Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.

MS
DENGAN ANEMIA APLASTIK
Nama Mahasiswa :Muhammad Khairul Zed
NIM : 1714901110087

I. Biodata

A. Identitas Pasien
1. Nama/Nama panggilan : An. MS

2. Tempat tgl lahir/usia : Banjarmasin, 16-7-2000

3. Jenis kelamin : Laki-laki

4. A g a m a : Islam

5. Pendidikan : SMP

6. Alamat : Jl. Kuripan, Banjarmasin

7. Tgl masuk : 14 November 2017 (jam 16.00)

8. Tgl pengkajian : 20 November 2017

9. Diagnosa medik : Anemia Aplastik

10. Rencana terapi : Transfusi PRC 3 kolf

11.Asal Rujukan : Pasien masuk dari awal kejadian di RSUD Ulin


Banjarmasin

B. Identitas Orang tua


Ayah/Ibu

a. N a m a : Tn. R/Alm.Ny. H

b. U s i a : 40/-

c. Pendidikan : SMP/SMP

d. Pekerjaan/sumber penghasilan : Wiraswasta/-

1
e. A g a m a : Islam/Islam

f. Alamat : Jl. Kuripan, Banjarmasin

C. Identitas Saudara Kandung

No NAMA USIA HUBUNGAN STATUS KESEHATAN


An. N 10 Tahun Adik Sehat

II. Riwayat Kesehatan

A. Riwayat Kesehatan Sekarang


Keluhan Utama : Gangguan tidur

Riwayat Keluhan Utama : 8 bulan yang lalu pasien di bawa ke RSUD Ulin dengan
keluhan, lemah, pusing dan sesak napas serta keluar darah dari hidung. Setelah ditangani
semntara dan melakukan beberapa pemeriksaan, pasien kemudian di bawa ke ruang anak
hemato-onko. Kemudian pasen didiagnosis Anemia aplastik. Pada tanggal 14 november
2017, pasien di bawa ke RSUD Ulin karena lemah dan pucat, memang pasien sudah rutin
di bawa ke rumah sakit untuk melakukan terapi transfusi darah.

Keluhan Pada Saat Pengkajian : Pasien mengatakan lemah jika beraktivitas berat, Pasien
mengatakan sulit tidur karena banyak orang dan ribut. Pasien juga terbiasa tidur lebih dari
jam 12 malam

B. Riwayat Kesehatan Lalu


¤ Pasien pernah mengalami penyakit: Sebelum anemia aplastik, pasien didiagnosis
anemia autoimun pada umur : 16 tahun diberikan obat oleh : Dokter RSUD Ulin
Banjarmasin

¤ Riwayat kecelakaan : Pernah terjatuh dari motor 5 bulan yang lalu

2
¤ Riwayat mengkonsumsi obat-obatan berbahaya tanpa anjuran dokter dan menggunakan
zat/subtansi kimia yang berbahaya : tidak ada

¤ Perkembangan anak dibanding saudara-saudaranya : Normal/sama dengan saudaranya

C. Riwayat Kesehatan Keluarga


Genogram:

An.
MS

Ket:
: Laki-Laki

: Perempuan

: Laki-laki meninggal

: Perempuan Meninggal
: Pasien

I. RIWAYAT IMUNISASI (Imunisasi Lengkap)


No Jenis imunisasi Frekuensi
1 BCG 1 kali
2 DPT (I, II, III) 3 kali
3 Polio (I, II, III, IV) 4 kali
4 Campak 1 kali
5 Hepatitis 3 kali

II. RIWAYAT TUMBUH KEMBANG

3
A. Pertumbuhan Fisik
1. Berat badan : 61 kg
2. Tinggi badan : 163 cm
3. Waktu tumbuh gigi : Gigi mulai tumbuh sejak usia 6 bulan
Gigi tanggal : Semua
Jumlah gigi : 20
B. Perkembangan tiap tahap : ayah mengatakan setiap tahap perkembangan anak normal
Usia anak saat
1. Mengangkat kepala ketika tengkurap : 1 bulan
2. Senyum kepada orang lain pertama kali : 2 bulan
3. Berguling : 4 bulan
4. Merangkak : 7 bulan
5. Berdiri : 11 bulan
6. Berjalan : 1 tahun 1 bulan

III. RIWAYAT NUTRISI


A. Pemberian ASI
Ayah Pasien mengatakan, Pasien mendapatkan ASI sampai berusia 4 bulan, setelah itu
diberikan PASI pada umur 6 bulan
B. Pemberian susu formula
1. Alasan pemberian :
Ayah Pasien mengatakan, pemberian susu formula untuk menyapih Pasien
2. Jumlah pemberian :
Ayah tidak ingat
3. Cara pemberian :
Ayah tidak ingat

IV. RIWAYAT PSIKOSOSIAL


o Anak tinggal bersama : Orang tua dan saudaranya dirumah sendiri
o Lingkungan berada di : Komplek perumahan
o Rumah dekat dengan : Jalan raya tempat bermain : di dalam rumah, atau tempat
nenek di sebelah rumah

4
Kamar Pasien : Pasien tidur sendir di kamar sendiri
o Rumah ada tangga : Ada
o Hubungan antar anggota keluarga : Baik
o Pengasuh anak : Orang tua sendiri

V. RIWAYAT SPIRITUAL
o Support sistem dalam keluarga : Baik,keluarga sangat mendukung dan memberikan
semangat kepada orang tua dan anak untuk
bersabar dalam menghadapi cobaan
o Kegiatan keagamaan : Pasien jarang melakukan sholat saat di rumah
ataupun di rumah sakit karena lemah.

VI. REAKSI HOSPITALISASI


A. Pengalaman keluarga tentang sakit dan rawat inap
 Ayah membawa anaknya ke RS karena : Untuk mendapatkan perawatan
 Apakah dokter menceritakan tentang kondisi anaknya : Iya
 Perasaan orang tua saat ini : orang tua tetap sabar dan berusaha, meskipun sudah
beberapa kali ke RS
 Orang tua selalu berkunjung ke RS : Orang tua berkunjung ke rumah sakit
 Yang akan tinggal dengan anak : Orang tua
B. Pemahaman anak tentang sakit dan rawat inap
Pasien mengerti tentang penyakitnya
C. Pengalaman keluarga mengenai sakit termasuk perawatan dan pengobatan sebelumnya
Pasien sudah 8 bulan keluar masuk rumah sakit dan sudah terbiasa dengan perawatan
yang ada
D. Pengalaman dan persepsi anak mengenai sakit termasuk perawatan dan pengobatan
sebelumnya
Anak memahami tentang pengobatan yang harus di lakukan.
VII.AKTIVITAS SEHARI-HARI
A. Nutrisi

Kondisi Sebelum sakit Saat sakit


Selera makan Pasien mengatakan 2-3 Pasien makan 2-3 x/hari dan

5
nafsu makan baik, mampu
x/hari dan menghabiskan
menghabiskan porsi
porsi makannya
makanannya
B. Cairan

Kondisi Sebelum sakit Saat sakit


1. Jenis minuman Susu, teh, air putih Susu & air putih
2. Frekuensi minum 7-8 x sehari 6-7 x sehari
3. Kebutuhan cairan - Terpasang infus D5 ½ Ns
15 tpm
4. Cara pemenuhan Lewat mulut Lewat mulut

C. Eliminasi (BAB & BAK)

Kondisi Sebelum sakit Saat sakit


1. Tempat pembuangan Toilet Toilet
2. Frekuensi (waktu ) BAB 1 – 2 BAB 1 – 2
BAK 4 – 5 x/sehari BAK4 – 5 x/sehari
3. Konsistensi Lembek Lembek
4. Kesulitan Tidak ada Tidak ada
5. Obat pencahar Tidak ada Tidak ada

D. Istirahat tidur

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Jam tidur
a. Siang 2 – 4 jam -
b. Malam 6 - 8 jam 4 – 5 jam
2. Pola tidur Efektif Terganggu
3. Kebiasaan sebelum tidur Main Hp Main Hp
4. Kesulitan tidur Tidak ada Terganggu dengan lingkungan
dan kebisingan

E. Olah Raga

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Program olahraga ya
2. Jenis dan frekuensi bermain bola hampir setiap hari Tidak ada
3. Kondisi setelah olahraga Baik

F. Personal Hygiene

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Mandi
a. Cara Secara mandiri Secara mandiri
b. Frekuensi 2x1 /hari 2 hari sekali
c. Alat mandi Sabun sabun
2. Cuci rambut

6
a. Frekuensi 2 x sehari 1 x/ 2 hari
b. Cara Secara mandiri Dibantu orang tua
3. Gunting kuku
a. Frekuensi 1 x minggu 1x minggu
b. Cara Menggunakan gunting kuku
4. Gosok gigi
a. Frekuensi 2 x sehari Gosok gigi 1 x/hari
b. Cara Menggunakan sikat gigi

G. Aktivitas/Mobilitas Fisik

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Kegiatan sehari-hari - Bermain, makan, tidur - Makan , tidur ditempat
tidur
2. Pengaturan jadwal - Tidak ada pengaturan - Tidak ada pengaturan
harian jadwal jadwal
3. Penggunaan alat bantu - Tidak ada - Tidak ada alat bantu
aktivitas menggunanakan alat aktivitas
bantu aktivitas
4. Kesulitan pergerakan - Tidak ada kesulitan - Pasien tampak lemah
tubuh pergerakan tubuh
- Skala aktivitas 2 (1-5)

H. Rekreasi

Kondisi Sebelum Sakit Saat Sakit


1. Perasaan saat sekolah - Anak merasa senang - Anak tampak lebih
2. Waktu luang - Bermain dan belajar banyak menghabiskan
3. Perasaan setelah - Senang waktu di rumah
rekreasi
4. Waktu senggang - Berkumpul bersama
keluarga keluarga
5. Kegiatan hari libur - Bermain

VIII. PEMERIKSAAN FISIK

1. Keadaan umum : Cukup baik


2. Kesadaran : Compos mentis
3. Tanda – tanda vital
Denyut nadi : 84x / menit
Suhu : 36,30C
Pernapasan : 28 x/ menit
Berat Badan : 61 kg
Tinggi Badan : 163 cm

7
4. Kepala
a. Inspeksi
Keadaan rambut & Hygiene kepala
1) Warna rambut : hitam
2) Penyebaran : berdistribusi normal
3) Mudah rontok : tidak
4) Kebersihan rambut : bersih
b. Palpasi
1) Benjolan : tidak ada
2) Nyeri tekan : tidak ada
3) Tekstur rambut : halus
5. Muka
a. Inspeksi
1) Simetris / tidak : simetris
2) Bentuk wajah : bulat
3) Gerakan abnormal : tidak ada
4) Ekspresi wajah : normal
b. Palpasi : tidak ada nyeri tekan
6. Mata
1. Inspeksi
1) Pelpebra : tidak edeme
tidak radang

2) Sclera : tampak merah


3) Conjungtiva : anemis
4) Posisi mata : simetris
5) Gerakan bola mata : normal
6) Penutupan kelopak mata : normal
7) Keadaan bulu mata : normal
8) Penglihatan : Sebelah kiri mata Pasien kabur karena ada bekas
gumpalan darah

7. Hidung & Sinus

8
Inspeksi
Posisi hidung : normal
Bentuk hidung : normal
Keadaan septum : normal
Secret / cairan : tidak ada sekret atau cairan yang keluar dari hidung

8. Telinga
Inspeksi
Posisi telinga : normal
Ukuran / bentuk telinga : normal
Lubang telinga : bersih
Pemakaian alat bantu : tidak ada
Tidak ada gangguan pendengaran
9. Mulut
a. Gigi
1) Keadaan gigi : lengkap
2) Karang gigi : ada
3) Pemakaian gigi palsu : tidak ada
b. Gusi
Merah / radang / tidak : tidak ada radang
c. Lidah
Kotor / tidak : tidak kotor
d. Bibir
1) Cianosis / pucat / tidak : pucat
2) Basah / kering / pecah : kering dan pecah
3) Mulut berbau / tidak : Tidak
Pasien mengatakan tidak bisa gosok gigi karena beresiko perdarahan, jadi hanya
membersihkannya dengan kasa basah
10. Tenggorokan
a. Nyeri tekan : tidak ada
b. Nyeri menelan : tidak ada

9
11. Leher
a. Inspeksi
Kelenjar thyroid : tidak membesar
b. Palpasi
Kelenjar thyroid : tidak mengalami pembesaran
Kaku kuduk / tidak : tidak
Kelenjar limfe : tidak membesar
12. Thorax dan pernapasan
Bentuk dada : berrel chest (simetris)
Irama pernafasan : normal
Pengembangan di waktu bernapas : normal
Suara nafas : Vesikuler
Suara tambahan : tidak ada
13. Jantung
Palpasi
Ictus cordis : tidak ada
Perkusi
Pembesaran jantung : tidak ada
Auskultasi
BJ I : S1 tunggal
BJ II: S2 tunggal
BJ III : tidak ada
Bunyi jantung tambahan : tidak ada
Data lain : tidak ada
14. Abdomen
a. Inspeksi
1) Membuncit : tidak
2) Ada luka / tida : tidak ada luka
b. Palpasi
1) Hepar : tidak ada pembesaran
2) Nyeri tekan : tida ada nyeri tekan
15. Genitalia dan Anus : tidak ada gangguan

10
16. Ekstremitas
a. Ekstremitas atas
1) Motorik
Pergerakan kanan / kiri : normal
2) Sensori
Rasa raba : ya
b. Ekstremitas bawah
1) Motorik
Pergerakan kanan / kiri : normal
2) Refleks
Babinsky kanan / kiri : normal

3) Sensori
Rasa raba : normal
17. Status Neurologi
Indra penghidu dan pendengaran tidak terdapat gangguan. Pergerakan bola mata maupun
kelopak mata tidak mengalami gangguan. Refleks menelan Pasien baik, Pasien dapat
menggerakkan kepala ke kiri maupun kekanan.
IX. Pemeriksaan Tingkat Perkembangan (12 – 15 Tahun )
Usia (12- 15 tahun) tidak ditemukan adanya hambatan tumbuh kembang pada anak, pada
masa ini anak termasuk dalam masa remaja, masa sekolah pada jenjang SMA

X. Rencana tindakan Operasi


Pasien tidak ada rencana untuk dilakukan operasi.

XI. TES DIAGNOSTIK


Pemeriksaan laboratorium
Tanggal pemeriksaan : 22 – 11 - 2017

Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan Satuan Metoda


HEMATOLOGI
Hemoglobin 10,3* 14,0-18,0 g/dl Colorimetric
Leukosit 1,7* 4,00-10,5 ribu/ul Impedance
Eritrosit 3,92 3,40-5,50 juta/ul Impedance
Hematokrit 29,2* 32,00-44,00 vol% Analyzer Calculates
Trombosit 17* 150-356 ribu/ul Impedance
RDW-CV 14,6* 12,1-14,0 % Analyzer Calculates

11
MCV, MCH, MCHC
MCV 74,6* 75,0-96,0 fl Analyzer Calculates
MCH 26,2* 28,0-32,0 pg Analyzer Calculates
MCHC 35,2 33,0-37,0 % Analyzer Calculates
HITUNG JENIS
Basophil% 0.0-1.0 %
Eosinifil% 1.0-3.0 %
Gran% 8,8* 50,0-70,0 % Impedance
Limfosit% 85,7* 25,0-40,0 % Impedance
Gran# 0,10* 2,50-7,00 ribu/ul Impedance
Limfosit# 1,5 1.25-4,0 ribu/ul Impedance
MID# 0,1* 0.30-1.00 ribu/ul Impedance

XII. THERAPY SAAT INI

Nama Gol Cara


Komposisi Indikasi/ Kontraindikasi Dosis
Obat Obat Pem
Infus D5 Per 1000 mL: Indikasi: 1000 IV
½ NS glucose 55 gr, Untuk mengatasi deidrasi, menambah kalori, dan ml/ 24
NaCl 4,5 gr, mengembalikan keseimbangan elektrolit jam
air untuk
larutan injeksi
ad 1000 mL
Golongan Eritrosit, sel Indikasi : 200 cc IV
Darah A+ darah - Anemia pada perdarahan
PRC merahnya saja, akut setelah di dahului penggantian volume
(Packed biasanya untuk dengan cairan
Red Cells) meningkatkan - Anemia kronis
Hb - Gangguan pembekuan
darah karena defesiensi komponen
- Plasma loss atau
hipoalbuminemia
- Kehilangan sampai 30%
EBV umumnya dapat di atasi dengan cairan
elektrolit saja. Kehilangan lebih daripada itu,
setelah diberi cairan elektrolit perlu dianjurkan
dengan trensfusi jika Hb < 8 gr/dl
Kontraindikasi :
- Acute pulmonary edema
- Congestive heart failure
- Pulmonary embolisme
- Hipertensi maligna
- Hipercythemia
- gagal ginjal kronis
- alergi dan anafilaktik
terhadap trnasfusi darah
Efek samping :
- Demam
- Alergi
- Infeksi

12
- Cedera paru
- Kelebihan cairan
Infus Nacl Sodium Electr Indikasi : 20 tpm Intra
(Sebelum chloride 0,9% olit Penganti cairan plasma isotonic yang hilang, vena
transfusi) penganti cairan pada kondisi alkalosis
hipokloremia
Kontraindikasi :
Hypokalemia
Efek Samping :
Demam, iritasi atau infeksi pada tempat injeksi,
trombosis atau flebitis yang meluas dari tempat
injeksi, ekstravasasi.
Leucogen Filgrastim 300 Indikasi : 300mc SC
mcg Memperpendek masa neutropenia g
Kontraindikasi :
Hipersensitif; pasien dengan keganasan mieloid
Efek samping :
Nyeri muskuloskeletal ringan-sedang

XIII. ANALISA DATA

No Tgl /Jam Data Fokus Problem Etiologi

1 Selasa, 22 DS : Intoleransi aktiftas Ketidakseimbang


November - Pasien mengatakan sesak napas dan lemah jika an antara suplai
2017 beraktivitas berat dan kebutuhan
- Ayah Pasien mengatakan, Pasien pucat jika beraktivitas oksigen
16.35 WITA berat
- Ayah Pasien mengatakan, Pasien hanya tidur dan jalan-
jalan ringan, dan tidak bisa banyak beraktivtas
DO :
- Pasien tampak berbaring di tempat tidur
- Skala aktifitas 2 diawasi orang lain (1-5)
- Sklera tampak anemis
- Bibir tampak anemis
- Tanda vital pasien :
Denyut nadi : 84x / menit
Suhu : 36,30C
Pernapasan : 28 x/ menit

Spo2 : 99%
- Hb 10,3 g/dl
2 Selasa, 22 DS : Gangguan pola tidur Halangan tidur
November - Pasien mengatakan tidak dapat tidur karena terkadang (lingkungan yang
2017 ribut panas)
- Selama di rumah sakit dalam sehari Pasien tidur 4- 5jam.
17.00 WITA - Pasien merasa tidak puas dengan tidurnya di rumah sakit,
tidak merasa nyenya
DO :
- Tampak garis hitam dibawah mata
- Pasien berada di ruangan bersama pasien-pasien yang
lainnya, yang nampak pasien lain berisik.
- Konjungtiva anemis
- TTV
Denyut nadi : 84x / menit
Suhu : 36,30C
Pernapasan : 28 x/ menit

3 Selasa, 22 Faktor resiko: Resiko perdarahan

13
November - Pasien mengatakan jika menggosok gigi, bisa terjadi
2017 perdarahan
- Trombosit : 17 ribu/ul
17.15 WITA

4 Selasa, 22 Faktor resiko: Resiko Infeksi


November - Pasien tampak terpasang infus
2017 - Leukosit: 1,7 ribu/ul
17.20

XIV. PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan
ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen (00092)
2. Gangguan pola tidur berhubungan dengan
Halangan tidur (lingkungan yang panas) (000198)
3. Resiko perdarahan (00206)
4. Resiko infeksi (00004)

XV. PERENCANAAN KEPERAWATAN

Nursing
No Diagnosa Nursing Outcome Rasional
Intervention
1 Intoleransi Setelah dilakukan 1. Sebagai dasar untuk
aktifitas tindakan keperawatan 1. Kaji tingkat kemampuan memberikan alternative dan
berhubungan selama satu kali sift Pasien dalam melakukan latihan gerak yang sesuai
dengan maka Pasien gerak dengan kemampuannya
ketidakseimbang menunjukan 2. Nilai normal
an antara suplai menoleransi aktifitas 3. Membantu pemenuhan
dan kebutuhan dengan kriteria hasil : 2. Pantau TTV dan Spo2 hemoglobin dalam darah
oksigen (00092) 3. Pemberian penyuluhan
- Skala aktifitas kesehatan kepada keluarga
mampu melakukan dan Pasien tentang makanan 4. Membantu pemenuhan
sendiri tinggi zat besi hemoglobin dalam darah
- TTV normal 4. Rencana tentang program 5. Memantau nilai normal
- Hb dalam batas pemberian transfuse darah
normal PRC 3 kolf (525 cc)
5. Kolaborasi pemeriksaan
laboratorium

2 Gangguan pola Setelah dilakukan 1. Determinasi efek-efek 1. Membandingkan pola tidur


tidur tindakan keperawatan 2 medikasi terhadap pola tidur Pasien sekarang dengan yang
berhubungan kali sift gangguan pola 2. Pantau TTV Pasien dulu
dengan tidur teratasi dengan 2. Observasi bila keadaan
Halangan tidur kriteria hasil : 3. Jelaskan pentingnya tidur Pasien berubah
(lingkungan - Jumlah jam tidur yang adekuat 3. Tidur yang adekuat
yang panas) dalam batas normal merupakan kebutuhan dasar
(000198) - Perasaan fresh 4. Fasilitasi untuk manusia
sesudah mempertahankan aktifitas 4. Dengan melakukan aktifitas
tidur/istirahat sebelum tidur (membaca) yang lain diharapkan Pasien
- Mampu 5. Ciptakan lingkungan yang akan ngantuk
mengidentifikasi nyaman 5. Kalaborasi dengan keluarga
hal-hal yang agar tercipta lingkungan yang
meningkatkan tidur 6. Terapi komplementer: baca al- nyaman
qur’an, zikir, membaca buku 6. Hal-hal aktifitas yang bisa
dan lain-lain membuat Pasien ngantuk

14
7.
3 Resiko Setelah dilakukan 1. Monitor ketat tanda-tanda 1. Untuk mengetahui dan
Perdarahan tindakan keperawatan perdarahan mencegah terjadinya
(00206) satu kali sift resiko 2. Catat nilai Hb dan trombosit perdarahan
perdarahan tidak sebelum dan sesudah 2. Nilai HB biasanya menurun
terjadi : terjadìnya perdarahan setelah terjadinya
- Tidak ada 3. Monitor TTV perdarahan.
hematuria dan 4. Pertahankan bed rest selama 3. TTV menunjukan
hematemesis perdarahan aktif keabnormalitasan
- Kehilangan 5. Lindungi pasien dari trauma 4. Perdarahan dapat
darah yang terlihat yang dapat menyebabkan meningkatkan penggunaa
- Tekanan perdarahan oksigen
darah dalam batas 5. Melindungi pasien dan
normal sistol dan mencegah terjadinya
diastole perdarahan akibat bahaya
- Hemoglobin lingkungan
dan trombosit dalam
batas normal
4 Resiko Infeksi Setelah dilakukan Kontrol infeksi
(00004) tindakan keperawatan 1 1. Bersihkan lingkungan dengan 1. Agar lingkungan tidak
kali sift pasien tidak baik terkontaminasi infeksi
terjadi infeksi 2. Anjurkan keluarga pasien terkontaminasi dari luar
mengenai tekhnik mencuci 2. Agar keluarga pasien
Kriteria Hasil : tangan dengan tepat lebih bisa dalam mengontrol
- Bebas dari 3. Gunakan sabun antimikroba infeksi
tanda dan gejala untuk cuci tangan 3. Mengurangi
infeksi 4. Cuci tangan sebelum dan kontaminasi dan
- Jumlah sesudah kegiatan perawatan meningkatkan asepstik dan
leukosit dalam pasien asepsii
batas normal 5. Tingkatkan intake nutrisi 4. Meningkatkan intake
- Menunjukkan nutrisi seperti asi dengan
perilaku hidup tujuan agar mengurangi
sehat infeksi yang terkontaminasi
dari luar
5. Meningkatka imunitas

XVI. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN


Hari/tanggal : Kamis, 23 November 2017

Jam Diagnosa
NO Tindakan Evaluasi Tindakan Paraf
Tindakan NANDA
1 09.00 Wita Intoleransi 1. Mengkaji tingkat kemampuan 1. Pasien tampak lemah dan
aktifitas Pasien dalam melakukan gerak mengeluh pusing
berhubungan 2. Memantau TTV dan Spo2
dengan 2. N : 90 x/menit R: 20x/m
ketidakseimba T : 36,7 oC
ngan antara 3. Memberikan penyuluhan SpO2 : 99 %
suplai dan kesehatan kepada keluarga dan 3. Pasien dan keluarga
kebutuhan Pasien tentang makanan tinggi zat memahami akan penjelasan
oksigen besi perawat
(00092) 4. Merencanakan tentang program
pemberian transfuse darah 4. PRC 250 cc/3 Jam dengan
5. Berkolaborasi pemeriksaan golongan darah A+ telah di
laboratorium berikan
5. Belum ada cek laboratorium
2 17.30 Gangguan 1. Mendeterminasi efek-efek 1. Pasien tidur dalam 24 jam
WITA pola tidur medikasi terhadap pola tidur hanya ≤ 5 jam saja

15
berhubungan 2. Memantau TTV Pasien
dengan 2. N : 90 x/menit R: 20x/m
Halangan T : 36,7 oC
tidur (bising, 3. Menjelaskan pentingnya tidur SpO2 : 99 %
lingkungan yang adekuat 3. Pasien memahami pentingnya
yang tidak tidur untuk kesehatan
nyaman) 4. Memfasilitasi untuk 4. Pasien berzikir ketika sebelum
(000198) mempertahankan aktifitas tidur
sebelum tidur
5. Menciptakan lingkungan yang 5. Lingkungan belum dapat
nyaman terpenuhi untuk Pasien karena
lingkungan masih terkadang
ribut
6. Terapi komplementer: baca al- 6. Pasien sudah melakukan
qur’an, zikir, membaca buku dan kegiatan sebelum tidur yaitu
lain-lain berzikir.
3 17.45 Resiko 1. Observasi mulut, dan bagian tubuh 1. Tidak ada tampak perdarhan
WITA Perdarahan apakah ada perdarahah pada pasien
(00206) 2. Memeriksa HB dan Trombosit 2. HB: 10,3 g/dl Trmbosit:
3. Melakukan pemeriksaan N, RR, T 17ribu/ul
4. Mengamankan lingkungan agar 3. TTV
tidak mencederai pasien Denyut nadi : 84x / menit
Suhu : 36,30C
Pernapasan : 28 x/ menit

4. Barang-barang seperti
charger, gelas, dan sendok di
amankan
4 18.00 Resiko 1. Menganjurkan tempat tidur dan 1. Tempat tidur Pasien bersih
WITA Infeksi mengganti spraii 2. Keluarga pasien memahami
(00004) 2. Anjurkan keluarga pasien dan mau melakukan cuci
mengenai tekhnik mencuci tangan tangan
dengan tepat 3. Sabun anti microba
3. Gunakan sabun antimikroba untuk digunakan untuk cuci tangan
cuci tangan 4. Mencuci tangan sebelum dan
4. Cuci tangan sebelum dan sesudah sesudah tindakan
kegiatan perawatan pasien 5. Makan dan minum pasien
5. Anjurkan makan sedikit tapi sering tampak baik
dengan gizi yang seimbang

XVII. EVALUASI KEPERAWATAN


Hari/ tanggal : Kamis, 23 November 2017
Jam Respon Subjektif Respon Objektif Analisis Perencanaan
No Diagnosa Prf
evaluasi (S) (O) masalah (A) selanjutnya (P)
1 20.20 Intoleransi Pasien mengatakan - Pasien nampak Masalah teratasi Intervensi di
Wita aktifitas masih lemah anemis sebagian lanjutkan 2, 4 dan 5
berhubungan - Pasien nampak
dengan masih lemah
ketidakseim - TTV dalam batas
bangan normal
antara suplai
dan
kebutuhan
oksigen
(00092)
2 18.00 Gangguan Pasien mengatakan - Jumlah jam tidur Masalah belum Intervensi
WITA pola tidur gelisah melihat hanya ≤ 5 jam teratasi dilanjutkan
berhubungan kondisi Pasien satu dalam 24 jam 1,2, 5 dan 6
dengan ruangan - Pasien Nampak
Halangan masih gelisah

16
tidur - Pasien berzikir
(lingkungan ketika tidak bisa
yang panas) tidur
(000198)
3 18.15 Resiko Pasien mengatakan - Tidak tampak Resiko tidak Intervensi 1,2,3,4
Perdarahan tidak ada perdarahan terjadi dilanjutkan
(00206) perdarahan, baik di - Barang-barang
mulut ataupun berbaaya tempak
tempat lain aman
- HB: 10,3 g/dl
Trmbosit:
17ribu/ul
- TTV
Denyut nadi :
84x / menit
Suhu :
36,30C
Pernapasan :
28 x/ menit

4 19.00 Resiko Pasien dan keluarga - Tempat tidur Resko tidak Intervensi 1,2,3,4,5
Infeksi mengatakan cuci Pasien bersih terjadi dilanjutkan
(00004) tangan setiap - Mencuci tangan
bersentuhan atau sebelum dan
akan makan sesudah tindakan
- Makan dan
minum pasien
tampak baik

Hari/ tanggal : Jumat, 24 November 2017


Jam Respon Subjektif Respon Objektif Analisis Perencanaan
No Diagnosa Prf
evaluasi (S) (O) masalah (A) selanjutnya (P)
1 15.00 Intoleransi Pasien mengatakan - Bibir tampak Masalah teratasi Intervensi di
Wita aktifitas lemah berkurang, anemis sebagian lanjutkan 2, 4 dan 5
berhubungan namun masih belum - Pasien nampak
dengan bisa beraktivitas masih lemah
ketidakseim berat - TTV dalam batas
bangan normal
antara suplai
dan
kebutuhan
oksigen
(00092)
2 15.30 Gangguan Pasien mengatakan - Jumlah jam tidur Masalah belum Intervensi
WITA pola tidur masih belum bisa hanya ≤ 5 jam teratasi dilanjutkan
berhubungan tidur lebih cepat dalam 24 jam 1,2, 5 dan 6
dengan - Pasien berzikir
Halangan ketika tidak bisa
tidur tidur
(lingkungan
yang panas)
(000198)
3 16.00 Resiko Pasien mengatakan - Tidak tampak Resiko tidak Intervensi 1,2,3,4
Perdarahan tidak ada perdarahan terjadi dilanjutkan
(00206) perdarahan, baik di - Barang-barang
mulut ataupun berbaaya tempak
tempat lain aman
- HB: 10,3 g/dl
Trmbosit: 17
ribu/ul
- TTV
Denyut nadi :

17
100x / menit
Suhu :
37,30C
Pernapasan :
22 x/ menit

4 16.30 Resiko Pasien dan keluarga - Tempat tidur Resko tidak Intervensi 1,2,3,4,5
Infeksi mengatakan cuci Pasien bersih terjadi dilanjutkan
(00004) tangan setiap - Mencuci tangan
bersentuhan atau sebelum dan
akan makan sesudah tindakan
- Makan dan
minum pasien
tampak baik

Hari/ tanggal : Sabtu, 25 November 2017


Jam Respon Subjektif Respon Objektif Analisis Perencanaan
No Diagnosa Prf
evaluasi (S) (O) masalah (A) selanjutnya (P)
1 15.00 Intoleransi Pasien mengatakan - Bibir tampak non Masalah teratasi Intervensi di
Wita aktifitas lemah berkurang, anemis sebagian lanjutkan 2, 4 dan 5
berhubungan namun masih belum - Pasien nampak
dengan bisa beraktivitas masih berbaring
ketidakseim berat ditempat tidur
bangan - TTV dalam batas
antara suplai normal
dan
kebutuhan
oksigen
(00092)
2 15.30 Gangguan Pasien mengatakan - Jumlah jam tidur Masalah belum Intervensi
WITA pola tidur masih belum bisa hanya ≤ 5 jam teratasi dilanjutkan
berhubungan tidur lebih cepat dalam 24 jam 1,2, 5 dan 6
dengan - Pasien berzikir
Halangan ketika tidak bisa
tidur tidur
(lingkungan
yang panas)
(000198)
3 16.00 Resiko Pasien mengatakan - Tidak tampak Resiko tidak Intervensi 1,2,3,4
Perdarahan tidak ada perdarahan terjadi dilanjutkan
(00206) perdarahan, baik di - Barang-barang
mulut ataupun berbaaya tempak
tempat lain aman
- HB: 10,3 g/dl
Trmbosit: 17
ribu/ul
- TTV
Denyut nadi :
90x / menit
Suhu :
36,70C
Pernapasan :
20 x/ menit

4 16.30 Resiko Pasien dan keluarga - Tempat tidur Resko tidak Intervensi 1,2,3,4,5
Infeksi mengatakan cuci Pasien bersih terjadi dilanjutkan
(00004) tangan setiap - Mencuci tangan
bersentuhan atau sebelum dan
akan makan sesudah tindakan
- Makan dan
minum pasien
tampak baik

18
Asuhan Keperawatan Anemia aplastik ini telah di setujui oleh :

Banjarmasin, November 2017

Presptor akademik, Preseptor klinik

( ...................................................... ) (....................................................)

19