Anda di halaman 1dari 1

Mudrica Rusfiani

A8.09.02.0027

Metabolisme Protein Berhubungan dengan Hati

Pencernaan protein dimulai di lambung. Di lambung, Hydrochloric acid (HCL) menguraikan

rangkaian protein (denaturasi protein) dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin. Pepsin

lalu menguraikan protein menjadi polipeptida kecil dan beberapa asam amino bebas. Di usus kecil,

polipeptida diuraikan menjadi asam amino dengan menggunakan enzim pankreas dan intestinal.

Setelah itu, asam amino diserap oleh dinding usus, lalu diangkut ke sel, dimana asam amino

tersebut dilepaskan ke dalam darah.

Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, melainkan akan dirombak dalam hati

(protein akan mencapai hati dalam bentuk yang paling sederhana yaitu asam amino) menjadi

senyawa yang mengandung unsure N, seperti NH3 (amonia dan NH4OH (ammonium hidroksida)

serta senyawa yang tidak mengandung unsure N. Proses ini dinamakan Deaminasi. Senyawa-

senyawa tersebut merupakan substansi beracun yang akan disintesis menjadi urea di hati, karena

hati mempunyai enzim arginase. Urea diangkut bersama zat-zat sisa lainnya ke ginjal untuk

dikeluarkan melalui urin. Senyawa yang tidak mengandung unsure N akan disintesis kembali.

Selain itu, hati juga memproses asam amino sehingga bisa diubah dan dipakai sebagai

sumber energi, disimpan sebagai cadangan. Kemudian melakukan sintesis dari hampir seluruh

protein plasma, seperti alfa dan beta globulin, albumin, fibrinogen, dan protombin (bersama-sama

dengan sel tiang, hati juga membentuk heparin) dan transaminasi transfer kelompok amino dari

asam amino ke substansi (alfa-keto acid) dan senyawa lain.