Anda di halaman 1dari 7

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH “KANJURUHAN” KEPANJEN

KABUPATEN MALANG

NOMOR : 445/ /421.215/2009


TENTANG
ORGANISASI DAN TATA KERJA KELOMPOK KERJA (POKJA) HIV / AIDS
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH “KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Menimbang : a. Bahwa dengan meningkatnya pendidikan, keadaan sosial, ekonomi dan budaya
serta pergaulan masyarakat maka peningkatan kebutuhan dan tuntutan
masyarakat akan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan pemeriksaan
kesehatan bergeser ke arah yang lebih bermutu ;
b. Bahwa pengujian kesehatan dilaksanakan oleh tenaga-tenaga ahli kesehatan
(Dokter Spesialis) sesuai standar pelayanan kesehatan rumah sakit serta
ketentuan dan peraturan yang berlaku ;
c. Bahwa sehubungan dengan huruf a dan b konsideran menimbang ini dipandang
perlu dibentuk organisasi dan tata kerja Kelompok Kerja (Pokja) HIV / AIDS Rumah
Sakit Umum Daerah “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang dengan Keputusan
Direktur.
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan ;
2. Standar Penyelenggaraan Rumah Sakit Kelas B, C dan D Departemen Kesehatan
Republik Indonesia Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Direktorat
Pelayanan Medik dan Gigi Spesialistik Tahun 2005 ;
3. Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur Nomor
443.2/5633/111.2/2006 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala Dinas
Kesehatan Propinsi Jawa Timur Nomor 443.2/258/111.2/2006 tentang Tim
Voluntary Counseling and Treatment (VCT) di Kota Malang, Banyuwangi,
Tulungagung Proyek GF ATM Komponen AIDS Propinsi Jawa Timur ;
5. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 02 Tahun 2006 tentang Pelayanan
Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah ;
6. Peraturan Bupati Malang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat
Daerah Rumah Sakit Umum Daerah.
MEMUTUSKAN

Menetapkan :
PERTAMA : Membentuk Organisasi dan Tata Kerja Kelompok Kerja (Pokja) HIV / AIDS
Rumah Sakit Umum Daerah “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang dengan
susunan keanggotaan sebagaimana dalam lampiran.
KEDUA : Dalam melaksanakan tugasnya Kelompok Kerja (Pokja) HIV / AIDS yang dipimpin
oleh Ketua Pokja bertanggung jawab kepada Direktur Rumah Sakit Umum
Daerah “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang.
KETIGA : Dengan berlakunya keputusan ini, maka Surat Perintah Direktur Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten Malang Nomor 800/130.A/421.402/2008 tanggal 31
Januari 2008 dan Nomor 800/130.B/421.402/2008 tanggal 31 Januari 2008
tentang Tim Voluntary Counseling And Treatment (VCT) Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten Malang dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan catatan segala
sesuatunya akan diubah dan diatur kembali sebagaimana mestinya apabila
kemudian terjadi kekeliruan dalam penetapan ini.

Ditetapkan di Kepanjen
Pada tanggal 10 Nopember 2009

DIREKTUR RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN


KABUPATEN MALANG

Dr. LINA JULIANTY, SpM,MM


Pembina Tk .I
NIP. 19580707 198603 2 011

Tembusan :
1. Wadir Pelayanan
2. Wadir Administrasi dan Keuangan
3. Ka. Komite

LAMPIRAN I : SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD ”KANJURUHAN” KEPANJEN


KABUPATEN MALANG
NOMOR : 445/ /421.215/2009
TANGGAL : APRIL 2009

SUSUNAN ORGANISASI KELOMPOK KERJA (POKJA) HIV / AIDS


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ”KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

Pelindung
Direktur

Penanggung Jawab

Wakil Direktur Pelayanan

Ketua Pokja HIV / AIDS

I. Dr. Syamsul Bachri, SpOG


II. Dr. Bayu Sukresno, SpPD
III..Dr. Susilowati, MARS

Sekretaris
Mutilah

Pelaksana PMTCT Pelaksana VCT

1. Dokter Konsulen/ : 1. Dr. Syamsul Bachri, SpOG 1. Dokter Konsulen : 1. Dr. Boedhy Setyanto, SpKK
Klinisi 2. Dr. Gitari Rahayu, SpA VCT dan Klinik 2. Dr. Syamsul Bachri, SpOG
3. Dr. Luki Santi Ekawirawati 3. Dr. Bondan, SpPD
4. Dr. M. Junus Didiek H, SpP
2. Pelaksana Pelayanan : 1. Awaliyah, Amd. Keb.
Langsung/Konselor 2. Rahayuwati, Amd. Keb. 2. Dokter Umum : Dr. Luki Santi Ekawirawati
3. Yuli Supriati, AMK sebagai Klinisi
4. Lilik Setyorini, AMK
5. Haryanto, AMK 3. Konselor : 1. Awaliyah, Amd. Keb
2. Lilik Setyorini, AMK
2. Petugas Pelayanan : 1. Dr. Eko Wulandari, SpPK 3. Rahayuwati, Amd. Keb.
Laboratorium 2. Rahaju Widyawati 4. Hardiono, S.Psi, Psikolog
5. Siti Afrida P, S.Kep.Ners
4. Administrasi/RR : Mutilah
4. Petugas Pelayanan : Suwarno
Laboratorium

5. Petugas Pelayanan : Rudi Kurniawan


Farmasi (Obat-obatan)

6. Administrasi/RR : Mutilah

7. Petugas : Mujiono Suprayitno


Kebersihan

DIREKTUR RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN


KABUPATEN MALANG

Dr. LINA JULIANTY, SpM,MM


Pembina Tk .I
NIP. 19580707 198603 2 011
LAMPIRAN II : SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD ”KANJURUHAN” KEPANJEN
KABUPATEN MALANG
NOMOR : 445/ /421.215/2009
TANGGAL : APRIL 2009
TUGAS POKOK DAN FUNGSI KELOMPOK KERJA (POKJA) HIV / AIDS
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ”KANJURUHAN” KEPANJEN KABUPATEN MALANG

No. Jabatan Tugas Pokok


A. Pelaksana PMTCT
1. Dokter Konsulen/Klinisi Sebagai konsultan kepada pasien untuk kasus :
1. Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (Prevention of Mother to
Child Transmission PMTCT).
2. Pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak dapat terjadi selama
kehamilan, persalinan atau melalui pemberian ASI.
3. Bertanggung jawab memeriksa klien HIV/AIDS pada remaja
perempuan, ibu serta edukasi pada cara pemberian makanan untuk
bayi yang ada di ruang rawat inap setiap hari.

2. Pelaksana Pelayanan 1. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan PMTCT di RSUD ”Kanjuruhan”


Langsung/Konselor Kepanjen Kab. Malang dengan jajaran terkait.
2. Mengkomunikasikan tentang kegiatan PMTCT RSUD “Kanjuruhan”
Kepanjen Kab. Malang dengan Dinas Kesehatan Kota Malang.
3. Bertanggung jawab tentang kegiatan PMTCT di RSUD “Kanjuruhan”
Kepanjen Kab. Malang.
4. Menyusun peraturan pelaksanaan pelayanan yang ada di Klinik
PMTCT.
5. Menyusun prosedur tetap untuk setiap kegiatan di lingkungan Klinik
PMTCT.
6. Menyusun rencana kegiatan di lingkungan Klinik PMTCT
berdasarkan kebijaksanaan dan program rumah sakit serta program
dari Dinas Kesehatan Tingkat I Jawa Timur.
7. Mengawasi dan mengendalikan seluruh pelaksanaan kegiatan Klinik
PMTCT.
8. Bertanggung jawab di semua kegiatan konselor.

3. Petugas Pelayanan 1. Bertanggung jawab terhadap pengambilan sampel darah pada pasien
Laboratorium HIV / AIDS.
2. Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan terhadap pasien
HIV / AIDS.
3. Bertanggung jawab terhadap pemeriksaan yang dilakukan di luar
RSUD ”Kanjuruhan” Kepanjen Kab. Malang apabila pemeriksaan
Laboratorium HIV/AIDS tidak bisa dilakukan di RSUD ”Kanjuruhan”
Kepanjen Kab. Malang.
4. Administrasi / RR 1. Bertanggung jawab untuk mengarsipkan dan mengagendakan surat
keluar dan surat masuk.
2. Merekapitulasi data pasien HIV/AIDS yang berkunjung ke Klinik VCT.
3. Menyimpan dokumentasi tentang kerahasiaan pasien.
4. Menyusun laporan dan mengevaluasi kegiatan bulanan Klinik VCT.
5. Menyusun laporan dan mengevaluasi kegiatan tahunan Klinik VCT.
6. Mendokumentasikan semua kegiatan yang ada di Klinik VCT.
7. Bertanggung jawab terhadap kelancaran administrasi, keuangan dan
lain lain.

B. Pelaksana VCT
1. Dokter Konsulen 1. Sebagai konsultan pasien HIV / AIDS di Klinik VCT.
2. Sebagai konsultan pasien HIV / AIDS di ruang rawat inap.

2. Dokter Penanggungjawab 1. Bertanggung jawab memeriksa setiap klien HIV / AIDS yang datang
Klinik VCT (Dokter Umum di Klinik VCT.
Klinisi) 2. Bertanggung jawab memeriksa klien HIV / AIDS yang ada di ruang
rawat inap setiap hari.
3. Setiap hari on time apabila diperlukan untuk pemeriksaan pasien
HIV / AIDS.

3. Konselor (Meliputi : Medis, 1. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan VCT di RSUD ”Kanjuruhan”


Perawat, Psikolog) Kepanjen Kab. Malang dengan jajaran terkait.
2. Mengkomunikasikan tentang kegiatan VCT RSUD “Kanjuruhan”
Kepanjen Kab. Malang dengan Dinas Kesehatan Kota Malang.
3. Bertanggung jawab tentang kegiatan VCT di RSUD “Kanjuruhan”
Kepanjen Kab. Malang.
4. Menyusun peraturan pelaksanaan pelayanan yang ada di Klinik VCT.
5. Menyusun prosedur tetap untuk setiap kegiatan di lingkungan Klinik
VCT.
6. Menyusun rencana kegiatan di lingkungan Klinik VCT berdasarkan
kebijaksanaan dan program rumah sakit serta program dari Dinas
Kesehatan Tingkat I Jawa Timur.
7. Mengawasi dan mengendalikan seluruh pelaksanaan kegiatan Klinik
VCT.
8. Bertanggung jawab di semua kegiatan konselor.
Kegiatan Konselor meliputi :
1. Melakukan konseling Pra Test HIV.
2. Melakukan konseling Post Test HIV.
3. Melakukan sosialisasi tentang VCT, HIV / AIDS di dalam maupun di
luar rumah sakit.

4. Petugas Laboratorium 1. Bertanggung jawab terhadap pengambilan sampel darah pada pasien
HIV / AIDS.
2. Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan terhadap pasien
HIV / AIDS.
3. Bertanggung jawab terhadap pemeriksaan yang dilakukan di luar
RSUD ”Kanjuruhan” Kepanjen Kab. Malang apabila pemeriksaan
Laboratorium HIV/AIDS tidak bisa dilakukan di RSUD ”Kanjuruhan”
Kepanjen Kab. Malang.

5. Petugas Pelayanan Farmasi Melaksanakan pelayanan Farmasi untuk kasus HIV / AIDS.

6. Petugas Administrasi 1. Bertanggung jawab untuk mengarsipkan dan mengagendakan surat


keluar dan surat masuk.
2. Merekapitulasi data pasien HIV / AIDS yang berkunjung ke Klinik
VCT.
3. Menyimpan dokumentasi tentang kerahasiaan pasien.
4. Menyusun evaluasi dan laporan bulanan Klinik VCT.
5. Menyusun evaluasi laporan tahunan Klinik VCT.
6. Mendokumentasikan semua kegiatan yang ada di Klinik VCT.
7. Bertanggung jawab terhadap kelancaran administrasi, keuangan dan
lain lain.

7. Petugas Kebersihan 1. Membersihkan lokasi di lingkungan Klinik VCT.


2. Membersihkan lokasi tempat tidur dan kamar mandi pasien HIV /
AIDS di Klinik VCT.
3. Bertanggung jawab selama 24 jam terhadap kelancaran pelayanan di
Klinik VCT.
4. Sebagai penerima pasien di Klinik VCT sebelum dilakukan konseling.
5. Terapi religius pada klien / keluarga.
6. Bertanggung jawab pada pemulasaraan jenazah pasien HIV/AIDS.

DIREKTUR RSUD “KANJURUHAN” KEPANJEN


KABUPATEN MALANG

Dr. LINA JULIANTY, SpM,MM


Pembina Tk .I
NIP. 19580707 198603 2 011

Program Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (Prevention of Mother to Child Transmission PMTCT)
Penularan HIV dari ibu ke anak dapat terjadi selama kehamilan, persalinan atau melalui pemberian ASI. Terdapat
kemungkinan 25 – 30 % seorang anak tertular dari ibunya yang HIV positif. Namun penularan ini dapat dicegah
dengan cara :
 Terapi kombinasi obat yang tidak mahal dan berjangka pendek.
 Proses kelahiran yang aman.
 Dukungan dan konseling kepatuhan berobat yang tepat.
 Cara memberi makan bayi yang benar.

Elemen program PMTCT :


 Pencegahan primer infeksi HIV terutama diantara perempuan adalah melalui edukasi kepada remaja
perempuan, ibu dan konseling dan testing serta edukasi pada cara pemberian makanan untuk bayi.
 Pencegahan kehamilan yang tidak dikehendaki melalui layanan kesehatan reproduksi, keluarga berencana
kepada semua perempuan termasuk perempuan dengan HIV/AIDS.
 Profilaksi dengan ART, praktek melahirkan yang aman, konseling pemberian makanan bayi, dukungan bagi
perempuan dengan HIV hanya dapat dikenali ketika mereka telah hamil dengan melakukan ANC.
 Layanan dukungan dan perawatan untuk perempuan dengan HIV yang masuk dalam program juga untuk
anak dan keluarganya.

Elemen konseling dan informasi pasca testing bagi perempuan dengan HIV positif :
 Informasi tentang opsi terapi termasuk biaya yang harus dikeluarkan.
 Konseling tentang pemberian makanan pada bayi, termasuk keuntungan dan resikonya dari sisi kesehatan
jika diberikan ASI, biaya yang dibutuhkan terpapar stigma dan kebutuhan kontrasepsi.
 Informasi dan konseling akan masa dengan fertilitas.
 Informasi tentang pencegahan penularan HIV kepada pasangan yang tidak terinfeksi.
 Konseling tentang berbagi kerahasiaan.
 Informasi dan rujukan untuk layanan dukungan dan hidup positif.