Anda di halaman 1dari 6

http://syeilendrapramuditya.wordpress.

com

Pengobatan Nuklir & Fisika Radiasi (Q&A)


Syeilendra Pramuditya
April 2006

Nomor 1
Untuk membunuh kanker di tubuh manusia diperlukan dosis sebesar 200 mGy/s. Dosis
tersebut dihasilkan dengan memasukan suatu zat dimana 0,002% dari zat tersebut adalah
radioaktif. Tentukan massa zat tersebut yang diperlukan, jika massa sel kanker tersebut 0,1 kg
dan unsur radioaktif tersebut Y-90.

Diketahui :
 Laju dosis = 200 mGy/s = 0,2 J/kg.s
 Massa sel kanker = 0,1 kg
 Sebanyak 0,002% dari massa zat treatment adalah radioisotop Y-90
 Waktu paruh Y-90 : 64,1 jam = 230760 s
 Partikel emisi Y-90 : - (beta minus / elektron)
 Maximum energy per disintegration Y-90 : 2,28 MeV = 3,648.10-13 J
 Mean energy per disintegration Y-90 : 0,97 MeV = 1,552.10-13 J

Data karakteristik radioisotop Y-90 didapat dari sumber-sumber berikut :


a) http://www.aurigamedical.com/images/y90_spec_US.pdf
b) http://www.radioisotopes.co.za/download/Doc/yttrium_90.pdf
c) http://www.stanford.edu/dept/EHS/prod/researchlab/radlaser/RSDS_sheets/Y-90.pdf
d) http://www.freepatentsonline.com/6306073.html
e) http://hps.org/publicinformation/radardecaydata.cfm?Element=Y
f) The Physics of Radiation Therapy, Faiz M Khan, Ph.D, page 24

Ditanyakan : massa zat treatment yang dibutuhkan

Jawab :
massa zat treatment = (x) gr
massa radioisotop = 2.10-5 (x) gr

1
http://syeilendrapramuditya.wordpress.com

massa Y90 2.10-5 (x)


mol Y90    2,222.10 7 ( x ) mol
nomor massa Y90 90
N Y90  (mol Y90 )( N A )  (2,222.10 7 )( x)(6,022.10 23 )  1,338.1017 ( x ) partikel
 ln 2 
( N Y 90 )  
ln 2 
A Y90   (1,338.10 ( x )  4,02.10 ( x ) partikel/s
17 11

 T1/ 2   230760 

( AY 90 )( EY 90 mean )
Dose 
massa sel kanker
(Dose)(massa sel kanker)
AY 90 
( EY 90 mean )
(0,2 J/kg)(0,1 kg )
4,02.1011 ( x ) partikel/s 
1,552.10-13 J
(0,2)(0,1) 0,02
x 11 -13
 gram
( 4,02.10 )(1,552.10 ) 0,0623904
x  0,320562 gram

massa zat treatment yang dibutuhkan adalah 320,562 miligram

Nomor 2
Salah satu cara yang digunakan dalam brachytherapy adalah kontak langsung, dimana hal ini
digunakan untuk terapi kanker kulit. Rancanglah suatu rencana penyinaran, sehingga sel
kanker yang diradiasi akan menerima jumlah paparan setengah dari paparan awalnya. Sumber
radioaktif yang digunakan adalah Ir-192.

Jawab :
Untuk dapat merancang rencana penyinaran seperti pada kasus diatas, hal pertama yang harus
diketahui adalah data Half Value Layer (HVL) dari radioisotop Ir-192 untuk berbagai material
shielding. Dan berikut ini adalah data tersebut :
 HVL Ir-192 pada material timbal (lead) : 2,4 mm
 HVL Ir-192 pada material besi (iron) : 9,2 mm
 HVL Ir-192 pada material almunium (alumnium) : 26,4 mm
sumber data :
a) http://www.doseinfo-radar.com/Point%20source.doc
b) http://hps.org/publicinformation/radardecaydata.cfm?Element=Ir
c) The Physics of Radiation Therapy, Faiz M Khan, Ph.D, page 74, 423

2
http://syeilendrapramuditya.wordpress.com

Dengan asumsi bahwa interaksi berkas radiasi dengan udara sangat kecil dan dapat diabaikan,
maka setelah berkas radiasi melewati shielding material tertentu setebal HVL-nya, paparan
radiasinya akan turun menjadi setengah paparan awalnya.

Ir-192 memiliki spektrum emisi  (gamma),dengan energi per disintegrasi rata-rata 0,38 MeV;
dan - (beta minus / elektron), dengan energi per disintegrasi rata-rata berkisar antara 0,0211
MeV sampai 0,2099 MeV.

Berdasarkan data HVL Ir-192 untuk ketiga jenis material shielding diatas, dapat disimpulkan
bahwa untuk kasus ini timbal adalah material terbaik untuk dijadikan shielding, hal ini karena
HVL timbal adalah yang terkecil, yaitu 2,4 mm, sehingga shielding hanya akan berupa
lembaran (pelat) timbal yang relatif tipis dan tidak merepotkan proses terapi. Pelat shielding
akan diletakan diantara sumber radiasi dengan area kanker kulit yang akan di-treatment.

Gambar berikut mengilustrasikan penjelasan diatas :

sumber : http://www.sprawls.org/ppmi2/RADPEN/

3
http://syeilendrapramuditya.wordpress.com

Nomor 3

depth (Dmax) dose (%)


0 20
0.2 20
0.7 25
0.9 45
0.95 80
1 100
1.048 80
1.081 25
1.143 5
1.19 0

Repro from The Physics of Radiation Therapy, Faiz M Khan, Ph.D, page 68

Gambar diatas adalah kurva karakteristik Percent Depth Dose (PDD) sumber proton, yang
menggambarkan persentase dosis sebagai fungsi kedalaman material. Untuk kasus berkas
radiasi proton, PDD maksimum (100%) terjadi di daerah yang agak dalam, tepatnya pada
kedalaman Dmax. PDD sampai kedalaman sekitar 0,7 Dmax relatif datar, dan segera menurun
dengan sangat tajam setelah melewati Dmax. Jadi dapat disimpulkan bahwa berkas radiasi
proton memiliki jangkauan (range) dan efek maksimum disekitar nilai Dmax.

Berikut ini adalah skema konfigurasi sumber proton yang digunakan :

4
http://syeilendrapramuditya.wordpress.com

Dan berikut ini adalah kurva isodose dari konfigurasi sumber proton diatas :

Pola radiasi yang dihasilkan kira-kira akan berbentuk seperti gambar dibawah ini :

Gambar diatas adalah pola radiasi secara umum

5
http://syeilendrapramuditya.wordpress.com

Gambar diatas adalah pola radiasi isodose pada Dmax

Anda mungkin juga menyukai