Anda di halaman 1dari 3

1.

1 Kapasitas Rancangan

Penentuan kapasitas perancangan pabrik paraxylene didasarkan pada pertimbangan-

pertimbangan antara lain, proyeksi kebutuhan paraxylene di Indonesia, ketersediaan bahan baku

serta kapasitas minimum yang menguntungkan.

1.1.1 Proyeksi kebutuhan Paraxylene di Indonesia

Berdasarkan data BPS, jumlah impor paraxylene di Indonesia dari tahun ke tahun selalu

mengalami kenaikan yang berkisar antara 36 – 50 % per tahun.

‘Tabel 1.1 Data kenaikan impor paraxylene Indonesia

Tahun ke Kapasitas ( dalam Kg )


Tahun
(x) (y)
1991 1 4327.672
1992 2 8798.216
1993 3 14928.649
1994 4 133685.501
1995 5 207165.410
1996 6 265705.519
1997 7 538930.636
1998 8 706323.815
1999 9 714418.050
2000 10 934340.363
2001 11 954689.907
2002 12 976578.944
( “ Statistik Perdagangan Luar Negeri “, BPS 1996 – 2002 )

Untuk memudahkan analisa data-data diatas, dibuat grafik sebagai berikut :


Gambar 1.1 Grafik kapasitas impor vs tahun

Dari grafik diatas didapatkan persamaan least square :

Y = 109359 x - 217872990

Dengan X = tahun ……

Y = jumlah impor paraxylene ( ton )

Bila direncanakan pabrik akan didirikan pada tahun 2010 , maka dapat diprediksi dengan

menggunakan persamaan diatas, kebutuhan impor paraxylene Indonesia pada tahun tersebut 1,5

juta ton. Sedangkan selama ini kebutuhan paraxylene dari dalam negeri dipasok oleh kilang

paraxylene UP IV Cilacap yang berkapasitas 270.000 ton / tahun.

Faith and Keys dalam “ Industrial Chemical “ menyebutkan bahwa kapasitas yang

disyaratkan secara ekonomi menguntungkan untuk paraxylene adalah 38.000 s/d 685.000

ton/tahun. Dan pabrik paraxylene di Indonesia adalah kilang paraxylene Pertamina UP IV

Cilacap yang berproduksi dengan kapasitas 270.000 ton / tahun. Sedangkan kapasitas terbesar

diproduksi oleh PT. Makasar Petrosel dengan kapasitas 500.000 ton/tahun. Kebutuhan dalam

negeri yang belum terpenuhi masih diimpor dari Amerika Serikat, Jepang, Korea, Australia.

Berikut data-data penghasil paraxylene dunia :

Tabel 1.2 Negara Penghasil Paraxylene, 2003


NO Pabrik Penghasil Kapasitas ( ton / tahun )
1 BP ( USA ) 2100
2 Exxon Mobil Chemical ( USA ) 960
3 Flint Hills Resources ( USA ) 590
4 Chevron Phillips Chemical ( USA ) 454
5 El Paso ( Kanada ) 330
6 Pamex ( Meksiko ) 280
7 DEA Mineraloel ( Jerman ) 121
8 Ruhr Oel ( Jerman ) 120
9 Sabic-Shell ( Arab Saudi ) 520
10 Pertamina ( Indonesia ) 270
11 Idemitsu Petrochemical ( Jepang ) 465
12 Mitsubishi Oil ( Jepang ) 370
13 Tonen Chemical ( Jepang ) 260
14 LG Caltex Oil ( Korea ) 650
15 Kohap Petrochemical ( Korea ) 600
16 Sangyong Oil ( Korea ) 600
17 Samsung General Chemical (Korea ) 530
18 Petronas ( Malaysia ) 350
19 Exxon Mobil Chemical ( Malaysia ) 400
20 Formoca Chemical & Fiber Corp ( Taiwan ) 450
21 Thai Aromatics ( Thailand ) 520
( CIC No.366, Indochemical Petrokimia , hal 51 )

Gambar 1.2 Kebutuhan Paraxylene Dunia

Berdasarkan pertimbangan diatas, serta dengan prediksi kebutuhan paraxylene pada tahun

2010 dan untuk memenuhi kebutuhan paraxylene dalam negeri, maka untuk perancangan tahap

pertama diharapkan dapat memenuhi kebutuhan domestic, maka direncanakan kapasitas 270.000

ton / tahun. Dan jika menguntungkan dapat diekspor di masa mendatang.