Anda di halaman 1dari 14

ASKEB PADA PEREMPUAN DAN ANAK

DENGAN KONDISI RENTAN


“VULNERABLE WOMEN AND CHILD”

SUPIANI, S.S.T., M.KEB


Kelompok rentan menurut
departemen hukum dan
hak asasi manusia adalah
semua orang yang
menghadapi hambatan
atau keterbatasan dalam
menikmati standar
kehidupan yang layak.
“VULNERABLE WOMEN AND CHILD”
Pengertian
• Kelompok Rentan adalah Kelompok masyarakat
berisiko tinggi, karena berada dalam situasi dan
kondisi yang kurang memiliki kemampuan
mempersiapkan diri dalam menghadapi
risiko bencana atau ancaman bencana.

• Penekanan pada “berisiko tinggi” karena


kelompok jenis ini akan menanggung dampak
terbesar dari munculnya risiko bencana atau akan
terdampak oleh sebuah ancaman bencana dibanding
kelompok masyarakat lain.
• Kelompok rentan ini bisa ada di dalam setiap
wilayah tertentu, suku, ras, dan
agama, yang eksistensinya bisa saja
disebabkan oleh kebijakan pembangunan
yang tidak adil, kepercayaan terhadap tradisi,
agama dan kepercayaan tertentu yang
mendskriminasikannya.

• Kelompok rentan tersebut antara lain adalah


orang lanjut usia, anak-anak, fakir miskin,
wanita hamil, dan penyandang cacat.
• Populasi rentan dapat dibagi menjadi 3 kategori:
fisik, psikologis., dan sosial.

• UU Penanggulangan bencana pada pasal 55


hanya memasukkan kelompok rentan terdiri
dari: bayi, balita, dan anak-anak; ibu yang
sedang mengandung atau menyusui;
penyandang cacat; dan orang lanjut usia.
DIFFABEL/PENYANDANG CACAT
• Mereka ini memiliki kemampuan yang berbeda
karena adanya keterbatasan fisik yang
dimiliki, seperti keterbatasan karena mata tidak
bisa melihat, kaki tidak bisa berjalan, telinga
tidak bisa mendengar, dan lain-lain.
• Keterbatasan fisik akan menghalangi
mereka untuk bisa melakukan aktivitas
dan berkompetisi, sehingga memerlukan
perlakuan khusus, seperti diperlukan jalan dan
tangga khusus untuk kaum diffabel dalam
lingkungan publik.
PEREMPUAN
• Sekitar tiga miliar orang di seluruh dunia
hidup dengan kurang dari $ 2,50 sehari, dan 70
persen dari mereka adalah wanita, banyak
tulang punggung keluarga dan komunitas juga
terdiri dari wanita.

• Jutaan perempuan juga menghadapi diskriminasi


dan pelecehan, dan tidak diberi akses ke
pendidikan, perawatan kesehatan, hak atas tanah,
dan peluang ekonomi - semua karena mereka
perempuan. (WHO,2019)
• Mereka ini telah lama hidup dalam situasi dan sistem
sosial patriarki, di mana mereka yang berjenis
kelamin laki-laki dianggap super dan memperoleh
perlakuan istimewa dengan meminggirkan kaum
perempuan.
• Dalam jangka panjang, perempuan telah mengalami
marjinalisasi, bukan hanya oleh tradisi tertentu di
setiap masyarakat, tetapi juga kebijakan-kebijakan
politik.
• Ibu Hamil dan Menyusui. Secara lebih khusus di
kalangan perempuan, ibu hamil dan ibu menyusui,
memiliki risiko lebih besar lagi, karena dia bukan
hanya hidup sendiri, tetapi juga membawa anak
yang dikandung dan disusui. Peningkatan asupan
gizi yang seimbang diperlukan untuk menjamin
kelayakan hidup keduanya, sang ibu dan anak.
ANAK-ANAK
• Anak-anak adalah orang yang memerlukan
kegembiraan, kasih sayang, perlakuan yang
santun, dan asupan gizi seimbang untuk
memastikan potensi-potensi dalam dirinya bisa
tumbuh dengan baik.
• Bencana atau ancaman bencana akan bisa
merampas ini semua, sehingga kebijakan
berkaitan dengan kebencanaan harus
memastikan bisa menjamin dan melindungi
mereka.
KAUM MISKIN
• Kaum miskin adalah kelompok rentan
berikutnya, dilihat dari sudut ekonomi dan
kesejahteraan sosial. Dalam kehidupan
normal saja, mereka selalu hidup dalam
kemiskinan.
• Kemiskinan - dan konsekuensinya yang
umum seperti kekurangan gizi, tuna wisma,
perumahan yang buruk dan kemelaratan -
adalah penyumbang utama kerentanan.
LANSIA
• Manusia usia lanjut juga kelompok rentan.
Keterbatasn fisik dalam diri mereka adalah
kelemahan fisik atau penurunan dari
keadaan normal karena dimakan usia.
Penurunan kualitas fisik itu akan
mempengaruhi indera-indera dan respon
mereka terhadap situasi sosial, termasuk
berkaitan dengan kebencanaan.
Perubahan kehidupan perempuan dan
anak-anak termiskin dan paling rentan di
dunia adalah kunci yang akan membuka
potensi perubahan yang berkemajuan dan
berlangsung lama.

Anda mungkin juga menyukai