Anda di halaman 1dari 7

BAB 6

LANDASAN PSIKOLOGIS PENDIDIKAN


Ragil Fahria Hernawan - 2007335

No. Soal Jawaban Skor


1 Tuliskan kesimpulan Anda tentang ilmu psikologi ssangat dibutuhkan
pentingnya ilmu psikologi sebagai dalam pendidikan. Karena guru/tenaga
salah satu landasan pendidikan! pendidik memiliki bekal dalam
melaksanakan teknik pembelajaran
yang efektif diterapkan dalam kedaan
karakteristik siswa tertentu. Hal itu
dapat membantu guru/pendidik agar
dapat membantu memahami peserta
didiknya guna mencari solusi dari
permasalahan yang dihadapi.
2 Deskripsikan contoh-contoh praktik menentukan strategi atau
aplikasi ilmu psikologi dalam metodepembelajaran yang tepat dan
pendidikan! sesuai, dan mampu mengaitkannya
dengan karakteristik dankeunikan
individu, jenis belajar dan gaya belajar
dan tingkat perkembangan yang
sedang dialamisiswanya dikelas, dan
juga ketika guru menghadapi siswanya
yang bermasalah diharapkan
gurudapat memberikan bantuan
psikologis secara tepat dan benar,
melalui proses hubunganinterpersonal
yang penuh kehangatan dan keakraban
sehingga dapat membantu siswa
tersebutberubah untuk menjadi lebih
baik.
3 Apa saja manfaat yang diperoleh 1. Dapat menciptakan ruangan
pendidik dengan memahami tugas- kelas yang tepat bagi peserta
tugas perkembangan anak? didik.
2. Dapat memberikan metode
pembelajaran yang menarik
dan berpariasi.
3. Mengetahui pelajaran seperti
apa yang sangat dibutuhkan
dan yang kurang dibutuhkan.
4. Memberikan dorongan bagi
peserta didik dalam
berinteraksi.
5. Dapat mengendalikan diri agar
tidak membeda-bedakan anak
yang satu dengan yang lainnya.
6. Dapat memahami peserta didik
dengan baik.
7.
4 Silahkan Anda analisis perbedaan 1. Karena barat cendrung bebas,
karakteristik/ tipe tingkah laku anak anak dalam kebudayaan barat
menurut kebudayaan barat dengan pun bebas. Kurang
karakteristik anak di Indonesia! memperdulikan tata krama dan
sopan santun. Sedangkan di
Indonesia karena sudah
menjadi budaya yang diajarkan
oleh nenek moyang, Indonesia
cenderung memiliki tata krama
dan sopan santun yang tinggi
2. Di barat, selagi tidak
melanggar peraturan
pemerintah, hal tersebut tidak
dipermasalahkan, banyak
orang-orang yang melakukan
sex bebas, sedangkan di
Indonesia walaupun tidak
terdapat pada peraturan
pemerintahan tetapi
mengutamakan norma agama
yang dianut.
3. Barat memiliki sikap yang
disiplin. Seperti mematuhi
peraturan pemerintah, tepat
waktu, dan rajin. Sedangkan di
Indonesia masih sangat minim
sikap disiplin.
4. Anak-anak di barat diberikan
pembelajaran menurut minat
dan keahliannya, sedangkan di
Indonesia anak diberikan
banyak pembelajaran,
walaupun anak tidak ahli
dalam hal tersebut tetap di
tuntut untuk mempelajarinya.
Hal ini mengakibatkan anak
malas dalam belajar.
5 Deskripsikan perbedaan menonjol yang pertama dimulai sejak usia dini
masing-masing tahap perkembangan yaitu pada usia satu sampai dua tahun.
pribadi anak! Pada usia ini anak sudah mulai
mengenali dirinya sendiri. Pada fase
pertama ini kepribadian orang
dibedakan menjadi dua bagian. Bagian
pertama yang berisi unsur unsur dasar
sikap yang disebut attitudes, Bagian
kedua berisi unsur unsur keyakinan
atau disebut juga capital personality
dan bersifat lebih fleksibel dan mudah
dirubah atau dapat dievaluasi atau
direkonstruksi kembali di kemudian
hari.
Fase kedua merupakan fase yang
paling dominan dalam membentuk
kepribadian dan bakat pada seseorang.
Fase ini ada pada usia dua sampai tiga
tahun. Fase ini adalah fase
perkembangan potensi yang memang
sudah dimiliki oleh anak.
Fase ketiga ini merupakan proses
perkembangan kepribadian seseorang
yang mulai luas. Fase ini merupakan
fase terakhir. Fase ini ditandai dengan
semakin stabilnya karakter seseorang
dengan perilaku khasnya. Fase ketiga
ini bisa terbentuk sampai usia dewasa
yaitu sampai usia 25-28
6 Deskripsikan hal-hal yang perlu 1. memahami gaya pembelajaran
dipertimbangkan pendidik yang yang ada, hal ini dapat
memahami psikologi kognitif membantu pendidik dalam
sebelum, saat menyelenggarakan dan mengetahui metode
mengevaluasi pembelajaran! pembelajaran seperti apa yang
dibutuhkan peserta didik.
2. tenaga pendidik harus
memahami terlebih dahulu
tingkat kemampuan kognitif
peserta didiknya. Hal ini akan
menentukan bagaimana cara
tenaga pendidik untuk
mengajar dan memastikan
pembelajaran yang diberikan
sesuai dengan kemampuan
siswanya.
7 Deskripsikan prinsip-prinsip belajar prinsip belajar humanistik menurut
menurut teori psikologi humanistik! Carl Rogers Menurut pandangan
Rogers :
 setiap individu mempunyai
hasrat alami untuk belajar.
Konsep dorongan ingin tahu
tersebut merupakan asumsi
dasar pendidikan dan
pembelajaran dari sudut
pandang humanistik.
 Prinsip belajar yang berarti
menjelaskanbahwa siswa
hanya akan belajar dengan
cepat dan berhasil, apabila
materi yang dipelajari
mempunyai arti baginya
 Proses belajar akan lebih
mudah dilakukan oleh siswa
apabila pelaksanaan proses
belajar mengajar berlangsung
dalam lingkungan yang
terbebas dari ancaman yang
dapat mengganggu atau bahkan
membahayakan siswa
 Prinsip belajar atas insiatif
sendiri menjelaskan bahwa
belajar akan menjadi lebih
berarti dan bermakna bagi
siswa apabila proses tersebut
dilakukan atas insiatif sendiri
serta melibatkan perasaan dan
pikiran siswa.
 belajar yang paling bermanfaat
bagi siswa adalah tentang
proses belajar itu sendiri. Oleh
sebab itu, yang dibutuhkan
siswa adalah individu
(pendidik) yang mampu belajar
di lingkungan yang sedang dan
akan terus berubah.
8 Tuliskan satu contoh dari penerapan membantu siswa membuat peta
psikologi humanisitik dalam konsep dari apa yang telah ia pelajari.
pembelajaran! Siswa akan lebih suka memahami
sesuatu berdasarkan caranya sendiri.
Jika ada kesalahan dalam proses
pembelajaran, tugas pengajar hanya
melakukan klarifikasi. Selebihnya
siswa yang kemudian akan membuat
ringkasan, kesimpulan dan lain
sebagainya dari hasil pembelajaran
yang sudah ia lakukan.
9 Deskripsikan implementasi Aplikasi teori behavioristik dalam
pembelajaran yang berorientasi pada kegiatan pembelajaran tergantung dari
psikologi behavioristik beberapa hal seperti : tujuan
pembelajaran, sifat materi pelajaran,
karakteristik siswa, media dan fasilitas
pembelajaran yang tersedia.
Pembelajaran yang dirancang dan
berpijak pada teori behvioristik
memandang bahwa pengetahuan
adalah obyektif, pasti, tetap, tidak
berubah. pembelajaran menurut teori
behavioristik ditekankan pada
penambahan pengetahuan, sedangkan
belajar sebagi aktivitas yang menuntut
siswa untuk mengungkapkan kembali
pengetahuan yang sudah dipelajari
dalam bentuk laporan, kuis, atau tes.
10 Deskripsikan upaya teknis yang dilaksanakan dengan cara merancang
seharusnya dilakukan pendidik yang materi-materi pembelajaran secara
memahami psikologi belajar disiplin bertahap, kemudian memberikan
mental dalam menyelenggarakan materi-materi kepada anak dan
pembelajaran di kelas! memberikan evaluasi berbasis disiplin
mental. Misalnya Pembelajaran PKn,
guru dapat mengunakan strategi
belajar kelompok, untuk membahas
tentang persatuan bangsa, nilai dan
norma, hak asasi mausia, kebutuhan
hidup, kekuasaan dan politik,
masyarakat demokratis, Pancasila
dakonstitusi negara serta globalisasi.
Guru kemudian dapat bertanya kepada
siswa satu persatu untuk menjawab
pertanyaan dari guru untuk mengukur
kedalaman pemahaman materi.

Anda mungkin juga menyukai