Anda di halaman 1dari 2

Commentary 7 SP5106.

Pembiayaan Sektor Publik


Rian Fahminuddin (24019003)

Revenue Forecasting in U.S. State Governments

Berdasarkan buku karya Wiloughby, K.G. dan Guo, H. perkiraan/peramalan pendapatan dan
pengeluaran yang akurat dan andal sangat penting untuk penganggaran yang baik di sektor publik. Peramalan
adalah proses yang kompleks. Sebagai contoh, suatu negara dapat menggunakan sejumlah teknik analitik yang
berbeda dan berkonsultasi dengan berbagai pembuat kebijakan, pembuat anggaran, petugas keuangan, dan
ekonom untuk memperkirakan sumber pendapatan individu serta untuk mengembangkan perkiraan pendapatan
akhir untuk negara. Misalnya, departemen pendapatan negara bagian dapat bekerja dengan staf fiskal legislatif
dan anggota komite yang bertanggung jawab untuk pengembangan kebijakan pajak untuk menentukan
perkiraan sumber daya pajak tertentu. Atau, kantor anggaran eksekutif negara bagian dapat bekerja dengan staf
fiskal legislatif untuk menghasilkan perkiraan mengenai uang antar pemerintah. Sejumlah teknik tersebut
memungkinkan suatu negara untuk memilih teknik mana yang paling tepat untuk diterapkan pada wilayahnya.
Namun, dengan kompleksnya teknik perkiraan ini dan berbagai pihak yang terlibat, tentunya memerlukan
anggaran tersendiri bagi suatu negara untuk melaksanakan kegiatan perkiraan penganggaran ini. Sehingga
negara harus mempertimbangkan efisiensi dari kegiatan ini, agar tidak menyebabkan kerugian yang signifikan.
Kemampuan pemerintah untuk merespons secara efektif terhadap sejumlah krisis secara langsung
dipengaruhi oleh keakuratan informasi, terutama keuangan, yang tersedia untuk pejabat pemerintah, pembuat
kebijakan, administrator publik, staf, dan lainnya. Sangat penting bahwa pegawai negeri memiliki
pemahaman, dengan tingkat kepastian yang masuk akal, tentang sumber daya dan biaya yang terkait dengan
kegiatan pemerintah yang menjadi tanggung jawab mereka dan warga negara yang diharapkan. Oleh
karenanya pemerintah semestinya memberikan perhatian khusus mengenai kegiatan ini, dan memasukkan
kegiatan ini dalam perhitungan anggaran. Karena semakin dini ramalan dapat mengantisipasi penurunan dalam
pendapatan atau kenaikan dalam pengeluaran, semakin baik untuk membuat keputusan berdasarkan informasi
tentang strategi penyeimbang yang mungkin perlu dilakukan oleh pemerintah.
Dengan cara melakukan perbandingan arus kas dengan periode sebelumnya, negara-negara akan lebih
bijaksana untuk menggunakan pendekatan yang lebih terstruktur untuk mengevaluasi kembali prakiraan
pendapatan. Evaluasi ulang menyediakan data yang dapat membantu menentukan kecenderungan untuk
melebih-lebihkan atau meremehkan serta untuk menemukan masalah tertentu dengan perkiraan yang muncul
baik secara aritmetika atau melalui penilaian manusia. Negara-negara yang dapat menyeimbangkan
penggunaan masing-masing komponen ini dalam pengembangan prakiraan pendapatan akan lebih siap untuk
mencapai dan mempertahankan keseimbangan anggaran.
Sejalan dengan yang termuat dalam buku ini, sistem APBN di Indonesia juga sudah memperkirakan
besarnya pengeluaran dan pendapatan pada tahun yang akan datang. Namun pada prakteknya seringkali tidak
tepat, dikarenakan kejadian-kejadian luar biasa yang terjadi. Meski tidak ada yang dapat mengantisipasi
kejadian luar biasa seperti bencana alam dan bencana manusia atau perubahan dramatis dalam kebijakan
negara yang dapat menguji anggaran negara, perkiraan pendapatan dan pengeluaran yang andal dapat
memberikan pemahaman tentang pendanaan yang tersedia, mengevaluasi risiko keuangan, menilai
kemungkinan bahwa layanan dapat dipertahankan, menilai tingkat di mana investasi modal dapat dilakukan,
mengidentifikasi komitmen masa depan dan tuntutan sumber daya, dan mengidentifikasi variabel-variabel
kunci yang menyebabkan perubahan dalam tingkat pendapatan. Terutama selama periode penurunan fiskal,
estimasi pendapatan yang akurat dapat membantu negara mengelola keseimbangan anggaran. Peramalan yang
baik tetap sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja negara dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Commentary 7 SP5106. Pembiayaan Sektor Publik
Rian Fahminuddin (24019003)

Pertanyaan :
1. Peramalan anggaran merupakan salah satu hal yang penting dalam penyelenggaran pemerintahan,
tak dapat dipastikan secara sepesifik apakah ramalan akan pendapatan dan pengeluaran akan tepat
setidaknya mendekati dari hasil yang sebenarnya. Dengan kompleksitas proses peramalan dan
melibatkan berbagai pihak baik dari internal pemerintahan maupun eksternal pemerintahan,
tentunya ada biaya tersendiri yang dibebankan pada pemerintah untuk kegiatan ini. Metode-metode
yang berhasil diterapkan pada beberapa negara berhasil diterapkan di negara yang lain, sehingga
proses kegiatan ini bisa dikatakan sarat akan ketidakpastian. Bagaimana pemerintah bisa
menimbang seberapa penting perkiraan pendapatan dan pengeluaran dilakukan suatu negara,
dengan hasil yang belum pasti akurasinya, bila dibandingkan dengan pengorabanan negara baik
anggaran, tenaga maupun waktu dengan dilaksanakannya kegiatan perkiraan ini, faktor-faktor apa
saja yang bisa menjadi pertimbangan?
2. Bagaimana menyikapi kejadian-kejadian luar biasa yang dapat menguji anggaran negara seperti
bencana alam, bencana kemanusiaan dan lain sebagainya. Apakah kemungkinan kejadian-kejadian
tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam memperhitungkan perkiraan anggaran suatu negara,
ataukah diabaikan mengingat bahwa kejadian-kejadian tersebut merupakan hal yang tak dapat
diantisipasi dan bisa kapanpun terjadi? Jika iya, bagaimana kejadian tersebut masuk dalam variabel
pertimbangan perkiraan pendapatan/pengeluaran anggaran suatu negara?