Anda di halaman 1dari 4

NAMA : RIFKI NURALFIANSYAH

KELAS : XI BDP 2

ABSEN : 18

1. Apa yang di kenalkan pada bagian awal cerpen ?

2. Pengungkaoan peristiwa di dalam cerpen biasanya berupa apa?

3. Puncak konflik dalam suatu cerpen ditandai dengan apa?

4. Apakah setiap cerpen selalu mengandung koda?

5. Dalam cerpen,koda itu fungsinya apa?

Cerita pendek adalah cerita yang menurut wujud fisiknya berbentuk pendek, yang habis dibaca dalam
waktu sekitar sepuluh menit atau setengah jam, jumlah katanya sekitar 500 hingga 5.000 kata. Oleh
karena itu, cerita pendek sering diungkapkan dengan “cerita yang dapat dibaca dalam sekali duduk”.

JAWABAN :

1. Yang dikenalkan pada bagian awal cerpen adalah pengarang mengenalkan latar cerita berkaitan
dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen. Tidak hanya mengenalkan latar
cerita, tetapi juga memperkenalkan para tokoh, menata adegan, dan hubungan antartokoh.

2. Pengungkapan peristiwa di dalam cerpen biasanya berupa masalah, pertentangan, atau kesukaran
yang dihadapi oleh tokoh-tokohnya.

3. Puncak konflik dalam suatu cerpen ditandai dengan perubahan nasib pada tokoh-tokohnya. Contoh
pada cerpen Robohnya Surau Kami, puncak konflik ditandai dengan perubahan nasib para jemaah yang
sedang berada di neraka.

4. Apakah setiap cerpen selalu mengandung koda?

YA, pada setiap cerpen selalu mengandung koda.

5. Dalam cerpen, koda berfungsi sebagai penyelesaian akhir dari suatu cerita, yang menentukan nasib
atau sikap tokoh-tokohnya.

Struktur Cerpen Kutipan Penjelasan

1. Pengenalan Cerita Alangkah tercengangnya Haji Penjelasan: Pengenalan latar


Saleh, karena di neraka itu tempat (neraka) dan latar
banyak temannya di dunia suasana cerpen
terpanggang panas, merintih
kesakitan.

2. Pengungkapan peristiwa Demikian cerita Ajo Sidi yang Penjelasan: Peristiwa awal yang
kudengar dari Kakek. Cerita yang menceritakan penyebab
memurungkan Kakek. kemurungan kakek.

3. Menuju Konflik Kutipan: Dan besoknya, ketika Penjelasan: Terjadi peningkatan


aku mau turun rumah pagi-pagi, kehebohan ketika sang istri
istriku berkata apa aku tak pergi bertanya.
menjenguk.

4. Puncak konflik Kutipan: “Astaga. Ajo Sidi punya Penjelasan: Pada bagian ini Aku
gara-gara,” kataku seraya marah dan menyalahkan Ajo Sidi.
melangkah secepatnya
meninggalkan istriku yang
tercengang-cengang.

5. Penyelesaian Kutipan: “Kerja?” tanyaku Penjelasan: Pada bagian ini


mengulangi hampa. terdapat penyelesaian cerita
kalau Ajo Sidi tetap kerja meski
telah mendengar kakek
meninggal karena ceritanya

Simpulan Cerpen Robohnya Surau Kami


memiliki struktur cerita yang
panjang pada awal cerita, yaitu
ketika Ajo Sidi bercerita tentang
kehidupan neraka kepada kakek.
Pengungkapan peristiwa terjadi
ketika kakek murung setelah
mendengarkan cerita tersebut.
Struktur menuju konflik ketika
sang istri bertanya kenapa Aku
tidak menjenguk kakek yang
meninggal. Konflik terjadi ketika
Aku menemui Ajo Sidi karena
marah. Penyelesaian cerpen ini
terjadi setelah mengetahui Ajo
Sidi tetap bekerja meski
mengetahui kakek telah
mmeninggal.
3. Bersama 2–4 orang teman, cermatilah cerpen di bawah ini.

Diskusikanlah kaidah kaidah kebahasaan yang menandai cerpen

tersebut terkait dengan ciri-cirinya yang telah dibahas!

a. Apakah semua kaidah itu tampak pada cerpen tersebut?

b. Adakah ciri kebahasaan lainnya yang dominan di dalamnya

Format Analisis

Kaidah Kebahasaan

Kaidah Kebahasaan Kutipan Dalam cerita

a. Kata ganti orang pertama/ketiga Aku tiba-tiba jadi kehilangan sesuatu yang
begitu akrab di antara kutub-kutub kosong itu.
.... Kita telah menggoreskan kain kanvas
kosong itu sejak mula hingga waktu jeda yang
tanpa batas.

b. Kalimat bermakna lampau Kita telah menggoreskan kain kanvas kosong


itu sejak mula hingga waktu jeda yang tanpa
batas.

c. Konjungsi kronologis Semula kita begitu dekat. Lantas terpisah jauh


oleh lempengan waktu.

d. Kata kerja yang menggambarkan peristiwa Saat kau hendak mengembalikan sesuatu yang
hilang itu dengan sekuat daya, namun tak
kunjung tergapai.

e. Kata kerja yang menunjukkan kalimat tak Chairil sempat bertanya seketika.
langsung

f. Menggunakan kata kerja yang menyatakan Begitulah kita merasakan saat diri kita berada
pikiran/perasaan di kutub yang berjauhan.

g. Menggunakan dialog ”Aku takut bila aku berubah. Tapi tak akan
pernah, pangeranku,” ucapmu pelan.

h. Ciri kebahasaan lainnya Kaulah matahari itu, bidadariku. Berhari-hari


kau merekat kasih hingga tak terkoyak oleh
waktu, tiba-tiba kita harus berpencar di bawah
langit menuju sudut-sudut yang kosong.
Kekosongan itu kita bawa melewati jejalan
kesedihan.

Simpulan a. Apakah semua kaidah itu tampak pada


cerpen tersebut?

Semua kaidah kebahasaan tampak pada


cerpen Matahari Tak Terbit Pagi Ini.

b. Adakah ciri kebahasaan lainnya yang


dominan di dalamnya?

Ciri kebahasaan lainnya yang dominan di


dalamnya adalah penggunaan kata-kata sifat
yang menggambarkan suasana pada cerpen
tersebut.

Anda mungkin juga menyukai