Tekanan parsial adalah tekanan yang diberikan oleh gas tertentu dalam campuran
gas tersebut. Pada bagian ini yang dimaksud dengan tekanan parsial adalah tekanan O2
dan CO2 yang terlarut di dalam darah. Tekanan parsial O2 diberi simbol PO2, sedangkan
tekanan parsial CO2 diberi simbol PCO2. Pada sistem peredaran darah, tekanan parsial
antara O2 dan CO2 bervariasi pada setiap organ.
Darah yang masuk ke paru-paru melalui arteri pulmonalis memiliki PO2 yang lebih
rendah dan PCO2 yang lebih tinggi daripada udara di dalam alveoli. Pada saat darah
memasuki kapiler alveoli, CO2 yang terkandung dalam darah berdifusi menuju alveoli dan
O2 yang terkandung dalam udara di alveoli berdifusi ke dalam darah. Akibatnya PO2
dalam darah menjadi naik (banyak mengandung oksigen) dan PCO2 dalam darah menjadi
turun (sedikit mengandung karbondioksida).
Darah tersebut selanjutnya menuju ke jantung, kemudian dipompa ke seluruh
bagian tubuh. Pada saat darah tiba di jaringan tubuh, O2 dalam darah tersebut mengalami
difusi menuju jaringan tubuh. Kandungan CO2 dalam jaringan tubuh lebih besar dari pada
kandungan CO2 dalam darah, sehingga CO2 dalam jaringan tubuh mengalami difusi ke
dalam darah. Setelah melepaskan O2 dan membawa CO2 dari jaringan tubuh, darah
kembali menuju jantung dan dipompa lagi ke paru-paru.

7
Gambar 5. Difusi gas pada proses pernapasan dan sirkulasi

8
Latihan Soal Tekanan Pada Zat Gas

1. Sebuah manometer terbuka berisi air raksa yang terhubung dengan ruangan berisi gas.
Saat keran dibuka, raksa pada kaki tabung sebelah kiri turun dan pada tabung sebelah
kanan naik. Apabila tinggi raksa pada kaki tabung yang terbuka 10 cm lebih tinggi
dan tekanan udara di ketinggian nol 76 cmHg, hitung besar tekanan pada gas!
Pembahasan:
Ilustrasi manometer pada soal sebagai berikut!

Besar tekanan raksa setiap selisih 1 cm di kaki tabung raksa sama dengan 1cmHg.
Besar tekanan pada gas sebagai berikut.
PA = PB
Pgas = Praksa + Pudara
= 10 cmHg + 76 cmHg
= 86 cmHg

Jadi besar tekanan pada gas adalah 86 cmHg

Rangkuman

Tekanan juga dapat terjadi pada zat gas. Udara yang mempunyai berat pun memberikan
tekanan. Tekanan udara disebut sebagai tekanan atmosfer, alat yang digunakan untuk
mengukur tekanan udara yaitu barometer dan manometer. Tekanan udara di pengaruhi
oleh ketinggian tempat. Tekanan ini berkurang 1 mmHg setiap kenaikan 10 m permukaan
laut. Dengan kata lain, setiap kenaikan 100 m, terjadi pengurangan tekanan sebesar 1
cmHg.

9
Ayo Refleksi!

Petunjuk:

Isilah kolom-kolom berikut untuk melakukan refleksi dan penilaian diri atas pencapaian
hasil yang telah kalian peroleh. Tunjukkan kepada orang tua dan guru untuk mendapat
persetujuan. Jika tidak memungkinkan untuk bertemu dengan gurumu secara langsung,
sampaikan hasil refleksimu kepada guru mata pelajaran melalui link yang diberikan.

 Refleksi Pemahaman Materi


Tuliskan materi yang telah kalian pelajari dan materi baru yang kalian pelajari tentang
Tekanan zat gas pada kolom-kolom berikut.

 Refleksi Proses Belajar


Lingkari atau beri tanda √ pada angka yang sesuai untuk menggambarkan
kesungguhan kalian untuk mempelajari Tekanan zat gas.

 Refleksi Sikap
Tuliskan tanda √ pada kolom yang sesuai dengan sikap yang kalian tunjukkan selama
belajar tentang Tekanan zat gas.

10
11
INSTRUMEN SOAL HASIL BELAJAR

Satuan Pendidikan : SMP Bintang Persada Denpasar


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VIII / Genap
Materi Pokok : Tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Sub Materi : Tekanan Gas
Alokasi Waktu : 10 Menit

No IPKD INDIKATOR RANAH BENTUK SOAL BUTIR SOAL Kunci


SOAL KOGNITIF Jawaban
1 3.8.3 Disajikan C4 Pilihan ganda Perhatikan mekanisme pertukaran oksigen dan D
gambar proses
Menganalisis karbon dioksida berikut!
pertukaran
permasalahan udara di
alveolus.
terkait tekanan
Peserta didik
gas dalam dapat
menganalisis
kehidupan
proses
sehari-hari pertukaran gas
berdasarkan
besarnya
tekanan gas
oksigen dan
karbondioksida Pada mekanisme tersebut terjadu perpindahan
oksigen dari alveolus menuju kapiler darah.
Peristiwa tersebut terjadi karena ....
A. Tekanan parsial karbon dioksida dalam darah
sama tinggi dengan tekanan di dalam alveolus
B. Tekanan parsial karbon dioksida dalam darah
lebih rendah daripada tekanan di dalam alveolus
C. Tekanan parsial oksigen di dalam alveolus sama
rendah dengan tekanan di dalam darah
D. Tekanan parsial oksigen di dalam alveolus lebih
tinggi daripada tekanan di dalam darah

2 3.8.2 Disajikan C2 Pilihan ganda Berikut ini adalah beberapa peristiwa yang berkaitan A
beberapa
Mencontohkan dengan tekanan!
peristiwa.
penerapan Siswa 1) Balon yang mengembang saat diberikan udara
menunjuk
tekanan gas 2) Dasar bendungan, dibuan lebih tebal di bagian
yang termasuk
dalam contoh dalam untuk menahan tekanan air
penerapan
kehidupan 3) Pertukaran gas oksigen dan karbondioksida dari
tekanan udara
sehari-hari alveolus ke kapiler darah
4) Pendengaran penyelam terganggungu saat
menyelam
Peristiwa di atas yang menunjukkan peristiwa
Tekanan Udara adalah….
A. 1 dan 3
B. 2 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
3 3.8.3 Disajikan C4 Pilihan ganda Sebuah manometer terbuka digunakan untuk C
permasalahan
Menganalisis mengukur tekanan udara pada suatu tempat.
terkait tekanan
permasalahan udara pada Tekanan udara yang terbaca sebesar 64 cmHg dan
penggunaan
terkait tekanan besar tekanan atmosfer 76 cmHg. Gambar
manometer.
gas dalam Peserta didik pengukuran manometer berikut yang
menganalisis
kehidupan menunjukkan tekanan udara di tempat tersebut
gambar yang
sehari-hari menunjukkan adalah…
pengukuran
manometer
tersebut

4 3.8.1 Disajikan C1 Pilihan ganda Penjelasan yang benar mengenai tekanan gas/ C
permasalahan
Menjelaskan udara kecuali…
mengenai
balon udara.
tekanan zat Peserta didik A. Tekanan udara akan berkurang jika
menjelaskan
gas dan ketinggian tempat semakin
prinsip tekanan
penerapannya udara yang bertambah
digunakan
dalam B. Pengaturan tekanan udara
pada balon gas
kehidupan tersebut dikendalikan oleh perubahan
sehari-hari temperature
C. Udara dingin lebih ringan
dibandingkan udara panas
D. Tekanan gas semakin tinggi ketika
dipanaskan
5 3.8.3 Disajikan C4 Pilihan ganda Perhatikan gambar berikut ini! D
gambar sebuah
Menganalisis
peristiwa.
permasalahan Terserapnya
air ke dalam
terkait tekanan
gelas setelah
gas dalam lilin di dalam
gelas padam.
kehidupan
Siswa dapat
sehari-hari menganalisis
penyebab
Analisislah, apa yang menyebabkan air dapat
terjadinya
peristiwa terserap masuk ke dalam gelas setelah lilin
tersebut
padam ….
A. Tekanan di dalam gelas lebih kecil daripada
tekanan di luar gelas, karena jumlah mol
oksigen di dalam gelas bertambah.
B. Tekanan udara di dalam gelas lebih besar di
banding tekanan luar, karena jumlah mol
oksigen di dala gelas semakin berkurang
C. Udara terperangkap didalam gelas
D. Tekanan udara di dalam gelas lebih kecil
dibandingkan tekanan di luar gelas, karena
jumlah mol oksigen di dalam gelas
berkurang.
TEKANAN GAS
IPA KELAS VIII

Ni Luh Putu Rusmana Dewi, M.Pd


Manfaat
Pembelajaran

Agar dapat
diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari
terutama dalam
pengukuran (tekanan
udara pada suatu
tempat) dan bidang
teknik
TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan gas melalui literasi


membaca dan diskusi maya dengan benar

Peserta didik dapat mencontohkan penerapan tekanan gas dalam kehidupan


sehari-hari melalui literasi membaca dan diskusimaya dengan tepat

Peserta didik dapat menganalisis permasalahan terkait tekanan gas dalam


kehidupan sehari-hari melalui kajian literature dan kegiatan diskusi maya
dengan tepat.

Peserta didik dapat melakukan percobaan untuk menyelidiki tekanan gas


pada kehidupan sehari-hari melalui kegiatan praktikum sederhana dengan
tepat

Peserta didik dapat mengkomunikasikan data hasil percobaan tekanan gas


pada kehidupan sehari-hari melalui kegiatan praktikum dan diskusi dengan
tepat.
Sikap

Teknik Penilaian Pengetahuan

Keterampilan
APA YANG AKAN TERJADI PADA BAN SEPEDA
INI??

Pernahkah kalian mengamati/mengalami,


jika kalian mengendarai sepeda pada cuaca
panas, apa kemungkinan yang akan terjadi
pada ban sepeda kalian? Mengapa bisa
demikian?
AYO CARI TAHU !
Pernahkah kamu melihat lampion terbang? Biasanya
lampion terbang sering dipakai pada saat even
perayaan tertentu seperti tahun baru imlek dan
festival lampion terbang di jimbaran, kuta seperti
ditampilkan pada Gambar. Bias-bias cahaya lampion
terlihat sangat indah dan memesona. Taukah kalian,
ternyata bias cahaya tersebut berasal dari pembakar
yang berada di bawah lubang lampion. Coba kalian
cari tahu, permasalahan apa yang kalian temukan
dari fenomena tersebut?

Vidio https://youtu.be/_VgGNqF4oGg
HASIL OBSERVASI ?

IDENTIFIKASI MASALAH ?

RUMUSAN MASALAH?

RUMUSAN HIPOTESIS?
TEKANAN GAS

 Tekanan juga dapat terjadi pada zat gas.


 Aplikasi tekanan pada zat gas dapat dilihat pada
balon yang mengembang ketika ditiup.
 Gas yang berada di dalam balon memberikan
tekanan pada dinding balon sehingga balon
mengembang.
PERCOBAAN TEKANAN UDARA

Apa yang terjadi pada air yang di piring sebelum lilin


ditutup gelas dan setelah lilin di tutup gelas?
PEMBAHASAN

 Udara mempunyai tekanan, tekanan udara di dalam


gelas lebih kecil dari tekanan udara di luar gelas.
 Hal ini dapat mengakibatkan air di dalam gelas naik.
FENOMENA BALON UDARA TERBANG
TEKANAN GAS
 Udara yang mempunyai berat pun memberikan tekanan.
 Tekanan udara disebut sebagai tekanan atmosfer, alat yang
digunakan untuk mengukur tekanan udara yaitu barometer
dan manometer.
 Besar tekanan atmosfer diteliti oleh Evangelista Torricelli.
 Tekanan atmosfer dirumuskan sebagai berikut:
TEKANAN UDARA PADA KETINGGIAN TEMPAT
 Tekanan udara di pengaruhi oleh ketinggian
tempat. Tekanan ini berkurang 1 mmHg setiap
kenaikan 10 m permukaan laut. Dengan kata
lain, setiap kenaikan 100 m, terjadi pengurangan
tekanan sebesar 1 cmHg.
 1 atm = 76 cmHg

 Rumus :
CONTOH PENERAPAN TEKANAN UDARA
PADA KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Balon Udara Pesawat Terbang

Pompa Angin Sepeda Proses Pernapasan


Any Quastion?
Apa yang dapat kalian
simpulkan pada
pembelajaran hari ini?
KUIS
Apa yang kalian rasakan
pada pembelajaran hari ini?

A B C D
1) Apa manfaat yang
kamu rasakan
REFLEKSI setelah belajar
PEMBELAJARAN hari ini?
2) Apa yang ingin
kamu lakukan
untuk perbaikan
pembelajaran
yang akan
datang?
SEKIAN DAN TERIMAKASIH