Anda di halaman 1dari 31

WINDOWS XP

1. Sejarah Singkat Windows XP


Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat
oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer
rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama “XP”
adalah kependekan dari “Experience”.
Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan
Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang
berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT.
Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta
salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis
IDC.
Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna
volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat
umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer
(OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows
XP pada tanggal 30 Juni 2008.
Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM
kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows
XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume
licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap
menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate
Edition atau Windows 7 Professional.
Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum
dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang
ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang
menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server
dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan
klien.
Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia
tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara
TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet
PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer
pribadi yang menggunakan stylus.
Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya
Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor
berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk
prosesor berarsitektur x86-64.
Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional
yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 1


Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan
2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah
telepon selular berbasis sistem operasi Windows XP.
Versi Windows berbasis arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi
yang lebih baik ketimbang versi Windows 9x. Windows XP menyajikan
antarmuka grafis yang dirancang ulang secara signifikan, hingga perubahan
tersebut dipromosikan oleh Microsoft sebagai tampilan yang lebih user-friendly
dari versi Windows sebelumnya.
Sebuah fasilitas manajemen software baru yang disebut Side-by-Side
Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah “DLL Hell” yang sering
muncul pada Windows 9x. Windows XP juga merupakan versi pertama Windows
untuk menggunakan aktivasi produk “Windows Product Activation” untuk
memberantas pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi.
Windows XP juga telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan
keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 6 dan
Windows Media Player yang sangat ketat, dan untuk aspek-aspek dari standar
antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2, Service Pack 3, dan Internet
Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.
Selama pengembangan, proyek pengembangan Windows XP ini dikenal
dengan nama kode “Whistler“, yang diambil dari sebuah daerah di British
Columbia, karena banyak karyawan Microsoft sering melakukan ski di
Whistler-Blackcomb.
Sampai dengan akhir Agustus 2009, Windows XP adalah versi yang paling
banyak digunakan sistem operasi di dunia dengan pangsa pasar 66,2%, setelah
memuncak pada 76,1% pada Januari 2007. Menurut sebuah laporan Net
Applications, pengsa pasar Windows XP tertinggi mencapai angka 85,3% pada
Desember 2006.

2. Latar Belakang Windows XP


Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang
mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun
2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek
Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang
dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai
“Windows NT versi rumahan”.
Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan
Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 2


sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan
sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita
kenal sekarang dengan Windows XP.
3. Edisi Windows XP
Windows XP muncul dalam banyak jenis:
● Windows XP Professional
● Windows XP Home Edition
● Windows XP Media Center Edition
● Windows XP Tablet PC Edition
● Windows XP Starter Edition
● Windows XP Professional x64 Edition
● Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium
● Windows XP Professional

Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP


yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke
dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active
Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003.
Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari
pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah
komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal
sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.

● Windows XP Home Edition

Windows XP Home Edition adalah sistem operasi


Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada
dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara
Windows XP Home Edition dengan Windows XP
Professional, karena basis pembuatannya yang sama.
Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini
adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home
Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak
pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur
jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, diantaranya tidak dapat bergabung
dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi,
tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan
folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 3


tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang
lainnya.
Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows
sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows
tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.
● Windows XP Media Center Edition
Windows XP Media Center Edition adalah versi
Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat
semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk.
Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan
Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan
sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
● Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows
XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang
dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya
yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi
(Personal Digital Assistant atau PDA), dengan
kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP
Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP
Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan
tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan
Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi
dengan layar sentuh.
● Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan
versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor
dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang
menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor
AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan
Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan
ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology),
dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta
beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan
dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada
dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti
pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun
AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi
kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya,
sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis
kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64,
mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 4


● Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang
sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini
mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang
digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang
diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor
Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk
prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah
dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya,
seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table).
Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien,
Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi
32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak
didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang
berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi
ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia,
Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya
tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.
Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya
setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation
dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya.
Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak
begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya,
Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan
Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.
● Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP
Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal
masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack
(LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa
Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga
bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador,
Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft
membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk
memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di
negara-negara dunia ketiga tersebut.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 5


4. Fitur dan Peningkatan
Windows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki
kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi
yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000
Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik
manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan “neraka
DLL” atau “DLL HELL”. Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak,
hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan. Berikut ini adalah fitur dari
Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)
Dukungan terhadap sistem domain Active Directory
Active Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows
Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory,
sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari
sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna
jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan
menyederhanakan semua proses autentikasi.
Peningkatan pengaturan kontrol akses
Sebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya
Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur
tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak
memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah
teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis
UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih
canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi
akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya,
seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan
memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.
Mendukung sistem berkas terenkripsi (EFS)
Windows XP memiliki sistem enkripsi EFS. Sistem ini merupakan sistem untuk
memproteksi data penting sehingga tidak dapat dibuka user lain apalagi komputer
lain, kecuali dengan membuka dengan kode. Sistim ini cukup handal meskipun

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 6


tak sehandal sistem pihak ketiga. File yang terenkripsi akan berubah warnanya
menjadi hijau.
Windows XP adalah suatu sistem pengoperasian (operating system) yang
paling banyak dipakai sampai saat ini karena selain kemudahan dalam
pemakaiannya Windows XP digunakan sebagai standarisasi pembelajaran yang di
pakai oleh sekolahan-sekolahan dan perguruan tinggi pada umumnya.
5. CARA MENGINSTAL WINDOWS XP
Untuk melakukan penginstalan windows xp diperlukan ketelitian dan
kesabaran dalam prosesnya karena memerlukan waktu yang lumayan lama.
Ada beberapa jenis windows xp diantaranya windows xp professional,
Home Edition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition,
Professional x64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.
Berikut langkah-langkah yang mudah dan lengkap cara menginstal windows xp :
1. Siapkan CD WINDOWS XP
2. Siapkan CD DRIVER MOTHERBOAR
3. Atur bios terlebih dahulu agar prioritas bootingnya dimulai dari
CD(DVD)-ROM, caranya:
● Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang
sejenis.

● Ubah pengaturanya, agar CDROM jadi urutan yang pertama kemungkinan


pilihan ini ada 2 jenis.
● Menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First
boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page
Down/Up) atau +/-.

Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.


● Jika menunya ‘Boot priority’: atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM,
A,C. dengan menekan tombol PgDn/Up.

Tidak usah di utak-atik biosnya. Biarkan saja bios diload masukkan CD


WINDOWSnya, lalu Restart komputer, kemudian tekan F8 atau F10
atau F11 (boleh dicoba satu-satu) nanti bakal muncul opsi boot
selection. Pilih saja yang ada cd-nya. Tekan enter.

4. Tunggu beberapa saat sampai muncul tulisan "Press any key to boot from
CD" seperti tampilan Seperti gambar di bawah ini.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 7


5. Tekan ENTER atau sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek
hardware komputer anda, kemudian akan muncul tulisan "windows setup"
seperti gambar dibawah ini.

6. Lalu file-file di dalam cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan


muncul tampilan "welcome to setup" seperti gambar dibawah ini

7. Tekan "ENTER" untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system
windows yang sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses
instalasi, lalu akan muncul (End User Licese Aggrement) seperti gambar di
bawah ini

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 8


8. Tekan "F8" kemudian proses instalasi akan mencari dan membaca partisi
hardisk anda, kemudian akan muncul semua partisi hardisk anda, seperti
gambar di bawah ini

9. Tekan "ENTER" untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat


partisi hardisk anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam
satuan MB, selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol
"C", maka akan muncul gambar seperti di bawah ini

10. Kemudian tuliskan kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat
pada gambar diatas, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB,
lalu anda ingin membagi dua, maka tuliskan 20000,jangan 20, karna partisi
satuannya MB, tentunya anda mengerti kan...?? cat" 1GB = 1000 MB

11. Kemudian tekan "ENTER" maka akan muncul gambar seperti dibawah ini

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 9


12. Kemudian pilih "Format the partition using the NTFS file system (Quick)"
atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu tekan
"ENTER" maka akan muncul layar sepert gambar di bawah ini

13. Kemudian arahkan pointer pada posisi "unpartitioned space", lalu tekan "C"
maka akan muncul gambar seperti gambar sebelumnya, dalam hal ini layar
yang akan muncul seperti gambar sebelumnya menunjukan sisa partisi yang
telah anda bagi, jika anda cuma membagi 2 partisi saja maka langsung tekan
"ENTER" tapi jika anda ingin mempartisi lagi sisa hardisknya maka tinggal
di bagi lagi saja, seperti langkah-langkah sebelumnya.

Setelah selesai partisi ketika anda menekan "ENTER" seperti yang di


jelaskan di atas, maka akan muncul gambar sperti gambar diatas, setelah itu
arahkan poiter di posisi C: partition1 [New Raw], tapi biasanya sudah
berada di posisi tersebut, maka anda tinggal menekan "ENTER" saja untuk
proses instalasi windows, kemudian akan muncul proses format seperti
gambar di bawah ini

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 10


Setelah selesai format, kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses
instalasi, seperti gambar di bawah ini

14. Setelah proses penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan


melakukan restart seperti gambar di bawah ini, dalam hal ini untuk
mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan "ENTER"

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 11


15. Setelah itu akan muncul loading windows seperti gambar di bawah ini

16. Selanjutnya proses instalasi windows di mulai. Muncul layar seperti gambar
di bawah ini

17. Selanjutnya tinggal menunggu, selanjutnya akan muncul layar seperti

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 12


gambar di bawah ini

18. Langsung klik "NEXT", lalu mucul layar seperti gambar di bawah ini

19. Isi nama dan organisasinya, lalu tekan "NEXT" kemudian akan muncul
layar seperti gambar di bawah ini

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 13


20. Masukan serial numbernya, kemudian tekan "Next" selanjutnya akan
muncul layar administrator, isi nama komputernya dan paswordnya jika
mau, lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and Time Setting seperti
gambar di bawah ini.

21. Masukan settingan jam dan tanggal, tentukan juga time zone anda, setelah
proses instalasi windows delanjutkan, seperti gambar di bawah ini.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 14


22. Silahkan Menunggu sampai muncul layar seperti gambar di bawah ini.

23. Selanjutnya akan muncul layar work group or computer Domain,seperti


gambar di bawah ini.

24. Jika komputer anda terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama
domainnya, tapi jika komputer anda stand alone, maka pilih radio button
yang paling atas, lalu tekan "Next".

25. Selanjutnya akan muncul display setting, seperti gambar di bawah ini, klik
"OK".

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 15


26. Kemudian windows akan mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, seperti
terlihat pada gambar di bawah ini, Klik "OK" .

27. Proses instalasi sudah hampir selesai selanjutnya akan muncul loading
jendela windows seperti gambar di bawah ini.

28. Selanjutnya anda akan dibawa masuk ke dalam windows untuk pertama
kalinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini, tekan "Next".

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 16


29. Selanjutnya akan muncul layar "Help Protect Your PC", seperti gambar di
bawah ini, kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next".

30. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat


pada gambar di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next".

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 17


31. Kemudian akan muncul pilihan aktivasi windows, seperti gambar di bawah
ini, lalu tekan "Next".

32. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang
menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer, Anda bisa
memasukkan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda,
Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda menginstall komputer untuk
dipakai bergantian, cukup masukkan satu user kemudian klik "Next".

33. Proses instalasi windows selesai, kemudian akan muncul layar seperti
gambar di bawah ini, klik "finish", maka proses instalasi selesai.

34. Selesailah sudah semua, kemudian perlahan masuk ke windowsnya seperti


telihat pada gambar di bawah ini.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 18


UBUNTU
1. Sejarah Singkat Ubuntu

Ubuntu Sebuah distribusi yang disponsori oleh PT. kanonik serta menerima
dana besar dari Afrika Selatan ( Mark Shuttleworth salah satu pengmbang
Ubuntu) . Bertujuan untuk menawarkan desktop lengkap dan halus pada satu CD.
Nama Ubuntu berasal dari Zulu, kata “ubuntu” diterjemahkan sebagai “rasa
perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah
aku karena keberadaan kita semua”.. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah
membawa semangat yang terkandung di dalam Filosofi Ubuntu ke dalam dunia
perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia
secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun
tenaga ahli profesional.
Ubuntu mempunyai filosofi sebagai berikut :
● bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
● bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam
bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai
keterbatasan fisik, dan

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 19


● bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat
lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak
berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia
secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi
perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan
yang Anda inginkan.
Ubuntu pertama kali dirilis pada 20 Oktober 2004, versi- versi ubuntu akan
dirilis stiap 6 bulan sekali agar dapat memperbaharui sistem keamanan dan update
program. LTS (Long Term Support) rilis, yang terjadi setiap dua tahun, didukung
untuk tiga tahun pada desktop dan server untuk lima tahun.
Andy Fitzsimon merupakan pencipta logo dari ubuntu yang sampai pada saat
ini tidak ada perubahan dalam logo tersebut. Default User Interfaceny
menggunakan GNOME ( varian berbeda ). Ubuntu didasarkan pada paket-paket
dari Debian yang tidak stabil keduanya menggunakan distro Debian’s deb format
dan alat manajemen paket, APT dan Synaptic walaupun Debian dan Ubuntu
merupakan paket-paket yang belum tentu ( biner kompatibel ) satu sama lain, dan
mungkin perlu dibangun ulang dari sumber.
Ubuntu dapat digunakan baik untuk desktop maupun server. Ubuntu saat ini
mendukung berbagai arsitektur komputer seperti PC (Intel x86), PC 64-bita
(AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun
UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000), Playstation 3.
Minimum sistem untuk instalasi desktop adalah 300 MHz prosesor x86, 64
MB RAM, 4 GB dari ruang hard drive, dan video yang mendukung kartu VGA
pada resolusi 640×480. Disarankan sistem untuk instalasi desktop adalah 700
MHz prosesor x86, 384 MB RAM, 8 GB dari ruang hard drive, dan video yang
mendukung kartu VGA di resolusi 1024 × 768. Server memerlukan instalasi x86
prosesor 300 MHz, 64 MB RAM, [61] dan video yang mendukung kartu VGA di
640 × 480. Komputer yang tidak memenuhi persyaratan minimum yang
disarankan sistem yang disarankan untuk mencoba Xubuntu, berdasarkan Xfce.
Sistem opersi Ubuntu memiliki beberapa kelebihan dibanding sistem operasi
linux lainnya. Ubuntu adalah sistem operasi keturunan Debian yang terkenal
dengan kestabilan, kemudahan dan kenyamanan terutama bagi pemula di LINUX.
Keluarga Ubuntu-ID : Kubuntu (distribusi menggunakan desktop KDE
daripada GNOME), Edubuntu, Xubuntu (distribusi berdasarkan Xfce desktop,
bukan GNOME) dan Ubuntu sendiri. Ada beberapa versi ubuntu mulai dari versi
pertamanya ubuntu sampai versi terakhirnya. Ubuntu
4.04,4.10,5.04,5.10,6.04,6.10,7.04,7.10, 8.04, dan 8.10. Dan baru-baru ini Ubuntu
akan merilis versi terbarunya Ubuntu 9.04 yang dimulai pada :
20 November 2008 - Alpha 1 yang dinamakan “Jaunty Jackalope”.
18 December 2008 - Alpha 2
15 January 2009 - Alpha 3

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 20


05 February 2009 - Alpha 4
26 February 2009 - Alpha 5
12 March 2009 - Alpha 6
26 March 2009 - Beta
16 April 2009 - Release Candidate
23 April 2009 - Final Ubuntu 9.0
2. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan ubuntu

● Bebas virus ; untuk saat ini virus lebih senang menyerang OS dari MS yg
ber ext .exe untuk ubuntu sudah beda jadi virus dari os tetangga tidak
akan berjalan di os linux;
● 3D Interface : efeck 3D kita sering jumpai di OS tetannga seperti aero
memerlukan spek komputer yg tinggi tetapi ubuntu dengan spek komputer
yg tidak terlalu tinggi sudah bisa 3D;
● Kompatibilas : Ubuntu kompatibel dengan hampir semua perangkat keras
terbaru, dari mulai usb modem, wifi dan perangkat lain just plug dan play;
● Kemudahan Migrasi;
● Free alias gratis : tinggal download dari situs ubuntu dapat download;
● User friendly : untuk orang awam sekalipun bisa memakai ubuntu.

Kekurangan ubuntu :

● Koneksi Internet : untuk update dan install ubuntu memerlukan koneksi


internet sedangkan di indonesia tau sendiri internet mahal
● Terbatasnya pengetahuan tentang linux baik dari formal atau non formal :
karena indonesia kurikulum pendidikan masih lebih banyak OS dari MS,
biasanya kita belajar dari internet atau dari forum untuk mengetahui apa
sih linux itu.

Untuk fitur di ubuntu :

● untuk multimedia kita bisa mainkan mp3 dengan Rythmbox Music Player,
memainkan dvd film di movie player , pitivi editor untuk mengedit film;

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 21


● untuk jejaring sosial bisa memakain im messeger seperti ym, msn, jabber,
gtalk dengan pidgin dan emphaty , untuk j ejaring sosial seperti facebook.
tweeter dll dengan Gwibber microblogging;
● email dengan evolution, thunderbird;
● browser dengan firefox, opera;
● untuk efect 3d bisa menggunakan compiz dan emerald;
● untuk wifi sudah dilengkapi

3. Langkah-Langkah Mengistal Ubuntu


1. Anda memerlukan sebuah CD Ubuntu 10.04 untuk memulai instalasi,
jika belum ada, silahkan anda download Iso Image Ubuntu 10.04
melalui link yang kami sediakan pada artikel ini. Silahkan anda pilih
yang sesuai dengan perangkat keras yang anda miliki. Setelah Ubuntu
10.04 selesai anda download, burninglah file iso tersebut dengan
aplikasi pembakar CD seperti Nero, CDBurnerXP ataupun Roxio.

2. Masukkan CD kedalam CD/DVD-Rom dan restart komputer untuk


melakukan booting dari CD. Tekan tombol F8, F11 atau tombol F12
(bergantung pada BIOS Anda) untuk memilih CD/DVD-ROM sebagai
boot device yang akan dijalankan pertama kali.
Silahkan tunggu hingga CD selesai diloading.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 22


3. Selanjutnya anda akan disajikan pilihan apakah ingin menjalankan
Ubuntu sebagai sebuah Live CD atau ingin menjalankannya sebagai
CD instalasi. Bagi anda yang ingin mengetahui seluk beluk Ubuntu
10.04 namun belum ingin menginstalnya secara langsung, silahkan
anda pilih opsi untuk menjalankannya sebagai Live CD. Andapaun
dapat menjalankan Instalasi melalui link yang terdapat pada desktop
jika anda memutuskan untuk menjalankannya sebagai live CD. Disini
kami menganggap anda memilih untuk mejalankannya sebagai sebuah
instalasi.
Anda akan melihat wallpaper dan panduan instalasi. Pilih bahasa yang
akan Anda gunakan kemudian klik tombol "Install Ubuntu 10.04
LTS" untuk melanjutkan.

4. Berikutnya anda akan diminta menentukan lokasi. Setelah memilih


lokasi Anda saat ini, sesuaikan juga wilayah waktu yang anda
gunakan. Anda juga dapat memilih lokasi saat ini melalui menu
drop-down "Region" yang terletak di bagian bawah. Klik tombol
"Forward" setelah Anda menentukan lokasi yang diinginkan.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 23


5. Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang ingin
anda gunakan. Biarkan dalam kondisi default jika anda tidak ingin
melakukan penyesuaian. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan
prosess.

Berikutnya adalah proses yang sangat penting, dan seperti telah kami
kemukakan sebelumnya, proses penentuan partisi hardisk adalah
proses yang rawan terjadi kesalahan bagi para pemula. Namun disini
kami berikan beberapa pilihan sebegai pengetahuan tambahan.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 24


1. Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP)
dan Anda ingin sistem dual boot, pilih opsi pertama: "Install them
side by side, choosing between them at each startup."

Catatan: Opsi ini hanya akan muncul jika Anda memiliki sistem
operasi lain telah terinstal pada komputer, Microsoft Windows
misalnya. Ingatlah bahwa, setelah proses instalasi, boot loader
Windows akan ditimpa oleh boot loader Ubuntu.

2. Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang sudah ada, atau
harddisk sudah dalam kondisi kosong, dan Anda ingin agar
installer melakukan proses partisi secara otomatis, silahkan
gunakan pilihan kedua, "Use the entire disk."

Catatan: Pilihan ini direkomendasikan bagi pengguna yang tidak


memiliki sistem operasi lain terpasang pad komputer atau yang
ingin menghapus sistem yang sudah ada.

3. Pilihan ketiga adalah "Use the largest continuous free space" ini
akan menginstal Ubuntu 10.04 dalam partisi kosong dalam
harddisk yang telah dipilih jika anda memasang lebih dari satu

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 25


harddisk.

4. Pilihan keempat adalah "Specify partitions manually" jika anda


ingin melakukan partisi secara manual dan ini hanya dianjurkan
untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus atau
memformat hardisk dengan file system lain selain pilihan yang
telah ditentukan secara default. Langkah ini juga dapat digunakan
untuk membuat partisi /home secara terpisah, yang sangat berguna
jika Anda menginstal ulang seluruh sistem Ubuntu dikemudian
hari. Berikut adalah cara melakukan partisi secara manual untuk
membuat partisi /home: Pilih "Specify partitions manually
(advanced)" dan klik tombol "Forward";

● Pastikan bahwa harddisk yang anda pilih telah benar. /dev/ sda
adalah hardisk fisik pertama. /dev/sdb adalah hardisk kedua jika
Anda memiliki lebih dari satu harddisk. Jadi, pastikan bahwa
Anda tahu harddisk mana yang ingin Anda format! Jika tidak,
Anda akan kehilangan SEMUA DATA ANDA pada harddisk
yang telah terlanjur anda format;

● Kami asumsikan harddisk yang dipilih adalah kosong (tidak ada


sistem operasi lain atau data penting di dalamnya), tetapi telah
memiliki beberapa partisi. Pilih masing-masing partisi tersebut
dan klik tombol "Delete". Setelah beberapa saat, anda akan
diberitahukan bahwa ruang telah kosong. Lakukan langkah ini
pada partisi lain dari harddisk yang telah anda pilih, hingga
semua partisi lama terhapus dan anda hanya memiliki sebuah
partisi tunggal;

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 26


● Pilih pada partisi kosong tersebut, klik tombol "Add". Pada
jendela baru yang muncul, isikan nilai 2000 (contoh saja)
"dalam satuan megabyte" untuk membuat partisi "swap", untuk
menentukannya, silahkan pilih dalam daftar menu drop down
pada "Mount point" dan pilih "swap". Klik tombol OK, beberapa
saat kemudian Anda akan mendapatkan sebuah partisi swap
sesuai dengan kapasitas yang telah anda tentukan tadi;

● Pilih ruang kosong berikutnya, klik tombol "Add". Pada jendela


yang muncul, pilih opsi "Primary", tentukan nilai antara 10.000
dan 50.000 dalam ukuran "megabyte" untuk digunakan sebagai
partisi "/". Pilih opsi "/" pada menu drop down "Mount point". "
Klik tombol OK, beberapa saat kemudian anda akan
mendapatkan sebuah partisi "ext4 /" sesuai dengan ukuran yang
telah anda tentukan;

● Pilih ruang harddisk yang tersisa, klik tombol "Add". Pada


jendela baru, pilih Opsi "Primary", tentukan nilai antara 30.000
dan 50.000 (atau seberapapun ruang yang tersisa pada harddisk)
dalam ukuran "megabyte" untuk digunakan sebagai partisi
"/home". Pilih opsi "/home" pada menu drop down "Mount
point". " Klik tombol OK, beberapa saat kemudian anda akan
mendapatkan sebuah partisi "ext4 /home" sesuai dengan ukuran
ynag telah anda tentukan;

Catatan: Anda dapat menentukan nilai sebuah partisi sesuai dengan


kapasitas hardisk yang anda miliki, contohnya bila anda memiliki
hardis dengan kapasitas 40GB, anda dapat membaginya menjadi
tiga partisi; 2GB untuk "swap", 20GB untuk "/" dan sisanya 18GB

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 27


untuk "/home".

6. Tabel partisi anda akan nampak seperti ini. Jika dirasa cukup, klik
tombol "Forward" untuk melanjutkan proses instalasi .

PERINGATAN: Perlu diketahui bahwa semua data pada harddisk atau


partisi yang dipilih akan dihapus dan tak dapat dikembalikan lagi.

7. Klik "Forward" untuk melanjutkan proses instalasi. Pada langkah ini


anda harus mengisi pada kolom sesuai dengan pertanyaan yang
diminta. Pertama, isi kolom dengan nama asli Anda, berikutnya isi
dengan nama yang ingin Anda gunakan untuk login pada Ubuntu (ini
disebut "username" yang akan selalu diminta supaya anda bisa login ke
dalam sistem) dan terakhir, silahkan masukkan password dan nama

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 28


komputer yang anda inginkan. Ada sebuah opsi bernama "Log in
automatically." Jika Anda mencentang kotak pada pilihan ini, Anda
akan secara otomatis login ke desktop Ubuntu. Klik tombol "Forward"
untuk melanjutkan .

8. Ini proses akhir persiapan instalasi. Di sini, Anda dapat memilih untuk
menginstal boot loader pada partisi lain dalam harddisk, tetapi hanya
disarankan bagi pengguna tingkat lanjut. Jika anda seorang pemula,
biarkan opsi pada langkah ini dalam kondisi default dan lanjutkanlah
proses dengan memilih tombol "Insall".

Proses instalasi Ubuntu 10.04 akan segera dilakukan, tunggulah hingga


proses ini diselesaikan.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 29


9. Setelah sekitar 10 hingga 18 menit (bergantung spesifikasi komputer
Anda), sebuah jendela pop-up akan ditampilkan, yang intinya
memberitahukan kepada anda bahwa instalasi telah selesai, Anda harus
merestart komputer untuk mulai menggunakan sitem Ubuntu yang
baru saja anda instal. Klik Tombol "Restart Now" untuk segera
menjalankan sistem Ubuntu 10.04 pada komputer anda.

10. CD installasi secara otomatis akan dikeluarkan; ambil CD anda dan


tekan "Enter" untuk me-reboot komputer. Komputer akan segera
direstart dan dalam beberapa detik, Anda akan melihat boot splash
Ubuntu

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 30


11. Pada layar login, klik username dan masukan password Anda. Klik
tombol "Log In" atau tekan Enter untuk mulai menggunakan Ubuntu
10.04.

Ikramullah Mahmuddin | Windows XP dan Ubuntu 31