Anda di halaman 1dari 3

Nama : Masliana

NIM : P07220420106
Prodi : Profesi Ners

Web Of Caution
Gangguan Mobilisasi Fisik

Tidak mampu beraktivitas

Tirah baring yang lama

Kehilangan Gangguan Jaringan kulit Jantung Ginjal Gastro


daya tahan fungsi paru- yang tertekan mengalami intestinal
otot paru vasokontriksi

Penurunan otot Penumpukan Perubahan Penyumbatan Ketidak Gangguan


(atrofi) sekret sistem mampuan Katabolisme
intragumen diblader
kulit Suplai aliran
Perubahan Sulit batuk terganggu Anoreksia
sistem muskulus Retensi Urin
Kontriksi
skeletal (D.0050)
pembuluh
Bersihan darah Nitrogen
Jalan tidak
Napas Sel kulit menjadi seimbang
Tidak mati
Efektif
(D.0001) Kelemahan Kemunduran
Dekubitus otot infek
defekasi

Stres terjadi

Peningkatan asam lambung Konstipasi


(D.0049)

Nafsu makan menurun

Gangguan sistem metabolik


No Diagnosa Keperawatan Tujuan Dan Kriteria Hasil Intervensi
SDKI SLKI SIKI
1. Bersihan jalan napas tidak Setelah dilakukan tindakan Manajemen jalan napas (I.01011)
efektif (D.0001) keperawatan selama 3x24 jam 1. monitor pola napas
diharapkan bersihan jalan 2. monitor bunyi napas
Gejala dan tanda mayor nafas meningkat dengan 3. monitor sputum
Subjektif : tidak tersedia. kriteria hasil: 4. lakukan fisioterapi dada
Objektif : a. Batuk efektif cukup 5. lakukan penghisapan lendir
1. batuk tidak efektif meningkat kurang dari 15 detik
2. tidak mampu batuk. b. Produksi sputum menurun 6. ajarkan teknik batuk efektif
3. sputum berlebih. c. Dispnea menurun 7. kolaborasi pemberian
4. Mengi, wheezing dan atau d. Frekuensi nafas membaik bronkodilator, ekspetoran,
ronkhi kering. muskolitik, jika perlu.
5. Mekonium di jalan nafas
pada Neonatus.

Gejala dan Tanda Minor.


Subjektif :
Dispnea.
Sulit bicara.
Ortopnea.
Objektif :
Gelisah.
Sianosis.
Bunyi napas menurun.
Frekuensi napas berubah.
Pola napas berubah
2. Retensi Urin (D.0050) Setelah dilakukan tindakan Katerisasi Urin
keperawatan 3x24 jam Observasi:
pengosongan kandung kemih 1. Periksa kondisi pasien (mis.
yang lengkap membaik Kesadaran, tanda-tanda vital,
dengan kriteria hasil: daerah perineal, distensi kandung
a. Sensasi berkemih kemih, inkontenensia urine, reflek
meningkat berkemih)
b. Desakan Berkimih Terapeutik:
meningkat 2. Siapkan peralatan, nahan-
bahan dan ruangan tindakan
3. Siapkan pasien : bebaskan
pakaian bawah dan posisikan
dorsal rekumben (untuk
wanita) dan supine (untuk laki-
laki)
4. Pasang sarung tangan
5. Bersihkan daerah perineal atau
preposium dengan cairan NaCL
atau aquades
6. Lakukan insersi kateter urine
dengan menerapkan prinsip
aseptic
7. Sambungkan kateter urin
dengan urine bag
8. Isi balon dengan NaCl 0,9 %
sesuai anjuran pabrik
9. Fiksasi selang kateter diatas
simpisis atau dipaha
10.Pastikan kantung urine
ditempatkan lebih rendah dari
kandung kemih
11.Berikan label waktu
pemasangan
3 Konstipasi (D.0049) Setelah dilakukan tindakan Dukungan Ambulasi
keperawatan selama 3x24 jam 1. Identifikasi adanya nyeri atau
diharapkan mobilitas fisik keluhan fisik lainnya.
meningkat dengan kriteria 2. Identifikasi toleransi fisik
hasil: melakukan ambulasi.
a. Nyeri menurun 3. Jelaskan tujuan dan prosedur
b. Kecemasan menurun ambulasi.
c. Gerakan terbatas menurun 4. Anjurkan melakukan ambulasi
d. Kelemahan fisik menurun dini.
5. Ajarkan ambulasi sederhana
yang harus dilakukan (mis. Berjalan
dari tempat tidur ke kursi roda,
berjalan dari tempat tidur ke kamar
mandi, berjalan sesuai toleransi).
Edukasi Teknik Ambulasi
1. Identifikasi kesiapan dan
kemampuan menerima informasi
2. Sediakan materi, media dan alat
bantu jalan (mis.tongkat, walker,
kruk)
3. Jadwalkan pendidikan kesehatan
sesuai kesepakatan.
4. Jelaskan prosedur dan tujuan
ambulasi tanpa alat bantu.
5. Anjurkan menggunakan alas
kaki yang memudahkan berjalan
dan mencegah cedera.
6. Ajarkan duduk di tempat tidur, di
sisi tempat tidur (menjuntai), atau
di kursi, sesuai toleransi.
7. Ajarkan berdiri dan ambulasi
dalam jarak tertentu.

DAFTAR PUSTAKA :

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2016. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Jakarta : PPNI

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2018. Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Jakarta : PPNI

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2018. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Jakarta : PPNI