Anda di halaman 1dari 19

PERTEMUAN 9

BIAYA
TENAGA KERJA
Pengertian dan Penggolongan
Biaya Tenaga Kerja
Biaya Tenaga kerja : Biaya yang dikeluarkan untuk
tenaga atau usaha fisik serta mental dari karyawan
dalam mengolah produk
1. Penggolongan Kegiatan Tenaga Kerja.
a. menurut fungsi pokok perusahaan
a). BTK Produksi
b). BTK Pemasaran
c). BTK Administrasi dan Umum
b. Menurut kegiatan departemen-departemen
perusahaan
Contoh Dept Produksi bisa terdiri dari :
Bag percetakan ---> BTK bag percetakan
Bag Penyelesaian ---> BTK penyelesaian
Pengertian dan Penggolongan
Biaya Tenaga Kerja (Lanjutan 2)
c. Menurut jenis pekerjaan
➢ BTK mandor --> pekerjaannya mandor
➢ BTK Operator --> Pekerjaannya Operator

d. Menurut hubungannya dengan pengerjaan produk


➢ BTK Langsung ---> TK yang langsung mengolah
produk
➢ BTK tdk langsung --> TK yang tdk langsung
mengolah
Pencatatan Akuntansi Biaya
Tenaga Kerja
Akuntansi Biaya Tenaga Kerja
a. Mencatat hutang gaji
Gaji dan Upah xxx
Utang PPh karyawan xxx
Utang gaji dan Upah xxx

b. Distribusi gaji dan Upah


BDP BTK xxx
BOP Sesungguhnya xxx
Biaya ADM umum xxx
Biaya Pemasaran xxx
Gaji dan Upah xxx
Pencatatan Akuntansi Biaya
Tenaga Kerja (Lanjutan)
c. Pada saat pembayaran Gaji
Utang gaji dan upah xxx
Kas xxx

d. Pada saat pembayaran pajak


Utang PPh Karyawan xxx
Kas xxx
3. Insentif
Untuk meningkatkan produktifitas banyak perusahaan
menerapkan insentif untuk karyawannya agar dapat
bekerja lebih baik
Ada beberapa metode insentif diantaranya:
a. Insentif diberikan dengan sistem premi berdasar jam
kerja.
Ada beberapa metode, diantaranya :
1. Sistem premi Halsey
G = T ( JS + 1/2 JH)
2. Sistem Premi Rowan
G = (1 + JH/JSt) (JS x T)
G = Jumlah gaji/upah JS = jam sesungguhnya
T = Tarif upah /jam JH = Jam hemat (JSt – JS )
JSt = Jam Standar
Lanjutan Insentif
b. Insentif diberikan berdasar satuan hasil
1. Straight Piece work
Pada sistem ini karyawan yang menghasilkan
unit dibawah standar atau sama dengan standar
mendapat upah persatuan standar sedangkan
yang melebihi standar maka kelebihanya
dikalikan dengan premi insentif sebesar harga
standar persatuan
2. Sistem Taylor
Perusahaan menetapkan tarif upah persatuan
yang berbeda antara yang produktifitasnya
standar dengan yang produktifitasnya tinggi
LATIHAN Soal :

Diketahui standar waktu untuk Pekerjaan no. 007 adalah


10 jam untuk 10 produk dengan tarif perjam Rp 10.000
Tn.Agus dapat mengerjakan 10 produk tersebut selama 7
jam.

Diminta :
A. Berapakah upah yang diterima Tn.Agus jika
perusahaan menggunakan insentif sistem Halsey
B. Berapakah upah yang diterima Tn.Agus jika
perusahaan menggunakan insentif sistem Rowan
JAWABAN

A. Berapakah upah yang diterima Tn.Agus jika


perusahaan menggunakan insentif sistem Halsey
G = T ( JS + ½ JH )
= 10.000 ( 7 + ½ (10-7) )
= 85.000

B. Berapakah upah yang diterima Tn.Agus jika


perusahaan menggunakan insentif sistem Rowan
G = ( 1 + JH/JSt ) ( JS x t )
= ( 1 + (3/10) ) ( 7 x 10.000 )
= 91.000
Biaya –biaya yang berhubungan
dengan tenaga kerja
1. Setup Time.
Setup cost adalah biaya-biaya yang dikeluarkan untuk
memulai produksi, perlakuan setup costs adalah :
a. Dimasukkan dalam Upah Tenaga Kerja Langsung.
b. Dimasukkan sebagai BOP.
c. Dibebankan kepada pesanan tertentu, tetapi tidak
sebagai unsur biaya tenaga kerja langsung,BBB
atau BOP
Biaya –biaya yang berhubungan
dengan tenaga kerja (Lanjutan)
2. Waktu menganggur
Seringkali terjadi hambatan-hambatan waktu mengolah
produk sehingga karyawan menganggur sedangkan
karyawan tersebut harus digaji, biaya biaya tenaga kerja
selama waktu menganggur dimasukkan kedalam Unsur
Biaya Overhead pabrik
Contoh: Karyawan bekerja 40 jam perminggu dengan
upah Rp. 20 perjam dari 40 jam kerja misalkan 4 jam
merupakan waktu yang mengganggur.
BDP – BTKL Rp. 720 --
BOP sesungguhnya Rp. 80 --
Gaji dan Upah ---- Rp. 800
LATIHAN SOAL
PILIHAN GANDA

PERTEMUAN 9
1. Sistem insentif yang berdasarkan satuan hasil adalah:
a. Sistem Taylor d. Berdasarkan Jam Kerja
b. Sistem Rowan e. Berdasarkan Jam BOP
c. Sistem Halsey

2. Rumus untuk mencari upah berdasarkan sistem premi


Rowan adalah :
a. G = (1 +JH/JSt)(JS x T) d. G = (JS + JH ) x T
b. G = T (JS + ½ JH) e. G = (JT + JH ) x T
c. G = (JH/JSt) x T
2. Rumus untuk mencari upah berdasarkan sistem premi
Rowan adalah :
a. G = (1 +JH/JSt)(JS x T) d. G = (JS + JH ) x T
b. G = T (JS + ½ JH) e. G = (JT + JH ) x T
c. G = (JH/JSt) x T

3. Jurnal yang dibuat pada saat pembayaran gaji karyawan


adalah :
a. Kas (D), Utang Gaji dan upah (K)
b. Utang gaji dan upah (D), Kas (K)
c. Utang gaji dan upah (D), Gaji dan Upah (K)
d. BDP-BTK (D), Kas (K)
e. BP-BTK (D), Kas (K)
3. Jurnal yang dibuat pada saat pembayaran gaji karyawan
adalah :
a. Kas (D), Utang Gaji dan upah (K)
b. Utang gaji dan upah (D), Kas (K)
c. Utang gaji dan upah (D), Gaji dan Upah (K)
d. BDP-BTK (D), Kas (K)
e. BP-BTK (D), Kas (K)

4. Diketahui standar waktu untuk Pekerjaan no. 234 adalah


7,5 jam untuk 5 produk dengan tarif perjam Rp 5.000,
Tn. Bayu dapat mengerjakan 5 produk tersebut selama
5 jam, Berapakah upah yang diterima Tn Bayu jika
perusahaan menggunakan insentif sistem Halsey:
a. Rp. 25.000 d. Rp. 37.500
b. Rp. 18.750 e. Rp. 15.000
c. Rp. 31.250
4. Diketahui standar waktu untuk Pekerjaan no. 234 adalah
7,5 jam untuk 5 produk dengan tarif perjam Rp 5.000 Tn
Bayu dapat mengerjaka 5 produk tersebut selama 5
jam, Berapakah upah yang diterima Tn Bayu jika
perusahaan menggunakan insentif sistem Halsey:
a. Rp. 25.000 d. Rp. 37.500
b. Rp. 18.750 e. Rp. 15.000
c. Rp. 31.250
5. PT Telaga mengunakan insentif sistem Taylor dengan
menetapkan standar upah satu minggu ( 40 jam )Rp
160.000 dengan hasil standar 1.000 unit atau upah
standar per unit Rp 160, PT Telaga memberikan tarif
110 % dari upah standar jika menghasilkan produk
diatas standar, dan tarif 90% dari upah standar jika
menghasilkan dibawah standar.
Bagas salah satu karyawannya menghasilkan produk
selama seminggu (40 jam) sebanyak 1.100 unit,
berapakah upah yang harus dibayar PT Telaga:
a. Rp. 193.600 d. Rp. 160.000
b. Rp. 176.000 e. Rp. 100.000
c. Rp. 158.400
5. PT Telaga mengunakan insentif sistem Taylor dengan
menetapkan standar upah satu minggu ( 40 jam )Rp
160.000 dengan hasil standar 1.000 unit atau upah
standar per unit Rp 160, PT Telaga memberikan tarif
110 % dari upah standar jika menghasilkan produk
diatas standar, dan tarif 90% dari upah standar jika
menghasilkan dibawah standar.
Bagas salah satu karyawannya menghasilkan produk
selama seminggu (40 jam) sebanyak 1.100 unit,
berapakah upah yang harus dibayar PT Telaga:
a. Rp. 193.600 d. Rp. 160.000
b. Rp. 176.000 e. Rp. 100.000
c. Rp. 158.400
1. Sistem insentif yang berdasarkan satuan hasil adalah:
a. Sistem Taylor d. Berdasarkan Jam Kerja
b. Sistem Rowan e. Berdasarkan Jam BOP
c. Sistem Halsey