Anda di halaman 1dari 3

NIM : 031124561

Nama: Najwa Fathie


Tugas 2
Audit SDM
EKMA 4476
1. a. Dalam melakukan audit SDM ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan,
sebut dan jelaskan satu persatu pendekatan tersebut.
Jawaban :
Audit SDM menurut Werther dan Davis memiliki beberapa pendekatan, antara
lain :
1. Pendekatan Komparatif (Comparative Approach). Dalam pendekatan ini, objek
audit dibandingkan dengan suatu standar tertentu yang merupakan kondisi
ideal atau kondisi yang diharapkan. Standar yang menjadi acuan ini bisa
berasal dari teori yang sudah dianggap benar atau bisa juga berasal dari
benchmarking terhadap perusahaan atau organisasi lain yang dianggap
sebagai best practicesd alam pengelolaan SDM di industrinya.

2. Pendekatan Statistik (Statistical Approach) Pendekatan statistik juga dapat


digunakan dalam audit SDM. Dalam pendekatan ini tentu auditor harus
memahami dan menguasai cara atau metode pengambilan sampel sampai
dengan pengolahan dan analisis data. Pendekatan statistik bisa digunakan
dalam audit kepuasan kerja, audit tingkat keluar masuknya (turn over)
pegawai, perencanaan SDM, dan sebagainya.

3. Pendekatan Otoritas Luar (Outside Authority Approach). Audit SDM bisa


dilakukan oleh atau mengacu pada pihak luar yang berwenang seperti
pemerintah atau asosiasi industri. Terkait dengan industri penerbangan
misalnya, ada beberapa standar yang terkait dengan pengelolaan SDM
perusahaan, misalnya rasio jumlah cabin crew dengan penumpang atau dengan
ground staff.

4. Pendekatan ketaatan terhadap kebijakan dan peraturan Pendekatan ketaatan


terhadap kebijakan dan peraturan merupakan salah satu pendekatan yang
populer dalam audit SDM. Dalam pendekatan ini, objek audit dibandingkan
dengan kebijakan dan peraturan yang ada baik kebijakan dan peraturan
internal perusahaan maupun eksternal. Pendekatan ini dapat
digunakan untuk melihat ketaatan praktik pengelolaan SDM terhadap SOP
yang ada mulai dari perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan
pengembangan karier, penilaian kinerja, sampai pada kompensasi atau balas
jasa. Audit SDM juga dapat mengacu pada peraturan perundangan yang
berlaku seperti upah minimum, struktur dan skala gaji, serikat pekerja,
keselamatan dan kesehatan kerja, dan sebagainya.

5. Pendekatan Management by Objective (MBO) Pendekatan Management by


Objective (MBO) dalam audit SDM dilakukan untuk membandingkan objek
audit dengan tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan ini umumnya terbagi
dalam efektivitas dan efisiensi pengelolaan SDM. Dalam hal efisiensi,
misalnya yang umum dilakukan adalah dengan membandingkan realisasi
biaya SDM dengan anggaran. Sedangkan terkait efektivitas, misalnya audit
SDM dilakukan untuk menilai kecepatan pengisian suatu lowongan pekerjaan,
gap kompetensi karyawan, evaluasi keberhasilan pelatihan, dan sebagainya..

b. Pendekatan mana yang paling sering digunakan oleh suatu organisasi, sebutkan
kelebihan pendekatan tersebut
Jawaban :
Pendekatan Komparatif (Comparative Approach) Pendekatan ini menggunakan
organisasi lain sebagai model, setelah itu membandingkan hasil atau prosedur
mereka dengan yang dari organisasi lain tersebut. Pendekatan komparatif kerap
digunakan untuk membandingkan masalah ketidakhadiran, perputaran karyawan,
dan data gaji. Pendekatan ini dapat membantu dalam mendeteksi bidang-bidang
yang memerlukan perbaikan. Tim audit sumber daya manusia membandingkan
perusahaan (divisi) atau organisasi dengan organisasi lainnya guna menyingkap
bidang-bidang yang berkinerja buruk. Pendekatan ini lazimnya digunakan untuk
membandingkan hasil-hasil dari aktivitas-aktivitas atau program sumber daya
manusia spesifik. Pendekatan ini membantu mendeteksi bidang-bidang yang
membutuhkan pembenaran.

2 Penggunaan Teknologi Informasi (TI) dalam melaksanakan audit di masa pandemic


covid saat ini, sangatlah disarankan. Agar dapat meminimalisir pergerakan virus covid
tersebut.
a. Untuk itu mohon sebutkan beberapa manfaat dari penggunaan teknologi informasi
dalam pelaksanaan audit
Jawaban :
Audit TI adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi
informasi secara menyeluruh. Audit TI ini dapat berjalan bersama-sama dengan
audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi
lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan
data elektronik, dan sekarang audit TI secara umum merupakan proses
pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam
perusahaan. Dalam pelaksanaanya, auditor TI mengumpulkan bukti- bukti yang
memadai melalui berbagai teknik termasuk survey, wawancara, observasi dan
review dokumentasi. Satu hal yang unik, bukti-bukti audit yang diambil oleh auditor
biasanya mencakup pula bukti elektronik. Manfaat Audit IT :
a. Manfaat pada saat Implementasi (Pre-Implementation Review)
• Institusi dapat mengetahui apakah sistem yang telah dibuat sesuai dengan
kebutuhan ataupun memenuhi acceptance criteria.
• Mengetahui apakah pemakai telah siap menggunakan sistem tersebut.
• Mengetahui apakah outcome sesuai dengan harapan manajemen.

b. Manfaat setelah sistem live (Post-Implementation Review)


• Institusi mendapat masukan atas risiko-risiko yang masih yang masih ada
dan saran untuk penanganannya.
• Masukan-masukan tersebut dimasukkan dalam agenda penyempurnaan
sistem, perencanaan strategis, dan anggaran pada periode berikutnya.
• Bahan untuk perencanaan strategis dan rencana anggaran di masa
mendatang.
• Memberikan reasonable assurance bahwa sistem informasi telah sesuai
dengan kebijakan atau prosedur yang telah ditetapkan.
• Membantu memastikan bahwa jejak pemeriksaan (audit trail) telah diaktifkan
dan dapat digunakan oleh manajemen, auditor maupun pihak lain yang
berwewenang melakukan pemeriksaan.
b. Sebutkan kelebihan dan kelemahan audit dengan menggunakan TI.
Jawaban :
Ada dua jenis audit teknologi sistem informasi yaitu audit around the computer dan
audit through the computer.
a. Kelebihan dan Kelemahan dari metode Audit Around The Computer adalah
sebagai berikut :
• Kelebihan:
1) Proses audit tidak memakan waktu lama karena hanya melakukan audit
tidak secara mendalam.
2) Tidak harus mengetahui seluruh proses penanganan sistem.

• Kelemahan:
1) Umumnya database mencakup jumlah data yang banyak dan sulit untuk
ditelusuri secara manual. Tidak membuat auditor memahami sistem
komputer lebih baik.
2) Mengabaikan pengendalian sistem, sehingga rawan terhadap kesalahan
dan kelemahan potensial dalam sistem.
3) Lebih berkenaan dengan hal yang lalu daripada audit yang preventif.
4) Kemampuan komputer sebagai fasilitas penunjang audit mubadzir.
5) Tidak mencakup keseluruhan maksud dan tujuan audit.

b. Kelebihan dan Kelemahan dari metode Audit Through The Computer adalah
sebagai berikut :
• Kelebihan:
1) Dapat meningkatkan kekuatan pengujian system aplikasi secara efektif.
2) Dapat memeriksa secara langsung logika pemprosesan dan system
aplikasi.
3) Kemampuan system dapat menangani perubahan dan kemungkinan
kehilangan yang terjadi pada masa yang akan dating.
4) Auditor memperoleh kemampuan yang besar dan efektif dalam
melakukan pengujian terhadap systemcomputer.
5) Auditor merasa lebih yakin terhadap kebenaran hasil kerjanya.

• Kelemahan:
1) Biaya yang dibutuhkan relative tinggi karena jumlaj jam kerja yang
banyak untuk dapat lebih memahami struktur pengendalian intern dari
pelaksanaan system aplikasi.
2) Butuh keahlian teknis yang mendalam untuk memahami cara kerja
sistem.

Anda mungkin juga menyukai