Anda di halaman 1dari 2

Program Okupasi Terapi

Definisi
Okupasi terapi adalah suatu terapi kerja karena yang diberikan berupa
aktivitas/pekerjaan yang bersifat non-keterampilan.

Tindakan
Rangkaian tindakan untuk mengarahkan partisipasi rehabilitant dalam
rangka melaksanakan kegiatan dengan maksud untuk memperbaiki serta
memperkuat kemampuan fungsional

Kegiatan
• Somato terapi (gerak,olahraga, bermain)
Untuk membentuk fisik yang kuat
• Psikoterapi (individu atau kelompok)
Untuk mengupayakan peningkatan kemampuan, ekspresi diri, sosialisasi,
rasa empati, afektif, kognitif, kemampuan uji., memperkuat mekanisme
koping adaptif klien
• Sosioterapi (music, rekreasi, pelayanan kantin, kepramukaan)
Meningkatkan kemampuan interaksi sosial rehabilitant lewat sarana kegiatan
yang ada
• Spiritual (agama Islam dan Kristen)
Meningkatkan kepercayaan diri dan pengharapan rehabilitasi lewat sarana
religius

Pasien yang berada di ruang OT dibedakan menjadi 2:


1. Pasien definitive
Pasien rujukan yang memiliki surat rujukan ke rehabilitasi berlaku I kali paket
atau 14x datang/pertemuan yaitu
1 hari evaluasi
5 hari Okupasi terapi
4 hari latihan kerja percobaan
3 hari latihan kerja pengarahan
1 hari evaluasi akhir
2. Pasien participant
Pasien yang masa rujukan di R rehabilitasi sudah habis atau tidak ada surat
rujukannya. Untuk pasien partisipan tidak ada evaluasi akhir dan tidak ada
tagihan untuk membayar.
Syarat pasien di ruang Okupasi Terapi :
1. Lolos dari seleksi
2. Usia produktif
3. Tenang, cooperative
4. Tidak mempunyai penyakit menular
5. Tidak ada kecacatan ekstrimitas

Tujuan Okupasi terapi


1. Sebagai pre-vokasiional terapy/latihan dasar
2. Mempertahankan atau meningkatkan fungsional pasien ;
• ADL
• Produktivitas/inisiatif
• Usia/pemanfaatan waktu luang
3. Pasien dapat berkomunikasi dengan baik
4. Menilai kemampuan kognitifnya
5. Memotivasi pasien