Anda di halaman 1dari 2

Nama : Balqis Sulaimah

NIM : 20200420182
Kelas : Akuntansi (E)
Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi
Tugas Resume
SEJARAH EKONOMI ISLAM PERIODE NABI MUHAMMAD SAW
Secara umum, ekonomi adalah perilaku manusia yang berhubungan dengan bagaimana proses
dan cara memperoleh dan mendayagunakan produk, distribusi, dan konsumsi. Ekonomi berkaitan dengan
perilaku manusia yang didasarkan pada landasan serta prinsip-prinsip yang menjadi dasar acuan. Ilmu
ekonomi Islam sebagai sebuah studi ilmu pengetahuan modern baru yang muncul pada tahun 1970-an,
akan tetapi pemikiran tentang ekonomi Islam telah muncul sejak Islam itu diturunkan melalui Nabi
Muhammad saw. Rujukan atau landasan utamanya adalah Al-Quran dan Hadist. Pemikiran ekonomi
Islam muncul bersamaan dengan diturunkannya Al-Quran dan pada masa kehidupan Rasulullah saw. pada
abad 6 M hingga awal abad 7 M.
Banyak hal-hal strategis yang dilakukan Rasulullah saw. dalam masyarakat baru di Madinah,
khususnya tentang perekonomiannya, antara lain sebagai berikut:
1. Menyusun sistem pertahanan Madinah.
2. Membuat konstitusi negara.
3. Mengeluarkan hak dan kewajiban bagi warga negaranya.
4. Menciptakan kedamaian dalam negara.
5. Meletakkan dasar-dasar sistem keuangan negara.
Secara garis besar, ketentuan dan kebijakan ekonomi pada masa Rasulullah saw. adalah sebagai
berikut:
1. Kekuasaan tertinggi adalah milik Allah dan Allah adalah pemilik absolut atas semua yang ada.
2. Manusia merupakan pemimpin (khalifah) Allah di muka bumi.
3. Semua yang dimiliki dan didapatkan oleh manusia adalah karena seizin Allah.
4. Kekayaan tidak harus ditimbun dan kekayaan harus diputar.
5. Eksploitasi ekonomi dalam segala bentuknya harus dihilangkan, termasuk riba.
Sumber-sumber pendapatan negara:
a. Jizyah Adalah pajak yang dibayarkan oleh orang non muslim khususnya ahli kitab, untuk
jaminan perlindungan jiwa, harta atau kekayaan. Pada zaman Rasulullah, besarnya jizyah adalah satu
dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. Pembayaran tidak harus berupa uang,
dapat juga berupa barang dan jasa.
b. Kharaj Kharaj atau pajak tanah dipungut dari non muslim ketika Khaibar ditaklukkan. Jumlah
kharaj yang dibayarkan dari tanah ini tetap, yaitu setengah dari hasil produksi.
c. Ushr Adalah bea impor yang dikenakan kepada semua pedagang, dibayar hanya sekali dalam
setahun dan hanya berlaku terhadap barang yang lain lebih dari 200 dirham. Rasulullah saw. berinisiatif
mempercepat peningkatan perdagangan, walaupun menjadi beban pendapatan negara.
Sumber-sumber pengeluaran negara :
a. Biaya pertahan seperti persenjataan, unta, dan persediaan.
b. Penyaluran zakat dan ushr kepada yang berhak menerimanya menurut ketentuan Al-Quran.
c. Pembayaran gaji untuk wali, qadi, guru, imam, muadzin, utang negara, pejabat negara, dan
lain-lain. Rasulullah saw. membentuk Baitul Mal di Masjid Nabawi, berfungsi sebagai tempat
pengumpulan seluruh harta negara dan juga untuk dibagikan kepada masyarakat hingga harta
tersebut tidak tersisa tanpa adanya penimbunan.