Anda di halaman 1dari 1

Paragraf Langsung (Direct paragraph)

1.1 Latar Belakang


Beberapa penjelasan tentang kondisi akhlak remaja menunjukkan bahwa krisis
akhlak yang mendera remaja dewasa ini semakin memprihatinkan (Sauri, 2011, hlm. 223-
235; Majid, 2012, hlm. 175; Yusuf, 2012, hlm. 211; Yusuf & Nurihsan, 2011, hlm. 15;
Hakam, 2011). Wujudnya mulai dari adanya kebiasaan mengabaikan salat pada sebagian
remaja, tidak memiliki rutinitas membaca kitab al-Quran, menjadikan jenis pakaian
You can see sebagai trend, lebih cenderung mengejar yang “wah” (pursuit of wow),
hingga kepada minum minuman keras, mengkonsumsi narkoba, free sex, prostitusi,
aborsi, pelaku foto/video porno, atau terlibat tindak kekerasan/kriminal seperti tawuran
antarpelajar, geng motor, dan lain sebagainya. Kondisi di atas menunjukkan bahwa
pendidikan kita sejauh ini masih belum mampu secara optimal mencapai tujuan utama
pendidikan nasional yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar
menjadi manusia yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia.

Paragraf Putaran (Turnabout paragraph)

1.1 Latar Belakang


Dakwah merupakan kewajiban bagi seorang muslim, kedudukannya sama dengan
ibadah wajib lainnya seperti shalat, zakat dan puasa. Akan tetapi kegiatan dakwah yang
menuntut kemampuan khusus seperti menjadikannya sebagai ibadah wajib yang kurang dimaknai
dengan baik, padahal dalam Islam mengajak berbuat kebaikan sekecil apapun merupakan kegiatan
dakwah, sehingga dapat dilakukan beriringan dengan rutinitas sehari-hari dalam keluarga,
lingkungan kerja maupun di lingkup masyarakat secara umum. Selain itu, munculnya berbagai
problematika nilai yang mendera manusia modern saat ini menunjukkan gejala belum tercapainya
tujuan universal dakwah yaitu menciptakan kedamaian dan keamanan ditengah-tengah kehidupan
bermasyarakat. Hal ini sebagaimana diungkapkan Sarbini (2018) merupakan dampak dari kualitas
da’i yang ada saat ini yang menurutnya masih memiliki beberapa kelemahan. Mulai dari kekurangan
dalam penguasaan ilmu syariah, metode dakwah, hingga integritas sebagai da’i. Bahkan sebagian
malah justru kontraproduktif dengan tujuan dakwah itu sendiri dengan membawa kontroversi yang
bernada hasutan sehingga membuat bingung bahkan membuat gaduh ditengah-tengah masyarkat.
Maka dari itu, urgensi dakwah sebagai media penyebaran ajaran Islam yang mencerahkan
dan membangun sangat penting untuk terus dikaji segala aspeknya.