Anda di halaman 1dari 37

Isu Terkini

Pelayanan Kesehatan
di Puskesmas
drg. Saraswati, MPH
Direktur Pelayanan Kesehatan Primer
disampaikan pada:
Lokakarya Surveior dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien di FKTP
Jakarta 28-30 April 2021
Outline
Pendahuluan
Kebijakan Puskesmas
Isu Terkini Pelayanan Keseha
tan di Puskesmas

Penutup
Pendahuluan
Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, M
andiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Goton Meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan se
mesta terutama penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary He
g Royong alth Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif dan prev
entif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi

• Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia


• Penguatan Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri
dan Berdaya Saing
• Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan
• Mencapai Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan
Peningkatan Percepatan pe Peningkatan p Pembudaya Penguatan
• Memajukan Budaya yang Mencerminkan Kepribadian
kesehatan i rbaikan gizi m engendalian an Gerakan Sistem Kes
Bangsa
bu dan anak asyarakat penyakit Masyarakat ehatan
• Penegakan Sistem Hukum yang Bebas Korupsi, Ber
Hidup Sehat
martabat, dan Terpercaya
(GERMAS)
• Perlindungan bagi Segenap Bangsa & Memberikan R
asa Aman Seluruh Warga Agenda Pembangunan:
• Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan
Terpercaya “Peningkatan SDM Berkualitas dan B
• Sinergi Pemerintah Daerah dalam Kerangka Negara
Kesatuan
erdaya Saing”
1. penguatan fungsi puskesmas dan jaringannya;
2. optimalisasi penguatan pelayanan kesehatan dasar melalui pendekatan keluarg
a;
3. revitalisasi posyandu dan UKBM lainnya;
4. pengembangan kebijakan khusus untuk pelayanan kesehatan di daerah terpenc
il, sangat terpencil dan daerah dengan karakteristik geografis tertentu (kepula
uan);
5. pengembangan pelayanan kesehatan lanjut usia;
6. penyempurnaan sistem akreditasi pelayanan kesehatan pemerintah dan swast
a;
7. pemenuhan dan pemerataan penyediaan sarana, prasarana, dan alat kesehata
n yang mengacu rencana induk penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan;
8. inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan;
9. perluasan pelayanan kesehatan bergerak (flying dan sailing health care) dan g
ugus pulau;
10. pengembangan
Sumber: dan peningkatan kualitas RS khusus; dan
RPJMN 2020-2024
PENGUATAN FKTP DALAM REFORMASI SKN

Area Reformasi Sistem Kesehatan


Kebijakan Puskesmas
Regulasi Puskesmas
Harmonisasi dengan regulasi bar PP 5/2021
u terkait:
UU 11/2020
Perizinan Substansi yang
PP 18/2016 tentang Perangkat diatur termasuk
Daerah Cipta Berusaha
perizinan berus
Berbasis
Kerja Risiko aha Puskesmas
PP 2/2018 tentang Standar Pela
yanan Minimal (SPM)

Inpres 1/2017 tentang GERMAS


RPMK Penyelenggaraan P
erizinan Berusaha Berbasi
KMK PMK PMK 39/2016 tentang Pedoman PMK s Risiko pada Sektor Kese
Penyelenggaraan PIS-PK
128/2004 75/2014 43/2019 hatan

Standar Usaha Puskesmas


Izin Izin operasional Sertifikat standar
Perizinan berusaha Puskesmas

Lampiran II PP 5/2021
Adalah fasyankes yang menyelenggarakan:
Upaya Kesehatan Masyarakat
Upaya Kesehatan Perseorangan
tingkat pertama

Mengutamakan Promotif & Preventif

di wilayah kerjanya

10.203 Puskesmas
Data Pusdatin SEM 2 TAHUN 2020
Pusat Kesehatan Masyarakat
Tujuan Pembangunan Kesehatan
di Puskesmas
PRINSIP PENYELENGGARAAN

1. 3.
PARADIGMA KEMANDIRIAN
PERILAKU SEHAT MENJANGKAU PELAYANAN
SEHAT MASYARAKAT
BERMUTU 2.
PERTANGGUN
G JAWABAN
WILAYAH
4.
PERILAKU SEHAT 6.
KETERPADUAN & KETERSEDIA
KESINAMBUNGAN
5. AN AKSES
TEKNOLOGI YANKES
LINGKUNGAN DERAJAT KESEHATAN TEPAT
KAB/KOTA
SEHAT SEHAT OPTIMAL GUNA

KECAMATAN SEHAT

KAB/KOTA SEHAT
PERSYARATAN PUSKESMAS

1
LOKASI
2
BANGUNAN
3
PRASARANA

4
PERALATAN
5 6 7
KETENAGAAN KEFARMASIA LABORATORIU
KESEHATAN N M
Kategori Puskesmas

• Puskesmas yang diberi tambahan sumber daya utk menyelenggarakan rawat inap
• Puskesmas kawasan perdesaan, terpencil dan sangat terpencil yang jauh dari FKRT
L
• Jumlah bed maksimal 10 (anak, dewasa pria, dewasa wanita)
• Maksimal 5 hari perawatan
Organisasi Puskesmas

• Puskesmas merupakan
unit organisasi yang ber
sifat FUNGSIONAL da
n unit layanan yang bek
erja secara PROFESIO
NAL.
• Puskesmas berkeduduk
an sebagai unit pelaksa
na teknis yang berada d
i bawah dan bertanggun
g jawab kepada kadinke
s kabupaten/kota sesua
i ketentuan peraturan p
erundang-undangan.
Isu Terkini Pelayanan Ke
sehatan di Puskesmas
Puskesmas Pada Masa Pandemi dan
Era Tatanan Hidup Baru

UKM
UKM
UK Adaptasi
UK P Layanan
Antisipasi potensi
P meningkatnya kembali
kasus COVID-19 dan
memberikan pelayanan
kesehatan lainnya
Peran Puskesmas Dalam Penanganan COVID-19

PPKM Skala Mikr PREVENT– DETECT - RESPO


o NS
Babinsa
Bhabinkamtib Prevensi Respon
mas • Komunikasi risi • Tata laksana se
ko, termasuk p suai kondisi
enyebarluasan • Melakukan ruj
Wilayah kerja ukan
KIE COVID-19
Puskesmas • Notifikasi kasus
• Pemantauan t
Posko empat umum • PE dan penelus
Desa/Kel 1 uran kontak
Deteksi • Komunikasi risi
• Surveilans ILI dan pne ko
Posko TEST, TRACING, TREATME umonia melalui SKDR • Pemantauan k
Desa/Kel 2
• Surveilans aktif/ pem esehatan kasus
NT isolasi mandiri
antauan terhadap kel
Identifikasi kontak Menerapkan P
ompok berisiko •
Posko
Pendataan kontak • Membangun dan mem PI
Desa/Kel 3
perkuat jejaring • Pengambilan s
Posko Satgas desa/kelurahan:
Tindak lanjut kontak pesimen
• Pencegahan
• Penanganan • vaksinasi
• Pembinaan
• Pendukung
Pelayanan Puskesmas Pada Masa Pandemi COVID-19

UKM Esensial UKM


Promosi Kesehatan
Kesehatan lingkungan
PENGEMBANGAN
Disesuaikan dengan prioritas
Kesehatan Keluarga
(sesuai siklus hidup) Skala prioritas, masalah Kesehatan, kekh
ususan wilkerm dan pote
Gizi Integrasi program nsi sumber daya yang ters
Pencegahan dan dan sumber daya, edia
Pengendalian penyakit physical distancing,
Penerapan PPI, Pengaturan
Pelayanan lain jadwal kunjungan, UKP
Manajemen Puskesmas alur pelayanan, triage, Rawat Jalan (Kunjungan sehat
Pelayanan Kefarmasian Pemanfaatan TIK atau sakit)
Pelayanan Perkesmas Pelayanan Gawat Darurat
Pelayanan Laboratorium Pelayanan persalinan normal
Kunjungan Keluarga Perawatan di rumah
Rawat Inap (sesuai kebutuhan)
PENYESUAIAN PELAYANAN PADA MASA
PANDEMI COVID-19
UKM tetap dilaksanakan dengan memperhatikan skala prioritas. Puskesmas tetap melaksanakan pelayanan dasar
sebagai standar pelayanan minimal guna mencapai pemenuhan SPM kab/kota bidang kesehatan. Pelaksanaan kegi
atan Posyandu/UKBM disesuaikan dengan kondisi infeksi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas.

UKP pelayanan dapat dimodifikasi/disesuaikan untuk mencegah penularan COVID-19, misal:


• pemanfaatan teknologi informasi & komunikasi
• penyesuaian alur dan jadwal pelayanan.
• Pelayanan luar gedung misalnya pemantauan kasus OTG, ODP, PDP diintegrasikan dengan pendekatan keluar
ga, dilakukan setiap hari menggunakan formulir sesuai pedoman dengan melibatkan lintas sektor terkait
• Penyesuaian kebutuhan obat dan BHMP, bahan untuk pemeriksaan lab terkait COVID-19

PELAYANAN ESENSIAL: pelayanan kesehatan rutin dasar yang kebutuhannya akan terus ada di masyarak
at dan perlu diprioritaskan keberlanjutannya selama situasi pandemi.
1 Mengidentifikasi da 2 Strategi Adapt 3 Mendukung Kesia Memantau Keberlangsunga
pan Faskes n Yan Esensial
n Memprioritaskan •asiPelayanan sesuai pa
Yan Esensial seper nduan adaptasi pel
4• Menjamin ketersedia • Menetapkan indikat
•ti: Yankes siklus hidup ayanan an SDM untuk yank or
• TB, HIV es esensial
• Pelayanan sesuai skala • Memantau data ruti
• Penyakit kronis
• Imunisasi
prioritas, integrasi prog • Memastikan keama n
ram nan dan keselamat • Evaluasi terhadap k
• Rawat inap kritis
• Gadar • Optimalisasi PISPK an Nakes esiapan Faskes
• Obat-obatan • Penerapan TIK • Memantau ketersedi • Integrasikan hasil
• Pengaturan ruang dan aan obat di fasyanke pemantauan dgn
alur s sistem pemanaua
NSPK Terkait Penyelenggaraan Kesehatan Primer pada
Masa Pandemi COVID-19 dan Adaptasi Kebiasaan Baru

Surat Edaran terkait Pelaksanaan Pro Petunjuk Teknis Pelayanan Pus Pedoman/juknis/panduan pelaksana
gram dan Pelayanan Kesehatan di Pu kesmas, Panduan PIS-PK Pada an program di Puskesmas pada mas
skesmas Pada Masa Pandemi COVID- Masa Pandemi COVID-19 serta a pandemi COVID-19 serta AKB
19 AKB
Pelaksanaan PIS-PK Pada Masa Pandemi COVID-19

• Koordinasi dengan Dinkes, Gugus • Tim Puskesmas menganalisis


Tugas/Satgas dan LS data hasil kunjungan keluarga Melakukan pengawasan
• Konsolidasi internal • Pemanfaatan raw data individu terhadap target dan
• Pemetaan wilayah terdampak sebagai basis data di wilker m e l a k s a n a k a n
COVID-19 Puskesmas corrective action agar
• Perencanaan APD • Penyusunan rencana intervensi target tetap dapat
• Pemetaan keluarga lanjut terintegrasi secara optimal dicapai
• Penjadwalan kunjungan & janji • Pelibatan jejaring dalam di akhir tahun dengan
temu perencanaan dan pelaksanaan melakukan berbagai
• Tinjau ulang pembagian tim intervensi lanjut bentuk inovasi.
ANALISIS HASIL
DAN PELAKSANAAN PEMANTAUAN
KUNJUNGAN INTERVENSI CAPAIAN PIS-
PERSIAPAN PENYUSUNAN
KELUARGA LANJUT PK
RENCANA
INTERVENSI

memanfaatkan teknologi
• Memperhatikan penerapan kaidah
informasi dan komunikasi,
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
seperti menyampaikan
serta physical distancing secara ketat.
pengingat/reminder untuk
• Terintegrasi dengan kegiatan program
mengakses layanan, medsos
agar pelaksanaannya dapat efisien dan
untuk KIE; Lokmin daring
efektif
• Jika bersamaan dengan kegiatan survailans
dan pemantauan kasus COVID-19 ->
waktu kontak minimal untuk mencegah
PIS-PK pada Masa Pandemi COVID-19

F a k t o r K o
K e l o m p o k m o r b i d d
R e n t a n a n p e m b e
r a t

BASIS DATA KELOMPOK RENTAN

Dengan adanya data tersebut maka Puskesmas dapat menentukan:


a. Pemetaan kelompok rentan sebagai sasaran prioritas kegiatan pencegahan penularan COVID-19
b. Pemantauan kasus COVID-19 dengan komorbid lebih intensif untuk pencegahan perburukan
c. Perencanaan kebutuhan logistik (APD , Rapid test untuk skrining, obat-obatan, dsb)

15
Manajemen Puskesmas Pada Masa Pandemi COVID-19
INPUT PROSES OUTPUT
MANAJEMEN
MANAJEMEN SDM MANAJEMEN
a. Ruang pelayananSPA
a. Menghitung Analisis PELAYANAN
a. Continuum of Care • Capaian target indikator
terpisah pasien ISPA
Beban Kerja (ABK) dan Non ISPA Yankes dasar (SPM) program pelayanan
untuk kebutuhan b. Ruang tunggu b. Penyusunan dan kesehatan dasar
SDM pasien/pengunjung pelaksanaan SOP
b. Meninjau pembagian menerapkan physical Yankes di masa • Kesiapan Puskesmas
tugas SDM : berdasar
distancing COVID-19
c. Mengkondisikan dalam penanganan
kemampuan, faktor c. Pelaksanaan triase
sirkulasi udara setiap COVID-19 dan PIE
resiko tertular ruang pelayanan yang optimal
COVID-19 d. Alur pelayanan lainnya
(alami maupun
c. Peningkatan mekanik) terpisah pasien ISPA
kompetensi SDM (PIE, d. Penguatan Alkes dan Non ISPA
PPI dan patient pemeriksaan e. Manajemen Mutu
safety, pelaksanaan laboratorium. (PPI, patient safety,
program pada NNL, e. Ketersediaan logistik patient centeredness,
serta pelayanan Lab) (APD, rapid test dll) Indikator mutu,
sesuai kebutuhan manajemen risiko)
d. Tersedia Penanggung
MANAJEMEN f. Ketersediaan sarana f. Sistem TI:
jawab PPI CTPS dan hand
KEUANGAN Telemedicine, monev,
sanitizer
Perencanaan dan pelaporan
g. Pengaturan jadwal
pemanfaatan anggaran desinfektan ruangan e. Pemanfaatan raw
memperhitungkan dan lingkungan data PIS-PK
kebutuhan penanganan Puskesmas f. Penguatan
COVID-19 h. Ketersediaan sarana Pelayanan Penunjang
Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Pelayanan Puskesmas
Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Pelayanan Puskesmas

Kemenkes-UNICEF, 2020
Alur Pelayanan di Puskesmas Skrining dan Triase untuk
Deteksi Dini Kasus COVID-19

Kemenkes-UNICEF, 2020
Rekomendasi Modifikasi Tata Letak Skrining dan Triase di
Dalam Gedung Puskesmas pada Masa Pandemi COVID-19

Kemenkes-U
NICEF, 2020
Rekomendasi Modifikasi Tata Letak Skrining dan Triase
di Luar Gedung Puskesmas pada Masa Pandemi COVID-19

Kemenkes-UNICEF, 2020
Puskesmas Percontohan Bagian dari Percepatan
Revitalisasi Puskesmas
Tujuan Puskesmas sebagai percontohan:
1. Meningkatnya kemampuan Puskesmas dalam
memberikan pelayanan
2. Tersedia satu Puskesmas ideal untuk benchmark dan
tempat belajar bagi Puskesmas lain
INDIKATOR: Persentase kabupaten/kota yang memiliki
puskesmas sebagai percontohan dan telah menerapkan Sistem
Rujukan Terpadu (SISRUTE)
-> tahun 2024 seluruh kab/kota
Ciri Puskesmas Percontohan:
1. Pengelolaan sumber daya optimal (sarpras, peralatan, SDM, Obat,
BMHP. Keuangan, SIP, Sisrute)
2. 100% kunjungan keluarga dan intervensi
3. Peningkatan berkelanjutan capaian 12 indikator PIS-PK dan IKS
4. Melaksanakan upaya peningkatan mutu
5. Pencapaian hasil Penilaian Kinerja Puskesmas: Baik
6. Tercapai target program prioritas / SPM

Proses pembinaan Puskesmas menjadi Puskesmas sebagai percontohan melalui pembinaan terpadu di
Dinkes Kab/Kota oleh TIM PEMBINA CLUSTER BINAAN (TPCB).
Penerapan BLUD di Puskesmas bagian dari
Revitalisasi Puskesmas dalam Pengelolaan Keuangan

3.s1ke9sm4as
Pengelolaan Keuangan BLUD

Pu
Sumber Dana :
• APBD: DAU, BOK,
• Sarana Jampersal
• Prasarana • Jasa Layanan:
• Peralatan Kapitasi, tarif
• SDM kesehatan layanan
DIDUKUNG MEMENUHI
• Hibah
dan non kesehatan
• Logistik • Kerja sama
• Pelayanan • Lain-lain pendapatan
BLUD yang sah
Tugas dan Fungsi
Puskesmas Mekanisme BLUD
Berbagai Fleksibilitas yang
diberikan Pemerintah sesuai DANA TERSEDIA PADA KAS
MENINGKATKAN PELAYANAN, peraturan per UU-an DAPAT DI EKSEKUSI LANGSUNG
PRODUKTIVITAS, EFISIENSI
OLEH KEPALA PUSKESMAS
DAN EFEKTIFITAS UNTUK PERBAIKAN PELAYANAN
DUKUNGAN DAN PEMANFAATAN
TEKNOLOGI INFORMASI DALAM
REVITALISASI PUSKESMAS

1. Pendaftaran pasien
2. Konsultasi dan rujukan
3. Pengisian rekam medis pasien
4. Visit dan monitor pasien secara virtual
5. KIE

TIK dapat digunakan untuk


Pemantauan, Pelaporan.
MENGGUNAKAN APLIKASI Pendataan, dsb
- Yang dikembangkan oleh Fasyankes sendiri
- Kementerian Kesehatan
- Kerjasama dengan pihak ketiga
nternet dibutuhkan dalam Pelayanan
PEMANFAATAN
Pus kesINTERNET
mas DI PUSKESMAS
Internet dibutuhkan dalam
Pelayanan Puskesmas

Penyediaan Internet dari


Kominfo Tahun 2020
3285 Puskesmas
284 Jaringan Puskesmas

Internet
Internet Puskesmas Puskesmas
Strategi Penguatan Promotif-Preventif
di Puskesmas melalui tindak lanjut hasil kunjungan kelu
0 arga secara IT
1 Intervensi lanjut PIS-P
•KPemanfaatan mHealth dalam
pemberian KIE sebagai interve
nsi lanjut sesuai masalah kelua
rga/individu, terutama edukas 0
i terkait PTM (hipertensi) dan 3
faktor risikonya Penggerakan pember
0
• Kolaborasi lintas profesi dayaan masyarakat
• Kader PKK/Dasawisma:
memperkuat surveilans
2
Peningkatan perencanaa berbasis masyarakat
n kegiatan berbasis anali seperti pendayagunaan
kader membantu kegiatan
sis kebutuhan tracing/penelusuran
• Penguatan analisis data PIS-PK kontak dan edukasi
terintegrasi data program bagi protokol kesehatan.
Puskesmas • Posyandu terintegrasi
• Pemanfaatan tools manajemen (posbindu, posyandu,
Puskesmas posyandu lansia)
Kesimpulan
1. Puskesmas merupakan fasyankes yang mempunyai konsep wilayah kerja,
dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kebijakan kesehatan untuk
mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.
2. Beberapa isu terkini pelayanan di Puskesmas antara lain Puskesmas
melakukan respon dalam pandemic COVID-19, termasuk melakukan
adaptasi layanan, membutuhkan internet dalam menyelenggarakan
pelayanan terkait pencatatan dan pelaporan dan termasuk tata laksana pa
da masa pandemic COVID-19, menerapkan BLUD dalam pengelolaan ke
uangannya, mewujudkan Puskesmasmas percontohan yang ideal,
sebagian Puskesmas memiliki dr. Sp.KKLP
3. Beberapa isu terkini tersebut telah ditindaklanjuti untuk menyikapi isu yan
g ada saat ini terkait pelayanan di Puskesmas dalam upaya pencapaian
target -target kinerja, target RPJMD dan prioritas nasional (RPJMN)
Harapan

1. Surveyor/Tim Peningkatan Mutu di Dinkes kab/ kota


mengetahui update terkini pelayanan kesehatan di
Puskesmas
2. Surveyor/Tim tersebut dapat melakukan pembinaan
sesuai dengan perkembangan situasi dan update
kebijakan
TERIMA KASIH