Anda di halaman 1dari 11

NIPAS KN 1

DATA DASAR

DS:

Ibu mengatakan nyeri jalan lahir

Ibu mengatakan masih merasa mules

DO :

K/u : Baik

Kesadaran : Composmenthis

TTV: TD: 120/80 mmHg

N : 86x/menit

R : 20x/menit

S : 37 C

Palpulasi : Abdomen

TFU 2 jam dibawah pusat, kontraksi : baik, keras, kantung kemih kosong.

DIAGNOSA

Ny S usia 35 tahun P1A0 dengan 6 jam post partum

DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL

Tidak ada

KEBUTUHAN SEGERA

Tidak ada

TUJUAN DAN INTERVENSI

1. Lakukan komunikasi interpesonal


Tujuan:
Agar tujuan hubungan yang baik antara ibu dan bidan.
2. Lakukan pemeriksaan pada nafas ibu.
Tujuan:
a) Menilai kondisi kesehatan ibu dan bayi
b) Mengidentifikasi masalah pada ibu nifas
3. Beri informasi tentang cara perawatan payudara pada masa mifas.
Tujuan:
Untuk menjaga kebersihan payudara dan memperlancar pengeluaran asi.
4. Beri informasi tentang cara menyusui dengan baik dan benar.
Tujuan:
Agar bayi mendapatkan asi yang cukup dan mencegah terjadinya puting lecet
5. Beri informasi tentang tanda bahaya masa nifus
Tujuan:
Agar ibu mengetahui tanda bahaya masa nifas dan ibu dapat segera mendapatkan
perawatan yang sesuai.
6. Berikan ibu vitamin A dan tablet Fe
Tujuan:
Untuk mendapatkan produksi asi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh memenuhi
kebutuhan zat besi.
7. Anjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang nifas yang ke-2
Tujuan:
Untuk memantau tanda bahaya yang terjadi pada masa nifas.

IMPLEMENTASI

1. Melakukan komunikasi interpesonal dengan ibu agar terjalin dengan hubungan yang
baik antara ibu dan bidan dengan cara melakukan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan,
Santun), mengajukan tujuan dan keluhan ibu kemudian mengisi dalam format
pengkajian dan menjalin kerahasiaan data diri ibu.
2. Melakukan pemeriksaan pada ibu nifas.
Persiapan alat:
a) Tensi meter air raksa lengkah lengkap dengan manset 1 buah.
b) Steskop 1 buah
c) Termometer axsela 1 buah
d) Botol kaca 1 buah berisi air DN
e) Botol kaca 1 buah berisi sabun
f) Botol kaca 1 buah berisi air klorin 0,5%
g) Bak instrumen sedang 1 buah ukuran 12 x 22 cm
h) Sarung tangan sekali pakai 1 bulan
Langkah-langkah tindakan pemeriksaan pada ibu nifas

1) Mencuci tangan
2) Memakai sarung tangan
3) Memeriksa fisik
 Memeriksa rambut: warna rambut: Hitam, distribusi merata, bersih,
tidak ada ketombe, tidak ada benjolan abnormal.
 Pemeriksaan pada darah muka.
 Memeriksa keadaan kulit muka: tidak ada chlasmaglavidra.
 Memeriksa mata congjungtiva merah muda sklera putih pupil isokai
reaksi cahaya positif.
 Memeriksa hidung ibu melihat kebersihannya, apakah terdapat cairan,
bersih simitris, secret tidak ada, penciuman baik.
 Memperhatikan bibir apakah pucat atau pecah-pecah tidak pucat dan
tidak pecah-pecah.
 Memeriksa gigi apa ada yang berlobang caries: tidak ada caries.
 Kemudian pemeriksa mencatat hasil anamesa distatus serta di buku
KIA ibu sebagai objektif.
 Pemeriksaan leher: pemeriksaan kelenjar tiroid tidak ada, pembesaran
vina jugularis tidak ada ... KGB tidak ada trakea simitris.
 Pemeriksaan subu ibu normal yaitu 36.9 C
 Pemeriksaan pernafasan 2 : 21x/menit
 Pemeriksaan tekanan darah 100/80 mmHg
 Pemeriksaan abdmin (tentukan tinggi fundal ... TFU 2 jari dibawah
pusat.
 Pemeriksaan pada daerah nutrisi tanpa ada pantang.
 Pola istirahat dan tidur yang cukup pada ib siang kurang lebih 1-2 jam
malam 7-8 jam
 Menganjurkan ibu menjaga kehangatan bayi (pencegahan hitoptumi)
dengan cara menyelimuti bayi dan memakaikan pakaian bayi.
 Menganjurkan ibu untuk mobilisasi dan siputi miring kiri/kanan, duduk
dan benjolan.
3. Mengajarkan ibu tentang merawat payudara yaitu:
 Tempelkan plapas yang sudah diberi minyak kelapa atau baby oil
selama kurang lebih 5 menit kemudian puting susu dibersihkan.
 Tempelkan kedua telapak tangan diantara kedua payudara.
 Pengurutan dimuntari kearah atas, kesamping lalu diarah bawah dalam
pengurutan posisi tangan kiri kearah sisi kiri telapak tangan, kanan
kearah tangan kanan.
 Pengurutan diteruskan kebawah, kesamping selanjutnya melintang lalu
telapak tangan diteruskan kebawah, kesamping, selanjutnya melintang,
lalu telapak tangan mengurut kedepan kemudian kedua tangan
dilepaskan dari payudara ulangi gerakan 20-30 kali.
 Tangan kiri menopang payudara kiri, lalu 3 jari tangan kanan membuat
gerakan memutar gerakan sambil meulai dari pangkal payudara sampai
pada puting susu.
 Lakukan tahap yang sama pada payudara kanan lalukan dua kali
gerakan pada tiap payudara.
 Satu tangan menopang payudara sedangkan tangan yang lain mengurut
payudara dengan jari kelingking dari arah tepi kearah puting susu.
 Lakukan tahap yang sama pada kedua payudara.
 Lakukan gerakan ml sekitar 30 kali.
 Selesai pengurutan payudara disiram dengan air hangat dan dingin
bergantian selama 3 menit ... payudara dengan telapak tangan
menggunakan handuk bersih kemudian menggunakan BH yang bersih
dan menopang.
4. Memberikan informasi tenyang cara menyusui yang baik dan benar
 Sandarkan punggung pada sebuah bantal yang menempel kedinding,
kursi atau senderan tempat tidur
 Posisikan perut bayi dibawah dada dan kepala bayi sejajar dengan dada
 Pastikan hidung bayi tidak tertekan dan lehernya tidak memekuk
 Bayi biasanya sudah bisa menemukan puting payudara dan dengan
sendirinya menindih masalah untuk membantunya menghidap puting
dengan benar
 Mulailah menyusui seperti biasa.
5. Memberikan informasi tentang tanda bahaya nifas yaitu seperti demam, sakit kepala
hebat disertai dengan kejang jika ibu mengalami hal tersebut segera datang ke fasilitas
kesehatan terdekat.
6. Memberikan ibu vitamin A (200 – 0 IU) diminum 1x/hari dan tablet Fe (60 mg)
diminum 2x/hari
7. Menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ulang nifas ke-2 pada tanggal 09
April 2021

EVALUASI

1. Komunikasi interpesonal telah terjalin


2. Pemeriksaan pada ibu nifas sudah dilakukan pada pukul 13.45 WIB kondisi ibu dalam
kondisi baik.
3. Ibu telah mengetahui informasi tentang cara perawatan payudara yang baik dan benar.
4. Ibu telag mengetahui informasi tentang cara menyusui yang baik dan benar.
5. Ibu telah mengetahui informasi tentang tanda bahaya masa nifas.
6. Ibu telah diberikan vitamin A dan tablet Fe
7. Ibu bersedia untuk kunjungan ulang pada tanggal 5 februari 2021
3.1.2 CATATAN PERKEMBANGAN NIFAS KN -2

Tanggal : 09 April 2021

SUBJEKTIF :

1. Ibu mengatakan nyeri pada bekas jahitan


2. Ibu mengatakan bayinya menyusi secara ekslusif

OBJEKTIF :

KIU : Baik

Kesadaran : composmenthis

TTU : TD : 120/80 mmHg

N : 85x mm

S : 37 C

RN : 20x/m

TFU : 2 jari dibawah pusat - conjungtiva : merah muda

Lochca : rubia – pcdema : kiri-kanan -/_

Pengeluaran Asi : Kanan (+) kiri (+) lancar

ANALISA :

Ny. A usia 27 tahun D1A0 dengan post dartum hari ke 6

PENATALAKSANAAN :

1. Melakukan komunikasi interpersonal dengan ibu agar terjalin hubungan yang baik
antara ibu dan bidan
E/komunikasi interpesonal telah dilakukan ibu merasa aman dan nyaman saat
menyampaikan keluhannya.
2. Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu bahwa keadaan ibu dalam kondisi baik
berdasarkan hasil pemeriksaan yaitu:
TTU : TD : 120/20 mmHg
N : 85x/m
S : 37 c
RR : 20X rm
TFU : 2 jari pusat
Lochea : rubra
Pengeluaran Asi : Lancar
E/ibu mengatakan sudah mengetahui hasil pemeriksaan bahwa dalam batas normal
3. Memberitahu ibu pentingnya Asi Ekslusif adalah pemberian asi tanoa makan/minum
tambahan atau pengganti kepada bayi hingga berusia 6 bulan.
E/Ibu mengatakan ia sudah mengetahui pentingnya Asi bagi bayinya dan bersedia
memberikan Asi selama 6 bulan penuh tanpa makanan tambahan.
4. Memberitahu ibu untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisinya dan menganjurkan ibu
untuk mengomsumsi makanan yang bergizi untuk memperbanyak produksi Asi
seperti buah, sayuran hijau, kacang – kacangan serta memenuhi cairan minimal
minum air putih 7 gelas/hari .
E/Ibu bersedia untuk makan – makanan yang bergizi tanpa adanya pantangan dan
memenuhi cairan minimal 7 gelas/hari.
5. Menganjurkan ibu istirahat dan tidur yang cukup, sinag kurang lebih 1-2 jam, makam
kurang lebih 7-8 jam
E/Ibu bersedia untuk memenuhi kebutuhan istirahat dan tidur yang cukup.
6. Memberikan informasi kepada ibu cara melakukan perawatan tali pusat yang benar
dengan cara dibungkus menggunakan kasa steril setelah bayi dimandikan dan
dikeringkan dengan handuk bersih dan tidak memberikan apapun pada tali pusat bayi
kasa tali pusat harus diganti setiap setelah bayi dimandikan.
E/Ibu mengerti dan bersedia melakukan perawatan tali pusat di rumah.
7. Menjelaskan pada ibu tentang tanda bahaya masa nifas seperti penglihatan kabur,
demam tinggi, payudara bengkak merah disertai rasa sakit, bengkak pada wajah kaki
dan tangan, pendarahan lewat jalan lahir, keluar cairan berbau dari jalan lahir jika ibu
mengalami tanda bahaya tersebut segera dtang ke petugas kesehatan terdekat agar
segera mendapatkan pelayanan.
E/Ibu mengatakan mengerti dan bersedia untuk ke tenaga kesehatan jika mengalami
tanda bahaya tersebut.
8. Menganjurkan ibu untuk kunjungan ulang ke 3 pada tanggal 15 april 2021
3.1.2 CATATAN PERKEMBANGAN NIFAS KF – 3

Tanngal 15 april 2021 pukul 10.30 WIB

SUBJEKTIF

1. Ibu mengatakan tidak ada keluhan


2. Ibu mengatakan selalu memberikan Asi pada bayinya

OBJEKTIF:

KIU : Baik

Kesadaran : composmenthis

TTU : TD : 120/80 mmHg

N : 85x mm

S : 36.7 C

RN : 20x/m

TFU : Tidak teraba - conjungtiva : merah muda

Lochca : serosa – oedema : kiri(-) kanan (-)

Pengeluaran Asi : Kanan (+) kiri (+) lancar

ANALISA :

Ny. A usia 27 tahun L0P1A0 dengan post partum hari ke- 12

PENATALAKSANAAN :

1. Melakukan komunikasi interpersonal dengan ibu agar terjalin hubungan yang baik
antara ibu dan bidan
E/komunikasi interpesonal telah dilakukan ibu merasa aman dan nyaman
2. Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu bahawa keadaan ibu dalam batas normal
dan berdasarkan hasil pemeriksaan yaitu:
3. TTU : TD : 120/20 mmHg
N : 83x/m
S : 36.5 c
RR : 20X rm
TFU : tidak teraba
Lochea : rubra
Pengeluaran Asi : Lancar
E/ibu mengatakan sudah mengetahui hasil pemeriksaan bahwa dalam batas normal
3. Menganjurkan ibu untuk tetap memberikan asi ekslusif selama 6 bulan atau lebih
tanpa adanya makanan tambahan agar nutrisi bayinya terpenuhi
E/Ibu mengatakan sudah mengerti dengan penjelasan yang diberikan
4. Memberitahu ibu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa ada pantangan makanan
apapun untuk membantu memperkaya produksi asi seperti (kelakai, bayam, brokoli,
daun katuk) serta memenuhi kebutuhan cairan dengan sering minum air putih paling
sedikit 8 gelas/ hari
E/Ibu bersedia untuk makan-makanan bergizi tanpa ada pantangan serta memenuhi
kebutuhan cairan minimal 3 liter/hari
5. Menganjurkan ibu istrirahat dan tidur yang cukup siang kurang lebih 1 jam malam
kurang lebih 7-8 jam
E/Ibu bersedia untuk memenuhi kebutuhan istirahat dan tidur
6. Memberikan informasi tentang personal hygiene pada ibu seperti sering mengganti
pakaian dalam jika terasa basah dan lembab, setelah BAK dan BAB siram dengan air
bersih dan mengalir dari depan kebelakang dan keringkan dengan handuk bersih atau
tissue toilet.
E/Ibu sudah mengetahui dan bersedia untuk melakukan personal hyhiene
7. Menganjurkan ibu untuk kunjungan ke-4 pada tanggal 17 April 2021
3.2 CATATAN PERKEMBANGAN NIFAS KF-4

Tanggal 17 April 2021 Pukull : 11.00 WIB

SUBJEKTIF

3. Ibu mengatakan tidak ada keluhan


4. Ibu mengatakan selalu memberikan Asi pada bayinya

OBJEKTIF:

KIU : Baik

Kesadaran : composmenthis

TTU : TD : 120/80 mmHg

N : 80x mm

S : 37 C

RN : 20x/m

TFU : Tidak teraba - conjungtiva : merah muda

Lochca : serosa – oedema : kiri - kanan -/_

Pengeluaran Asi : Kanan (+) kiri (+) lancar

ANALISA :

Ny. A usia 27 tahun P1A0 dengan post partum hari ke- 14

PENATALAKSANAAN :

1. Melakukan komunikasi interpersonal dengan ibu agar terjalin hubungan yang baik
antara ibu dan bidan

E/komunikasi interpesonal telah dilakukan ibu merasa aman dan nyaman

2. Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu bahawa keadaan ibu dalam batas normal
dan berdasarkan hasil pemeriksaan yaitu:
TTU : TD : 120/20 mmHg
N : 80x/m
S : 36.5 c
RR : 20x rm
TFU : tidak teraba
Lochea : rubra
Pengeluaran Asi : Lancar
E/ibu mengatakan sudah mengetahui hasil pemeriksaan bahwa dalam batas normal
3. Menganjurkan ibu untuk tetap memberikan asi ekslusif selama 6 bulan atau lebih
tanpa adanya makanan tambahan agar nutrisi bayinya terpenuhi
E/Ibu mengatakan sudah mengerti dengan penjelasan yang diberikan
4. Memberikan informasi kepada ibu tentang pentingnya menjaga personal hygiene
seperti sering mengganti celana dalam jika basah atau lembab, sering BAK dan BAB
dengan air bersih dan mengalir dari depan kebelakang serta keringkan dengan handuk
bersih
E/Ibu sudah mengetahui dan bersedia untuk melakukan personal hygnene
5. Menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan ke tenaga kesehatan jika ibu ada
keluhan tentang kesehatannya
E/Ibu bersedia untuk melakukan kunjungan ulang jika ada keluhan