Anda di halaman 1dari 4

Cikarang, ......................................

2021

Kepada Yth,
Ketua dan Anggota Majelis Hakim
Perkara Nomor : 1222/Pdt. G/2021/PA. Ckr
Pengadilan Agama Cikarang
Di –
Cikarang

Perihal : Jawaban Permohonan Cerai Talak dan Permohonan Rekonvensi

Assalaamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan Hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama : Siska Ayu Andini
Usia : 25 tahun
Alamat : Kp. Lubang buaya RT 002/005, desa Lubang Buaya, Kec. Setu,
Kab. Bekasi

Selanjutnya disebut Termohon.

Dengan ini menyampaikan Jawaban Permohonan Cerai Talak dan Permohonan


Rekonvensi yang diajukan oleh :

Nama : Langgeng Suwito Wijaya


Usia : 27 tahun
Alamat : jalan Pangkalan Asem No. 133 Rt. 004/002 Kec bantargebang kota
Bekasi

Selanjutnya disebut Pemohon.

Adapun Jawaban Permohonan Cerai Talak dan Permohonan Rekonvensi ini adalah
sebagai berikut :

DALAM KONPENSI

1. Bahwa Termohon menolak seluruh dalil-dalil pemohon yang dicantumkan di poin


nomor 5, 6 dan 7 terkecuali yang diakui kebenarannya oleh Termohon;
2. Termohon menyatakan keberatannya kepada Permohonan point nomor 5, yang
mengatakan bahwa pemohon dan termohon mengatakan dalam kondisi ada
perselisihan, senyata nyatanya bahwa pemohon dan termohon pada bulan Januari

1
2021 dalam keadaan baik-baik saja malah sedang merencanakan program
kehamilan;
3. Bahwa Termohon, menyatakan keberatan dengan dalil pemohon point 5.1, karena
pada faktanya Termohon sangat menghargai Pemohon dan taat kepada Pemohon
seperti termohon selalu mengikuti kemauan dari pemohon untuk pergi ke tempat-
tempat mewah untuk sekedar foto-foto walaupun lokasinya jauh dan kalau
termohon menolak ajakan pemohon dengan alasan cape, pemohon selalu marah
terhadap termohon;
4. Bahwa Termohon menyatakan keberatan dalam permohonan poin 5.2 yang
tertulis di dalam permohonan Pemohon yang menyatakan bahwa termohon tidak
bisa menjalankan kewajiban layaknya sebagai seorang istri, faktanya justru
termohon sudah menjalankan kewajiban sebagai seorang istri, salah satunya
menerima kekurangan suami baik dalam hal materil maupun non materil, seperti
nafkah yang diberikan oleh Pemohon sebesar Rp. 300.000 per 2 minggu dan 2
minggu selanjutnya Rp 100.00.000 selama beberapa bulan, tetapi termohon
dengan senang hati menerima hal tersebut dan tidak pernah mengeluh sama
sekali.Termohon setelah menikahpun masih bekerja karena termohon sadar
sebagai seorang istri ingin sekali meringankan beban suami tetapi tidak
melupakan juga pekerjaan rumah&mengurus kebutuhan suami, Karena pada
faktanya pemohon yg tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai suami salah satu
contohnya pemohon setiap harinya terlalu sibuk dengan gadgetnya sehingga
sering melupakan termohon dan bahkan Pemohon suka keluar malem untuk
nongkrong dengan teman-temannya dan meninggalkan istri dirumah sendirian
seolah-olah pemohon belum menikah;
5. Termohon keberatan dengan dalil poin 5.3 yang mengatakan bahwa termohon
selalu membesar-besarkan masalah kecil atau sepele, faktanya adalah
pertengkaran yang terjadi bukan karena masalah kecil atau sepele, di dalam
pernikahan termohon ingin sekali memiliki seorang anak, tetapi pemohon selalu
bilang belum siap untuk menjadi seorang ayah dan sampailah terjadinya
pertengkaran sampai akhirnya termohon mengalah dan mengikuti kemauan
pemohon untuk tidak memiliki anak terlebih dahulu;
6. Termohon keberatan dengan dalil gugatan point 5.4 yang mengatakan tidak
menghargai orangtua pemohon, pada kenyataannya Termohon selalu
menghormati dan menghargai orang tua dari pemohon bahkan termohon tidak
pernah mau menyusahkan atau merepotkan orang tua dari pemohon, dan bahkan
termohon dengan senang hati membantu mengerjakan pekerjaan rumah dari
pemohon karena sudah keharusan tugas seorang istri sekaligus menantu, karena
kebetulan termohon dan pemohon tinggal di rumah orangtua pemohon. Pada
kenyataannya justru pemohon yang tidak menghargai orang tua termohon, karena
setiap termohon mengajak pemohon bermain ke rumah orang tua termohon,
pemohon kadang menolak dengan berbagai macam alasan sampai akhirnya
termohon sering datang sendiri;
7. Termohon keberatan dengan dalil pemohon nomor 6 Karena pada faktanya
kronologis yang terjadi yaitu pada sekitar akhir februari 2021 termohon merasa
ada yang berbeda dalam diri pemohon, karena pemohon sering pergi ke luar
rumah sebelum berangkat kerja dan setelah pulang dari kerja dan dengan

2
berbagai alasan yang tidak jelas hampir setiap hari. Dan pemohon juga sudah
sangat jarang menjalankan kewajibannya memberikan nafkah batin,Tapi termohon
tetap sabar Puncaknya pada tanggal 27 maret 2021 teman termohon memberitahu
via whats app dengan merecord nya bahwa pemohon memiliki akun tiktok, dan
ternyata disana termohon melihat banyak sekali pamer kemesraan antara
pemohon dan seorang wanita yang pemohon anggap sebagai “pacar”. Dan
setelah termohon menanyakan dan menyodorkan bukti tentang hal tersebut
kepada pemohon, pemohon mengakui perselingkuhannya dan bilang khilaf dan
berjanji akan meninggalkan wanita tersebut, tetapi kenyataannya dengan bukti
chat yg ada pemohon justru lebih memilih mengejar wanita tersebut dibandingkan
termohon istri sah nya. Hingga puncaknya pada tanggal 29 maret 2021 termohon
dijemput untuk pulang ke rumah orang tua termohon karena sebelumnya
termohon lah yang berkali-kali mengatakan akan memulangkan termohon ke
orangtua pemohon;
8. Termohon keberatan dengan dalil nomor 7 Fakta yang terjadi, 2 minggu setelah
kejadian pada tgl 29 maret 2021 termohon mendatangi rumah pemohon, untuk
menanyakan kepastian rumah tangga pemohon dan termohon, tetapi yang terjadi
pemohon malah marah dan membentak dan berkata bahwa “pemohon sudah tidak
sayang lagi terhadap termohon dan mau berpisah dengan termohon dan
mengatakan termohon bukan siapa-siapa lagi pemohon”, dari situ termohon coba
bersabar dan melakukan musyawarah dengan keluarga pemohon, karena
semenjak itu Pemohon tidak bisa diajak musyawarah dan selalu bilang “terserah”.

DALAM REKONPENSI

Dalam Rekonpensi ini Termohon Konpensi mohon disebut sebagai Pemohon


Rekonpensi dan Pemohon Konpensi mohon disebut sebagai Termohon Rekonpensi.

1. Bahwa dalil-dalil yang termuat dalam Konpensi yang ada relevansinya dengan
dalil-dalil Permohonan Rekonpensi ini secara mutatis mutandis, mohon dianggap
terulang kembali dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam Rekonpensi
ini;
2. Bahwa sudah kewajiban seorang suami yang mengajukan cerai talak pada
seorang isteri pada Pengadilan agama untuk memberikan nafkah Mut’ah (Hadiah)
dan nafkah Iddah selama 3 bulan, yang diberikan kepada mantan suami terhadap
isteri tersebut;
3. Bahwa atas dasar pada point 2 diatas, maka sudah selayaknya Pengadilan
Agama Cikarang Mengabulkan Permohonan Pemohon Rekonpensi terkait
memberikan nafkah Mut’ah (Hadiah) dan nafkah Iddah selama 3 bulan dengan
besaran yang diinginkan oleh Pemohon Rekonpensi adalah sebagai berikut :
3.1. Nafkah Mut’ah (Hadiah) yang wajib diberikan oleh Termohon Rekonpensi
kepada Pemohon Rekonpensi adalah berupa uang tunai sebesar Rp.
5.000.000,- (lima juta rupiah);
3.2. Nafkah Iddah selama 3 bulan yang wajib diberikan oleh Termohon
Rekonpensi kepada Pemohon Rekonpensi setiap bulannya selama 3 (tiga)
bulan adalah berupa uang sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) setiap

3
bulannya atau dibayarkan secara tunai dan seketika sebesar Rp. 15.000.000,-
(lima belas juta rupiah)

Berdasarkan dalil-dalil Permohonan Rekonpensi diatas, mohon agar Permohonan


Rekonpensi ini dikabulkan seluruhnya dan selanjutnya Pemohon Rekonpensi dengan
ini mohon agar Majelis Hakim Pengadilan Agama Cikarang perkara nomor : 1222/Pdt.
G/2021/PA. Ckr berkenan untuk menerima dan memutus perkara ini dengan putusan
sebagai berikut :

DALAM KONPENSI

1. Menghukum Pemohon untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam perkara
ini.

DALAM REKONPENSI

1. Mengabulkan Permohonan Pemohon Rekonpensi/Termohon Konpensi;


2. Menghukum Termohon Rekonpensi untuk memberikan Nafkah Mut’ah (Hadiah)
kepada Pemohon Rekonpensi berupa uang tunai sebesar Rp. 5.000.000,- (lima
juta rupiah) setelah putusan ini dibacakan;
3. Menghukum Termohon Rekonpensi untuk memberikan Nafkah Iddah selama 3
bulan berupa uang tunai sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) setiap
bulannya selama 3 bulan dan atau dibayarkan secara tunai dan seketika Nafkah
Iddah selama 3 bulan sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) setelah
putusan ini dibacakan;
4. Menghukum Termohon Rekonpensi untuk membayar seluruh biaya yang timbul
dalam perkara ini.

Atau sekiranya Majelis Hakim Pengadilan Agama Cikarang yang memeriksa dan
mengadili perkara ini berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (Ex aquo
et bono).

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hormat Saya,
Pemohon Rekonpensi/Termohon Konpensi

SISKA AYU ANDINI