Anda di halaman 1dari 2

Manajemen Diri – Mengatur Waktu untuk Mencapai Produktifitas

Tiga Tips untuk Menjadi Produktif


Pernahkah Anda merasa pada saat bekerja jarum jam sudah
menunjukkan pukul 11 menjelang makan siang padahal Anda belum
sempat menyelesaikan satu pekerjaan pun. Sibuk tapi rasanya
pekerjaan tidak produktif? Satu hal yang harus disadari bahwa
kesibukan tidak sama dengan menjadi produktif. Anda bisa saja
menghabiskan sekian jam tanpa menghasilkan apa-apa. Sounds
familiar? Ada beberapa prinsip yang sebaiknya Anda pertimbangkan
dalam manajemen waktu sehingga Anda bisa bekerja efektif:

1. Menyusun Rencana

Ada ungkapan yang mengatakan ”If you fail to plan, you plan to fail”.
Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus
dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan
menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus
saya kerjakan sekarang ya?”. Rencana memberikan peta apa yang ada
dihadapan Anda hari itu. Alokasikan sedikit waktu untuk menyusun
rencana sehingga Anda bisa mengelompokkan tugas-tugas yang
sesuai dan memberikan prioritas serta waktu pengerjaannya.

Susunlah rencana di pagi hari atau hari sebelumnya. Anda bisa mulai
dari catatan kecil saja atau bahkan menyusunnya di kepala untuk
sekedar memberikan sinyal kepada otak mengenai apa yang harus
Anda selesaikan hari itu.

Gunakan strategi yang cerdas dalam menyusun rencana. Kapan


biasanya Anda merasa energi Anda tinggi, baik mental maupun fisik?
Buat saya biasanya waktu antara jam 10:00 sampai 12:00 adalah saat
dimana saya sedang ”on fire”. Disaat itu saya manfaatkan untuk
memulai atau menyelesaikan tugas-tugas dengan prioritas tinggi.
Waktu yang tersisa biasanya saya gunakan untuk menyelesaikan
pekerjaan-pekerjaan dengan prioritas lebih rendah.

Rencana tidak bersifat kaku dan selalu terbuka untuk adjustment


kapanpun. Jangan lupa untuk menyisipkan waktu untuk istirahat. Pada
prinsipnya, Anda melakukan manajemen diri untuk Anda sendiri.
Belajar mengelola waktu adalah latihan yang bagus untuk disiplin diri.
2. Fokus

Seringkali dalam bekerja kita membiarkan diri kita larut dalam


beberapa pekerjaan sekaligus, istilahnya multi-tasking. Mungkin Anda
mencoba menyenangkan boss Anda dengan mengiyakan semua
permintaannya, tapi tanpa Anda sadari sebenarnya Anda justru
membebani diri Anda dengan stress dan belum tentu juga apa yang
Anda kerjaan akan berkualitas bagus.

Mengerjakan dua hal pada saat bersamaan bukan saja membagi


perhatian Anda tetapi juga membuat Anda kurang fokus yang
akibatnya butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu.
Fokus dalam bekerja membuat kita lebih produktif dan mengurangi
beban stress. Buat skala prioritas apabila Anda harus menyelesaikan
beberapa pekerjaan dalam kurun waktu yang bersamaan.

3. Hindari Interupsi

Dua hal dalam dunia kerja sekarang ini yang menjadi sering menjadi
sumber interupsi adalah: telepon dan email. Tentu saja interupsi ini
tidak bisa dihindari tetapi gunakan keahlian Anda dalam manajemen
diri untuk menanganinya:

• Jawab telepon dari orang-orang yang berkepentingan saja pada


saat Anda sedang fokus bekerja. Apabila Anda harus terpaksa
menjawab, usahakan waktunya seminimal mungkin. Anda bisa
menelepon balik ketika Anda sudah agak bebas.
• Cek email disaat-saat tertentu saja. Okay, ini tentunya sangat
berat. Anda bisa coba. Apabila tidak mungkin, usahakan untuk
tidak menjawab semua email tiap kali itu datang. Jawablah email
yang berkaitan dengan pekerjaan Anda saat itu dan hindari
multi-tasking.

Manajemen diri erat kaitannya dengan bagaimana Anda mengatur


waktu Anda sehari-hari. Jangan biarkan faktor-faktor eksternal
mengganggu produktifitas Anda. Apabila Anda produktif bukan hanya
Anda sendiri yang senang tapi juga boss Anda. Hidup Anda lebih
mudah dan stress pun berkurang...