Anda di halaman 1dari 15

PERTEMUAN 11

DEPARTEMENISASI BOP
Langkah-langkah penentuan
Tarip BOP per departemen
1. Penyusunan Budget BOP per departemen.
Terdiri dari tahapan :
a. Penaksiran Biaya langsung departemen (Direct
department expenses) yaitu biaya yang hanya dinikmati
oleh dept itu sendiri
b. Penaksiran Biaya tak langsung departemen (indirect
departemen expenses) yaitu biaya yang dinikmati oleh
lebih dari satu departemen
c. Distribusi BOP tak langsung dept ke dept yang
menikmati manfaatnya
d. Penjumlahan Taksiran BOP perdepartemen
Langkah-langkah penentuan
Tarip BOP per departemen (Lanjutan)
2. Alokasi BOP Dept pembantu ke departemen
produksi.
Terdiri dari beberapa metode :
– Metode Alokasi langsung yaitu biaya overhead tiap-tiap
departemen pembantu dialokasikan secara langsung
ke departemen produksi yang menikmatinya.
– Metode alokasi bertahap digunakan apabila jasa yang
dihasilkan departemen pembantu tidak hanya dipakai
oleh departemen produksi saja, tetapi juga dipakai oleh
dept pembantu lainnya.
LATIHAN Kasus Metode Alokasi
Langsung
Contoh Soal Metode Alokasi Langsung :
Dept.1 Dept 2 Pemb A Pemb B
BOP 10.000 15.000 5.000 3.000
Jasa dept A 70% 30 % 0 0
Jasa dept B 60% 40% 0 0

Diminta :
A. Berapakah alokasi BOP dept pembantu A ke dept produksi 1
B. Berapakah alokasi BOP dept pembantu A ke dept produksi 2
C. Berapakah alokasi BOP dept pembantu B ke dept produksi 1
D. Berapakah alokasi BOP dept pembantu B ke dept produksi 2
Jawaban Dengan Metode Alokasi
Langsung
Jawaban :
A. Berapakah alokasi BOP dept pembantu A ke dept produksi 1
= 70% x 5.000 = 3.500

B. Berapakah alokasi BOP dept pembantu A ke dept produksi 2


= 30% x 5.000 = 1.500

C. Berapakah alokasi BOP dept pembantu B ke dept produksi 1


= 60% x 3.000 = 1.800

D. Berapakah alokasi BOP dept pembantu B ke dept produksi 2


= 40% x 3.000 = 1.200
Jenis Metode Alokasi Bertahap

Metode Alokasi bertahap terdiri :


a. Metode alokasi bertahap yang memperhitungkan
transfer jasa timbal balik antar departemen -
departemen pembantu.
• Metode alokasi kontinyu
• Metode Aljabar
b. Metode alokasi bertahap yang tidak memperhitungkan
transfer jasa timbal balik antar departemen pembantu.
Yaitu : Metode alokasi urutan yang telah diatur
Perhitungan Tarif Pembebanan BOP

3. Perhitungan tarif pembebanan BOP


Setelah diketahui jumlah taksiran BOP perdepartemen
produksi maka dibuat tarif BOP per departemen
produksi.(caranya sama dengan Pertemuan 10)
LATIHAN Kasus Metode Alokasi BERTAHAP

Apabila jasa yang dihasilkan Departemen Pembantu dibagikan


menurut proporsi sebagai berikut :
Dipakai di
Dept Produksi Dept Pembantu
A B X Y
Jasa Departemen X 60 % 30 % 10 %
Jasa Departemen Y 35 % 45 % 20 %

Diminta : Alokasikan Biaya Departemen Pembantu ke


Departemen Produksi dengan Metode Aljabar
jawaban
X = 6.000.000 + 0,2 Y
Y = 5.000.000 + 0,1 X
X = 6.000.000 + ( 0,2 x ( 5.000.000 + 0,1X ) )
= 6.000.000 + 1.000.000 + 0,02X
X - 0,02X = 7.000.000
0,98 X = 7.000.000
X = 7.000.000 / 0,98
X = 7.142.857
Y = 5.000.000 + ( 0,1 x 7.142.857 )
= 5.000.000 + 714.286
= 5.714.286
Departemen Produksi Departemen Pembantu
A B X Y
BOP 25.000.000 30.000.000 6.000.000 5.000.000
Alokasi dr X 60 % x 7.142.857 30 % x 7.142.857 (7.142.857) 714.286
= 4.285.714 = 2.142.857
Alokasi dr Y 35 % x 5.714.286 45 % x 5.714.286 1.142.857 (5.714.286)
= 2.000.000 = 2.571.429J
Jumlah 31.285.714 34.714.286 0 0
LATIHAN SOAL
PILIHAN GANDA

PERTEMUAN 11
1. Dibawah ini yang tidak termasuk metode alokasi yang
dapat digunakan jika jasa yang dihasilkan departemen
pembantu digunakan oleh departemen produksi dan juga
departemen pembantu lainnya :
a. Metode alokasi langsung
b. Metode alokasi bertahap
c. Metode kontinu
d. Metode aljabar
e. Metode urutan yang telah diatur

2. Biaya overhead pabrik yang dinikmati oleh lebih dari satu


departemen disebut :
a. BOP langsung dept d. Direct dept expanses
b. BOP tdk langsung dept e. BOPU
c. BOP dibebankan
2. Biaya overhead pabrik yang dinikmati oleh lebih dari
satu departemen disebut :
a. BOP langsung dept d. Direct dept expanses
b. BOP tdk langsung dept e. BOPU
c. BOP dibebankan

3. Alokasi BOP dept pembantu dengan cara membuat


persamaan matematik untuk mencari biaya
sesungguhnya dari masing-masing departemen
pembantu adalah :
a. Metode langsung d. Metode matematika
b. Metode aljabar e. Metode tidak langsung
c. Metode alokasi kontinue
3. Alokasi BOP dept pembantu dengan cara membuat
persamaan matematik untuk mencari biaya sesungguhnya
dari masing-masing departemen pembantu adalah :
a. Metode langsung d. Metode matematika
b. Metode aljabar e. Metode tidak langsung
c. Metode alokasi kontinue

4. PT. Pesona mempunyai data BOP sebagai berikut:


Dept.A Dept B Pemb X Pemb Y
BOP 1000 1.500 500 300
Jasa dept X 60% 40 % 0 0
Jasa dept Y 55% 45% 0 0
Berapakah alokasi BOP dept pembantu X ke dept produksi A
a. 180 b. 300 c. 200 d. 275 e. 310
4. PT Pesona mempunyai data BOP sebagai berikut:
Dept.A Dept B Pemb X Pemb Y
BOP 1000 1.500 500 300
Jasa dept X 60% 40 % 0 0
Jasa dept Y 55% 45% 0 0
4. Berapakah alokasi BOP dept pembantu X ke departemen
produksi A
a. 180 b. 300 c. 200 d. 275 e. 310

5. Berapakah alokasi BOP Dept pembantu Y ke departemen


produksi B
a. 300 b. 200 c. 135 d. 165 e. 210
5. PT Pesona Mempunyai data BOP sebagai berikut:
Dept.A Dept B Pemb X Pemb Y
BOP 1000 1.500 500 300
Jasa dept X 60% 40 % 0 0
Jasa dept Y 55% 45% 0 0
Berapakah alokasi BOP Dept pembantu Y ke departemen
produksi B
a. 300 b. 200 c. 135 d. 165 e. 210

1. Dibawah ini yang tidak termasuk metode alokasi yang dapat


digunakan jika jasa yang dihasilkan departemen pembantu
digunakan oleh departemen produksi dan juga departemen
pembantu lainnya :
a. Metode alokasi langsung d. Metode aljabar
b. Metode alokasi bertahap e. Metode urutan yg telah diatur
c. Metode kontinu