Anda di halaman 1dari 6

NAMA :SALAMA & ERIKA PUTRI

KELAS : X_E
Tujuan penelitian

Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian fermentasi tape ini,


diantaranya :

1. untuk mengetahui proses pembuatan tape ketan

2. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi

3. untuk mengetahui jamur apa yang berada di dalam tape

4. untuk mengetahui reaksi kimia yang terjadi pada tape

Manfaat penelitian
Dalam karya ilmiah ini didapat beberapa manfaat, diantaranya : kita bisa
mengetahui bagaimana proses pembuatan dan proses fermentasi asam
laktat pada tape. Selain itu juga, penelitian ini bermanfaat untuk melatih
ketangkasan dalam menyusun karya ilmiah, dan kitapun dapat belajar
bagaimana cara fermentasi tape.

Pengertian tape ketan

Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh


masyarakat Indonesia, terutama orang betawi. Tape ini dibuat dengan cara
difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri saccharomyces
cerivisiae. Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.

Alat dan bahan

Bahan :

1. beras ketan ½ kg

2. ragi ½ sendok makan

3. gula pasir 1 sendok

4. daun katuk 10 lembar

5. air

alat :

1. toples mini

2. cempeh

3. bakul

cara kerja

1. beras ketan dimasukan ke dalam bakul dan dicuci dengan air daun
katup sampai bersih, dan setelah itu tiriskan

2. bersihkan toples, cempeh, sampai bersih kemudian tiriskan

3. setelah ditiriskan, beras ketan dinanak sampai matang, dan


dinginkan di cempeh sampai nasi ketan tersebut benar-benar dingin.
4. bubukan ragi sampai menjadi serbuk

5. setelah dingin, nasi ketan tadi taburi dengan serbuk ragi dan gula
pasir secara merata (hindari pemberian ragi dalam keadaan nasi ketan
panas)

6. setelah merata, masukan nasi ketan tersebut ke dalam toples atau


dibungkus dengan daun pisang

7. simpan selama 2 hari

8. tape ketan siap disajikan

Pembahasan

Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan,


kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat, memaparkan faktor-
faktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi
tape. Tape ketan ini merupakan suatau bioteknologi yang dikategorikan ke
dalam bioteknologi tradisional /konvensional.

Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis
dan agak terasa bau alkohol,setelah kami meneliti dan membaca dari
berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang
menyebabkan ketan menjadi bau alkohol dan terasa manis.

Adapun reaksi kimia yang terjadi dalam proses fermentasi tape yaitu :

2(C6H10O5)n + nH2O —-> n C12H22O11

Amilum/patiamilase matosa

C12H22O11 + H2O —-> 2C6H12O6

Maltosa maltase glukosa

C6H12O6 —-> 2C2H5OH + CO2


glukosa alcohol

Bahan baku dari pembuatan tape adalah beras ketan atau bisa digunakan
juga umbi kayu (singkong).Tape ketan dibuat dengan proses fermentasi yang
dibantu oleh ragi atau (bakteri saccharomyces cerivisiae) bakteri ini dapat
merubah karbohidrat menjadi alkohol, dan karbon dioksida.
Dalam fermentasi tape ketan terlibat beberapa mikro organisme yang
disebut dengan mikrobia perombak pati menjdi gula yang menjadikan tape
pada awal fermentasi terasa manis.yang menyebabkan tape ketan berubah
menjadi alkohol karena adanya bakteri actobakter aceti (mengubah alcohol
menjadi asam asetat).

Adapun beberapa faktor yang menyebabkan pembuatan tape ketan ini dapat
berlangsung tidak sempurna salah satu penyebabnya adalah peralatan yang
kurang higienis dan ragi yang sudah lama (sudah kadaluarsa).dan dapat
disebabkan juga oleh pencucian beras atau singkong yang tidak bersih
sehingga fermentasi tdak sempurna.pada penelitian ini pula kelompok kami
belum sempurna dikarenakan nasi ketan yang kami buat masih belum
matang.Tapi,tape tersebut masih bisa di konsumsi dan masih terasa manis.

Pembuatan tape ini berlangsung selama dua sampai tiga hari,dalam kurun
tiga hari itu tape masih bisa masih bisa dimakan karena tape belum berubah
menjadi alcohol,tapi jika tape sudah lebih dari tiga hari tape tidak bisa
dimakan(dikonsumsi) karena sudah berubah menjadi alcohol selain itu juga
tape tersebut sudah membusuk.

Kesimpulan

Setelah melakukan penelitian, ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa


fermentasi yang terjadi pada tape ketan terjadi selama 2-3 hari. Selain itu
juga, dalam proses pembuatan tape ini ada hal-hal yang harus diperhatikan
supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Hal
tersebut adalah harus bersihnya peralatan yang digunakan. Selain itu juga,
harus menggunakan ragi yang berkualitas.

CATATAN:

1. Banyaknya ragi yang digunakan disesuaikan dengan jumlah beras ketan. Bila
terlalu banyak akan mempercepat proses fermentasi dan menyebabkan rasa
tape menjadi pengar, bila terlalu sedikit dapat menyebabkan tape yang
terbentuk tidak manis dan terasa keras
2. Takaran ragi yang tepat biasanya diperoleh berdasarkan pengalaman
3. Kualitas tape yang baik turut ditentukan oleh jenis ragi yang digunakan
dan asal ragi tersebut.

4. Perbandingan ragi dan beras ketanya adalah 1:8 itulah perbandinganya


Hasil Pengamatan tape selama 3 hari

Hari Keterangan

1(kamis) Warna tape masih putih dan baunya masih belum harum

2(jumat) Warna tape sudah agak kuning tetapi baunya belum harum

sabtu) Warna tape sudah ke kuning- kuningan yang berarti tape )3


sudah matang,baunya pun sudah harum dan tape siap di santap