Anda di halaman 1dari 8

PUISI

KELAS VIII SMPN SATU ATAP-1 KAMIPANG

Abdul Wasi, S.Pd.


Kompetensi Dasar
3.8 Menelaah unsur-unsur
pembangun teks puisi
(perjuangan, lingkungan
hidup,kondisi sosial, dan
lain-lain) yang
diperdengarkan atau
dibaca.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah membaca contoh puisi siswa
mampu menjelaskan unsur-unsur
pembangun teks puisi berupa kalimat
figuratif yang diperdengarkan dan
dibaca dengan tepat
PENGERTIAN PUISI

Puisi adalah teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran


dan perasaan dengan mengutamakan keindahan kata-kata.
Puisi mengungkapkan berbagai hal, kerinduan, kegelisahan,
atau pengagungan kepada sang Khalik yang diungkapkan
dalam bahasa indah.
UNSUR-UNSUR PEMBANGUN PUISI

01 Majas dan
Irama
Penggunaan Kata-kata
Konotas 02

03
Kata-kata
Berlamb
Pengimajinasian dalam 04 ang
Puisi
Contoh PUISI
Hujan Bulan Juni
oleh Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah


dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak


dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif


dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
NO Analisis Puisi Hujan Bulan Juni
Majas personifikasi adalah majas yang
membandingkan benda-benda tidak bernyawa
seolah-olah memiliki sifat seperti manusia.
Ke-1 Dalam puisi itu yang dibandingkan adalah
hujan. Hujan memiliki sikap tabah, bijak, dan
arif. Sifatsifat itu biasanya dimiliki oleh
manusia.
Majas paralelisme adalah majas perulangan
yang tersusun dalam baris yang berbeda. Kata
Ke-2 yang mengalami perulangan dalam puisi itu
adalah tak ada yang lebih. Kata-kata itu
berulang pada setiap baitnya.