Anda di halaman 1dari 6

Nama : Saidatul Mardiah

NIM : P07220420122
Prodi : Profesi Ners

Web Of Caution
Faktor lingkungan (udara, bakteri,
virus, jamur) Masuk melalui saluran
nafas atas
Terjadi infeksi dan proses
peradangan

Kontraksi otot-otot
Hipersekresi kelenjar polos saluran
mukosa pernafasan

Akumulasi secret berlebih Penyempitan saluran


pernafasan

Secret mengental di
jalan napas Keletihan otot
pernafasan

Obstruksi jalan nafas Dispnea


Gangguan
Gas darah arteri
penerimaan o2 dan
abnormal
pegeluaran co2
Batuk yang tidak Hiperkapnia
Ketidakseimbangan efektif, Penurunan Hipoksemia
ventilasi dan perfusi bunyi nafas, Sputum Hipoksia
dalam jumlah yang Konfusi
berlebih, Perubahan Nafas cuping hidung
Dispnea, Fase Pola pernafasan
pola nafas, Suara
ekspirasi memanjang, abnormal (kecepatan,
nafas tambahan,
Ortopnea, Penurunan irama, kedalaman)
(ronchi,wheezing,
kapasitas paru, Pola sianosis
crackles)
nafas abnormal,
Takipnea ,
Hiperventilasi, Pola Napas Tidak
Pernafasan sukar Bersihan Jalan Napas Efektif (D.0005)
Tidak Efektif (D.0001)

Gangguan Pertukaran Gas


(D.0003)
No Diagnosa Keperawatan Tujuan Dan Kriteria Hasil Intervensi
SDKI SLKI SIKI
1. Bersihan jalan napas tidak Setelah dilakukan tindakan Manajemen jalan napas (I.01011)
efektif (D.0001) keperawatan selama 3x24 jam 1. monitor pola napas
diharapkan bersihan jalan 2. monitor bunyi napas
Gejala dan tanda mayor nafas meningkat dengan 3. monitor sputum
Subjektif : tidak tersedia. kriteria hasil: 4. lakukan fisioterapi dada
Objektif : a. Batuk efektif cukup 5. lakukan penghisapan lendir
1. batuk tidak efektif meningkat kurang dari 15 detik
2. tidak mampu batuk. b. Produksi sputum menurun 6. ajarkan teknik batuk efektif
3. sputum berlebih. c. Dispnea menurun 7. kolaborasi pemberian
4. Mengi, wheezing dan atau d. Frekuensi nafas membaik bronkodilator, ekspetoran,
ronkhi kering. muskolitik, jika perlu.

5. Mekonium di jalan nafas


pada Neonatus.

Gejala dan Tanda Minor.


Subjektif :
Dispnea.
Sulit bicara.
Ortopnea.
Objektif :
Gelisah.
Sianosis.
Bunyi napas menurun.
Frekuensi napas berubah.
Pola napas berubah
2. Pola Nafas Tidak Efektif Setelah dilakukan tindakan Pemantauan Respirasi (I. 01014)
(D.0005) keperawatan selama 3x24 jam 1. Monitor pola napas (frekuensi,
diharapkan pola napas kedalaman, usaha napas)
membaik dengan kriteria hasil: 2. Posisikan semi fowler atau
a. Dispnea menurun fowler
b. Frekuensi napas membaik 3. Dokumentasi hasil pemantauan
c. Kedalaman napas membaik 4. Monitor saturasi oksigen
5. Berikan alat bantu pernapasan

3 Gangguan Pertukaran Gas Setelah dilakukan tindakan Perawatan Respirasi (I.01014)


(D.0003) keperawatan selama 3x24 jam 1. Monitor frekuensi, irama,
diharapkan pertukaran gas kedalaman dan uoaya napas
meningkat dengan kriteria 2. Monitor pola napas (bradipnea,
hasil: takipnea, hiperventilasi, kussmaul,
(L.01003) chyne-stakes, biot, ataksik)
a. Tingkat kesadaran 3. Monitor adanya sumbatan jalan
meningkat napas
b. Takikardia membaik 4. Monitor adanya produksi
c. Ph arteri membaik sputum
d. Pola napas membaik 5. Palpasi kesimetrisan ekspansi
paru
6. Atur interval pemantauan
respirasi sesuai kondisi klien
7. Dokumentasikan hasil
pemantauan
8. Jelaskan tujuan dan prosedur
pemantauan

Price, Sylvia Anderson, Wilson, Lorraine Mc Carty. 2006. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses
Penyakit. Edisi 6. Jakarta : EGC

Tarwoto & Wartonah. 2010. Kebutuhan Dasar Manusia Dan Proses Keperawatan Edisi 4. Salemba
Medika: Jakarta

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2016. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Jakarta : PPNI

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2018. Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Jakarta : PPNI

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. 2018. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Edisi 1. Jakarta : PPNI
Diagnosa Keperawatan Perencanaan Keperawatan
Tujuan & Kriteria Hasil Intervensi
Bersihan Jalan Napas Bersihan jalan napas (L.01001) Manajemen Jalan Napas I.01011
Tidak efektif Tindakan
D.0001 Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x60 mnt Observasi:
diharapkan bersihan jalan napas dapat diatasi dengan ekspektasi Meningkat - Monitor pola napas
Pengertian : Kriteria Hasil: - Monitor bunyi napas tambahan
Ketidak mampuan Menurun Cukup Menurun Sedang Cukup Meningkat - Monitor sputum
membersihkan sekret Membaik Teraupetik
atau obstruksi jalan napas - Pertahankan kepatenan jalan napas dengan head-
1 Batuk efektif
untuk mempertahankan thitt dan chin-lift
1 2 3 4 5
jalan napas tetap paten. - Posisikan semi fowler atau fowler
- Berikan minuman hangat
1 2 3 4 5 - Lakukan fisioterapi dada
Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun - Lakukan penghisapan lendir
Meningkat Menurun - Berikan oksigen bila perlu
2 Produksi Sputum Edukasi
1 2 3 4 5 - Anjurkan asupan cairan 2000ml/hari
3 Wheezing - Ajarkan teknik batuk efektif
1 2 3 4 5 Kolaborasi
- Kolaborasi pemberian bronkodilator, mukolitik dan
4 Dispnea
ekspektoran jika perlu.
1 2 3 4 5
5 Sianosis
1 2 3 4 5

Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik


Memburuk Membaik
6 Frekwensi Napas
1 2 3 4 5
7 Pola Napas
1 2 3 4 5
Diagnosa Keperawatan Perencanaan Keperawatan

Tujuan & Kriteria Hasil Intervensi

Pola nafas tidak efektif Pola Napas Pemantauan Respirasi

D.0005 Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3x24 jam inspirasi dan atau Observasi:
ekspirasi yang tidak memberikan ventilasi adekuat membaik .
 Monitor pola nafas, monitor saturasi oksigen
Pengertian : Kriteria Hasil:
 Monitor frekuensi, irama, kedalaman dan upaya napas
Inspirasi dan/atau Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat
ekspirisasi yang tidak Menurun Meningkat
memberikan ventilasi
adekuat 1 Dipsnea

  1 2 3 4 5

2 Penggunaan otot bantu napas

  1 2 3 4 5

Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik


Memburuk Membaik

3 Frekuensi napas

  1 2 3 4 5

4 Kedalaman napas

  1 2 3 4 5

Diagnosa Keperawatan Perencanaan Keperawatan


Tujuan & Kriteria Hasil Intervensi
Gangguan pertukaran gas Pertukaran gas (L.01003) Pemantauan Respirasi I.03123
D.0003 Tujuan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x60 mnt Tindakan
diharapkan gangguan pertukaran gas dapat diatasi dengan ekspektasi Meningkat Observasi:
Pengertian : Kriteria Hasil: - Monitor frekwensi, irama,kedalaman dan
upaya napas
Kelebihan atau kekurangan Menurun Cukup Menurun Sedang Cukup Meningkat
oksigenasi dan atau eliminasi Membaik
karbondioksida pada membran 1 Tingkat kesadaran
alveolus kapiler 1 2 3 4 5
1 2 3 4 5

Meningkat Cukup Sedang Cukup Menurun


Meningkat Menurun
2 Dispnea
1 2 3 4 5

3 Bunyi napas tambahan


1 2 3 4 5

4 Gelisah
1 2 3 4 5

5 Napas cuping hidung


1 2 3 4 5

Memburuk Cukup Sedang Cukup Membaik


Memburuk Membaik
6 PCO2
1 2 3 4 5
7 PO2
1 2 3 4 5
8 Takikardia
1 2 3 4 5
9 Pola napas
1 2 3 4 5
10 Warna kulit
1 2 3 4 5