Anda di halaman 1dari 9

TUGAS INDIVIDU 1

KELOMPOK 3 ANGKATAN XXXV

Nama : Romdhan Feriyadi, S.KM.


Agenda : Sikap Perilaku Bela Negara

SOAL :
1. Jelaskan landasaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jawaban:
a. Landasan Idiil yaitu Pancasila sebagaimana dimuat dalam Pembukaan UUD 1945 yang
ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945, merupakan dasar negara Republik Indonesia,
baik dalam arti sebagai dasar ideologi maupun filosofi bangsa. Kedudukan Pancasila ini
dipertegas dalam UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-
undangan sebagai sumber dari segala sumber hukum negara. Artinya, setiap materi
muatan kebijakan negara, termasuk UUD 1945, tidak boleh bertentangan dengan nilai-
nilai yang terkandung dalam Pancasila.
b. Landasan konstitusional yaitu UUD 1945, mempunyai peran dan fungsi pelaksanaan
pemerintahan, perumusan peraturan perundang-undangan, dan mengatur penyelenggaraan
negara.

2. Apa makna ”Kesatuan” dalam NKRI?


Jawaban:
a. 4 Matra Kesatuan:
1) Kesatuan Kejiwaan (psikologis) yang dinyatakan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober
1928;
2) Kesatuan Kenegaraan (politis) yang diproklamasikan oleh Soekarno-Hatta pada 17
Agustus 1945;
3) Kesatuan Kewilayahan (yuridis teritorial) yang diumumkan oleh Perdana Menteri
Djuanda pada 13 Desember 1957 (Djalal, 2001);
4) Kesatuan Visi (secara nasional), kesatuan arah, kesatuan langkah.
b. Keragaman sejarah, budaya, afiliasi politik, dan lain-lain. Bukan alasan untuk
mengembangkan visi yang bertentangan dengan visi nasional, atau untuk mengklaim
kedaulatan teritorial, atau untuk memiliki ideologi yang berbeda, atau untuk membangun
sistem yang berbeda.
c. Maka, “Kesatuan” adalah “harga mati”. Perbedaan diapresiasi sebagai faktor penguat
“Kesatuan” tersebut.
3. Jelaskan dasar hukum konstitusi bela negara?
Jawaban:
a. Landasan Idiil yaitu Pancasila
b. Landasan Konstitusional yaitu UUD 1945, terdapat di:
1) Pasal 27 Ayat 3 yang mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib
ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.
2) Pasal 30 Ayat 1 yang mengamanatkan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan
wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara” dan Ayat 2
3) Pasal 30 Ayat 2 yang mengamanatkan bahwa “Usaha pertahanan dan keamanan
negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh
Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai
kekuatan utama dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung”.

c. Landasan operasional yaitu UU RI No.3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara terdapat
di:

1) Pasal 9 Ayat 1 yang mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib
ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan
pertahanan negara”.

2) Pasal 9 Ayat 2 yang mengamanatkan bahwa “Keikutsertaan warga negara dalam


upaya bela negara, sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), diselenggarakan melalui: a.
pendidikan kewarganegaraan; b. latsar kemiliteran secara wajib; c. pengabdian
sebagai prajurit TNI secara sukarela atau secara wajib; dan d. pengabdian sesuai
dengan profesi.

4. Mengapa warga negara Indonesia berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan
negara?
Jawaban:
Pada hakikatnya Negara membutuhkan warga negara, sedangkan warga negara
membutuhkan negara, sehingga saling membutuhkan, saling melengkapi, dan saling mengisi
(komplementer). Negara akan kuat apabila warga negaranya Bersatu padu dan kompak
membela negara. Sedangkan warga negara akan merasa aman, nyaman, damai, dan sejahtera
apabila negara kuat, karena ada jaminan yang melindungi warga negara dari negara yang
kuat. Negara harus dibela, apabila memang negara tersebut amanah dalam menjalankan
pemerintahannya. Tidak ada alasan bagi warga negara untuk menghindar dari kewajiban
membela negara. Untuk itu, warga negara harus patuh, taat, loyal, dan tunduk pada setiap
regulasi yang dibuat oleh negara dalam upaya meningkatkan kesadaran bela Negara.
TUGAS INDIVIDU 2
KELOMPOK 3 ANGKATAN XXXV

Nama : Romdhan Feriyadi, S.KM.


Agenda : Sikap Perilaku Bela Negara

SOAL :
1. Sebutkan dasar hukum konstitusi lambang-lambang negara?
Jawaban:
Dasar hukum konstitusi lambang-lambang negara tertuang dalam UUD 1945. Dipertegas
oleh Peraturan Pemerintah nomor 66 Tahun 1951 tentang lambing Negara. Kemudian pada 9
Juli 2009 Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono menerbitkan dan mengesahkan
Pengaturan tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan Indonesia di
dalam bentuk UU Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, Dan
Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan.

2. Sebutkan dan jelaskan makna penghormatan lambang-lambang negara?


Jawaban:
a. Membangkitkan rasa bangga terhadap lambang negara,
b. Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,
c. Adanya latar belakang historis dalam setiap lambing.

3. Mengapa warga negara Indonesia berhak dan wajib memelihara, menjaga dan
menggunakan lambang-lambang negara?
Jawaban:
Karena setiap lambang-lambang negara tentu mempunyai makna khusus dan pesan luhur
didalamnya. Warga yang baik tentu akan bangga dan memahami betul pesan-pesan tersebut.
Maka mereka berhak dan wajib memelihara nya, sebagai profil dan lambang kearifan
bangsanya.
TUGAS INDIVIDU 3
KELOMPOK 3 ANGKATAN XXXV

Nama : Romdhan Feriyadi, S.KM.


Agenda : Sikap Perilaku Bela Negara

SOAL :
1. Jelaskan tujuan pembentukan peraturan perundang-undangan?
Jawaban:
Mengatur dan menata kehidupan dalam suatu negara supaya dilaksanakan dan dipatuhi oleh
warga Negara/masyarakat, memperoleh kepastian, kemanfaatan dan keadilan didalam
kehidupan bernegara dan bermasyarakat. meminimalisir tindakan seenaknya sendiri,
berkelakuan sesuai norma kemanusiaan dan meematuhi HAM

2. Berikan contoh ketaatan warga negara terhadap peraturan perundang-undangan?


Jawaban:
a. Taat berlalu lintas di jalan raya
b. Membayar pajak
c. Ikut serta dalam pemilihan umum
d. Disiplin menerapkan protokol Kesehatan
e. Menghormati hak dan kewajiban orang lain
f. Tidak membuang sampah sembarangan

3. Jelaskan jenis dan hierki peraturan perundang-undangan berdasarkan UU No. 12


Tahun 2011?
Jawaban:
Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2011, maka jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan
sesuai urutan dari yang tertinggi adalah:
a. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945)
b. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (Tap MPR)
c. Undang-undang (UU) atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu)
d. Peraturan Pemerintah (PP)
e. Peraturan Presiden (Perpres)
f. Peraturan Daerah (Perda)
g. Provinsi Peraturan Kabupaten atau Kota
TUGAS INDIVIDU 4
KELOMPOK 3 ANGKATAN XXXV

Nama : Romdhan Feriyadi, S.KM.


Agenda : Sikap Perilaku Bela Negara

SOAL :
1. Coba gambarkan perkembangan lingkungan strategis?
Ditinjau dari pandangan Urie Brofenbrenner (Perron, N.C., 2017) ada empat level
lingkungan strategis yang dapat mempengaruhi kesiapan PNS dalam melakukan
pekerjaannya sesuai bidang tugas masing-masing, yakni: individu, keluarga (family),
Masyarakat pada level lokal dan regional (Community/Culture), Nasional (Society), dan
Dunia (Global).

Berdasarkan gambar di atas dapat dikatakan bahwa perubahan global (globalisasi) yang
terjadi dewasa ini, memaksa semua bangsa (Negara) untuk berperan serta, jika tidak maka
arus perubahan tersebut akan menghilang dan akan meninggalkan semua yang tidak mau
berubah. Perubahan global ditandai dengan hancurnya batas (border) suatu bangsa, dengan
perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat informasi dapat diterima dalam waktu
yang singkat. Kemudian masuknya kepentingan global (negara-negara lain) ke dalam negeri
dalam aspek hukum, politik, ekonomi, pembangunan, dan lain sebagainya mmebuat
persaingan yang tinggi sehingga mengubah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,
bermasyarakat, hingga menghilangkan keharmonisan dalam keluarga dari setiap keegoisan
individu.
2. Modal apa yang dibutuhkan dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis?
Jawaban:
a. Modal intelektual
Modal intelektual adalah perangkat yang diperlukan untuk menemukan peluang dan
mengelola perubahan organisasi melalui pengembangan SDMnya. Hal ini didasari bahwa
pada dasarnya manusia memiliki sifat dasar curiosity, proaktif dan inovatif yang dapat
dikembangkan untuk mengelola setiap perubahan lingkungan strategis yang cepat
berubah.
b. Modal emosional
Kemampuan mengelola emosi dengan baik akan menentukan kesuksesan PNS dalam
melaksanakan tugas, kemampuan dalam mengelola emosi tersebut disebut juga sebagai
kecerdasan emosi.
c. Modal sosial
Modal sosial adalah jaringan kerjasama di antara warga masyarakat yang memfasilitasi
pencarian solusi dari permasalahan yang dihadapi mereka. (rasa percaya, saling
pengertian dan kesamaan nilai dan perilaku yang mengikat anggota dalam sebuah
jaringan kerja dan komunitas).
d. Modal ketabahan (adversity)
Ketabahan adalah modal untuk sukses dalam kehidupan, baik dalam kehidupan pribadi
maupun kehidupan sebuah organisasi birokrasi.
e. Modal etika/moral
Ketabahan adalah modal untuk sukses dalam kehidupan, baik dalam kehidupan pribadi
maupun kehidupan sebuah organisasi birokrasi.
f. Modal kesehatan (kekuatan) fisik/jasmani

Badan atau raga adalah wadah untuk mendukung manifestasi semua modal insani yang
dibahas sebelumnya, Badan yang tidak sehat akan membuat semua modal di atas tidak
muncul dengan maksimal.

3. Bagaimana cara Anda (PNS) dalam menghadapi isu strategis kontemporer?


Jawaban:
a. Mengambil Tanggung Jawab: dilakukan dengan menunjukkan sikap dan perilaku yang
mencerminkan tetap disiplin dan akuntabilitas, mengakui dan memperbaiki kesalahan
yang dibuat, fair dan berbicara berdasarkan data, menindaklanjuti dan menuntaskan
komitmen, serta menghargai integritas pribadi.
b. Menunjukkan Sikap Mental Positif: diwujudkan dalam sikap dan perilaku bersedia
menerima tanggung jawab kerja, suka menolong, menunjukkan respek dan membantu
orang lain sepenuh hati, tidak tamak dan tidak arogan, serta tidak bersikap diskriminatif
atau melecehkan orang lain.
c. Mengutamakan Keprimaan: ditunjukkan melalui sikap dan perilaku belajar terus
menerus, semangat memberi kontribusi melebihi harapan, dan selalu berjuang menjadi
lebih baik.
d. Menunjukkan Kompetensi: dimanifestasikan dalam bentuk kesadaran diri, keyakinan diri,
dan keterampilan bergaul, mampu mengendalikan diri, menunjukkan kemampuan bekerja
sama, memimpin, dan mengambil keputusan, serta mampu mendengarkan dan memberi
informasi yang diperlukan.
e. Memegang Teguh Kode Etik: menampilkan diri sesuai profesinya sebagai PNS, menjaga
konfidensialitas, tidak pernah berlaku buruk terhadap masyarakat yang dilayani maupun
rekan kerja, berpakaian sopan sesuai profesi PNS, dan menjunjung tinggi etika-moral
PNS
TUGAS INDIVIDU 5
KELOMPOK 3 ANGKATAN XXXV

Nama : Romdhan Feriyadi, S.KM.


Agenda : Sikap Perilaku Bela Negara

SOAL :
1. Ada berapa indikator dalam Nilai-Nilai Bela Negara. Sebutkan dan jelaskan!
Jawaban:
a. Cinta tanah Air
1) Menjaga tanah dan perkarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia
2) Jiwa dan raganya bangga sebagai bangsa Indonesia
3) Jiwa patriotisme terhadap bangsa dan negaranya
4) Menjaga nama baik bangsa dan Negara
5) Memberikan konstribusi pada kemajuan bangsa dan negara
6) Bangga menggunakan hasil produk bangsa Indonesia
b. Sadar berbangsa dan bernegara
1) Berpartisipasi aktif dalam organisasi kemasyarakatan, profesi maupun politik
2) Menjalankan hak dan kewajibannya sebagai warga Negara sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
3) Ikut serta dalam pemilihan umum
4) Berpikir, bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negaranya
5) Berpartisipasi menjaga kedaulatan bangsa dan negara
c. Setia kepada pancasila sebagai ideologi negara
1) Paham nilai-nilai dalam Pancasila
2) Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
3) Menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan negara
4) Senantiasa mengembangkan nilai-nilai Pancasila
5) Yakin dan percaya bahwa Pancasila sebagai dasar negara
d. Rela berkorban untuk bangsa dan negara
1) Bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk kemajuan bangsa dan
negara
2) Bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk kemajuan bangsa dan
negara
3) Berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara
4) Gemar membantu sesama warga negara yang mengalami kesulitan
5) Yakin dan percaya bahwa pengorbanan untuk bangsa dan negaranya tidak sia-sia
e. Mempunyai kemampuan awal bela negara
1) Memiliki kecerdasan emosional dan spiritual serta intelejensia
2) Senantiasa memelihara jiwa dan raga
3) Senantiasa bersyukur dan berdoa atas kenikmatan yang telah diberikan Tuhan Yang
Maha Esa
4) Gemar berolahraga

5) Senantiasa menjaga kesehatannya

2. Manfaat apa yang dapat Anda rasakan, setelah mempelajari kesiapsiagaan bela
negara?
Jawaban:
a. Membentuk sikap disiplin waktu, aktivitas, dan pengaturan kegiatan lain
b. Membentuk jiwa kebersamaan dan solidaritas antar sesama rekan seperjuangan.
c. Membentuk mental dan fisik yang tangguh.
d. Menanamkan rasa kecintaan pada bangsa dan patriotisme sesuai dengan kemampuan
diri.
e. Melatih jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok dalam
materi Team Building.
f. Membentuk Iman dan taqwa pada agama yang dianut oleh individu.
g. Berbakti pada orang tua, bangsa, agama.
h. Melatih kecepatan, ketangkasan, ketepatan individu dalam melaksanakan kegiatan.
i. Menghilangkan sikap negatif seperti malas, apatis, boros, egois, dll.
j. Membentuk perilaku jujur, tegas, adil, tepat, dan kepedulian antar sesama.

Anda mungkin juga menyukai