Anda di halaman 1dari 4

1.

Berikut adalah laporan keuangan PT Bersinar Terang pada 31 Desember 2019 :

Penjualan Bersih : Rp 7.000.000.000


Retur Penjualan : Rp 30.000.000
Potongan penjualan : Rp 70.000.000
Total Biaya Usaha : Rp 3.500.000.000
Pendapatan Lain-lain : Rp 50.000.000
Beban Lain-lain : Rp 15.000.000

Sebagai informasi data laba (rugi) PT Bersinar Terang selama 5 tahun terakhir :

Tahun Laba (rugi) fiskal


2014 (550.000.000)
2015 (150.000.000)
2016 200.000.000
2017 200.000.000
2018 (100.000.000)

Instruksi: Hitunglah Penghasilan Kena Pajak PT Bersinar Terang pada 31 Desember 2019!

Jawab :

- Menghitung Laba/Rugi Usaha


Asumsi 1, pendapatan dan beban lain-lain tidak berhubungan dengan 3M

Penjualan     7.000.000.000
Retur penjualan 30.000.000  
Diskon penjualan 70.000.000  
Penjualan Bersih     6.900.000.000
Total Biaya Usaha   3.500.000.000
Laba Usaha     3.400.000.000

Asumsi 2, pendapatan dan beban lain-lain berhubungan dengan 3M

Penjualan     7.000.000.000
Retur penjualan 30.000.000  
Diskon penjualan 70.000.000  
Penjualan Bersih     6.900.000.000
Total Biaya Usaha   3.500.000.000
Laba Usaha     3.400.000.000
Pendapatan lain-lain 50.000.000
Beban lain-lain (15.000.000)
Laba Sebelum PPh 3.435.000.000

- Menghitung Kompensasi Kerugian Fiskal

No Laba/Rugi Fiskal Kompensasi Kerugian


. Tahun Jumlah 2014 2015 2016 2017 2018 2019
1 2014 (550.000.000) - - 200.000.000 200.000.000 - 150.000.000
2 2015 (150.000.000) - - - - - 150.000.000
3 2016 200.000.000) - - - - - -
4 2017 200.000.000) - - - - - -
5 2018 (100.000.000) - - - - - 100.000.000

3.400.000.000)
6 2019 atau - - - - - -
3.435.000.000)

Jumlah - - 200.000.000 200.000.000 - 400.000.000

- Menghitung Penghasilan Kena Pajak


Asumsi 1, pendapatan dan beban lain-lain tidak berhubungan dengan 3M
(mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan), Laba Usaha sebesar
Rp3.400.000.000
Penghasilan Neto Tahun Pajak 2019 Rp 3.400.000.000
Sisa Kerugian Tahun Sebelumnya Rp 0
Sisa Kerugian yang masih dapat dikompensasi
apabila belum 5 tahun Rp 400.000.000
Penghasilan Kena Pajak Rp 3.000.000.000

Asumsi 2, pendapatan dan beban lain-lain berhubungan dengan 3M, Laba Usaha
sebesar Rp3.435.000.000
Penghasilan Neto Tahun Pajak 2019 Rp 3.435.000.000
Sisa Kerugian Tahun Sebelumnya Rp 0
Sisa Kerugian yang masih dapat dikompensasi
apabila belum 5 tahun Rp 400.000.000
Penghasilan Kena Pajak Rp 3.035.000.000

Jadi, Penghasilan Kena Pajak PT Bersinar Terang pada 31 Desember 2019 adalah
sebesar Rp3.000.000.000 apabila pendapatan dan beban lain-lain tidak berhubungan
dengan 3M; atau sebesar Rp3.035.000.000 apabila pendapatan dan beban lain-lain
berhubungan dengan 3M.
2. PT Sehat Sejahtera adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan alat
kesehatan. Pada tahun 2019 memiliki penghasilan bruto sebesar Rp20.000.000.000 dan
Penghasilan Kena Pajak sebesar Rp.5.750.000.000. Informasi: PT Sehat Sejahtera pada
tahun 2018 penghasilan brutonya sebesar Rp.12.000.000.000, sehingga menggunakan
fasilitas Pasal 31E dalam menghitung PPh Terutang.

Instruksi: Hitung besar PPh Terutang yang harus dibayar oleh PT Sehat Sejahtera!

Jawab :

Dasar Hukum : Pasal 31E Ayat 1 Undang-Undang Pajak Penghasilan


“Wajib Pajak badan dalam negeri dengan peredaran bruto sampai dengan
Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah) mendapat fasilitas berupa pengurangan
tarif sebesar 50% dari tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) huruf b dan
ayat (2a) yang dikenakan atas Penghasilan Kena Pajak dari bagian peredaran bruto
sampai dengan Rp 4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah).”

Penghasilan Bruto Tahun 2019 : Rp 20.000.000.000


Penghasilan Kena Pajak : Rp 5.750.000.000

Penghitungan Pajak Penghasilan yang Terutang:


a. Jumlah Penghasilan Kena Pajak dari bagian peredaran bruto yang memperoleh fasilitas
Rp 4.800 .000 .000
¿ × Rp 5.750.000 .000
Rp 20.000 .000 .000
¿ Rp1.380 .000 .000

b. Jumlah Penghasilan Kena Pajak dari bagian peredaran bruto yang tidak memperoleh fasilitas
¿ Rp5.750 .000 .000 – Rp 1.380 .000 .000
¿ Rp 4.370 .000.000

Pajak Penghasilan Terutang:


- (50% × 25%) × Rp1.380.000.000 = Rp 172.500.000
- 25% × Rp4.370.000.000 = Rp 1.092.500.000
Jumlah PPh Terutang = Rp 1.265.000.000

Jadi, Pajak Penghasilan Terutang PT Sehat Sejahtera untuk Tahun Pajak 2019 adalah
sebesar Rp1.265.000.000.
3. PPh yang terutang untuk PT Alam Raya berdasarkan SPT Tahunan PPh 2019 sebesar
Rp412.000.000. Pajak yang telah dipotong/dipungut oleh pihak ketiga serta yang terutang di
luar negeri dalam tahun 2019 sebagai berikut:
a. Pajak Penghasilan yang dipungut oleh pihak lain (PPh Pasal 22) sebesar Rp 50.000.000.
b. Pajak Penghasilan yang dipotong oleh pihak lain (PPh Pasal 23) sebesar Rp 35.700.000.

c. Pajak Penghasilan yang dibayar di Luar Negeri sebesar Rp 72.500.000 tetapi berdasar
ketentuan yang dapat dikreditkan (PPh pasal 24) sebesar Rp 68.000.000.
Hitunglah Angsuran PPh Pasal 25 untuk Tahun 2019 PT Alam Raya!

Jawab :

Berdasarkan Pasal 25 ayat (1) Undang Undang Nomor 36 Tahun 2008 menyatakan bahwa
besarnya angsuran pajak dalam tahun pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib
Pajak untuk setiap bulan adalah sebesar Pajak Penghasilan yang terutang menurut Surat
Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun pajak yang lalu dikurangi dengan :
a. Pajak Penghasilan yang dipotong sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dan Pasal 23
serta Pajak Penghasilan yang dipungut sebgaimana dimaksud Pasal 22; dan
b. Pajak Penghasilan yang dibayar atau terutang di luar negeri yang boleh dikreditkan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24,
dibagi 12 (dua belas) atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak.
Diketahui :
 PPh terutang berdasarkan SPT Tahunan 2019 = Rp412.000.000
 PPh Pasal 22 yang dipungut pihak lain = Rp 50.000.000
 PPh Pasal 23 yang dipotong pihak lain = Rp 35.700.000
 PPh Pasal 24 yang dapat dikreditkan = Rp 68.000.000.

Penghitungan angsuran PPh Pasal 25 PT Alam Raya :


PPh terutang di SPT Tahunan 2019 Rp 412.000.000)
Kredit Pajak :
- PPh Pasal 22 Rp 50.000.000
Rp 35.700.000
- PPh Pasal 23
Rp 68.000.000
- PPh Pasal 24
Jumlah kredit pajak Rp (153.700.000)
Dasar perhitungan PPh Pasal 25 tahun 2020 Rp 258.300.000)
Besarnya angsuran PPh Pasal 25 per bulan Rp 21.525.000)
(=Rp 258.300.000 ÷ 12)

Jadi, besarnya angsuran Pajak Penghasilan Pasal 25 per bulan PT Alam Raya adalah
sebesar Rp21.525.000.

Referensi :
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan (PPh).

Anda mungkin juga menyukai