Anda di halaman 1dari 2

PENYIMPANAN LOGISTIK Kepala Klinik :

No. Dokumen : SOP/KA/01


No. Revisi :00
SOP
Tanggal Terbit :1 JUNI 21
Halaman :1/1

1. Pengertian Dalam penyimpanan logistik harus dipastikan kondisi fisik dan


keamanan barang dan kemasannya di semua tingkat fasilitas
penyimpanan.
2. Tujuan Diperlukan tata kelola yang baik agar kualitas tetap terjaga saat
diterima oleh sasaran
3. Kebijakan SK Kepala Klinik No. ................ tentang manajemen vaksin dan
logistik

4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor


HK.01.07/MENKES/4638/2021
5. Prosedur Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 juga membutuhkan logistik yang
meliputi ADS, safety box, dan alcohol swab.
Berikut tahapan dalam penyimpanan produk :
a. Penerimaan dan Inspeksi saat Menerima Produk
Barang yang dikirim/diterima dipastikan bahwa barang tidak rusak
selama pengangkutan. Tetap memverifikasi jumlah barang yang
diterima dengan melihat slip atau faktur pengiriman barang. Laporkan
jika ada perbedaan
b.Pemindahan
Proses ini termasuk memindahkan barang dari area
pembongkaran/penerimaan, setelah pengambilan barang; untuk
kemudian ditaruh di area penyimpanan barang yang ditentukan (rak,
lantai, dll.). Pastikan agar setiap barang dicatat dengan benar dan pada
hari yang sama saat barang diterima.
c. Pengambilan dan Pengemasan
Untuk memenuhi permintaan pengiriman (atau daftar pengambilan),
barang harus ditarik dari stok yang ada, kemudian disiapkan untuk
pengiriman. Setiap terjadi kegiatan pengepakan atau pengemasan
ulang, kemasan baru harus diberi label dengan benar.
d. Pengiriman
Untuk menjamin ketepatan pengiriman yang baik, daftar dan jumlah
barang harus diperiksa dan sesuai dengan alokasi, sebelum
mempersiapkan dokumen pengiriman yang diperlukan. Untuk
menghindari kerusakan selama pengiriman, barang harus diatur dan
diamankan di dalam kendaraan mengikuti syarat dan ketentuan
pemuatan dan pengangkutan yang memadai.

Perhatikan kadaluwarsa setiap barang. Khusus untuk ADS, pengiriman


atau pemakaiannya harus mengikuti prinsip EEFO (Early Expired First
Out), dimana barang yang akan kadaluwarsa, diutamakan untuk
dikirim/dipakai terlebih dahulu. ADS yang sudah kedaluwarsa tidak
boleh didistribusikan atau digunakan.
6. Pelaksana Vaksinator

7. Unit terkait Tim Vaksinasi

Anda mungkin juga menyukai