Anda di halaman 1dari 10

NAMA KELOMPOK:  MOVINA

PUJI LESTARI

SAYIB ROZAKONI

RIZKI TRI BOWO

PRENGKI

LENGKUAS
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt, karena atas berkat
rahmat dengan karunia-Nya makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat
pada waktunya. Makalah ini disusun secata praktis, objektif, proporsional, ilmiah,
dan disesuaikan dengan perkembangan dari kurikulum yang berlaku, sehingga
siswa dengan mudah memahami, mengkaji, dan menganalisis, keseluruhan bahan
materi dalam makalah ini.

Dengan selesainya makalah ini, penyusun senantiasa tetap menerima saran dan
kritikan yang konstruktif agar materi dalam makalah ini lebih sempurna sesuai
dengan tujuan atau kompetensi dasar yang diinginkan. Akhir kata.

Wabillahi taufik walhidayah

Wassalam

DAFTAR ISI

LENGKUAS
KATA PENGANTAR…………………………………………………… i

DAFTAR ISI..............................................................................................
ii
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang……………………………………………… 1

BAB II KAJIAN TEORI

A. Definisi Lengkuas…………………………………………… 2
B. Manfaat dan Kegunaan Lengkuas…………………………... 5
C. Budidaya Lengkuas…………………………………………. 5

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan…………………………………………………. 6

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………..

BAB I

PENDAHULUAN

LENGKUAS
A. Latar Belakang
Lengkuas (lenguas galanga atau Alpina galanga) sering digunakan para ibu didapur
sebagai penyedap masakan. Manfaat lain tanaman dari india ini adalah sebagai bahan
ramuan tradisional dan penyembuh berbagai penyakit yang disebabkan jamur kulit.
Namun, diluar dua manfaat tersebut, lengkuas ternyata juga punya peran dalam
memperpanjang umur simpan atau mengawetkan makanan karena aktifitas mikroba
pembusuk. Pendeknya, lengkuas dapat berperan sebagai pengganti fungsi formalin yang
sekarang sedang hangat diperbincangkan.
Kita mengenal ada dua jenis tumbuhan lengkuas, yaitu varietas dengan rimpang umbi
(akar) berwarna putih dan varietas berimpang umbi merah yang ukurannya lebih besar.
Lengkuas berimpang umbi putih umumnya digunakan sebagai penyedap masakan,
sedangkan lengkuas berimpang umbi merah banyak digunakan sebagai obat. Rimpang
umbi lengkuas selain berserat kasar juga mempunyai aroma yang khas.
Senyawa kimia yang terdapat pada lengkuas antara lain mengandung minyak atsiri,
minyak terbang, eugenol, seskuiterpen, pinen, metil sinamat, kaemferida, galangan,
galangol, dan Kristal kuning. Minyak astiri yang dikandungnya antara lain galangol,
galangin, alpinen, kamfer, dan methyl-cinnamate. Beberapa kegunaaan lengkuas sebagai
tanaman obat mulai dari mengobati rematik, sakit limpa, membangkitkan nafsu makan,
bronchitis, morbili, panu, antibakteria, membersihkan darah, menambah nafsu makan,
mempermudah pengeluaran angin dalam tubuh, mencairkan dahak, mengharumkan serta
merangsang otot bahkan dapat membangkitkan gairah seks.

Disamping itu, lengkuas merah bila dimasukan dengan cuka encer dapat dijadikan
minuman untuk wanita yang baru melahirkan karena dapat mempercepat pembersihan
rahim. Bila dicampur dengan bawang putih yang telah dilumatkan dengan perbandingan 4-
5 :1 dan dimasak dengan sedikit cuka . Lengkuas bisa menjadi obat kurap dengan cara
dioleskan pada kulit yang terserang kurap .Bahkan bila diremas-remas dengan cuka dan
diolaskan seperti lulur, lengkuas mampu menyingkirkan bercak-bercak kulit dan tahi lala.

BAB II
KAJIAN TEORI
A. Definisi Lengkuas

LENGKUAS
Deskripsi umum

Lengkuas atau laos (Alpinia galangal) merupakan jenis tunbuhan umbi-umbian yang bisa
hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Umumnya masyarakat memanfaatkannya
sebagai campuran bumbu masak dan pengobatan tradisional. Pemanfaatan lengkuas untuk
masakan dengan cara mememarkan rimpang kemudian dicelupkan begitu saja dalam campuran
masakan, sedangkan untuk pengobatan tradisional yang banyak digunakan adalah lengkuas merah
Alpinia purpurata k schum.

Lengkuas adalah salah satu jenis rempah –rempah yang amat popular pada kuliner
tradisional kita, dikenal sebagai rempah-rempah dengan manfaat dan khasiat yang luar biasa .
Walaupun secara histories tanaman ini berasal dari India, namum keberadaannya di Indonesia
telah meluas sampai keseluruh penjuru daerah. Sebagai bukti, lengkuas memiliki nama daerah yang
beragam diantaranya laos, langkueh ,lengkues ,lingkuas, engkuas, ringkuas ,lingkaos ,dan lain-lain .

Lengkuas (Lenguas galanga atau Alpinia galanga ) sering dipakai oleh kaum wanita dikenal
sebagai penyedap masakan .Lengkuas termasuk tumbuhan tegak yang tinggi batangnya mencapai
2-2,5m. Lengkuas dapat hidup didaerah dataran rendah sampai dataran tinggi. Lebih kurang 1200
meter diatas permukaan laut . Ada 2 jenis tumbuhan lengkuas yang dikenal yaitu varitas dengan
rimpang umbi (akar) berwarna putih dan veritas berimpang umbi merah . Lengkuas berimpang
umbi putih inilah yang dipakai sebagai obat. Syarat Tumbuh a. Iklim 1. Ketinggian tempat : 1-1200
m diatas permukaan laut 2.

Sub divisi :Angiospermae

Kelas : Monocotyledoneae

Bangsa : Zingeberales

Suku : Zingiberaceae

Marga : Alpinia

Jenis : Alpinia purpurata K.sechaum

Lengkuas termasuk terna tumbuhan karena tumbuhan yang tinggi batangnya


mencapai 2 -2,5 m. lengkuas dapat hidup di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi,
lebih kurang 1200 m diatas permukaan laut

LENGKUAS
Ada 2 jenis tumbuhan lengkuas yang di kenal yaitu:

Varitas dengan rimpang umbi (akar) berwarna putih, varitas berimpang umbi
merah.

Lengkuas berimpang umbi putih ini lah yang di pakai penyedap masakan, sedang
lengkuas berimpang umbi merah di gunakan sebagai obat. Lengkuas mempunyai batang
pohon yang terdiri dari susunan pelepah-pelepah daun. Daun-daunnya berbentuk bulat
panjang dan antara daun yang terdapat padai bagian bawah terdiri dari peleph-pelepah saja
, sedangkan bagian atas batang terdiri dari pelepah-pelepah lengkap dengan helaian daun.
Bunga nya muncul pada bagian ujung tumbuhan. Rimpang umbi lengkuas selain berserat
kasar juga mempunyai aroma yang khas (anonym, 2012).

Lengkuas merah ditemukan menyebar di seluruh dunia. Untuk tumbuh, lengkuas


menyukai tanah gembur, sinar matahari banyak, sedikit lembab, tetapi tidak tergenang air.
Kondisi tanah yang disukai berupa tanah liat berpasir banyak mengandung humus. Dapat
tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1200 m dipermukaan laut. Untuk
mengembangbiakkan tanaman ini dapat dilakukan dengan potongan rimpang yang sudah
memiliki mata tunas. Selain itu dapat pula dengan memisahkan sebagian rumpun anakan.
Pemeliharaannya mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman
atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Berdasarkan berbagai literature tentang pengalaman turun temurun dari berbagai


daerah, lengkuas merah dapat mengobati penyakit – penyakit seperti gangguan perut
( kembung,sebah), panu,kurap,eksema,bercak – bercak kulit dan tahi lalat ( sproten )
demam, pembengkakan limpa, pembersih usai bersalin, radang telinga, bronchitis, masuk
angin, diare, sakit gigi karena angin dingin, dan sebagai obat kuat. Disamping itu lengkuas
merah mengandung zat kimia seperti minyak atsiri, minyak terbang, eugenol, seskuiterpen,
pinen, metil sinamat, kaemferida, galangan, galangol, dan Kristal kuning. Minyak atsiri yang
dikandungnya antara lain galangol, galangin, alpinen, kamfer,dan methylcinnamate. Selain
itu di dalam rimpang lengkuas merah (alpinia purpurata) terdapat zat antibakteri yaitu
berupa saponin, tannin,dan flavonoid.

Lengkuas merah (Alpina galanga) tumbuh ditempat terbuka. Tanaman ini relatif
membutuhkan paparan matahari. Selain itu, Lengkuas merah tumbuh ditanah yang lembab

LENGKUAS
dan gembur. Tanaman ini dapat dikembangbiakan dengan rimpang. Rimpang ini pula yang
dipakai dalam pengobatan.

DESKRIPSI MORFOLOGI

Akar

Rimpang besar dan tebal, berdaging, berbentuk silindris, diameter sekitar 2-4 cm, dan bercabang-
cabang.

Batang

Batangnya tegak, tersusun oleh pelepah-pelepah daun yang bersatu membentuk batang semu,
berwarna hijau agak keputih-putihan.

Daun

Daun tunggal berwarna hijau, bertangkai pendek tersusun berseling. Bentuk daun lanset
memanjang dan ujungnya runcing, pangkal tumpul dengan tepi daun rata.

Bunga

Bungga lengkuas merupakan bungga majemuk berbentuk lonceng, berbau harum, berwarna putih
kehijauan atau putih kekuningan.

Buah

Buahnya berupa buah buni, berbentuk bulat, keras. Ketika muda berwarna hijau kuning, setelah tua
berubah menjadi hitam kecoklatan.

Biji

Bijinya kecil-kecil, berbentuk lonjong, dan berwarna hitam.

A. Manfaat Dan Kegunaan Lengkuas

LENGKUAS
Lengkuas (Alpina gelanga Sw) dikenal kaya kandungan kimia. Beberapa zat kimia yang sudah
diketahui terkandung dalam tanaman yang dikenal dengan nama daerah laos, laja, atau isem ini
adalah saponin, tannin, flavonoida, dan minyak atsirih selain itu terdapat kandungan aktif basonin
eugenol, galangan , galangol.

Lengakuags yang biasanya digunakan untuk pengobatan adalah jenis lengkuas (Alpinia
purpurata k schum). Dalam farmokologi dicina dan pengobatan tradisional lainnya disebutkan,
lengkuas merah memiliki sifat anti jamur dan anti kembung. Efek farmakologi ini umumnya di
peroleh dari rimpang yang menandung basonin, eugeno, galangan dan galangol.

B. Budidaya Lengkuas

Jika kita ingin membudidayakan lengkuas, juga tidak terlalu sulit. Pada dasarnya lengkuas menyukai
tanah yang gembur, sedikit lembab tetapi tidak tergenang air. Agar pertumbuhannya bagus, sebaiknya
tidak terkena sinar matahari langsung, itu akan membuatnya lebih sehat dan produktif. Untuk
pembibitan, bisa menggunakan bijinya yang disemai .

BAB III

LENGKUAS
PENUTUP

A. Kesimpulan

Lengkuas adalah salah satu jenis rempah-rempah yang amat popular pada kuliner tradisional
kita, sehingga tidak terasa asing ditelinga kita. Dikenal sebagai rempah-rempah dengan manfaat
dan khasiat yang luar biasa. Walaupun secara historis tanaman ini berasal dari india, namun
keberadaannya di Indonesia telah meluas sampai keseluruh penjuru dunia.

DAFTAR PUSTAKA

LENGKUAS
APONIM 2012. http://blog.sedapur.com/2011/11/bumbu-lengkuas-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan/.

LENGKUAS