Anda di halaman 1dari 21

PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)

CV. SINAR BAJA ELECTRICS IV


Dsn.Gunung gangsir – Pasuruan – Indonesia

LAPORAN

Disusun oleh :

NAMA : RIZAL
NIS :16036/123.055
KELAS : XI AV
PAKET KEAHLIAN : Teknik Audio Video

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)


PAKET KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO
BIDANG STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA
SMK NEGERI 2 JEMBER
2016

RIZAL – Laporan PKL Page 1


PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
CV. SINAR BAJA ELECTRICS IV
Dsn.Gunung gangsir – Pasuruan – Indonesia

LAPORAN

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Dalam Menempuh


Ujian Akhir Prakerin Tahun Pelajaran 2015/2016

Disusun oleh :

NAMA : RIZAL
NIS : 16036/123.055
KELAS : XI AV
PAKET KEAHLIAN : Teknik Audio Video

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)


PAKET KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO
BIDANG STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA
SMK NEGERI 2 JEMBER
2016

RIZAL – Laporan PKL Page 2


Halaman Pengesahan dari Industri
CV Sinar Baja Electrics IV

Laporan ini Disampaikan untuk Memenuhi Persyaratan


Penyelesaian Praktek Kerja

Oleh :

NAMA : RIZAL
NIS : 16036/123.055
KELAS : XI AV
PAKET KEAHLIAN : Teknik Audio Video

Disahkan dan disetujui oleh:

          Kepala Teknisi         Pembimbing DU/DI

Bapak Yohanes Bapak Bambang

Kepala Pimpinan
CV Sinar Baja Electrics IV

Arif budiono

RIZAL – Laporan PKL Page 3


Halaman Pengesahan dari Sekolah
SMK Negeri 2 Jember

Laporan ini Disampaikan untuk Memenuhi Persyaratan


Penyelesaian Praktek Kerja Lapangan
Tahun pelajaran : 2015 – 2016

Oleh:

NAMA : RIZAL
NIS : 16036/123.055
KELAS : XI AV
PAKET KEAHLIAN : Teknik Audio Video

Disahkan dan disetujui oleh:

   Ketua Pokja Prakerin,              Guru Pembimbing,

Devie Mei Linda, S.Pd Arif Arrohman, ST


NIP. 19800515 200604 2 036 NIGTT. 991001077

Kepala SMK Negeri 2 Jember,

Drs. H. Furqon Adi Sucipto, MM


NIP. 19621110 198703 1 020

RIZAL – Laporan PKL Page 4


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan hidayah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan Prakerin yang bertempat di SINAR BAJA PASURUAN
selama 3 bulan dengan baik dan lancar. Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan ini, saya
dapat menambah wawasan dan pengalaman, serta dapat mempraktekkan ilmu yang telah
Bapak/Ibu guru berikan di sekolah sebagai penunjang selama mengikuti PKL. Dengan
diadakannya PKL ini siswa tidak canggung dalam menghadapi dunia usaha yang
sesungguhnya. Laporan ini merupakan bukti tertulis bahwa saya telah melaksanakan kegiatan
prakerin di tempat ini. Saya mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
semua pihak yang telah membantu, membimbing dan memberikan dukungan kepada saya
dalam pelaksanaannya. Dengan selesainya laporan ini, saya ucapkan terimakasih kepada :
1. Bapak Drs. H. Furqon Adi Sucipto, MM. Selaku Kepala di SMK Negeri 2 Jember
2. Bapak Yohanes. Selaku ketua CV sinar baja IV
3. Bapak Bambang. Selaku pembimbing di tempat DU/DI Instansi
4. Bapak Drs. H.Bukasir. M.Pd Selaku Ketua Program Keahlian Teknik Elektronika
5. Bapak Suyadi, S.Pd Selaku Waka III
6. Ibu Devie Mei Linda, S.Pd Selaku Ketua Pokja Prakerin
7. Ibu Selaku Guru Pembimbing Lapangan
8. Bapak/Ibu pengajar SMK Negeri 2 Jember.
9. Seluruh karyawan dan staf SMK Negeri 2 Jember.
10. Semua pihak yg turut membantu dalam pelaksanaan PKL

Saya menyadari bahwa laporan ini jauh dari kesempurnaan. Adapun kelebihan dan
kekurangan dari laporan ini kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan untuk
perbaikan. Saya berharap laporan PKL ini akan memberi manfaat bagi pembaca dan
pengalaman bagi penulis.

Jember, 31 Mei 2016

RIZAL

RIZAL – Laporan PKL Page 5


Daftar Isi

Halaman Sampul
Lembar Pengesahan Dari Industri................................................................................... i
Lembar Pengesahan Dari Sekolah.................................................................................. ii
Kata Pengantar................................................................................................................ iii
Daftar Isi ...................................................................................................................... iv

Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2 Dasar-dasar Hukum PKL........................................................................... 1
1.3 Pengertian PKL.......................................................................................... 2
1.4 Tujuan PKL............................................................................................... 3
1.5 Manfaat PKL............................................................................................. 3
1.6 Pelaksanaan PKL....................................................................................... 3
Bab II Pembahasan
2.1 Profil Sinar Baja Jember............................................................................ 2
2.2 Jam Kerja Staff.......................................................................................... 7

Bab III Proses Pelaksanaan PKL


3.1 Jurnal Kegiatan PKL..................................................................................

Bab IV Penutup
4.1 Kesimpulan................................................................................................
4.2 Saran..........................................................................................................

RIZAL – Laporan PKL Page 6


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pelaksanaan Praktek kerja Lapangan


Sekolah Menengah Kejuruan sebagai salah satu Sub Sistem Pendidikan Nasional,
memiliki kedudukan sangat penting dalam fungsi menyiapkan tenaga kerja untuk menunjang
system pendidikan nasional. Upaya penyiapan tenaga kerja yang terampil sesuai dengan
kebutuhan dunia usaha dan industri, didekati melalui kebijakan “Link and Math” adalah
penyelenggaraan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Pada dasarnya Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan penyelenggaraan yang
mengintegrasikan secara tersistem pendidikan dunia usaha dan industri. Pengintegrasian
kegiatan pendidikan ini akan menghilangkan perbedaan standard nilai sekolah dan dunia
kerja serta sekaligus mendekatkan supply dan demand ketenaga kerjaan.
Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian direktorat pendidikan menengah kejuruan,
pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana
yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif
untuk menghasilkan tenaga kerja yg professional, karena keahlian professional seseorang
tidak semata-mata di ukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan tehnik bekerja, tetapi
harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik. Ada dua pihak yaitu
lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industri/perusahaan) yang secara bersama-sama
menyelenggarakan , samapi penilaian dan penentuan kelulusan siswa, yang maka dari itu
diadakannya Praktek Kerja Lapangan (PKL).

1.2 Landasan Hukum tentang Praktek Kerja Lapangan (PKL) SMK


Ternyata Landasan Hukum tentang Praktek Lapangan (PKL) di sekolah kejuruan itu
memang ada. PKL sebelumnya merupakan bagian dari pendidikan dalam inovasi Sekolah
Kejuruan dimana siswa atau peserta didik melakukan praktek kerja nyata atau dikenal dengan
magang di perusahaan. 
1. Undang- undang no 20 tahun 2003, tentang sistem  pendidikan  nasional: Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif  mengembangkan potensi dirinya untuk
memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,

RIZAL – Laporan PKL Page 7


akhlak  mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan
negara.
2. Kepmen  pendidikan  dan  kebudayaan  no  323/u/1997, tentang penyelenggaraan
prakerin SMK.
3. Peraturan  Pemerintah No. 29 tahun 1990. tentang Pendidikan Menengah yang antara
lain:
A. Penyelenggaraan sekolah menengah dapat bekerja sama dengan masyarakatterutama d
unia usaha industri dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam
rangka menunjang penyelenggaraan dan pengembangan  pendidik.
B. Pada sekolah menengah dapat dilakukan uji coba gagasan baru yang diperlukan dalam
rangka pengembangan pendidikan menengah.
4. Kepmendikbud No. 080/V/1993 tentang kurikulum sekolah menengah kejuruan
yangmenyatakan :
A. Menggunakan unit produksi sekolah beroperasi secara professional sebagai wahana
pelatihan kejuruan.
B. Melaksanakan sebagai kelompok mata pelajaran kejuruan di sekolah, dan sebagai
lainnya di dunia usaha dan industri.
C. Melaksanakan  kelompok mata pelajaran  keahlian kejuruan sepenuhnya  di 
 masyarakat  dunia  usaha  dan industri.

1.3 Pengertian PKL.


PKL (Praktek Kerja Lapangan) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran
yang dilaksanakan di Dunia Usaha Atau Dunia Industri dalam upaya pendekatan ataupun
untuk meningkatkan mutu siswa – siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan
kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya dan juga menambah bekal untuk masa –
masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semangkin banyak serta ketat dalam
persaingannya seperti di masa sekarang ini.
 Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan
untuk magang disuatu tempat kerja, baik dunia usaha maupun didunia industri setidaknya
sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya atau sudah mendapatkan
bekal dari pembimbing disekolah untuk memiliki ilmu-ilmu dasar yang akan diterapkan
dalam dunia usaha atau dunia Industri. Alasan utama mengapa para siswa-siswi harus
memiliki bekal ilmu pengetahuan dasar sesuai bidangnya agar dalam pelaksanaan Praktek
Kerja Lapangan tidak mengalami kendala dalam penerapan Ilmu Pengetahuan dasar yang

RIZAL – Laporan PKL Page 8


kemungkinan besar dalam proses praktek kerja industri mendapatkan ilmu-ilmu baru yang
tidak diajarkan di Lembaga Kejuruan terkait.
Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ini diharapkan setiap siswa – siswi mampu
mengikuti kegiatan kerja serta memahami kegiatan kerja yang dilakukan di dunia Usaha
ataupun di dunia Industri agar siswa – siswi tersebut dapat mencapai serta mendapatkan
sesuatu yang baik dan berguna bagi dirinya serta agar siswa – siswi tersebut mampu
menunjukan kinerjanya secara maksimal apa yang telah dilakukannya selama berada di dunia
Usaha atau dunia Industri sehingga mampu membuat dirinya diperhitungkan di dunia usaha
atau dunia industri.
PKL memberikan dan sekaligus mengajarkan kepada anak didik akan dan bagaimana
kehidupan di dunia kerja. disamping ajang uji coba ilmu yang ia pelajari. melalui prakerin
siswa diharapkan mampu memahami tentang bagaimana tata dan aturan di dunia
industri/usaha, sehingga ketika ia nantinya tamat ia sudah benar-benar siap bekerja baik
secara keilmuan maupun secara kejiwaan dan mental

1.4 Tujuan diadakannya PKL adalah :


1. Mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di sekolah
2. Membentuk pola pikir yang membangun bagi siswa-siswi PKL
3. Melatih siswa untuk berkomunikasi/ berinteraksi secara profesional didunia kerja
yangsebenarnya
4. Membentuk semangat kerja yang baik bagi siswa-siswi PKL
5. Menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki oleh siswa-siswi
PKL sesuai bidang masing-masing
6. Menambah jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan dan di
Implementasikan dalam kehidupan sehari-hari
7. Menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia industri maupun dunia usaha.
Melatih siswa untuk berkomunikasi/ berinteraksi secara profesional didunia kerja yang

1.5 Manfaat PKL adalah :


1. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu tenaga kerja yang
memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan, dan semanagat kerja yang sesuai dengan
tuntutan lapangan kerja.
2. Memperkokoh hubungan sekolah dengan Dunia Industri dan Dunia Usaha.
3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas.

RIZAL – Laporan PKL Page 9


4. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari
proses pendidikan.
5. Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas sesuai dengan tuntutan zaman di era
Teknologi Informasi dan Komunikasi.

1.6 Pelaksanaan PKL SMK:


a) Kesesuaian penempatan dengan bidang studi siswa
Pelaksanaan Prakerin di DU/Dl dilaksanakan dalam bentuk kegiatan praktek sebagai
pendalaman materi keahlian yang telah dipelajari di sekolah. Pembelajaran praktek
dilaksanakan dalam keadaan kerja yang sebenarnya dan dilengkapi fasilitas peralatan dan
sumber belajar yang ada di DU/DI.
Siswa belajar pada kondisi nyata dunia kerja, di mana siswa mendapatkan lingkungan
belajar yang berbeda dengan lingkungan sekolah siswa berada di DU/Dl mengalami proses
pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran di sekolah. jika siswa berada di DU/Dl,
siswa mendapatkan pengalaman serta keterampilan yang tidak diperoleh di sekolah.
Hal ini disebabkan oleh karena lingkungan belajar yang berbeda antara sekolah
dengan DU/DI. Lingkungan yang ada di DU/DI merupakan kondisi sosial pada lingkungan
kerja, dan bukan kondisi lingkungan belajar. Sehingga perlu penyesuaian bagi siswa dalam
bersikap dan menampilkan kemampuan diri sebagai tenaga kerja tingkat menengah yang siap
pakai.

b) Monitoring oleh pembimbing


Selama siswa melaksanakan PKL di DU/Dl, pihak sekolah melakukan pengawasan
atau monitoring terhadap siswa satu kali Sebulan. Kegiatan monitoring bertujuan untuk
melihat kemajuan belajar siswa, baik dari segi sikap maupun keterampilan. Kegiatan
monitoring dilaksanakan oleh guru pembimbing sekolah yang dipercayakan oleh panitia
Prakerin sebagai pelaksana monitoring siswa.
Monitoring yang dilaksanakan oleh guru yaitu meliputi, monitoring kompetensi yang
dilaksanakan siswa di DU/DI, kemajuan belajar siswa, kehadiran, dan kendala-kendala yang
ditemui di lapangan selama pelaksanaan Prakerin.Monitoring kompetensi dilakukan untuk
melihat kesesuaian materi atau bimbingan yang diberikan oleh pihak DU/DI terhadap siswa
dengan pembelajaran yang diperoleh siswa di sekolah. Sedangkan monitoring kemajuan
belajar siswa dilakukan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan siswa di DU/DI dan
mengetahui kemampuan yang telah diperolehi siswa selama di DU/DI.Monitoring kehadiran

RIZAL – Laporan PKL Page 10


ditujukan bagi sikap siswa, termasuk kedisiplinan, sikap kerja selama Prakerin. Monitoring
tentang kendala-kendala ditujukan untuk menerima masukan-masukan dari pihak DU/DI
terhadap permasalahan siswa atau kendala yang ditemui pihak DU/DI selama pelaksanaan
PKL.

c) Penjemputan siswa
Berdasarkan uraian di atas, dapat ditarik simpulan bahwa Indikator pelaksanaan praktek kerja
industri adalah:
1) Aspek perencanaan meliputi :
 Pemetaan industri,
 Sosialisasi dana,
 Pembekalan siswa,
 Penempatan siswa,
2) Aspek pelaksanaan meliputi :
 Kesesuaian penempatan dengan bidang studi siswa,
 Kesesuaian materi pelajaran dengan materi prakerin,
 Monitoring oleh pembimbing, dan
 Penjemputan.

RIZAL – Laporan PKL Page 11


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Profil sinar baja


Nama perusahaan : CV Sinar Baja ElectricsIV
Alamat :Jl. Gunung gangsir – beji – pasuruan – indonesia

CV sinar baja electrics IV berkembang maju dengan


 Visi :
Membentuk industri elektronik yang tangguh dan berwawasan global
 Misi :
Menghasilkan produk dan jasa elektronik yang inovatif, berkualitas dan berdaya jual
tinggi
 Motto :
Dan didukung kerja tim yang solid untuk memberikan yang terbaik bagi anda

Didirikan pada tahun 1981 dan didukung oleh teknologi Taiwan unggul, Sinar Baja Electric
telah berhasil memproduksi berbagai driver sejak. Produksi awal adalah 100.000 pcs bulanan
dan menargetkan pada pasar domestik low-end. Kemampuan ini telahmembawa Sinar Baja
Electric menjadi produsen loudspeaker paling lengkap di Asia Tenggara,sampaisekarang.
Pada tahun 1987, dengan visi untuk menjadi manufaktur kelas dunia, Sinar Baja Electric
mulai mendistribusikan pengeras suara untuk pelanggan OEM di USA. Saat ini, Sinar Baja
Electric memproduksi berbagai model yang berbeda dari pengeras suara jadi ke
Eropa,Amerika serikat,dan beberapa Negara Asia.
Untuk terus berpacu dengan sangat persaingan di antara produsen loudspeaker universal,
Sinar Baja Electric mulai lebih fokus pada peningkatan kualitas serta kualitas bahan baku.
Perusahaan ini mulai mengembangkan fasilitas lainnya yang diproduksi di rumah, seperti:
1.Pada tahun 1981: coil suara di rumah produksi
2. Pada tahun 1983: chassis baja dan seng platting menyelesaikan produksi
3.Pada tahun 1985: produksi kuk Baja T
4. Pada tahun 1987: Cone dan laba-laba produksi
5. Pada tahun 1990: Plastik bagian produksi injeksi
6. Pada tahun 1991: Baja produksi pelat atas

RIZAL – Laporan PKL Page 12


7. Pada tahun 1991: Mengatur fasilitas chassis lukisan
8. Pada tahun 1995: Didirikan pabrik t-kuk baru di Cina
9. Pada tahun 1996: Diluncurkan lokakarya bersama dengan mesin CNC untuk menghasilkan
produk-produk unggulan
10. Pada tahun 2000: produksi sistem loudspeaker Memulai dengan fasilitas woodworking
11. Pada tahun 2006: Dibuat teknologi bersama dengan Scandinavian Audio Penelitian ™ -
Denmark. Lebih pada fasilitas, Sinar Baja Electric tidak hanya manufaktur loudspeaker
sendiri, tetapi juga membantu pelanggan dengan permintaan driver khusus mereka. Ada
jumlah loudspeaker sendiri-merek yang telah sangat dihormati dan diakui oleh pasar
lokal; seperti: ACR (pro loudspeaker audio), Prodigy (pro loudspeaker audio), Legacy
(audio mobil loudspeaker), Sphinx (audio mobil loudspeaker), Prestige (audio mobil
loudspeaker), Roadmaster, Salsa, Fidelity (mid end Hi Fi dan karaoke loudspeaker),
Pointer (multimedia loudspeaker).
Adapun tahun 2006, Sinar Baja Electric resmi menciptakan teknologi bersama dengan
Scandinavian Audio Penelitian ™ - Denmark dalam merancang driver hi-end loudspeaker.
Akibatnya, sampai tahun 2008 perusahaan telah memperoleh paten untuk empat driver desain
internasional.
Pada tahun 2007, Sinar Baja Electric mulai memproduksi sistem speaker pro Rhyme.
Pada waktu yang sama, garis driver audio high end, SB Akustik ™, sedang dikembangkan
untuk pasar audio hi-fi internasional.
Seiring dengan meningkatnya permintaan di seluruh dunia, dan tujuan untuk
mengembangkan fasilitas manufaktur, pada tahun 1995 Sinar Baja Electric dimulai untuk
meningkatkan departemen R&D dengan sumber daya yang terampil dan standarinternasional
dilengkapi teknologi. Salah satu teknologi adalah Voice Coil Teknologi. Sinar Baja Electric
selalu melakukan perbaikan terus-menerus pada produksi proses Voice Coil. Selanjutnya,
perusahaan menghasilkan voice coil persegi panjang dan voice coil Sandwich untuk
mendukung daya tahan loudspeaker pro.
Dalam hal menjaga tingkat tertinggi kontrol kualitas, Sinar Baja Electric Group telah
melampaui persyaratan yang ditetapkan oleh TS 16949 dan ISO 9001 akreditasi untuk
standar otomotif. Mencapai ini pengakuan resmi di seluruh dunia menegaskan bahwa kualitas
produk, konsistensi, proses dan kapasitas produksi akan dikelola dengan baik dan
didokumentasikan. Sinar Baja Electric didedikasikan untuk menempatkan kepuasan
konsumen sebagai prioritas pertama. perusahaan selalu memiliki komitmen untuk

RIZAL – Laporan PKL Page 13


melaksanakan dengan TS 16949 sertifikasi sebagai sistem mutu manufaktur agar dapat
memasok ke produsen otomotif seluruh dunia.
2.2 Jam Kerja Staf
 SENIN – JUM’AT : 07.00 s/d 16.00
 SABTU – MINGGU : LIBUR

RIZAL – Laporan PKL Page 14


BAB III
PROSES PELAKSANAAN PKL

3.1 Jurnal Kegiatan PKL

 MARET

NO HARI/TANGGAL KEGIATAN WAKTU


Kamis/3 Maret
1 Melepas lem supra Ax 3821 07.00 – 16.00
2016
Jum’at/4 Maret
2 Bersih – bersih 07.00 – 16.00
2016
3 Sabtu/5 Maret 2016 Libur –
Minggu/6 Maret
4 Libur –
2016
bersih – bersih mesin 07.00 – 12.00
5 Senin/7 Maret 2016
mengecat mesin 12.00 – 16.00
Selasa/8 Maret
6 Melepas lem supra Ax 3821 07.00 – 16.00
2016
7 Rabu/9 Maret 2016 Libur hari raya nyepi
Kamis/10 Maret
8 Gasket tipe 1540 07.00 – 16.00
2016

9 Rabu/9 Maret 2016 Libur hari raya Nyepi –

Kamis/10 Maret
10 Gasket tipe 1540 07.00 – 16.00
2016
Jum’at/11 Maret
11 Membagikan gasket tipe 1540 07.00 – 16.00
2016

Sabtu/12 Maret
12 Libur –
2016

NO HARI/TANGGAL KEGIATAN WAKTU


Minggu/13 Maret
13 Libur –
2016
14 Senin/14 Maret Melepas gasket tipe 1540 07.00 – 16.00

RIZAL – Laporan PKL Page 15


2016
Selasa/15 Maret
15 Melepas gasket tipe 1540 07.00 – 16.00
2016
Rabu/16 Maret
16 Merapikan gasket tipe 1540 07.00 – 16.00
2016
Kamis/17 Maret Merapikan dan menimbang gasket tipe:
17 07.00 – 16.00
2016 CP 19
Jum’at/ 18 Maret
18 Rework tipe Ax 2050 07.00 – 16.00
2016
Sabtu/19 Maret
19 Libur –
2016
Minggu/20 Maret
20 Libur –
2016
Senin/21 Maret
21 Melepas gasket tipe 1540 07.00 – 16.00
2016
Selasa/22 Maret
22 Membuka lem supra Ax 3821 07.00 – 16.00
2016
Rabu/23 Maret
23 Rework tipe Ax 2050 07.00 – 16.00
2016
Kamis/24 Maret
24 Rework tipe Ax 2050 07.00 – 16.00
2016

Jum’at/25 Maret
25 Libur hari wafat isa almasih –
2016

Sabtu/26 Maret
26 Libur –
2016
Minggu/27 Maret
27 Libur –
2016
NO HARI/TANGGAL KEGIATAN WAKTU
Senin/28 Maret
28 Rework tipe Ax 2050 07.00 – 16.00
2016
Selasa/29 Maret
29 Membuka lem supra Ax 3821 07.00 – 16.00
2016
Rabu/30 Maret
30 Melepas gasket tipe Ax 2015 7.0 – 16.00
2016

 APRIL
NO HARI/TANGGAL KEGIATAN HASIL

RIZAL – Laporan PKL Page 16


Jum’at/1 April
1 Melepas gasket Ax 1532 07.00 – 16.00
2016
2 Sabtu/2 April 2016 Libur –
Minggu/3 April
3 Libur –
2016
4 Senin/4 April 2016 Melepas gasket Ax 1540 07.00 – 16.00

5 Selasa/5 April 2016 Melepas gasket Ax 1540 07.00 – 16.00

6 Rabu/6 April 2016 Melepas gasket Ax 1540 07.00 – 16.00

Kamis/7 April
7 Rework 07.00 – 16.00
2016
Jum’at/8 April
8 Rework 07.00 – 16.00
2016

9 Sabtu/9 April 2016 Libur –

Minggu/10 April
10 Libur –
2016

Senin/11 April
11 Rework 07.00 – 16.00
2016
NO HARI/TANGGAL KEGIATAN WAKTU
Selasa/12 April
12 Rework 07.00 – 16.00
2016
Rabu/13 April
13 Rework tipe Ax 1012 07.00 – 16.00
2016
Kamis/14 April
14 Rework tipe Ax 1540 07.00 – 16.00
2016
Jum’at/15 April
15 Rework tipe Ax 1540 dan Ax 2523 07.00 – 16.00
2016
Sabtu/16 April
16 Libur –
2016
Minggu/17 April
17 Libur –
2016
Senin/18 April
18 Rework tipe Ax 1526 07.00 – 16.00
2016

RIZAL – Laporan PKL Page 17


Selasa/19 April
19 Bongkar body tipe Ax 4503 07.00 – 16.00
2016
Rabu/20 April
20 Rework tipe Ax 2027 07.00 – 16.00
2016
Kamis/21 April
21 Rework tipe Ax 2027 07.00 – 16.00
2016
Jum’at/22 April
22 Rework tipe Ax 2027 07.00 – 16.00
2016
Sabtu/23 April
23 Libur –
2016
Minggu/24 April
24 Libur –
2016
Senin/25 April
25 Rework tipe Ax 2523 07.00 – 16.00
2016

Selasa/26 April
26 Bongkar body tipe Ax 2001 07.00 – 16.00
2016

NO HARI/TANGGAL KEGIATAN WAKTU

Rabu/27 April
27 Bongkar tipe 2527 07.00 – 16.00
2016
Kamis/28 April
28 Bongkar tipe 3055 07.00 – 16.00
2016
Jum’at/29 April
29 Bongkar tipe 3055 07.00 – 16.00
2016
Sabtu/30 April
30 Libur –
2016

 MEI
NO HARI/TANGGAL KEGIATAN WAKTU

1 Minggu/1 Mei 2016 Libur –

Senin/2 Mei Bongkar dan membersihkan tipe


2 07.00 – 16.00
2016 Ax 3004
Selasa/3 Mei Bonngkar dan membersihkan tipe
3 07.00 – 16.00
2016 Ax 3004
Rabu/4 Mei Bonngkar dan membersihkan tipe
4 07.00 – 16.00
2016 Ax 3004

RIZAL – Laporan PKL Page 18


Kamis/5 Mei Libur kenaikan isa al masih dan
5 –
2016 isro’ mikroj
Jum’at/6 Mei
6 Libur isro’ mikroj –
2016
Sabtu/7 Mei
7 Libur –
2016

8 Minggu/8 Mei 2016 Libur –

Senin/9 Mei Bongkar dan membersihkan tipe


9 07.00 – 16.00
2016 Ax 3004

Selasa/10 Mei
10 Bongkar tipe Ax 4503 07.00 – 16.00
2016

11 Rabu/11 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 4503 07.00 – 16.00

12 Kamis/12 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 4503 07.00 – 16.00

13 Bongkar tipe Ax 4503 07.00 – 16.00


Jum’at/13 Mei 2016

14 Sabtu/14 Mei 2016 Libur –

15 Minggu/15 Mei 2016 Libur –

16 Senin/16 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 0834 07.00 – 16.00

17 Selasa/17 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 0834 07.00 – 16.00


18 Rabu/18 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 2523 07.00 – 16.00

19 Kamis/19 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 1531 07.00 – 16.00

20 Jum’at/20 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 0826 07.00 – 16.00


21 Sabtu/21 Mei 2016 Libur –
22 Minggu/22 Mei 2016 Libur –
23 Senin/23 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 0826 07.00 – 16.00
24 Selasa/24 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 0826 07.00 – 16.00
25 Rabu/25 Mei 2016 Bongkar tipe Ax 0826 07.00 – 16.00
Bongkar dan membersihkan Ax
26 Kamis/26 Mei 2016 07.00 – 16.00
2516

RIZAL – Laporan PKL Page 19


Bongkar dan membersihkan Ax
27 Jum’at/27 Mei 2016 07.00 – 16.00
2523
28 Sabtu/28 Mei 2016 Libur –
29 Minggu/29 Mei 2016 Libur –
Bongkar dan membersihkan Ax
30 Senin/30 Mei 2016 07.00 – 16.00
3033
Bongkar dan membersihkan Ax
31 Selasa/31 Mei 2016 07.00 – 16.00
2055

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat ditarik dari dari laporan ini adalah didalam
pelaksanaan prakerin tidak selalu sama dengan materi yang kami terima dari sekolah. Dengan
telah dilaksanakannya Prakerin kami dapat mengerti dan mampu mengembangkan ilmu yang
kami terima dari sekolah maupun pihak DU/DI.
Serangkaian hasil kegiatan Prakerin ini mampu membuat kami etika dan etos kerja didalam
suatu instansi, sebagai bekal untuk dunia kerja yang sesungguhnya di masa yang akan datang.

4.2 Saran
Saya telah mengetahui manfaat kegiatan prakerin selama kurang lebih 3 bulan. Kami
merasakan apa yang terjadi jika seandainya kita menjadi tenaga kerja yang mempertemukan
sebagai, untuk kedepannya saya menyarankan:
Kegiatanprakerin lebih di perhatikan dalam arti pembimbing lebihsering datang
memonitoring para siswa-siswinya.
Pembimbing lebih banyak menyediakan waktu untuk siswa siswinya dengan harapan siswa
bisa menyelesaikan tugasnya.

RIZAL – Laporan PKL Page 20


RIZAL – Laporan PKL Page 21