Anda di halaman 1dari 2

Menurut saya, alasan indonesia lebih cenderung bekerjasama dengan tiongkok adalah

sebagai berikut:

1. Peningkatan intensitas hubungan kontak tingkat tinggi di antara kedua


negara
Dalam enam tahun terakhir ini, Presiden Xi Jinping telah dua kali mengunjungi
Indonesia, sedangkan Presiden Joko Widodo telah lima kali mengunjungi
Tiongkok. Kedua kepala negara telah menggelar pertemuan untuk kedelapan
kalinya dalam KTT G-20 yang baru saja digelar di Osaka. Perdana Menteri
Tiongkok Li Keqiang juga menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang
dikunjungi segera setelah terbentuknya kabinet baru Tiongkok pada 2018 lalu.

2. Penyelarasan menyeluruh di antara strategi pembangunan nasional kedua


negara
Banyak proyek kerja sama dengan Tiongkok memberikan manfaat luas baik
secara ekonomi maupun sosial bagi masyarakat Indonesia.

Contohnya, Tiongkok dan Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman


untuk mendorong pembangunan Belt and Road dan Poros Maritim Dunia.
Pengerjaan 26 titik kontrol dan kunci sepanjang jalur Kereta Cepat Jakarta
Bandung telah dimulai. Terowongan Jatiwaringin menjadi terowongan
persimpangan pertama pada keseluruhan jalur kereta cepat ini. Kedua negara
juga telah resmi memulai kerja sama antar-pemerintah dalam program
pembangunan "Koridor Ekonomi Komprehensif Regional" Indonesia. Komite
Bersama yang dibentuk kedua negara terkait pembangunan Koridor ini telah
menggelar pertemuan perdananya. Kedua negara juga bekerja sama dalam
pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur yang penting di Indonesia, antara lain
Bendungan Jatigede, LRT Palembang, PLTU Jawa-7, dan Jembatan Suramadu.

3. Kerja sama ekonomi perdagangan di antara kedua negara telah


membuahkan hasil yang dapat dipercaya.
Volume perdagangan Tiongkok-Indonesia pada 2018 telah mencapai US$77,4
miliar, 11.000 kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan di masa awal
dijalinnya hubungan diplomatik di antara kedua negara. Selama 8 tahun berturut-
turut, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Tingkat
pertumbuhan ekspor Indonesia ke Tiongkok senantiasa lebih tinggi daripada
tingkat pertumbuhan volume perdagangan bilateral maupun tingkat pertumbuhan
ekspor Tiongkok ke Indonesia. Semakin banyak produk khas asal Indonesia
yang telah berhasil menembus pasar Tiongkok. Investasi langsung dari Tiongkok
di Indonesia pada paruh pertama tahun ini saja telah mencapai US$2,29 miliar,
sudah hampir menyamai nilai total sepanjang tahun lalu.

4. Peningkatan hubungan kontak di antara kedua negara di berbagai bidang.


Tiongkok selama beberapa tahun beruntun telah menjadi negara sumber
wisatawan asing terbesar bagi Indonesia. Tahun ini, jumlah wisatawan asal
Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia akan melebihi 2,5 juta orang. Tiongkok
juga telah menjadi negara destinasi studi luar negeri kedua bagi pelajar RI. Saat
ini lebih dari 15 ribu pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di Tiongkok. Panda
besar Tiongkok juga telah berdomisili di RI, menjadi duta istimewa yang memikat
hati warga Indonesia. Hubungan kontak di antara kedua negara juga terus
ditingkatkan dan diperluas di berbagai bidang. Termasuk di bidang ketentaraan,
pemerintahan daerah, olahraga, keagamaan, kepemudaan, media, dan
sebagainya. Perkembangan bersama dan persahabatan antara Tiongkok dan
Indonesia sesuai dengan kepentingan dasar rakyat kedua negara.

Sumber: https://mediaindonesia.com/opini/264458/kemajuan-tiongkok-dan-
hubungan-tiongkok-indonesia

Dampak yang terjadi terhadap bisnis internasional

1. Implikasi ekonomi
Kesepakatan ini akan mengurangi ketergantungan Tiongkok dan Indonesia terhadap Dolar
Amerika Serikat (AS), yang selama ini dianggap sebagai mata uang utama dunia. Bank
Indonesia berharap kesepakatan tersebut akan membantu Indonesia mengurangi risiko
terhadap fluktuasi dolar AS.

Sengketa finansial antara AS dan Cina telah melemahkan pertumbuhan ekonomi global
karena aktivitas perdagangan yang berkurang meningkatkan ketidakpastian global, terutama
untuk pasar yang sedang berkembang seperti Indonesia.
2. Implikasi Politik
Perjanjian-perjanjian antara Indonesia-Tiongkok tidak hanya memiliki pengaruh ekonomi,
budaya, dan militer yang signifikan di Indonesia, tapi juga menandakan posisi strategis Cina
di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.

Sumber: https://theconversation.com/dampak-penting-kesepakatan-indonesia-dan-cina-
untuk-mempromosikan-penggunaan-yuan-dan-rupiah-148086
https://mediaindonesia.com/opini/264458/kemajuan-tiongkok-dan-hubungan-tiongkok-
indonesia