Anda di halaman 1dari 4

4 Cara Mengetahui Telur Sudah Busuk

 
Nabilla Tashandra
 
1 hari lalu

Pemerintah Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran Indonesia…

Kemenkes akan Ubah IGD Jadi Ruang Perawatan

LIFESTYLE

4 Cara Mengetahui Telur Sudah Busuk


Telur busuk tak selalu bisa dibedakan dengan mencium baunya
atau melihat penampilan luarnya saja. Simak cara berikut.
June 23rd, 7:56 AM June 23rd, 7:56 AM

© Disediakan oleh Kompas.com Telur yang masih segar dan sudah busuk sulit dibedakan lewat tampilan fisiknya. UNSPLASH/LOUIS
HANSEL

KOMPAS.com - Makan telur yang sudah busuk bisa menyebabkan keracunan makanan, jadi lebih baik kita berhati-hati daripada
menunggu situasi itu terjadi.

Sayangnya, hidung kita tak selalu bisa membedakan telur segar dan telur busuk dengan akurat. Kita juga tidak bisa mengandalkan
penampilan fisik telur dengan membedakan telur segar dan telur busuk.

Sebelum kita membuang semuanya karena ragu, ketahui dulu beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini.

Melansir SouthernLiving, berikut cara mengetahui telur busuk yang bisa kita coba di rumah:

1. Menenggelamkan telur

Salah satu cara mengetahui telur busuk atau tidak adalah dengan menenggelamkannya di dalam air.

Berita Terpopuler:

 Setelah Isolasi Mandiri Covid-19, Perlukah Tes PCR Ulang?


 Dokter Reisa Ingatkan 5 Hal Penting soal Isolasi Mandiri Covid-19
 Saat Kuliner Indonesia Jadi Buruan Warga Lisabon, Portugal
 Usia 56 Tahun, Elizabeth Hurley Tampil Seksi dengan Bikini "Topless"
 4 Suplemen Terbaik untuk Jaga Kesehatan Otak

Untuk melakukan percobaan ini, cukup isi gelas atau mangkuk dengan air dingin dan rendam telur.

Jika telur tenggelam ke dasar dan berbaring miring, artinya telur tersebut masih segar.
Namun, jika tenggelam dalam posisi berdiri di dasar bawah gelas atau mangkuk, artinya telur tersebut tidak segar tetapi masih bisa
dimakan.

Tapi, jika telur mengapung, maka kita tidak boleh memakannya.

Hal ini didasarkan pada fakta bahwa kulit telur bersifat semipermeabel atau dapat ditembus udara.

Jadi, semakin tua telur, semakin banyak pula udara yang bisa menembus cangkangnya. Itulah mengapa telur yang sudah tidak segar
akan mengapung.

Baca juga: Cangkang Telur Ternyata Bisa Dimakan, Apakah Aman?

2. Mengocoknya

Metode ini tidak seampuh cara sebelumnya. Tapi, untuk melakukannya cobalah pegang telur di dekat telinga dan mengocoknya.

Jika kita mendengar cairan berdesir di dalam, artinya telur sudah busuk.

Di sisi lain, jika tidak ada suara yang sama artinya telur masih dalam kondisi segar.

Suara tersebut biasanya menunjukkan kuning telur yang sudah tua dan berair.

3. Mencium baunya

Ketika dipecahkan, telur harus memiliki bau yang netral, bukan bau khas seperti belerang, gas, atau asam.

Jika tidak lolos pengujian lewat indera penciuman ini, maka sebaiknya telur dibuang saja.

Baca juga: Bolehkah Makan Telur Mentah?

4. Warna kuning dan putih telur

© Disediakan oleh Kompas.com Kuning telur yang masih segar terlihat berwarna kuning atau oranye dengan putih telur mengelilingi
kuningnya. FREEPIK/4045
Metode ini dilakukan dengan mengamati telur yang sudah dipecahkan di atas permukaan yang rata.

Telur segar akan memiliki kuning telur berwarna cerah atau oranye, sementara putih telurnya agak kaku dan mengelilingi kuning
telur.

Sedangkan putih telur yang tidak terlalu segar akan lebih rata dan menyebar.

Jika telur mendekati tanggal kedaluwarsa, cara terbaik memanfaatkannya adalah dengan merebusnya dan memasukkannya ke
dalam stoples dengan air garam untuk membuat acar telur.