Anda di halaman 1dari 3

BUKU JAWABAN TUGAS MATA KULIAH

TUGAS 3

Nama Mahasiswa : Devianti Fatimah Sari

Nomor Induk Mahasiswa/ NIM : 041742996

Kode/Nama Mata Kuliah : EKMA4367/ Hubungan Industrial

Kode/Nama UPBJJ : 47 / Pontianak

Masa Ujian : 2020/21.2 (2021.1)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS TERBUKA
1. Presiden konfederasi serikat pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan, saat ini
pihaknya sedang menyiapkan surat kuasa dari karyawan yang di PHK. Sebagian dari
karyawan yang di PHK sudah datang kekami dan meminta adanya pembelaan dari KSPI.
Kami sedang dalam proses penanda tanganan surat kuasa, ujarnya melalui kererangan
tertulis. Selain mengajukan gugatan, dalam waktu dekat ini KSPI akan mengirimkan surat
resmi kepengawas ketenagakerjaan agar segera memeriksa Gojek. Menurutnya ada 3
(Tiga) hal yang dilanggar oleh Gojek dalam melakukan PHK. Pertama, Gojek tidak
melakukan langkah-langkah yang maksimal untuk mencegah agar tidak terjadinya PHK.
Pelanggaran kedua, didalam UU ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 tidak dikenal istilah
pesangon empat pekan, menurut dia dalam undang-undang ketenagakerjaan pemberian
pesangon harus dilakukan sesuai kerja denagn nilai maksimal Sembilan bulan, kemudian
ada uang penghargaan masa kerja maksimal sepuluh bulan upah serta ganti rugi 15 persen
dari nilai pesangon dan penghargaan masa kerja. Ketiga Gojek tidak melaporkan PHK ke
Dinas Tenaga Kerja, bagi serikat pekerja, ini merupkan pelanggaran, sebab PHK yang
dilakukan sepihak dari perusahaan maka PHK batal demi hukum.
Menurut anda apakah cuplikan diatas merupakan kasus perselisihan hubungan Indutrial
berikan penjelasan anda?
Berdasasrkan kasus diatas dapat tergolong dalam perselisihan hubungan industrial yang
tergolong perselisihan pemutusan hubungan kerja, yang timbul karena tidak adanya
kesesuaian pendapat mengenai pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh salah satu
pihak.

2. Menurut anda kasus tersebut termasuk dalam jenis perselisihan apa dan jelaskan alasan
anda?
Ada beberapa jenis perselisihan hubungan industrial, yaitu perselisihan hak, perselisihan
kepentingan, perselisihan antar serikat pekerja dalam satu perusahaan, dan perselisihan
pemutusan hubungan kerja. Berdasasrkan kasus diatas dapat tergolong perselisihan karena
berhubungan dengan pemutusan kerja secara sepihak. Pemutusan hubungan kerja
merupakan perselisihan yang timbul karena tidak adanya kesesuaian pendapat mengenai
pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh salah satu pihak

3. Berdasarkan kasus perselisihan diatas menurut anda, bagaimana cara penyelesaian yang
sesuai dan tepat.(sebaiknya disertakan dengan referensinya)
Perselisihan yang terjadi pada kasus diatas belum melibatkan pihak ketiga yang
bertanggungjawab di bidang ketenagakerjaan sebagai mediator. Jadi penyelesaian
perselisihan yang dapat dilakukan adalah melalui Bipartit. Perundingan bipartit merupakan
perundingan antara karyawan dan serikat pekerja dengan pengusaha untuk menyelesaikan
perselisihan hubungan industrial. Lembaga kerjasama bipartit merupakan forum komunikasi
dan konsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan industrial di satu
perusahaan. Hal ini berarti bahwa sebelum pihak-pihak yang berselisih mengundang pihak
ketiga untuk menyelesaikan persoalan di antara mereka, maka harus terlebih dahulu melalui
tahapan perundingan para pihak yang biasa disebut sebagai bipartit. Penyelesaian secara
bipartit adalah wajib, sehingga kedua belah pihak yang berselisih harus mencatat
perselisihannya pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dengan
melampirkan bukti bahwa upaya penyelesaian melalui perundingan bipartit telah dilakukan.
Penyelesaian melalui perundingan tersebut mempunyai kekuatan mengikat dan menjadi
kekuatan hukum serta wajib dilaksanakan oleh para pihak bila tiba telah mencapai kata
sepakat.

Anda mungkin juga menyukai