Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS ISU KONTEMPORER

Latsar CPNS Tahun 2021 Provinsi Kalimantan


Tengah

Agenda : I (Satu) - Sikap Perilaku Bela Negara


Pengajar : Dra. Linda Sandi. M.Pd

Kelompok : 3 Angkatan VIII

A. ISU-ISU KONTEMPORER DI DUNIA/GLOBAL


1. Persebaran covid 19 secara global
Pada akhir tahun 2019, pertama kali di temukan virus corona atau Covid-19 di
Wuhan, China. Penyebaran virus hingga kini tak terkendali. Sudah lebih 200 Negara di dunia
melaporkan ada kasus paparan virus corona. Data kumulatif kasus Covid-19 dan suspek aktif
hingga 13 Juli 2021 mencapai 2.615,529 jiwa. Dari data tersebut tidak bisa dianggap sepele
dan harus mendapatkan perhatian serius demi keberlangsungan hidup besama. Maka dari itu,
setiap warga negara indonesia harus mematuhi segala aturan yang ada untuk mengendalikan
masalah tersebut. Banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah dalam upaya pencegahan
penyebaran virus Covid-19 di Indonesia, antara lain adalah dengan menetapkan protokol
kesehatan sebagai hal wajib dipatuhi demi keamanan bersama.
Salah satu upaya pemerintah lainnya dalam mengendalikan penyebaran virus covid-19
yang terus menerus mewabah dalam suatu daerah adalah dengan dibuatnya peraturan
mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Yang terbaru, pemerintah Indonesia
akan memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat
mulai 03 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. Penerapan PPKM Darurat ini berlaku di Jawa dan
Bali, serta 15 daerah lainnya di luar pulau Jawa dan Bali. PPKM Darurat di luar wilayah
Jawa dan Bali meliputi sejumlah provinsi.

2. Perdagangan narkoba International


Saat ini bahaya dan dampak narkoba atau narkotika dan obat-obatan pada
kehidupan dan kesehatan pecandu dan keluarganya semakin meresahkan. Bagai dua sisi
mata uang narkoba menjadi zat yang bisa memberikan manfaat dan juga merusak
kesehatan. Namun jika dipakai dalam dosis yang berlebih, bisa menyebabkan kecanduan.
Penyalahgunaan ini mulanya karena si pemakai merasakan efek yang menyenangkan.
Dalam World Drug Report UNODC tahun 2020 tercatat sekitar 269 juta orang di
dunia menyalahgunakan narkoba (penelitian tahun 2018). Jumlah tersebut 30% lebih

1
banyak dari tahun 2009 dengan jumlah pecandu narkoba tercatat lebih dari 35 juta orang
(the third booklet of the World Drugs Report, 2020). Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)
Polri menyatakan terdapat peningkatan kasus penyalahgunaan narkotika selama masa
pandemi virus corona (Covid-19) yang merebak di Indonesia pada 2020 ini.
Oleh karena itu, penyalahhunaan narkoba menjadi masalah global yang telah
merambah ke seluruh pelosok Indonesia baik dikalangan pelajar, masyarakat, bahkan
public figur pun tak luput dari masalah narkoba ini. Berikut berita tentang isu narkoba yang
sedang tranding saat ini :

3. Indonesia-Korea Berkolaborasi Perangi Sampah di Laut

Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan upaya luar biasa untuk


memantau wilayah lautnya. Salah satu yang paling penting adalah menjaga perairan itu
bebas sampah. Tentu kondisi ideal itu sulit tercapai karena begitu besarnya aktivitas
perairan, baik di laut lepas maupun pelabuhan. Dr Nani Hendiarti, pejabat di Kementerian
Koordinator Kemaritiman dan Investasi menyebut, tahun lalu ada lebih setengah juta ton
sampah masuk ke laut. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
bersama dengan Pemerintah Republik Korea menyelenggarakan workshop Strengthening
and Improving Marine Litter Response in Indonesia pada Selasa-Jumat, 13-16 Juli 2021.
“Sampah plastik bukan hanya menjadi persoalan nasional, tetapi mencakup skala
regional dan global yang harus diselesaikan secara kolaboratif melalui berbagai aksi
nyata,”. Pesan tersebut memberikan alarm bagi seluruh pihak bahwa isu sampah laut tidak
dapat diselesaikan oleh satu negara saja, karena dari beberapa hasil riset menunjukkan
kemungkinan terjadinya perpindahan sampah laut lintas batas, sehingga penanganannya
harus dilakukan secara sinergi pada level regional dan global.

4. Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan


 Penarikan personil militer Amerika dari Afghanistan dimulai lebih awal dari
rencana. Komandan Militer Amerika di Afghanistan, Jenderal Scott Miller, menyatakan
penarikan personil serta serah terima pangkalan militer telah mulai dilakukan. Miller
berkata, hal itu ia lakukan berdasarkan pernyataan Presiden Joe Biden bahwa keberadaan
personil militer di Afghanistan tak lagi diperlukan
Presiden Joe Biden menyatakan penarikan pasukan Amerika di Afghanistan akan
dimulai per 1 Mei 2021 dengan harapan beres sebelum 11 September 2021. Total, ada
2500 personil militer yang perlu ditarik.

2
Penarikan itu dikhawatirkan akan menyebabkan pasukan Taliban kembali
mengganggu keamanan Afghanistan dan keamanan international pada umumnya. Para
warga yang ketakutan mulai melakukan imigrasi dan mereka yang berani mengangkat
senjata di desa-desa mereka.

B. ANALISIS ISU
1. Teknik Analisis Isu yang Digunakan

Dari beberapa isu yang ada, kami menggunakan dua teknik isu analisis untuk
menentukan isu mana yang akan lebih dibahas dan dicari solusinya. Teknis analisis yang
kami gunakan adalah Analisis USG dan teknik fishbone.
a) Teknik USG

Metode teknik USG (Urgency, Seriousness, Growth) merupakan salah satu cara
untuk menetapkan urutan prioritas masalah dengan metode teknik skoring 1-5 dan
mempertimbangkan tiga komponen dalam metode USG berikut:
 Urgency, berarti seberapa mendesaknya masalah tersebut untuk diselesaikan
berkaitan dengan dimensi waktu.
 Seriousness, mengacu pada penyelesaian masalah dikaitkan dengan akibat, bias
menimbulkan masalah baru.
 Growth, berkaitan dengan kemungkinan berkembang memburuknya kalau tidak
diselesaikan.

Berikut adalah tabel analisis isu berdasarkan kriteria USG.


Faktor
No Isu Jumlah Prioritas
U S G
1 Perdagangan narkoba Internasional 3 3 3 9 IV
2 Persebaran Covid-19 secara global 5 5 5 15 I
3 Indonesia-Korea Berkolaborasi Perangi
2 4 4 10 III
Sampah di Laut
4 Penarikan pasukan AS dari Afganistan 3 4 5 12 II
Keterangan:
U = Urgency; S = Seriousness; G = Growth
Interval penentuan prioritas :
5 = Sangat besar
4 = Besar
3 = Sedang
2 = Kecil

3
1 = Sangat kecil

b) Teknik Fishbone

Setelah didapat satu Isu dari Teknik USG, selanjutnya dilakukan analisis
mendalam dengan teknik fishbone. Analisis tersebut dapat digambarkan pada
diagram seperti berikut:
Penyebab Persebaran Covid-19 Akibat

Imun Tubuh Lingkungan Pendidikan

Kumuh
Daya tahan dan kotor Tidak ada
tubuh lemah sosialisasi
Terpapar Covid-
Meningkatnya
19 dari orang
penderita covid-
19

Tidak menjaga pola makan

Pengembanagan
Senjata kimia
Tidak olahraga

Tidak menggunakan
Prokes C-19 dan tidak
Vaksin Perang

Pola Hidup sehat

Berdasarkan tabel di atas dapat ditentukan isu yang ingin di angkat oleh penyusun
yaitu tentang “Persebaran Covid-19 Secara Global“.

C. REKOMENDASI UPAYA PENCEGAHAN PERSEBARAN COVID-19 SECARA


GLOBAL

Dari analisis di atas, maka rekomendasi upaya yang harus dilakukan adalah:
Alternatif Penyelesaian Tahap Setiap Alternatif Hasil yang diharapkan
Masalah
1 Pengawasan terhadap 1. Kontrol setiap peraturan yang Keteraturan dalam pekerjaan dan
peraturan yang dikeluarkan dikeluarkan oleh pemerintah habituasi sikap taat peraturan yang
oleh pemerintah 2. Jujur dan objektif berlaku
3. Transparan
4. Orientasi pada pelayanan, buka pada
keuntungan pribadi
2 Edukasi dan Sosialisaikan 1. Tenaga kesehatan yang bertanggung 1. Masyarakat dapat memahami
4
Ke Masyarakat jawab melakukan komunikasi efektif pentingnya menjaga diri dari virus
2. Menerangkan dengan lugas dan covid-19
transparan tentang penyebaran covid-19 2. Masyarakat tidak mudah terkena
agar tidak berkembang secara signifikan hoax tentang kasus covid-19 yang
3. Mensosialisasikan pentingnya gaya meresahkan
hidup sehat dan menerapkan selalu 3. Masyarakat dapat bertindak sesuai
protokol kesehatan dalam setiap aktifitas dengan ketentuan-ketentuan yang
berlaku dalam mencegah
penyebaran covid-19
3 Aturan yang jelas dan 1. Membuat peraturan dengan bahasa yang Patuhnya terhadap aturan yang dibuat
mengikat lugas dan jelas, mengikat dan tak saat dilapangan
bercelah
2. Menetapkan sanksi untuk pelanggar
3. Dalam pengaplikasian sanksi objektif
dan tak memihak

D. PERAN ASN DALAM MENGHAMBAT PENYEBARAN ISU COVID-19

1. Membangun kesadaran diri membela negara terhadap ancaman

2. Menanamkan sifat profesionalisme

3. Menanamkan integritas di dalam diri

4. Menjaga gaya hidup yang sehat dan senantiasa bersyukur

5. Ikut melakukan sosialisasi/ mengedukasi berkala kepada masyarakat terkait covid-19 agar
penyebaran tidak signifikan

6. Penyebarluasan informasi tentang menghambat penyebaran virus Covid-19 baik


secara komunikasi langsung ataupun media-media yang ada
7. Menjadi pelopor, penggagas, dan penggerak dalam upaya menerapkan prokes untuk
menghambat laju perkembangan covid-19 di dalam lingkungannya dan masyarakat

8. Partisipasi ASN dalam menyukseskan program vaksin yang telah diakselerasi oleh
pemerintah

9. Berkerja sama dengan TNI, POLRI, dan tokoh masyarakat dalam mencegah
penyebaran covid-19