Anda di halaman 1dari 3

PENDALAMAN MATERI

(Lembar Kerja Resume Modul)

A. Judul Modul : FIKIH


B. Kegiatan Belajar : HUKUM ZAKAT (KB 1)

C. Refleksi

NO BUTIR REFLEKSI RESPON/JAWABAN


1. Kata zakat ) ٌ‫ ) زَ كَاة‬berasal dari bahasa Arab, secara bahasa
artinya suci, tumbuh berkembang dan berkah
2. Menurut syara’, para ulama mendefinisikannya dengan
“Harta tertentu yang wajib dikeluarkan sebagiannya
kepada para mustahiq.”
3. Al-ardhul Al-musta’jarah (Sebidang tanah yang disewakan )
4. Al-musta’jir ( Penyewa tanah )
5. Shohibul ardhi ( Pemilik Tanah )
6. Zakat hasil tanah wajib dikeluarkan zakatnya setiap panen,
tidak berlaku untuknya haul (genap satu tahun) di dalamnya
7. Hadist tentang kadar zakat hasil tanah yang artinya
““Tanaman yang tumbuh diari oleh air yang menggunakan
alat, zakatnya sebanyak lima persen. Sedangkan tanaman
yang diairi oleh air hujan sebanyak sepuluh persen.” HR.
ahmad dan Muslim
8. Menurut Jumhur ulama, bahwa yang wajib mengeluarkan
Peta Konsep (Beberapa zakat hasil tanah yang disewakan adalah pihak penyewa
1. istilah dan definisi) di modul 9. Menurut pendapat Abu Hanifah dan pengikutnya bahwa
bidang studi pemilik tanahlah yang wajib mengeluarkan zakatnya karena
dari sebab tanah itulah ada hasil yang diperoleh., tanpa
tanah tak akan dapat dihasilkan apa-apa.
10. pemilik tanah maupun si penyewa sama-sama wajib
mengeluarkan zakat, menurut Abu Zahra
11. Profesi secara istilah berarti suatu pekerjaan yang
membutuhkan pengetahuan, keahlian, dan kepintaran
12. Gagasan zakat profesi ini adalah Syeikh Yusuf Qardhawi
dalam kitabnya Fiqh Az Zakah, yang cetakan pertamanya
terbit tahun 1969. Namun tampaknya Yusuf Qardhawi
dalam hal ini mendapat pengaruh dari dua ulama lainnya,
yaitu Syeikh Abdul Wahhab Khallaf dan Syeikh Abu
Zahrah. Dalil keumuman ayat al-Qur’an yang dijadikan
dasar bagi zakat profesi yaitu QS. al-Baqarah. 267
13. Abdurrahman Hasan, Imam Abu Zahra, dan Abdul Wahab
Khallaf, mereka berpendapat bahwa nisab zakat profesi
sekurang-kurangnya lima wasaq atau 300 sha sekitar 930
liter atau 653 Kg. sehingga prosentase zakatnya disamakan
(diqiyaskan) dengan zakat pertanian yang pengairannya
menggunakan alat (mesin), yaitu sebesar 5 % setiap
mendapatkan gaji atau honor.
14. Jumhur ulama berijtihad bahwa nisab zakat profesi adalah
seharga emas 93,6 gram emas murni yang diambil dari
penghasilan bersih setelah dikeluarkan seluruh biaya hidup.
Kelebihan inilah yang dihitung selama satu tahun, lalu
dikeluarkan zakatnya sebanyak 2,5 % setiap bulan.
Prosenatase ini diqiyaskan dengan zakat mata uang yang
telah ditetapkan oleh Hadits.
15. Terdapat juga pendapat yang mengatakan bahwa zakat
profesi disamakan dengan zakat rikaz (barang temuan)
maka tidak ada syarat nisab dan prosentasenya 20 persen
pada saat menerimanya.
16. Bentuk dan macam zakat dalam Islam dengan melihat
mustahiqnya dapat dibagi menjadi empat. Pertama:
Konsumtif tradisional, seperti zakat fitrah. Kedua,
konsumtif kreatif, contohnya bea siswa. Ketiga Produktif
tradisional, seperti pemberian ternak dan alat pertukangan.
Dan keempat produktif kreatif , yaitu zakat untuk modal
usaha
17. zakat produktif adalah zakat yang didistribusikan kepada
mustahik dengan dikelola dan dikembangkan melalui
perilaku-perilaku bisnis
18. Jumhur ulama sepakat bahwa kelompok mustahiq
zakat itu terdiri delapan asnaf. Kesepakatan tersebut
didasari oleh ayat al-Qur’an surat al-Taubat ayat 60
19. Fuqara, yaitu Orang yang tidak memiliki harta dan
pekerjaan yang dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari
20. Masakin, yaitu Orang yang memiliki pekerjaan, tapi
hasilnya tidak dapat memenuhi kebutuhannya
21. Amilin yaitu Yaitu orang yang bekerja memungut zakat
(panitia zakat)
22. Muallaf, pengertiannya dapat berarti orang yang baru
masuk Islam sedangkan imannya masih lemah, maka untuk
menguatkannya perlu diyakinkan dengan zakat
23. Budak, yaitu orang yang hidupnya tidak merdeka, dikuasai
oleh tuannya
24. Orang yang terlilit hutang, yaitu oraang yang memiliki
tunggakan hutang kepada orang lain baik hutang tersebut
untuk kepentingan pribadinya atau hutang karena untuk
biaya kebajikan
25. Orang yang berjuang di jalan Allah, yaitu para tentara
yang berperang melawan serangan orang kafir
26. Orang yang sedang dalam perjalanan. Yaitu orang yang
sedang melakukan sebuah perjalanan dengan tujuan yang
baik bukan untuk kemaksiatan, seperti pelajar atau
mahasiswa yang belajar di luar negeri
27. Menurut Mahmud Syaltut, istilah sabilillah memiliki arti
kemaslahatan ummat yang manfaatnya kembali kepada
kaum muslimin seperti pembangunan mesjid, rumah sakit,
perlengkapan pendidikan, dan sebagainya
28. Menurut al-Maraghi, istilah sabilillah adalah semua perkara
yang berhubungan dengan kemaslahatan ummat dapat
dimasukkan ke dalam sabilillah, seperti perkara yang
menyangkut masalah agama dan pemerintahan, seperti
masalah pelayanan haji
29. M. Rasyid Ridha berpendapat bahwa, istilah sabilillah
mencakup semua kepentingan syariah secara umum yang
berkenaan dengan masalah agama dan negara dan yang
terpenting, untuk persiapan kepentingan perang dengan
membeli persenja
30. Menurut Yusuf Qardhawi, istilah sabilillah memiliki arti
yang lentur, yaitu semua sarana yang dapat dipergunakan
untuk memperjuangkan kemajuan ummat Islam dan
melawan semua bentuk serangan orang-orang kafir,
semuanya termasuk sabilillah
31. Sayyid Sabiq berpendapat, bahwa istilah sabilillah adalah
semua jalan yang dapat menyampaikan kepada keridhaan
Allah, baik berupa ilmu atau amal.

1. bersifat zhan (dugaan)


Daftar materi bidang studi
2. zakatu kasb al-amal wa al-mihan al- hurrah atau zakat atas
2. yang sulit dipahami pada
modul penghasilan kerja dan profesi bebas

Dalam memahami materi banyak yang kesulitan memahami


tentang pilihan – pilihan Hukum dan sikap hukum yang akan
kita pilih tentang hal-hal berikut ini :
Daftar materi yang sering
3. mengalami miskonsepsi 1. Hukum Zakat Tanah yang disewakan
dalam pembelajaran 2. Hukum Zakat Hasil usaha ( Profesi )
3. Hukum Zakat Produktif
4. Hukum Zakat untuk Pembangunan Masjid

Anda mungkin juga menyukai