Anda di halaman 1dari 12

3.

2 CATATAN PERKEMBANGAN KEHAMILAN KN- 2

Tanggal : 25 februari 2021 Pukul: 14.00 WIB

SUBJEKTIF

a. Ibu mengatakan keadaannya saat ini baik

b. Ibu mengatakan tidak ada keluhan

c. Ibu mengatakan ini kehamilan pertama dan sebelumnya tidak pernah keguguran

d. Ibu mengatakan HPHI 17 Juni 2010

OBJEKTIF

a. K/U : Baik

b. Kesadaran: Composmentis

c. TTV: TD(100/80 mmHg), N(84x/m), RR(20x/m), S(36,6 °C)

d. Lila: 25 cm
e. BB: 58,5 kg
f. TB: 152 cm
g. Paipari Abdomen
 TFU: 3 Jari dibawah Px (MD:30 cm)
 leopold I: Bagian teratas janin teraba bulat, lunak, dan tidak melenting (bokong)
 leopold II: Bagian kiri perut ibu teraba keras memanjang seperti papan (pu-ki) dan
bagian kanan perut ibu teraba bagian terkecil Janin (ekstremitas)
 leopold III: Bagian terbawah janin teraba bulat, keras, dan melenting (kepala).
 Leopold IV: Belum masuk PAP

h. DJJ: 145x/m

i. TBBJ: 2.790 gr
j. 24 Maret 2021

ANALISA

Ny. S usia 26 tahun G1P0A0 usia kehamilan 35 minggu janin tunggal hidup intra uteri pres-
kep

PENATALAKSANAAN

1. Melakukan komunikasi interpersonal agar terjalin hubungan antara Ibu dan bidan

E/komunikasi interpersonal telah terjalin yang baik

2. Memberitahu ibu hasil pemeriksaan, bahwa keadaan Ibu baik, yaitu: TD: 100/80
mmHg, N: 84x/m, 3:36,6°c, RR: 20x/m. BB: 58.5 kg, TB: 152 cm, lito: 25 cm,
TPI:24 maret 2021, dan Paipasi Abdomen TFU (3 Jari dibawah PX MD 30 cm),
lespoid I (teraba lunak bulat dan tidak melenting (Bokong), Leopold II (Bagian kiri
perut ibu teraba memanjang seperti papan (Pu-ki), dan bagian kanan perut Ibu teraba
bagian terkecil Janin (ekstremitas), Leopold III (teraba bulat keras dan melenting
(leepala)), leopold IV (Belum Masuk PAP).

E/Ibu sudah mengetahui hafi Pemeriksaan

3. Menganjurkan Ibu untuk istirahat yang cukup seperti tidur siang 30 menit- 1 Jam
/hari, dan tidur malam yang tidak terlalu larut 8-10 jam / hari, serta tidak melakukan
Pekerjaan berat agar tidak membahayakan Ibu dan janin

E/Ibu bersedia untuk beristirahat yang cukup


4. Memberitahu ibu ketidaknyamanan kehamilan TM III dan cara mengatasinya:

 Sering buang air kechi, cara mengatasinga hindari minuman berkafein seperti kopi,
teh, dan soda.

 Haemorrhoids (wasic) dan toestipan (sembelit), cara mengatasinya makan makanan


yang kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran.

 Sakit Pinggang, cara mengatasinya hindari Poset duduk dan berdiri terlalu lama

 Sakit Punggung, cara mengaturnya hindari mengangkat yang berat berat, duduk
dengan punggung lurus dan ditopang dengan baik.

 Bingleat /odema kaki, cara mengatasinya, tidak berdiri atau duduk untuk waktu
yang lama, sangat kabi menggunakan guring/bantal saat tidur.

 kelelahan, cara mengatasinya istirhat yang cukup dan pola tidur yang teratur serta
konsumsi suplemen zat besi khusus Ibu hamil dan makan makanan yang kaya zat
besi

E/Ibu sudan mengetahui dan mengerti cara mengation rasa ketidaknyamanan


kehamilan TM III

5. Memberitahu Ibu tanda bahaya kehamilan TM III, yaitu:

 sakit kepala hebat

 Bengkak pada bagian muka dan tangan

 Penglihatan kabur

 ketuban Pecah dini

 Demam tinggi

 Nyeri Perut hebat

 Gerakan janin berkurang.

 Perdarahan Pervagina

E/Ibu sudah mengetahui tanda bahaya kehamilan TM III


6. Memberitahu ibu tanda-tanda Persalinan, yaitu:

 Pecah ketuban

 kontraksi asi semakin sering

 keluar lendir bercampur darah dari vagina

 Ada rasa ingin mengetan.

E/Ibu sudah mengetahui tanda-tanda persalinan

7. Memberitahu Ibu apa saja persiapan untuk menghadapi Persalinan, seperti : tempat
dan siapa penolong Persalinan, trasportati menuju tempat persalinan, pendamping saat
menghadapi persalinan, biaya untuk persalinan, Perlengkapan ibu seperti baju
(berkancing didepan) agar dapat menyusui, bra yang sesuai. Serta perlengkapan bayi,
kain flannel, pakaian, Popok, sarung tangan, Sarung kaki, topi, minyak telon, dan
selimut.

E/Ibu sudah mempersiapkan semuanya.

8. Melakukan kunjungan ulang pada tanggal 3 Maret 2021 dan sika Ibu merasa ada
keluhan.

E/Ibu bersedia dilakukan kunjungan ulang

9. Melakukan pendokumentasian

E/Pendokumentasian sudah dilakukan.


3.3 CATATAN PERKEMBANGAN KEHAMILAN KN-3

Tanggal 3 Maret 2021 Pukul: 15.00 WIB

SUBJEKTIF

a. Ibu mengatakan mengeluh nyeri Pinggang dan susah tidur

OBJEKTIF

a. K/U : Baik

b. Kesadaran: Composmentis

c. TTV: TD(110/80 mmHg), N(85x/m), RR(20x/m), S(36,5 °C)

d. Lila: 25 cm
e. BB: 59,2 kg
f. TB: 152 cm
g. Palpasi Abdomen
TFU: 3 Jari dibawah Px (MD:30 cm)
leopold I: Bagian teratas janin teraba bulat, lunak, dan tidak melenting (bokong)
leopold II: Bagian kiri perut ibu teraba keras memanjang seperti papan (pu-ki) dan
bagian kanan perut ibu teraba bagian terkecil Janin (ekstremitas)
leopold III: Bagian terbawah janin teraba bulat, keras, dan melenting (kepala).
Leopold IV: Sudah masuk PAP 3/5

h. DJJ: 148x/m

i. TBBJ: 3,100 gr
j. 24 Maret 2021

ANALISA

Ny. S usia 26 tahun G1P0A0 usia kehamilan 36 minggu janin tunggal hidup intra uteri pres-
kep
PENATALAKSANAAN

1. Melakukan komunikasi interpersonal agar terjalin hubungan yang baik antara Ibu dan
bidan.

E/ komunikasi interpersonal telah terjalin

2. Memberitahu Ibu hamil Pemeriksaan bahwa keadaan Ibu dan Janin baik, yaitu: TD :
110 /80 mmHg, N: 85x/m, RR: 20x/m₁ 5:36,5°C, BB: 59,2kg, TB: 152 cm, 1119:25
cm, DJJ: 148 x/m, TBBJ: 3,100 gr, TPI: 24 Maret 2021, dan Palpasi Abdomen TEU
(3 Jari dibawah Px MD:31 cm), leopold I (teraba lunak, bulat, dan tidak melenting
(bokong)), leopold II (Bagian kiri perut Ibu teraba teras memanjang seperti papan
(Pu-ki) dan bagian kanan perut Ibu teraba bagian terkecil Janin (ekstremitas), leopold
III (teraba bulat, keras, dan melenting (kepala)),dan leopold IV (sudah masuk PAP
3/5).

E/Ibu sudah mengetahui hasil Pemeriksaan

3. Memberitahu Ibu tentang keluhan yang dialaminya dan cara mengatasinya


 nyeri pinggang dapat disebabkan karena perubahan pusat gravitasi tubuh
karena perkembangan kandungan, sehingga Ibu hamil perlu menyesuaikan
Postur tubuh ketika berdiri dan berjalan, dan penyebab lainya yaitu karena
terjadi perubahan hormon dan peregangan ligamen, sebagai proses alami
tubun dalam mempersiapkan persalinan. Cara mengatasinya yaitu dengan
Jangan membungkuk, hindari menggunakan high heels, atur posisi saat tidur
dengan mengganjal punggung dengan bantal, lika masih memungkinan untuk
mengikuti program senam hamil secara teratur.
 Susah tidur bisa disebabkan karena rutinitas yang dilakukan selama masa
kehamilan-cara mengatasinya lupakan Semua masalah / rilekskan diri, hindari
mengonsumsi kafein dan cokelat, usahakan untuk makan malam lebih awal
olahraga ringan secara rutin, mematikan semua gadget didalam kamar,
kenakan bra khusus Ibu hamil dan pakai baju tidur dari bahan yang nyaman.
E/Ibu Sudah mengetahui penyebab dan cara mengatasi keluhannya.
4. Memberitahu ibu ketidaknyamanan kehamilan TM III dan cara mengatasinya:

 Sering buang air kechi, cara mengatasinga hindari minuman berkafein seperti kopi,
teh, dan soda.
 Haemorrhoids (wasic) dan toestipan (sembelit), cara mengatasinya makan makanan
yang kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran.

 Sakit Punggung, cara mengaturnya hindari mengangkat yang berat berat, duduk
dengan punggung lurus dan ditopang dengan baik.

 Sakit Pinggang, cara mengatasinya hindari Poset duduk dan berdiri terlalu lama

 Bingleat /odema kaki, cara mengatasinya, tidak berdiri atau duduk untuk waktu
yang lama, sangat kabi menggunakan guring/bantal saat tidur.

 kelelahan, cara mengatasinya istirhat yang cukup dan pola tidur yang teratur serta
konsumsi suplemen zat besi khusus Ibu hamil dan makan makanan yang kaya zat
besi

E/Ibu sudan mengetahui dan mengerti cara mengation rasa ketidaknyamanan


kehamilan TM III

5. Memberitahu Ibu tanda bahaya kehamilan TM III, yaitu:

 sakit kepala hebat

 Bengkak pada bagian muka dan tangan

 Penglihatan kabur

 ketuban Pecah dini

 Demam tinggi

 Nyeri Perut hebat

 Gerakan janin berkurang.

 Perdarahan Pervagina

E/Ibu sudah mengetahui tanda bahaya kehamilan TM III


6. Memberitahu ibu tanda-tanda Persalinan, yaitu:

 Pecah ketuban

 kontraksi asi semakin sering

 keluar lendir bercampur darah dari vagina

 Ada rasa ingin mengetan.

E/Ibu sudah mengetahui tanda-tanda persalinan

7. Mengingatkan kembali kepada Ibu untuk mempersiapkam menghadapi Persalinan,


misalnya : tempat dan siapa penolong Persalinan, trasportati menuju tempat
persalinan, pendamping saat menghadapi persalinan, biaya untuk persalinan,
Perlengkapan ibu seperti baju (berkancing didepan) agar dapat menyusui, bra yang
sesuai. Serta perlengkapan bayi, kain flannel, pakaian, Popok, sarung tangan, Sarung
kaki, topi, minyak telon, dan selimut.

E/Ibu sudah mempersiapkan semuanya.

8. Melakukan kunjungan ulang pada tanggal 13 Maret 2021 dan jika Ibu merasa ada
keluhan.

E/Ibu bersedia dilakukan kunjungan ulang

9. Melakukan pendokumentasian

E/Pendokumentasian sudah dilakukan.


3.4 CATATAN PERKEMBANGAN KEHAMILAN KN- 4

Tanggal : 13 Maret 2021 Pukul: 14.00 WIB

SUBJEKTIF

a. Ibu mengatakan mengeluh Perut terasa kencang-kencang.

OBJEKTIF

a. K/U : Baik

b. Kesadaran: Composmentis

c. TTV: TD(110/80 mmHg), N(87x/m), RR(20x/m), S(36,5 °C)

d. Lila: 25,5 cm
e. BB: 62,2 kg
f. TB: 152 cm
g. Palpasi Abdomen
TFU: pertengahan antara px dan pusat (MD:33 cm)
leopold I: Bagian teratas janin teraba bulat, lunak, dan tidak melenting (bokong)
leopold II: Bagian kiri perut ibu teraba keras memanjang seperti papan (pu-ki) dan
bagian kanan perut ibu teraba bagian terkecil Janin (ekstremitas)
leopold III: Bagian terbawah janin teraba bulat, keras, dan melenting (kepala).
Leopold IV: Sudah masuk PAP 3/5

h. DJJ: 147x/m

i. TBBJ: 3,410 gr
j. 24 Maret 2021
k. HB: 12,1 gr
l. Protein Urien: Negatif
m. Glukosa Urine: Negatif
ANALISA

Ny. S usia 26 tahun G1P0A0 usia kehamilan 39 minggu janin tunggal hidup intra uteri pres-
kep

PENATALAKSANAAN

1. Melakukan komunikasi interpersonal agar terjalin hubungan yang baik antara Ibu dan
bidan.

E/ komunikasi interpersonal telah terjalin

2. Memberitahu ibu hasil Pemeriksaan, bahwa keadaan Ibu dan janin baik, yaitu:
TD:110/80 mmHg, N: 67x/m, S: 36,5°C, RR: 20x/m, lila : 25,5 cm, BB:62,2 kg. TB:
152 cm, TBBJ: 3.410 gr, DJJ: 197 x/m, TPI: 24 maret 2021, HB:12,1 gr, Protein urine
(Negatif), glukosa urine (Negatif), dan palpasi Abdomen TFU (Pertengahan px dan
Pusat MD: 33 cm), Ieopold I (teraba bulat, lunak, dan tidak melenting (bokong),
leopold II (Bagian kiri perut ibu teraba keras dan memanjang seperti papan (Pu-ki)
dan bagian kanan perut Ibu teraba bagian terkecil Janin (estremitas), leopold III
(teraba keras, bulat dan melenting (kepala)), leopold IV (Sudah masuk PAP 3/5).
E/Ibu sudah mengetahui hasil Pemeriksaan

3. Memberitahu Ibu tentang keluhan yang dialami dan cara mengatasinya. Perut yang
terasa kencang-kencang terjadi karena adanya contrakan pada rahim. Ada 2 jenis
kontraks yang dapat terladi pada masa kehamilan, false labour yang disebut dengan
kontrakh Braxton Hicks dan true labour yang terasa ketika mendekati persalinan.
Braxton Hicks atau kontrakti Palsu terladi karena adanya kontrati dan relaksafi otot,
dan true labour juga Sama disebabkan karena adanya kontraksi. Yang
membedakannya, yaitu Braxton Hicks atau kontraksi palsu berlangsung selama 30-60
detik dan tidak beraturan sedangkan flue labour (kontrakh ann berlangsung selama
30-70 detik /10 menit serta datang beraturan dan semakin lama semaking kuat karna
sudah mendekati proses persalinan. cara mengatasi perut kencang-kecang, yaitu
dengan Ibu mengatur napas secara perlahan dan Segera ketempat persalinan apabila
kontraksi asli dating.

E/Ibu sudah mengetahui penyebab keluhannya dan cara mengatasinya


4. Memberitahu kepada Ibu tentang pemeriksaan Penunjang protein urine, glikola urine,
dan Hemoglobin serta pentingnya bagi ibu hamil, yaitu:

 protein urine, pemeriksaan ini digunakan untuk mengidentifikafikan adanya


Preeklasia baik ringan maupun berat yang dapat mengarah kepada keadaan
eklamsia Tes Protein dalam urine ibu hamil secara rutin berguna untuk
memeriksa fungsi ginjal, infeksi atau skrining masalah kesehatan lainnya.

 Glukosa urine, adanya glukosa diurien yang disebabkan oleh tingginya kadar
glukola dalam darah (hiperglikemia) sehingga keluar bersamaan dengan urin
yang dipengaruhi oleh fungsi ginjal yang kurang baik. Tujuan utama tes ini
untuk mengetahui apalah wanita hamil menderita diabetes gestasional yakni
kondisi naiknya kadar glukosa darah.

 Hemoglobin, tes hemoglobin merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk


mengukur jumlah hemoglobin didalam darah. Hemoglobin adalah protein
pada sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke organ dan jaringan
tubuh. Tujuan Pemeriksaan Hb Pada Ibu hamil untuk mengetahui kadar, sel
darah merah pada Ibu hamil. kadar Hb normal Pada saat hamil 11 gr % dan
apabila Hb >11 gr maka ibu hamil mengalami anemula.

E/Ibu sudah mengetahui apa itu pemeriksaan penunjang proteln urine, glukosa
urine, dan hemoglobin dan pentingnya bagi ibu hamil.

5. Menjelaskan kepada Ibu proses tindakan dan meminta persetujuan kepada Ibu, Pada
pemeriksaan protein urine dan glukosa urine, ibu akan diminta sampel urine yang
ditampung pada wadah khusus, dan untuk pemeriksaan Hemoglobin Ibu akan diminta
sampel darah sedikit dengan cara salah satu jari tangan dean ditusuk menggunakan
Jarum khusus. Setelah semuanya sudah terkumpul, maka akan dilanjutkan Prosedur
selanjutnya oleh bidan. Serta meminta informed consent Pada Ibu.

E/Ibu sudah mengetahui Prosedur yang akan dilakukan dan bersedia untuk dilakukan
pemeriksaan Protein urine, glukosa urine, dan hemoglobin.

6. Menganjurkan Ibu untuk segera ketempat persalinan/Exinit jika mengalami tanda-


tanda Persalinan, seperti berikut:

 Pecah ketuban
 kontraksi asi semakin sering

 keluar lendir bercampur darah dari vagina

 Ada rasa ingin mengedan.

E/Ibu bersedia segera ketempat persalinan / klinik apabila ada tanda-tanda


Persalinan.

7. Mengingatkan kembali kepada ibu untuk mempersiapkan menghadapi Persalinan,


misalnya: tempat dan siapa Penolong persalinan, transportan menuju tempat
persalinan, pendamping saat menghadapi pertalinan, pendonor untuk Ibu, biaya untuk
persalinan, perlengkapan Ibu seperti baju (barkancing didepan) agar dapat mengusui,
bra yang sesuai serta perlengkapan bayi kain flannel, pak ai an, Popok, sarung tangan,
Sarung kaki, topi, minyak telog, selimut.

E/Ibu sudah mempertaptan Persiapan menghadapi persalinan.

8. Menganjurkan Ibu untuk melakukan kunjungan rutin 1 minggu sekali ke klinik/


tempat bidan untuk konsultasi kehamilan dan jika Ibu ada keluhan

E/Ibu bersedia melakukan kunjungan ulang rutin

9. Melakukan pendokumentasian

E/Pendokumentasian sudah dilakukan.