Anda di halaman 1dari 67

PETA JALAN

PENGEMBANGAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

Nama SMK : SMK Negeri 1 Tambakboyo


NSPN : 62547267
Alamat : Jl. Raya Sawir No.09 Kec. Tambakboyo
Kabupaten Tuban

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN VOKASI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

( 17 Maret 2021 )

SMK NEGERI 1 TAMBAKBOYO


IDENTITAS SEKOLAH
NAMA SEKOLAH : SMK NEGERI 1 TAMBAKBOYO

NPSN : 62547267

SK PENDIRIAN SEKOLAH : 188.45/191/KPTS/414.012/2009

ALAMAT SEKOLAH : JL. RAYA SAWIR NO.09

KECAMATAN TAMBAKBOYO

KABUPATEN TUBAN

TELPON/FAX : (0356) 4160064/ -

Web/E-mail : www.smkn1tambakboyo.sch.id/
smeksata@gmail.com

Tuban, 27 April 2021


Kepala Sekolah

(Dra. Ratna Ayumilia, S.Pd., M.Pd.)


NIP. 19640621 198903 2 010

ii
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN
CABANG DINAS WILAYAH BOJONEGORO
(KABUPATEN BOJONEGORO - KABUPATEN TUBAN)
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1
TAMBAKBOYO
Jl. Sawir No. 09  Telp. 0356 416 0064  e-mail : smeksata@gmail.com
TUBAN 62353

SURAT PENGESAHAN
Kami menyatakan bahwa Peta Jalan Pengembangan SMK sebagai Pusat
Keunggulan ini dibuat dan dirancang sesuai dengan potensi dan kemampuan yang kami
miliki serta dengan penuh komitmen untuk melaksanakan dan menyelesaikan program
kegiatan yang kami rancang sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan dengan
melakukan kosentrasi penataan Bidang Keahlian dibawah ini.

Pemesinan dan Konstruksi


v
√ Ekonomi Kreatif
Hospitality
Kerjasama Luar Negeri (Kelistrikan)
Pekerja Migran (Care Giver, Nautika Perikanan Laut, Pengolahan Hasil Pertanian)
Bidang Lainya (Maritim, Pertanian, Pertambangan)

Kebutuhan dana Total untuk melaksanakan Pengembangan Sekolah adalah


6.746.200.000, terdiri dari komponen-komponen biaya:

1. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM )


2. Pengembangan Kurikulum/Pembelajaran
3. Peningkatan Tata kelola/Manajemen Sekolah
4. Pembenahan Fasilitas Bangunan dan Perabot
5. Pemutakhiran Peralatan Praktek

Untuk mendukung pelaksanaan peta jalan telah dibentuk tim pengembangan


Sekolah yang dipimpin oleh: Cristian Setia Atik melalui SK Kepala Sekolah No.
800/228/101.6.21.28/2021 beserta lampirannya.

Mengetahui, Tuban, 27 April 2021


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepala Sekolah

(Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT.) (Dra. Ratna Ayumilia, S.Pd.,M.Pd)


NIP. 19630127 198903 1 005 NIP. 19640621 198903 2 010

iii
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN
Jl. Gentengkali No. 33 Telp. (031) 5344028, 5463836, 5342076-5342079
Surabaya 60275

SURAT REKOMENDASI
Yang bertanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menerangkan
bahwa:

Berdasarkan hasil verifikasi dana dokumen proposal, dengan ini kami menyatakan
bahwa proposal yang diajukan, oleh :
Nama Sekolah : SMK NEGERI 1 TAMBAKBOYO
Kepala Sekolah : Dra. Ratna Ayumilia, S.Pd.,M.Pd.
Alamat Sekolah : Jl. Sawir No 9 Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo,
Kabupaten Tuban - Jawa Timur

Layak dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan kami memberikan
rekomendasi kepada sekolah dimaksud untuk disertakan dalam seleksi calon
Penyelenggara Program Pengembangan SMK sebagai Pusat Keunggulan tahun
2021.

Apabila proposal tersebut dapat disetujui, kami bersedia bertanggung jawab pada
pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan program tersebut.

Demikian rekomendasi ini diberikan untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Tuban, 27 April 2021


Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Jawa Timur

(Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT.)


NIP. 19630127 198903 1 005

iv
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN
CABANG DINAS WILAYAH BOJONEGORO
(KABUPATEN BOJONEGORO - KABUPATEN TUBAN)
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1
TAMBAKBOYO
Jl. Sawir No. 09  Telp. 0356 416 0064  e-mail : smeksata@gmail.com
TUBAN 62353

Lampiran : SK No. 800/228/101.6.21.28/2021

TIM PENGEMBANGAN PUSAT KEUNGGULAN


SMK NEGERI 1 TAMBAKBOYO

KETUA TIM : Cristian Setia Atik NIP. -

SEKRETARIS : Intan Nur Varida, S.Pd. NIP. 19901216 201403 2 001

BENDAHARA : Nur Mufidah SA., S.Pd. NIP. 19850406 201101 2 023

ANGGOTA TIM

1. Sumber Daya Manusia : Alhaura’ Nabighatul Ula, S.T. NIP. 19831106 201101 2 014

2. Kurikulum dan Pembelajaran : Umar Said, S.Pd., M.Pd. NIP. 19870429 201201 1 001

3. Tata Kelola/Manajemen : Faradila Emma Fikrisa NIP. -

4. Bangunan : Choirul Muklis, S.Kom NIP. 19780412 201201 1 001

5. Peralatan Praktek : Nuril Anwar, S.Kom. NIP. -

v
Daftar Isi

Identitas Sekolah.................................................................................ii
Lembar Pengesahan............................................................................iii
Surat Keputusan (SK) Tim Pengembangan Sekolah..............................iv
Tim Pengembang Pusat Keunggulan.....................................................v
Daftar Isi.............................................................................................vi
Kata Pengantar...................................................................................vii
BAB I Refokus Bidang/Program dan Kompetensi Keahlian ..................1
A. Kajian Kesesuaian Kompetensi Keahlian terhadap
Kebutuhan Tenaga Kerja.........................................................................1
B. Ranking kesesuain Kompetensi Keahlian
dengan kebutuhan tenaga kerja ............................................................3
C. Analisa SWOT.........................................................................................4
BAB II Komponen Pembenahan ...........................................................6
A. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM ) ............................6
B. Pengembangan Kurikulum ....................................................................9
C. Peningkatan Tata Kelola Manajemen Sekolah
Dalam Pemanfaatan Media Belajar Tefa................................................12
D. Peningkatan Kualitas Bangunan Tempat Praktik
dan Penataan lingkungan.....................................................................14
E. Pemutakhiran dan Modernisasi Peralatan Praktik................................18
BAB III Uraian Program Kegiatan Pembenahan...................................25
A. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM )..........................25
B. Peningkatan Kualitas Layanan Proses Pembelajaran / Kurikulum........26
C. Peningkatan Layanan Tata Kelola / Manajemen Sekolah......................32
D. Peningkatan Fungsi Kualitas dan Kuantitas Sarpras............................33
E. Pemutakhiran dan Modernisasi Peralatan Praktik................................39
BAB IV Kebutuhan dan Sumber Dana Pengembangan ........................42
BAB V Rencana Jadwal Pelaksanaan Pengembangan .........................53
Lampiran ...........................................................................................60
1. Profil SMKN 1 Tambakboyo
2. Fotokopi Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Pelatihan, dan Sertifikat Asesor
Guru Produktif
3. Rekap kerjasama dan kemitraan dengan Dunia Kerja yang kredibel
4. MoU atau Kerjasama dan Kemitraan dengan Dunia Kerja yang Kredibel
5. Fotokopi sertifikat Akreditasi A SMKN 1 Tambakboyo
6. Fotokopi sertifikat kepemilikan lahan
7. Surat Pernyataan Kepala Sekolah
8. Sertifikat Pelatihan Peningkatan Kapabilitas Manajerial Kepala Sekolah

vi
KATA PENGANTAR

Peta Jalan Pengembangan Sekolah SMK Negeri 1 Tambakboyo ini disusun


berdasarkan petunjuk dan acuan yang telah ditetapkan Direktorat SMK
serta sesuai dengan arah dan tujuan program pengembangan pendidikan
Propinsi Jawa Timur yang telah dituangkan dalam Peta Jalan atau “Road
Map” Pengembangan Pendidikan Vokasi tingkat provinsi. Keselarasan dan
konsistensi program kegiatan antara pusat dan daerah terkait dengan
pengembangan pendidikan menengah kejuruan (SMK) menjadi landasan
utama dalam menetapkan dan menguraikan komponen Pengembangan
sekolah berikut strategi pelaksanaan dan perhitungan pembiayannya.
Dengan Peta Jalan ini daharapkan semua pelaksanaan program kegiatan
Pengembangan Sekolah dapat dilakukan dengan efektif dan efisien berhasil
sesuai harapan.

“Refokus” atau Analisa kesesuaian bidang, program dan kompetensi


keahlian terhadap kebutuhan tenaga baik tingkat Global
(Internasional/ASEAN), Nasional, regional maupun local telah dilakukan
dan menghasilkan skala atau tingkat kesesuaian kompetensi keahlian yang
ada dari yang paling sesuai hingga tidak sesuai.

“Redesain atau Pembenahan’ fisik secara tuntas dilakukan terhadap semua


komponen – komponen pembelajaran dengan memprioritaskan kompetensi
keahlian yang paling sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja atau yang
kompetensi keahliannya telah diusulkan akan dikembangkan sebagai pusat
keunggulan atau COE, dan kompetensi keahlian lainnya tetap dilakukan
pembenahannya namun bukan menjadi prioritas.

Diharapkan, dengan menerapkan strategi tersebut diatas, pengembangan


sekolah dapat dilaksanakan dengan lancar dan berhasil dengan harapan.
Peta Jalan pengembangan sekolah ini digunakan sebagai acuan semua
stakeholder yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, supervisi dan
evaluasi program Pengembangan Pusat Keunggulan.

Kepala SMKN 1 Tambakboyo

vii
BAB I
REFOKUS ATAU KAJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN

A. Kajian Kesesuaian Kompetensi Keahlian terhadap Kebutuhan Tenaga


Kerja
Sebagai bagian dari upaya merealisasikan pendidikan kejuruan yang
berprinsip “demand – driven”, semua kompetensi yang ada telah dikaji
tingkat kesesuaiannya terhadap kebutuhan tenaga kerja dengan
pendekatan atau konsep “luber” lulusan :
1. Kajian kesesuaian Kompetensi (yang telah ada)
SMK Negeri 1 Tambakboyo memiliki 7 kompetensi keahlian
yang sampai saat ini diperlukan oleh industri sekitar maupun luar.
Tingkat keterserapan kerja linier yang semakin baik dari tahun ke
tahun, Kerjasama dengan industri yang semakin baik, dan program
pemberdayaan alumni yang dirintis sejak dini membuat minat calon
siswa yang ingin bersekolah di SMK Negeri 1 Tambakboyo semakin
tinggi. Tingkat kebekerjaan lulusan 5 (lima) tahun kebelakang dari
setiap kompetensi keahlian mulai tahun 2016 sampai tahun 2020
dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. Program
penelusuran tamatan mulai dari awal hingga lulusan terakhir terdata
dengan baik.
Dibawah ini kesesuaian kompetensi yang ada di SMK Negeri 1
Tambakboyo untuk mempermudah pemahaman.

1
Tabel 1. Hasil Kajian Kesesuaian Kompetensi dengan Kebutuhan
Tenaga Kerja

2
Catatan :
- Lulusan habis terserap ideal 3 (tiga) tahun, warna hijau;
- Tingkat kebekerjaan yang cenderung menurun dan pada akhir tahun ke
5, tingkat kebekerjaannya dibawah 50 % perlu mendapat perhatian.

B. Rangking Kesesuaian Kompetensi Keahlian dengan Kebutuhan


Tenaga Kerja
Dengan menggunakan hasil kajian re-fokus bidang/program dan
kompetensi keahlian yang dilakukan dengan menganalisa tingkat
kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja yang
ada di lapangan seperti tertuang pada tabel 1 diatas, perolehan nilai
setiap kompetensi keahlian secara urut dapat dilihat pada tabel 2
dibawah ini. Pada tabel tersebut dapat diartikan bahwa kompetensi
keahlian yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah Teknik
Komputer dan Jaringan, dikarenakan tingkat keterserapan tenaga kerja
dalam indutri maupun yang berwirausaha cukup tinggi jika
dibandingkan dengan kompetensi keahlian lainnya.
Tingkat keterserapan di industri untuk bidang IT ini sangat tinggi
karena banyak berdiri perusahaan dengan level nasional maupun
multinasional di sekitar Tuban maupun di luar Tuban dimana masing-
masing perusahaan tersebut pasti membutuhkan tenaga kerja yang
mumpuni. Sejalan dengan tingkat keterserapan industri yang tinggi,
tingkat keterserapan dalam berwirausaha juga tinggi, hal tersebut
ditunjukkan salah satunya dengan banyaknya peserta didik yang
membuat RT/RW net di daerahnya masing-masing karena kondisi
wilayah yang masuk dalam kategori pinggiran dan berbukit yang
menyebabkan internet tidak terjangkau di daerah tersebut sehingga
usaha ini memiliki prospek untuk berkembang. Selain bisa membangun
RT/RW Net peserta didik juga mampu untuk membangun usaha jasa
perbaikan komputer, jasa instalasi jaringan, percetakan, dll. Sehingga
kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan layak menjadi
prioritas pembenahan agar mampu meningkatkan daya saing
keterserapan tenaga kerja dan meningkatnya peluang terciptanya
lapangan kerja oleh peseta didik.

3
Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, Program
Keahlian Teknik Komputer dan Informatika, dengan Bidang Keahlian
Teknologi Informasi dan Komunikasi didukung oleh kelas industri yaitu
Mikrotik Academy yang sudah dibangun melalui Belajar Mikrotik.
Dengan adanya kelas industri ini diharapkan dapat meningkatkan
kompetensi peserta didik maupun baik hard skill maupun soft skill
sehingga nantinya siswa lebih siap Ketika akan masuk ke dunia
industry. Hal tersebut tentu saja tidak terlepas dari peranan seluruh
elemen yang ada di sekolah baik sarana utama maupun sarana
penunjang. Seluruh kompetensi keahlian yang ada di SMK Negeri 1
Tambakboyo harus dicetak menjadi lebih baik lagi dengan menggandeng
industri terkait dan Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) sehingga
keterserapan siswa di industri maupun wirausahan akan lebih
meningkat.

Tabel 2. Rangking Kesesuaian Kompetensi Keahlian


No Kompetensi Keahlian Program Keahlian Bidang Keahlian

1 2 3 4
1 Teknik Pemesinan Teknik Mesin Teknologi dan
Rekayasa
2 Teknik Pemesinan Kapal Teknik Perkapalan Teknologi dan
Rekayasa
3 Teknik Instalasi Tenaga Teknik Teknologi dan
Listrik Ketenagalistrikan Rekayasa
4 Tata Busana Tata Busana Pariwisata
5 Teknik Komputer dan Teknik Komputer Teknologi Informasi
Jaringan dan Informatika dan Komunikasi
6 Teknik Kendaraan Ringan Teknik Otomotif Teknologi dan
Otomotif Rekayasa
7 Rekayasa Perangkat Teknik Komputer Teknologi Informasi
Lunak dan Informatika dan Komunikasi

C. Analisa SWOT
Analisis SWOT adalah salah satu tahap dalam manajemen strategi
yang merupakan pendekatan analisis lingkungan. Analisis SWOT
merupakan alat untuk mengetahui atau menganalisis lingkungan
internal maupun eksternal suatu Lembaga

4
Strength (kekuatan) :
1. Kerjasama tim kerja SMK Negeri 1 Tambakboyo yang solid
2. Memiliki kurikulum yang sudah diselaraskan dengan beberapa
industri terkait.
3. Memiliki kelas industri untuk Kompetensi Keahlian Teknik Komputer
dan Jaringan
4. Jumlah pendidik dan tenaga kependidikan yang memenuhi standar
Pendidikan
5. Bekerjasama dengan berbagai Iduka yang relevan
6. Banyaknya tenaga pendidik dan kependidikan yang masih muda

Weakness (kelemahan) :
1. Minimnya jumlah sertifikasi kompetensi dari industri yang dimiliki
oleh tenaga pendidik
2. Kurangnya sarana dan prasarana yang ada di bengkel / laboratorium
jurusan
3. Sistem informasi sekolah yang kurang maksimal

Opportunity (peluang) :
1. SMK Negeri 1 Tambakboyo berada di lokasi strategis di sekitar
industri besar di Tuban
2. Memiliki jumlah siswa yang banyak
3. Peran serta industri dalam memberikan masukan untuk penyusunan
pembelajaran
4. Banyaknya seminar, workshop tentang pengembangan tenaga
pendidik dan kependidikan

Threats (ancaman) :
1. Tidak semua industri memahami jenjang keahlian yang ada di SMK
2. Adanya persaingan program keahlian dari berbagai Lembaga
Pendidikan sejenis
3. Banyaknya tenaga pendidik dan kependidikan yang masih muda

5
BAB II
KOMPONEN PEMBENAHAN

Sesuai dengan strategi pengembangan secara totalitas, program


Pengembangan Sekolah dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan
refokus atau kajian kesesuaian kompetensi keahlian terhadap kebutuhan
tenaga kerja. Kajian tersebut sudah dilakukan dan menghasilkan gambaran
tingkat atau skala kesesuaian dari kompetensi keahlian yang ada dari yang
sangat sesuai sampai dengan tidak sesuai sama sekali.
Sesuai dengan prinsip revitalisasi, pembenahan dilakukan terhadap
semua komponen dengan landasan dan tujuan secara umum dan garis
besar dijelaskan dibawah ini (detil terlampir).
A. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM )

1. Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik dan Kependidikan


a. Latar belakang
Pada tahun pelajaran 2020-2021 jumlah siswa SMK Negeri
Tambakboyo tercatat 1.196 siswa. Yang terbagi dalam 7
Kompetensi Keahlian. Dengan rincian sebagai berikut: 193 siswa
Teknik Pemesinan, 185 siswa Teknik Pemesinan Kapal, 302 siswa
Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, 99 Teknik Instalasi Tenaga
Listrik, 214 siswa Teknik Komputer dan Jaringan, 106 siswa
Teknik Rekayasa Perangkat Lunak, dan 97 siswa Tata Busana.
Sedangkan sebagai pedukung proses belajar mengajar, SMK Negeri
Tambakboyo memiliki 56 Guru dan 21 Tenaga Kependidikan. Dari
56 guru, SMK Negeri Tambakboyo memiliki 7 guru yang memiliki
Sertifikat Kompetensi Keahlian dan 5 guru yang memiliki sertifikat
asesor, serta 2 guru yang memiliki sertifikasi kompetensi dari
industri.
Dengan adanya jumlah siswa yang semakin tahun semakin
bertambah banyak serta diperlukan update teknologi untuk tenaga
pendidik, diperlukan suatu terobosan yang inovatif baik
peningkatan sumber daya manusia, manajemen, hingga ke sarana

6
dan peralatan praktek di SMKN 1 Tambakboyo yang disesuaikan
dengan kebutuhan industri.

b. Tujuan
- Tenaga pendidik/guru/instruktur minimal memiliki Sertifikat
Kompetensi dari Industri yang linier dengan kompetensi
keahliannya.
- Tenaga pendidik/guru/instruktur minimal memiliki
Pengalaman Industri melalui magang guru.
- Update teknologi Tenaga Kependidikan Guru Mapel
Produktif/Kejuruan
c. Sasaran
- Seluruh tenaga pendidik/guru/instruktur SMK Negeri
Tambakboyo.
d. Strategi Pelaksanaan
- Kerjasama dengan Industri dalam mendatangkan Guru Tamu
secara reguler.
- Kerjasama dengan Iduka dalam Program Pelatihan Peningkatan
Kompetensi Guru.
- Mengikuti Program Assesment dari Badan Nasional Sertifikasi
Profesi (BNSP) kepada Guru sehingga pendidik mendapatkan
sertifikat penguji/asesor dari BNSP.
- Mengikuti training - training yang diadakan Balai
Pelatihan/LPK.
- Mengikuti lomba - lomba maupun karya inovasi yang dibuat
oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan secara periodik.
e. Hasil yang diharapkan
- Pada tahun 2022 Seluruh Guru Produktif minimal memiliki 1
sertifikat kompetensi yang linier dan bagi yang sudah memiliki
direlisensi sesuai jadwal.
- Pada tahun 2022 hingga 2024 secara berangsur - angsur
hingga seluruh guru produktif memiliki Sertifikat Assesor.
- Tenaga Kependidikan Kompeten di bidangnya

7
- Guru Tamu dari Industri melakukan sharing terkait Sumber
Daya.

2. Praktek Kerja Industri Siswa


a. Latar belakang
- Program praktek kerja industri siswa dilaksanakan pada siswa
kelas XI. Pelaksanaan Program praktek kerja industri siswa
dilakukan selama minimal 6 bulan. Program pemagangan siswa
telah rutin berjalan setiap tahunnya. Penempatan siswa
magang meliputi area dalam Tuban dan luar Tuban. Program
praktek kerja industri siswa telah bekerjasama (MoU) dengan
berbagai perusahaan baik di dalam maupun luar kota. Industri
pasangan yang akan ditempati siswa magang sudah ditelaah
linieritasnya dengan Kompetensi Keahlian. Kedepan,
pemagangan siswa dilaksanakan minimal 6 bulan yang dibagi
menjadi 2 tahap yaitu di kelas XI selama 4 bulan dan kelas XII
selama 2 bulan sehingga total periode siswa magang selama
berada di SMK dilaksanakan selama 6 bulan.
- Berbeda dengan program pemagangan siswa, program
pemagangan guru belum terlaksana secara rutin. Diharapkan
kedepannya kegiatan Pemagangan Guru berjalan secara rutin
dan bekerjasama dengan berbagai perusahaan dengan
menjadwalkan pada saat libur kegiatan belajar mengajar.
b. Tujuan
- Meningkatkan Kompetensi guru dan siswa.
- Tenaga Pendidik Memiliki Pengalaman di Industri.
- Menambah Kerjasama Program Magang guru di Iduka.
- Menambah Kerjasama Program Magang Siswa di Iduka baik
dalam kota maupun luar kota.
c. Sasaran
- Tenaga Pendidik/Guru/Instruktur Kompetensi Keahlian.
- Peserta Didik Pada Kompetensi Keahlian.
- Tenaga Kependidikan Pada Kompetensi Keahlian.

8
d. Strategi Pelaksanaan
- Menjalin kerjasama Program Pemagangan Guru dengan Iduka
yang dilaksanakan minimal selama 6 bulan yang dilaksanakan
minimal 6 bulan yang dibagi menjadi 2 tahap yaitu di kelas XI
selama 4 bulan dan kelas XII selama 2 bulan sehingga total
periode siswa magang selama berada di SMK dilaksanakan
selama 6 bulan. Dengan harapan, siswa yang melaksanakan
magang di kelas XII bisa langsung terserap di Iduka setelah
habis periode magangnya.
- Guru melaksanakan magang selama minimal 2 minggu agar
untuk memaksimalkan hasil yang diperoleh ketika magang
guru.
- Menambah kerjasama dengan industri yang relevan sebagai
tempat pemagangan guru maupun siswa
e. Hasil yang diharapkan
- Terlaksananya Program Pemagangan Guru dengan minimal
setiap guru magang selama 2 minggu setiap tahunnya.
- Meningkatnya jumlah tempat magang bagi siswa masing -
masing kompetensi keahlian

B. Pengmbangan Kurikulum
1. Penguatan Kemitraan Industri
a. Latar belakang
- SMK Negeri Tambakboyo berada di wilayah yang tidak jauh dari
kawasan industri. Baik industri skala nasional maupun
multinasional. Beberapa industri yang berada disekitar SMK
Negeri Tambakboyo yaitu PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT.
Semen Indonesia Tbk, PT. TPPI, PT. PJB dan lainnya. Harapan
kedepannya SMK Negeri Tambakboyo dapat menjalin kerjasama
dengan Industri, baik industri di wilayah Tuban maupun
industri di luar kota Tuban.
- Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
merupakan salah satu kompetensi yang paling diminati di SMK

9
Negeri 1 Tambakboyo, dengan jumlah kuota pagu yang tersedia
dibanding peminat memiliki rasio sekitar 1 : 3. Hal ini membuat
para stakeholder di SMK Negeri 1 Tambakboyo memiliki
komitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal agar
ada peningkatan baik secara kualitas calon siswa maupun
lulusan yang akan terserap dari kompetensi keahlian tersebut.
b. Tujuan
- Menjalin Kerja Sama dengan Industri dalam penyelarasan dan
pengembangan Kurikulum.
- Menjadi sekolah binaan industri di wilayah Tuban maupun
industri di luar kota Tuban.
- Menjadi Sekolah Penggerak bagi pengembangan potensi di
sekitar SMK Negeri 1 Tambakboyo.
- Menjadi rujukan bagi peningkatan kualitas dan kinerja SMK
lain di sekitar SMK Negeri 1 Tambakboyo.
- Kompetensi guru produktif terstandarisasi Iduka
- Meningkatkan kerjasama dengan Iduka baik di wilayah Tuban
maupun di luar Tuban.
c. Sasaran
- Kurikukulum Pembelajaran Berbasis Proyek dan Budaya Kerja
sesuai dengan kebutuhan Iduka.
- Kompetensi Guru Kejuruan terstandarisasi Iduka.
- Meningkatkan Kerja Sama dengan Industri di wilayah Tuban
maupun industri di luar kota Tuban.
d. Strategi Pelaksanaan
- Menjalin komunikasi dengan industri yang potensial menjadi
mitra Sekolah Binaan baik di wilayah Tuban maupun industri
di luar kota Tuban.
- Bermitra dengan beberapa industri yang linier dalam hal
penyelarasan dan pengembangan kurikulum.
e. Hasil yang diharapkan

10
- Terjalin kejasama dengan industri sehingga menjadi Sekolah
Binaan Industri/Kelas Industri.

2. Pengembangan atau Penguatan Kapasitas Model Pembelajaran


Tefa
a. Latar belakang
- Pembelajaran teaching factory adalah model pembelajaran di
SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan
prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam
suasana seperti yang terjadi di industri. Implementasi teaching
factory di SMK dapat menjembatani kesenjangan kompetensi
antara kebutuhan industri, dan kompetensi yang dihasilkan
oleh SMK. Pelaksanaan teaching factory menuntut keterlibatan
mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai
kualitas hasil pendidikan di SMK. Pelaksanaan teaching factory
juga harus melibatkan pemerintah, pemerintah daerah dan
stakeholders dalam pembuatan regulasi, perencanaan,
implementasi maupun evaluasinya.
- Dalam proses pendidikan di SMK, keterlibatan Iduka dalam
proses pembelajaran sangat penting, karena perkembangan
teknologi dan prosedur/proses produksi/jasa sangat pesat.
Penarapan teaching factory di SMK akan mendorong
terbangunnya mekanisme kerja sama antar SMK dan Iduka
yang saling menguntungkan, sehingga SMK akan selalu
mengikuti perkembangan industri/jasa secara otomatis dalam
transfer teknologi, manajerial, perkembangan kurikulum,
prakerin dan lainnya.
- SMK Negeri Tambakboyo memiliki beberapa mesin praktik
berstandar industri. Dengan potensi yang dimiliki SMK Negeri
Tambakboyo ini, diharapkan terjalin kerjasama dengan industri
dalam mengimplementasikan pembelajaran model TEFA.
b. Tujuan

11
- Dengan menerapkan pembelajaran teching factory diharapkan
akan meningkatkan kompetensi lulusan SMK Negeri 1
Tambakboyo yang relevan dengan kebutuhan industri/jasa
sehingga akan berdampak pada penguatan daya saing tenaga
kerja dan industri di Indonesia dan meningkatkan jiwa
wirausahawan pada lulusan SMK Negeri 1 Tambakboyo.
c. Sasaran
- Implementasi pembelajaran TEFA pada SMK Negeri 1
Tambakboyo.
d. Strategi Pelaksanaan
- Menjalin kerjasama dengan industri sebagai mitra dalam
Implementasi Pembelajaran TEFA.
e. Hasil yang diharapkan
- Siswa memiliki kecakapan (softskill) dan budaya kerja yang
cukup untuk menjadi wirausahan pemula.
- Siswa tertarik dalam memulai sebuah usaha dengan memiliki
keterampilan dan softskill yang baik. Sekaligus
dapat menumbuhkan semangat baru dalam memajukan usaha
yang sudah ada. Dengan kemandirian dan kelancaran usaha
tersebut, maka akan membantu pertumbuhan ekonomi
keluarga dan negara secara umum.
- Siswa / alumni memiliki usaha yang linier dengan jurusannya.
- Jumlah siswa / alumni yang berwirausaha semakin bertambah.

C. Peningkatan Tata Kelola Manajemen Sekolah dalam Pemanfaatan


Media Belajar Tefa
1. Peningkatan Kapasitas Manajemen Sekolah Berbasis ICT
a. Latar belakang
- SMK Negeri Tambakboyo merupakan salah satu sekolah
kejuruan yang sampai saat ini diminati masyarakat Tuban.
Peningkatan pelayanan kualitas sekolah diperlukan guna
menunjang keberhasilan dan mempertahankan stigma positif di

12
masyarakat. Oleh karena itu diperlukan suatu usaha yang baik
ketika proses pembelajaran maupun akses informasi siswa.

b. Tujuan
- Meningkatkan kualitas pelayanan pembelajaran di sekolah,
memastikan kegiatan yang ada di sekolah terpantau dengan
baik.
c. Sasaran
- Siswa SMK Negeri Tambakboyo.
d. Strategi Pelaksanaan
- Penambahan fasilitas wifi tiap kelas dan bengkel
- Sistem informasi terpadu sekolah dengan cara pemasangan
finger print absensi siswa dan pembelian aplikasi managemen
informasi
e. Hasil yang diharapkan
- Dengan adanya penambahan wifi di tiap kelas dan di bengkel,
maka siswa akan lebih mudah mendapatkan sumber informasi
terkait pembelajaran dan permasalahan yang harus dipecahkan
sehubungan dengan pembelajaran dan atau praktik. Disamping
itu siswa bias memiliki akses managemen informasi terkait
informasi siswa.
2. Peningkatan Pemanfaatan Aset/Sumber Daya Sekolah (guru,
kantin, aula dls) atau UP
a. Latar belakang
- SMK Negeri 1 Tambakboyo memiliki lahan yang cukup luas
guna meningkatkan dan mengembangkan kemampuan
kewirausahaan siswa. Kantin sekolah memiliki beberapa lapak
yang salah satunya bisa ditempati siswa untuk
mengembangkan unit produksinya dan menjual produk –
produk mereka secara kontinu. Unit produksi yang selama ini
sudah berjalan, perlu mendapat penataan manjemen yang lebih

13
baik sehingga sirkulasi kegiatan bias lebih jelas, efektif, efisien,
dan akuntabel.

b. Tujuan
- Dengan adanya unit produksi yang dikelola oleh siswa, siswa
dilatih berwirausaha mulai dari membuat sebuah produk
hingga pemasarannya.
c. Sasaran
- Meningkatkan Softskill dan Jiwa Wirausaha Siswa.
d. Strategi Pelaksanaan
- Meningkatkan kualitas kinerja pengelolaan unit produksi
dengan lebih baik.
e. Hasil yang diharapkan
- Mengembangkan Unit produksi, Meningkatkan pemasaran
Produk, Mewujudkan Business Centre.

D. Peningkatan Kualitas Bangunan Tempat Praktik dan Penataan


lingkungan
1. Penataan dan Penyegaran Bangunan
a. Latar belakang
- SMK Negeri 1 Tambakboyo memiliki 7 kompetensi keahlian,
Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer
dan Jaringan (TKJ), Teknik Pemesinan Kapal (TPK), Teknik
Pemesinan (TPm), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL),
Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Tata Busana (TB) dengan
total rombel 36 dan jumlah siswa 1196 siswa. Sebagai
penunjang pembelajaran SMK Negeri Tambakboyo mempunyai
12 ruang praktek dan 24 ruang kelas.
- Teknik Kendaraan Ringan Otomotif untuk saat ini mempunyai
1 gedung bengkel. Bengkel ini digunakan untuk 3 praktek
sekaligus untuk setiap harinya, jadi jika disesuaikan dengan

14
standar industri bengkel TKRO ini bisa dikatakan belum
memenuhi standart industri.
- Teknik Komputer dan Jaringan saat ini mempunyai 2
laboraturium, 2 laboraturium ini mempunyai ukuran yang
berbeda, satu sudah sesuai dengan standart laboraturium
komputer dan yang satu belum sesuai dengan standart
laboraturium computer di industri.
- Teknik Pemesinan menggunakan 2 ruangan yang digunakan
untuk praktik. 2 gedung tersebut berada pada area yang
terpisah jauh. 1 gedung untuk praktik Pemesinan CNC dan
Praktik Gambar Teknik Manufaktur. Sedangkan gedung yang
lainnya tempat praktik untuk praktik Kerja Bangku, praktik
Pemesinan Bubut, Praktik Pemesinan Frais, Praktik Gerinda.
Gedung terakhir ini tidak memiliki sekat antar tempat praktik
dan kapasitas ruangannya sudah overload. Serta fasilitas
gedung tidak standar untuk praktik.
- Teknik Pemesinan Kapal menggunakan 2 ruangan yang
digunakan untuk praktik. Bengkel 1 digunakan untuk praktek
las dan bubut dan bengkel 1 digunakan untuk ruang komputer.
Karena ukuran bengkel yang kurang untuk menampung 2
pembelajaran maka bengkel ini kurang memenuhi standart
industri.
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik menggunakan 1 bengkel yang
digunakan untuk praktik. Dan bengkel ini sudah terlalu penuh
dengan bahan dan peralatan karena ruang instruktur, gudang
menjadi satu bagian dengan bengkel ini membuat bengkel TITL
kurang memenuhi standart industri.
- Rekayasa Perangkat lunak menggunakan 1 laboraturium yang
digunakan untuk praktik. Dan laboraturium ini sudah terlalu
penuh dengan bahan dan peralatan ini membuat laboraturium
RPL kurang memenuhi standart industri.
- Tata Busana menggunakan 2 ruang yang digunakan untuk
praktik. 1 ruang digunakan untuk laboraturium menjahit dan

15
ruang 1 digunkan untuk proses pemotongan dan display
produk. 2 ruangan ini sudah terlalu penuh dengan bahan dan
peralatan karena ruang instruktur, gudang menjadi satu bagian
dengan laboraturium ini membuat laboraturium TB kurang
memenuhi standart industri.
b. Tujuan
- Menjadikan tempat praktik semua Kompetensi Keahlian di SMK
Negeri 1 Tambakboyo memenuhi standar bengkel/laboraturium
industri secara bertahap.
c. Sasaran
- Tempat praktikum (Bengkel/Laboraturium)
d. Strategi Pelaksanaan
- Melakukan Re-Layout tempat praktik Kompetensi Keahlian
Teknik Komputer dan Jaringan disusul dengan kompetensi lain
di SMK Negeri 1 Tambakboyo agar memenuhi standar
managemen bengkel industri.
e. Hasil yang diharapkan
- Terwujudnya tempat praktik semua Kompetensi Keahlian di
SMK Negeri Tambakboyo memenuhi standar industri.

2. Pengadaan Bangunan
a. Latar belakang
- Teknik Kendaraan Ringan Otomotif untuk saat ini mempunyai
1 gedung bengkel. Bengkel ini digunakan untuk 3 praktek
sekaligus untuk setiap harinya, jadi jika disesuaikan dengan
standar industri bengkel TKRO ini bisa dikatakan belum
memenuhi standart industri.
- Teknik Komputer dan Jaringan saat ini mempunyai 2
laboratorium, 2 laboratorium ini mempunyai ukuran yang
berbeda, satu sudah sesuai dengan standart laboratorium
komputer dan yang satu belum sesuai dengan standart
laboratorium komputer di industri.

16
- Teknik Pemesinan menggunakan 2 ruangan yang digunakan
untuk praktik. Dua gedung tersebut berada pada area yang
terpisah jauh. Satu gedung untuk praktik Pemesinan CNC dan
Praktik Gambar Teknik Manufaktur. Sedangkan gedung yang
lainnya tempat praktik untuk praktik Kerja Bangku, praktik
Pemesinan Bubut, Praktik Pemesinan Frais, Praktik Gerinda.
Gedung terakhir ini tidak memiliki sekat antar tempat praktik
dan kapasitas ruangannya sudah overload. Serta fasilitas
gedung tidak standar untuk praktik.
- Teknik Pemesinan Kapal menggunakan 2 ruangan yang
digunakan untuk praktik. Bengkel 1 digunakan untuk praktek
las dan bubut dan bengkel 1 digunakan untuk ruang komputer.
Karena ukuran bengkel yang kurang untuk menmpung 2
pembelajaran maka bengkel ini kurang memenuhi standart
industri.
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik menggunakan 1 bengkel yang
digunakan untuk praktik. Dan bengkel ini sudah terlalu penuh
dengan bahan dan peralatan karena ruang instruktur, gudang
menjadi satu bagian dengan bengkel ini membuat bengkel TITL
kurang memenuhi standart industry.
- Rekayasa Perangkat lunak menggunakan 1 laboraturium yang
digunakan untuk praktik. Dan laboraturium ini sudah terlalu
penuh dengan bahan dan peralatan ini membuat laboraturium
RPL kurang memenuhi standart industri.
- Tata Busana menggunakan 2 ruang yang digunakan untuk
praktik. 1 ruang digunakan untuk laboraturium menjahit dan
ruang 1 digunkan untuk proses pemotongan dan display
produk. 2 ruangan ini sudah terlalu penuh dengan bahan dan
peralatan karena ruang instruktur, gudang menjadi satu bagian
dengan laboraturium ini membuat laboraturium TB kurang
memenuhi standart industri.

b. Tujuan

17
- Penambahan jumlah tempat praktik semua Kompetensi
Keahlian di SMK Negeri Tambakboyo yang memenuhi standar
industri.
c. Sasaran
- Tempat praktikum (Bengkel/Laboratorium)

d. Strategi Pelaksanaan
- Menambah gedung tempat praktik sehingga gedung tidak
overload yang dibangun dari sumber bantuan pemerintah
pusat, pemerintah daerah ataupun dana partisipasi
masyarakat.
e. Hasil yang diharapkan
- Terwujudnya tempat praktik semua Kompetensi Keahlian di
SMK Negeri Tambakboyo memenuhi standar bengkel industri.
-
E. Pemutakhiran dan Modernisasi Peralatan Praktik
1. Melengkapi Peralatan Praktek
a. Latar belakang
- SMK Negeri 1 Tambakboyo memiliki 7 kompetensi keahlian,
Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer
dan Jaringan (TKJ), Teknik Pemesinan Kapal (TPK), Teknik
Pemesinan (TPm), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL),
Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dan Tata Busana (TB).
- Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKR) terdiri dari 9 rombel
dengan jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari
siswa TKRO adalah 302 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa
selama ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:5 yang
idealnya adalah 1:3 dan itupun masih ada alat praktek yang
belum dimiliki sekolah seperti car trainer.
- Teknik Komputer dan Jaringan terdiri dari 6 rombel dengan
jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari siswa
TKJ adalah 214 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa selama
ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:3 yang idealnya

18
adalah 1:1 dan itupun masih ada alat praktek yang belum
dimiliki sekolah seperti peralatan penunjang untuk praktek
fiber optic.
- Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKR) terdiri dari 9 rombel
dengan jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari
siswa TKRO adalah 302 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa
selama ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:5 yang
idealnya adalah 1:3 dan itupun masih ada alat praktek yang
belum dimiliki sekolah.
- Teknik Pemesinan memiliki siswa berjumlah 196 siswa. Terdiri
dari 3 tingkat/kelas, setiap kelas terdiri dari 2 rombel. Sebagai
penunjang pembelajaran, Kompetensi Keahlian Teknik
Pemesinan SMK Negeri Tambakboyo memiliki 5 Mesin Bubut, 1
Mesin Frais, 1 Mesin Gerinda, 9 mesin CNC Trainer. Dari mesin
praktik tersebut yang memenuhi standar industri yaitu 1 mesin
Bubut dan 1 Mesin Frais, sedangkan yang lainnya merupakan
mesin training/simulasi. Melihat kondisi seperti ini, maka
jumlah perbandingan mesin praktik dengan jumlah siswa
berbanding tidak proporsional. Sedangkan mesin yang dimiliki
sebagian besar hanya mesin training/simulasi.
- Teknik Pemesinan Kapal (TPK) terdiri dari 6 rombel dengan
jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari siswa
TPK adalah 185 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa selama
ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:6 yang idealnya
adalah 1:3 dan itupun masih ada alat praktek yang belum
dimiliki sekolah.
- Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKR) terdiri dari 9 rombel
dengan jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari
siswa TKRO adalah 302 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa
selama ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:5 yang
idealnya adalah 1:3 dan itupun masih ada alat praktek yang
belum dimiliki sekolah.

19
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik terdiri dari 3 rombel dengan
jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari siswa
TITL adalah 99 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa selama
ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:5 yang idealnya
adalah 1:1 dan itupun masih ada alat praktek yang belum
dimiliki sekolah.
- Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) terdiri dari 3 rombel dengan
jumlah siswa tiap rombelnya adalah 36 maka total dari siswa
RPL adalah 106 siswa. Dalam pelaksaaan praktek siswa selama
ini perbandingannya alat dan siswa adalah 1:4 yang idealnya
adalah 1:1.
- Tata Busana (TB) terdiri dari 3 rombel dengan jumlah siswa tiap
rombelnya adalah 36 maka total dari siswa TB adalah 97 siswa.
Dalam pelaksaaan praktek siswa selama ini perbandingannya
alat dan siswa adalah 1:5 yang idealnya adalah 1:1 dan itupun
masih ada alat praktek yang belum dimiliki sekolah.

b. Tujuan
- Memenuhi peralatan praktek siswa SMK Negeri Tambakboyo
sesuai dengan standart IDUKA
- Memenuhi peralatan praktek siswa SMK Negeri Tambakboyo
sesuai dengan standart internasional
c. Sasaran
- Mesin praktik untuk semua Kompetensi Keahlian SMK Negeri
Tambakboyo
- Perbandingan jumlah mesin dengan siswa berbanding
proporsional
d. Strategi Pelaksanaan
- Penggantian mesin standar training/simulasi menjadi mesin
standar industri
- Penambahan mesin praktik sehingga perbandingan jumlah
siswa dengan jumlah mesin dan peralatan berbanding
proporsional

20
e. Hasil yang diharapkan
- Memiliki Car Trainer sesuai dengan standart kompetensi untuk
TKRO yang sesuai dengan standart industri
- Memiliki peralatan untuk praktek fiber optic untuk jurusan
TKJ yang sesuai dengan standart industri dan penambahan
jumlah komputer.
- Memiliki mesin CNC (milling dan turning) untuk jurusan TPm
dan TPK sesuai standar industri
- Memiliki mesin knx untuk jurusan TITL sesuai standar industri
- Memiliki mesin border untuk jurusan TB sesuai standar
industri
- Penambahan mesin bubut, mesin frais, mesin gerinda, dan
mesin las perbandingan jumlah siswa dengan jumlah mesin
dan peralatan berbanding proporsional

2. Perawatan, Perbaikan dan Kalibrasi Peralatan


a. Latar belakang
- Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri
Tambakboyo memiliki 7 guru/instruktur dan 1 toolman.
Sebagai peralatan praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik
Pemesinan SMK Negeri Tambakboyo memiliki 5 trainer efi,
trainer AC 2, trainer commonrail 1, sporing 1, balancing 1, tire
charger 1, angine konvensional trainer 2 serta berbagai
peralatan pendukung praktik siswa. Untuk mengoptimalkan
hasil praktik siswa, maka diperlukan perawatan dan
perbaikan. Dengan jumlah dan kompetensi guru dan toolman
yang terbatas, kegiatan perawatan dan perbaikan tidak berjalan
optimal.
- Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan SMK
Negeri Tambakboyo memiliki 4 guru/instruktur dan 1 toolman.
Sebagai peralatan praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik
Pemesinan SMK Negeri Tambakboyo memiliki 36 komputer, 36
routerboard, 18 acces point , 3 switch serta berbagai peralatan

21
pendukung praktik siswa. Untuk mengoptimalkan hasil praktik
siswa, maka diperlukan perawatan dan perbaikan. Dengan
jumlah dan kompetensi guru dan toolman yang terbatas,
kegiatan perawatan dan perbaikan Peralatan tidak berjalan
optimal.
- Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Negeri
Tambakboyo memiliki 3 guru/instruktur dan 1 toolman.
Sebagai peralatan praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik
Pemesinan SMK Negeri Tambakboyo memiliki 5 Mesin Bubut, 1
Mesin Frais, 1 Mesin Gerinda, 9 mesin CNC Trainer serta
berbagai peralatan pendukung praktik siswa. Untuk
mengoptimalkan hasil praktik siswa, maka diperlukan
perawatan, perbaikan dan Kalibrasi Peralatan. Dengan jumlah
dan kompetensi guru dan toolman yang terbatas, kegiatan
perawatan, perbaikan dan Kalibrasi Peralatan tidak berjalan
optimal.
- Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan Kapal SMK Negeri
Tambakboyo memiliki 4 guru/instruktur dan 1 toolman.
Sebagai peralatan praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik
Pemesinan SMK Negeri Tambakboyo memiliki 12 Mesin Las
SMAW, 5 Mesin Gerinda, 4 mesin las GMAW, 1 msin las GTAW
serta berbagai peralatan pendukung praktik siswa. Untuk
mengoptimalkan hasil praktik siswa, maka diperlukan
perawatan, perbaikan dan Kalibrasi Peralatan. Dengan jumlah
dan kompetensi guru dan toolman yang terbatas, kegiatan
perawatan, perbaikan dan Kalibrasi Peralatan tidak berjalan
optimal.
- Kompetensi Keahlian Instalasi Tenaga Listrik SMK Negeri
Tambakboyo memiliki 2 guru/instruktur dan 1 toolman.
Sebagai peralatan praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik
Pemesinan SMK Negeri Tambakboyo 2 trainer control motor
listrik berbasis PLC, 1 trainer smart building berbasis knx, 2
trainer pengendali motor, 2 trainer dasar listrik serta berbagai

22
peralatan pendukung praktik siswa. Untuk mengoptimalkan
hasil praktik siswa, maka diperlukan perawatan dan
perbaikan. Dengan jumlah dan kompetensi guru dan toolman
yang terbatas, kegiatan perawatan dan perbaikan peralatan
tidak berjalan optimal.
- Kompetensi Keahlian Rekayasa perangkat lunak SMK Negeri
Tambakboyo memiliki 2 guru/instruktur. Sebagai peralatan
praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK
Negeri Tambakboyo memiliki 10 komputer,serta berbagai
peralatan pendukung praktik siswa. Untuk mengoptimalkan
hasil praktik siswa, maka diperlukan perawatan dan
perbaikan. Dengan jumlah dan kompetensi guru dan toolman
yang terbatas, kegiatan perawatan dan perbaikan Peralatan
tidak berjalan optimal.
- Kompetensi Keahlian Tata Busana SMK Negeri Tambakboyo
memiliki 2 guru/instruktur dan 1 toolman. Sebagai peralatan
praktik siswa, Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK
Negeri Tambakboyo 18 unit mesin hight speed, 20 mesin jahit
manual, 5 mesin obras serta berbagai peralatan pendukung
praktik siswa. Untuk mengoptimalkan hasil praktik siswa,
maka diperlukan perawatan dan perbaikan. Dengan jumlah
dan kompetensi guru dan toolman yang terbatas, kegiatan
perawatan dan perbaikan peralatan tidak berjalan optimal.
b. Tujuan
- Terlaksananya perawatan, perbaikan dan kalibrasi peralatan
cara berkala
- Guru dan toolman memiliki kompetensi perawatan dan
kalibrasi peralatan.
c. Sasaran
- Jadwal perawatan, perbaikan dan kalibrasi peralatan
- Kompetensi guru dan toolman
d. Strategi Pelaksanaan

23
- Bekerjasama dengan pihak diluar sekolah sebagai vendor
perawatan, perbaikan dan kalibrasi peralatan
- Pelatihan Guru dan Toolman tentang perawatan dan kalibrasi
peralatan

e. Hasil yang diharapkan


- Terlaksananya perawatan, perbaikan, dan kalibrasi peralatan
secara berkala
- Guru dan Toolman memiliki kompetensi tentang perawatan dan
kalibrasi peralatan

24
BAB III
URAIAN PROGRAM KEGIATAN PEMBENAHAN

A. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM ).


Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan bagian yang terintegrasi dari
manajemen SDM. Manajemen dan pengembangan SDM dalam suatu institusi merupakan suatu
sistem yang terintegrasi. Adapun program - program terkait dengan peningkatan kualitas Sumber
Daya Manusia adalah sebagai berikut,
INDIKATOR
NO JENIS KEGIATAN TUJUAN KEBERHASIL SASARAN Ket
AN
1 2 3 4 5 6
A. PENINGKATAN
KUALITAS SDM
1 Pemetaan ketenagaan / Optimalisasi Semua SDM Pimpinan
SDM, pendidik dan fungsi SDM terpetakan dan staf
tenaga kependidikan dengan baik Guru dan
karyawan

2 Pendataan ulang Optimalisasi Semua Pimpinan


pendidik dan tenaga dan pemetaan komponen dan staf
kependidikan SDM yang didata Guru dan
terekam karyawan

a. Kompetensi Seluruh Pimpinan


akademik dan non potensi dan staf
akademik akademik Guru dan
terekam karyawan

b. Kompetensi sosial, Seluruh Pimpinan


bakat dan minat kompetensi dan staf
social, bakat Guru dan
dan minat karyawan
terekam

c. Manajerial, Kemampuan Pimpinan


leadership, pengalaman dan staf
loyalitas dan manajerial Guru dan
partisipasi pada terekam karyawan
SMKN 1
Tambakboyo
d. Pengalaman Pengalaman Pimpinan
Organisasi organisasi dan staf
terekam Guru dan
karyawan

e. Pengalaman Kerja Pengalaman Pimpinan


kerja terekam dan staf
Guru dan

25
karyawan

f. Pengalaman Keahlian yang Pimpinan


kursus/pelatihan dimiliki, dan staf
kursus dan Guru dan
pelatihan karyawan
terekam

g. Prestasi yang Prestasi yang Pimpinan


pernah dicapai pernah dicapai dan staf
terekam Guru dan
karyawan

3 Pelatihan bidang Peningkatan Tenaga Tenaga


keahlian/mata kualitas pendidik pendidik
pelajaran dan pembelajaran kompeten di
metodologi bagi bidangnya
pendidik

4 Pelatihan manajemen Meningkatkan Staf pimpinan Staf


pembelajaran dan kualitas SDM dan guru pimpinan,
manajemen sekolah memahami guru dan
bagi pendidik dan staf manajeman karyawan
pimpinan sekolah yang
baik

5 Sukses sertifikasi Peningkatan Semua Staf


kompetensi pendidik kualitas dan karyawan pimpinan,
dan tenaga kesejahteraan tersertifikasi guru dan
kependidikan karyawan

6 Sukses kepala sekolah Optimalisasi Terwujudnya Guru


dan guru berprestasi peran dan guru
fungsi berprestasi

B. PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PROSES PEMBELAJARAN /


KURIKULUM
Layanan pendidikan merupakan jasa yang diberikan oleh pihak penyedia
jasa atau sekolah kepada siswa. Kualitas layanan pendidikan dapat
diketahui dengan cara membandingkan persepsi dan ekpektasi siswa
terhadap layanan pendidikan yang benar - benar mereka peroleh selama
proses pendidikan yang di tempuh di sekolah. Adapun ruang lingkup
permasalahannya adalah bagaimanakah kualitas layanan pendidikan di
SMK Negeri 1 Tambakboyo.

26
Hasil deskripsi variabel menunjukkan variabel ekspektasi siswa dalam
kategori tinggi dan variabel persepsi siswa dalam kategori memuaskan.
Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa dari lima dimensi kualitas
layanan (bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati)
semuanya memiliki nilai negatif yaitu nilai persepsi lebih rendah dari
nilai ekspektasinya. Artinya layanan pendidikan yang harapkan siswa
belum dipenuhi oleh sekolah. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan
bahwa secara umum kualitas layanan pendidikan di SMK Negeri 1
Tambakboyo masih rendah. SMK Negeri 1 Tambakboyo hendaknya
berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan melibatkan
siswa maupun orang tua siswa sebagai pelanggan. Adapun peningkatan
kualitas yang perlu diprioritaskan yaitu pada atribut penjagaan
kebersihan ruang kelas dan lingkungan sekolah, serta penguasaan
metode penilaian hasil belajar oleh guru. Terkait hal tersebut, guna
untuk meningkatkan kualitas layanan kurikulum, maka kami susun
program sebagai berikut,

INDIKATOR
K
NO JENIS KEGIATAN TUJUAN KEBERHASILA SASARAN
et
N
1 2 3 4 5 6
B. PENINGKATAN
KUALITAS
LAYANAN
PROSES
BELAJAR
MENGAJAR
1 Peningkatan Peniningkata PBM berjalan Proses
kualitas proses n kualitas memenuhi pembelajaran
pembelajaran lulusan standar

a. Penyempurnaan Tersedia K13 Proses


kurikulum K13 yang baik pembelajaran

b. Sinkronisasi Masukan untuk Proses


kurikulum bahan pembelajaran
dengan DU/DI penyempurnaan
dan unsur kurikulum
terkait sekolah

c. Penyempurnaan Tersedia silabus Proses


silabus tiap semua mata pembelajaran

27
program pelajaran
keahlian dan sebelum dimulai
mata pelajaran tahun ajaran

d. Pembuatan RPP Masing –masing Proses


sesuai guru bidang studi pembelajaran
kebutuhan dan membuat RPP
tujuan sekolah pada awal tahun
pelajaran

e. Proses belajar PBM sesuai RPP Proses


mengajar sesuai pembelajaran
RPP
f. Pelaksanaan Tersedianya Proses
KBM dengan media dan alat pembelajaran
metode, media bantu
dan alat bantu pembelajaran
yang sesuai sesuai dengan
kebutuhan

2 Peningkatan Peningkatan Sarpras minimal Proses


sarana dan kualitas terpenuhi pembelajaran
prasarana lulusan
pembelajaran

a. Pemenuhan Penambahan dan Proses


sarpras minimal optimalisasi pembelajaran
fungsi sarpras

b. Perpustakaan Penambahan Proses


yang jumlah buku dan pembelajaran
representative pembuatan ruang
baru

c. Optimalisasi Proses
fungsi internet pembelajaran
dan IT

3 Peningkatan segala Peningkatan Tenaga pendidik Semua guru


aspek kompetensi kualitas kompeten di
pendidik pembelajaran bidangnya

a. Pelatihan bidang Tenaga pendidik Semua guru


studi dan menguasai
metodologi bidang ajarnya
dan metodologi
pembelajaran

b. Pelatihan Tenaga pendidik Semua guru


pembuatan mampu
media mengembangkan
pembelajaran media
berbasis IT pembelajaran dan

28
IT

c. Magang kerja Tenaga pendidik Guru


memahami produktif
tuntutan skill
lulusan dari
dunia kerja

d. Pelatihan Tenaga pendidik Semua guru


manajemen menguasai
kelas manajemen kelas

e. Pelatihan Tenaga pendidik Semua guru


pembuatan PTK mampu dan mau
melakukan PTK

f. Pelatihan life Karyawan Karyawan


skill memiliki life skill

4 Peningkatan Peningkatan Kesadaran untuk Tenaga


kesadaran kualitas mengembangkan pendidik dan
pengembangan diri pendidik dan diri pendidik kependidikan
pendidik dan tenaga meningkat
tenaga kependidikan
kependidikan

a. Memberi Terbentuknya Semua guru


kesempatan dan wadah
dukungan untuk penyaluran
mengembangkan kreatifitas
diri
b. Membuat wadah Terbentuknya Semua guru
penyaluran kelompok, forum
kreatifitas guru

c. Melibatkan 90% karyawan Karyawan


dalam setiap terlibat dalam
kegiatan sekolah kegiatan sekolah

d. Peningkatan Tertanamnya Karyawan


pemahaman pemahaman arti
keagamaan arti pentingnya
pentingnya belajar
belajar
5 Peningkatan Penigkatan Meningkatnya Semua
motivasi berprestasi kualitas motivasi karyawan
pendidik pendidik berprestasi
seluruh
karyawan, yang
ditandai dengan
perubahan
perilaku

a. Mengikut Tumbuhnya Semua


sertakan dalam kreatifitas dan karyawan

29
setiap even insting
perlombaan bertanding

b. Pelaksanaan Meningkatnya Semua


reward dan motivasi karyawan
phunishment berprestasi

c. Peningkatan Kesadaran Semua


pemahaman kehidupan karyawan
keagamaan akan beragama
tujuan hidup
6 Peningkatan Optimalisasi Meningkatnya Semua
kedisiplinan fungsi dan kedisiplinan yang karyawan
pendidik dan peran ditandai dengan
tenaga karyawan minimal 98%
kependidikan kehadiran,
melaksanakan
tugas sesuai
dengan rencana
program

a. Penegakan Karyawan taat Semua


hukum dan aturan karyawan
aturan sekolah
b. Pelaksanaan Terlaksananya Semua
reward dan aturan karyawan
phunishment
c. Penerbitan Prestasi Semua
raport pendidik meningkat karyawan

d. Peningkatan 90% karyawan Karyawan


pemahaman memahami
keagamaan aturan agama

7 Peningkatan Peningkatan Guru BS UN Guru BS UN


kemampuan dan kualitas minimal
kemauan pendidik membuat 1 PTK
melaksanakan PTK dalam 1 th

a. Pelatihan 90% dapat Semua guru


pembuatan PTK membuat PTK
dengan kaidah
yang benar

b. Memberi wadah Adanya wadah Guru


dan dukungan kreatifitas guru
pada kegiatan
PTK
c. Memberikan Meningkatnya Semua guru
reward bagi motifasi terhadap
setiap pembuatan PTK
pembuatan PTK
yang baik
8 Peningkatan Peningkatan Adanya perilaku Semua guru

30
pelayanan pendidik layanan menjadi pelayan
pada peserta didik siswa nampak

a. Menjadi orang Siswa merasa Semua guru


tua siswa di terayomi
sekolah
b. Menjadi tempat Siswa merasa ada Semua guru
dan teman tempat
curhat menuangkan
permasalahan uneg-uneg nya
peserta didik
c. Selalu Tidak ada Semua guru
mengutamakan complain dari
dan berorientasi siswa
pada
kepentingan
peserta didik
d. Bersikap ramah Siswa merasa Semua guru
dan nyaman dengan
berpenampilan guru ybs.
menyenangkan
di hadapan
peserta didik
e. Mengembangkan Guru tidak selalu Semua guru
sifat positif menyalahkan
thinking/husnu siswa
dzon serta
menghindari
sifat negative
thinking/suudzo
n pada peserta
didik
f. Menyadari Siswa merasa Semua guru
bahwa setiap diperhatikan dan
individu pasti terarahkan
mempunyai
kemempuan
tertentu yang
bisa
dikembangkan
dibalik segudang
kelemahannya
g. Menjadi Menjadi idaman Semua guru
pendidik siswa
idaman, faforit
dan disayangi
peserta didik.
C. PENINGKATAN LAYANAN TATA KELOLA/ MANAJEMEN SEKOLAH
Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikan nasional dan sumber daya
manusianya. Kualitas pendidikan nasional dapat dicapai melalui manajemen sekolah yang
komprehensif, salah satunya adalah tata kelola sekolah yang baik. Dalam tata kelola organisasi

31
yang baik diperlukan adanya transparansi dan akuntabilitas publik. Untuk menuju kearah tersebut,
maka kami susun program berikut,
INDIKATOR
Ke
NO JENIS KEGIATAN TUJUAN KEBERHASI SASARAN
t
LAN
1 2 3 4 5 6
C. PENINGKATAN
LAYANAN TATA
KELOLA/
MANAJEMEN
SEKOLAH
1 Pelaksanaan supervisi, Optimalisasi Pelaksanaan Tata laksana
evaluasi, pelaporan fungsi supervise administrasi
dan rekomendasi hasil berjalan sesuai pada semua
supervise program lini

a. Supervisi Supervise Administrasi


administrasi administrasi sekolah
sekolah sekolah
berjalan sesuai
prog.

b. Supervisi keuangan Pelaksanaan Keuangan


sekolah supervise
keuangan
sesuai
program

c. Supervisi proses Supervise PBM Administrasi


belajar mengajar berjalan sesuai PBM
dan prakerin program

d. Supervise Supervise Administrasi


kesiswaan kesiswaan kesiswaan
berjalan sesuai
program

e. Supervise Supervise Administrasi


ketenagaan ketenagaan ketenagaan
berjalan sesuai
program

f. Supervise sarana Supervise Administrasi


dan prasarana sarpras sarpras
berjalan sesuai
program

2 Sukses Meningkatkan Semua proli Semua proli


mempertahankan dan image sekolah terakreditasi A
atau meningkatkan
akreditasi sekolah

3 Sukses tertib Optimalisasi Semua Sekolah


administrasi dan fungsi adm.sekolah
akuntabilitas dan
keuangan sekolah akuntabilitas

32
keuangan baik

4 Sukses pelaksanaan Optimalisasi Pelaksanaan Sekolah


evaluasi diri fungsi dan evaluasi diri
peran berjalan sesuai
program

5 Sukses pelayanan Meningkatkan Pelayanan Semua unsure


prima image sekolah sesuai yang terkait
standard an dengan
tidak ada sekolah
komplen dari
semua yang
dilayani

a. Pelayanan pada Siswa Semua


siswa/alumni mendapat karyawan
kemudahan
dalam segala
hal

b. Pelayanan pada Masyarakat Semua


masyarakat/orang dan wali murid karyawan
tua wali dan mendapat
masyarakat sekitar kemudahan
dalam segala
hal

c. Pelayanan pada Program Semua


institusi sekolah tidak karyawan
menyimpang
dari program
institusi

d. Pelayanan pada Mendapat Semua


karyawan kemudahan karyawan
dalam segala
hal

e. Pelayanan pada Tidak ada Semua


instansi terkalit complain dari karyawan
instansi terkait

D. PENINGKATAN FUNGSI, KUALITAS, DAN KUANTITAS SARPRAS


Pengelolaan sarana dan prasarana sangat penting karena dengan adanya
pengelolaan sarana dan prasarana lembaga pendidikan akan terpelihara dan
jelas kegunaanya. Dalam pengelolaan pihak sekolah harus dapat bertanggung
jawab terhadap sarana dan prasarana terutama kepala
sekolah yang langsung menangani sarana dan prasarana tersebut. Dan pihak
sekolahpun harus dapat memelihara dan memperhatikan sarana dan prasarana
sekolah yang sudah ada. Maka dengan adanya sarana dan prasarana di sekolah
siswa dapat belajar dengan maksimal dan

33
seefesien mungkin.Jadi pengelolaan terhadap sarana dan prasarana harus lebih
ditekankan lagi dalam lembaga pendidikan seperti sekolah. Dan harus ada yang
bertanggung jawab atas pengelolaan sarana dan prasarana tersebut.Dengan
pengelolaan sarana dan prasarana yang
ada di sekolah kepala sekolah dapat merencanakan dan mendata apa saja sarana dan prasarana
yang harus digunakan di sekolah tersebut. Jika semua langkah-langkah pengelolaan telah berjalan
dengan baik seperti yang diharapkan maka akan berdampak positif terhadap siswa-siswa dalam
proses belajar mengajar dan tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Maka
penyelenggara pendidikan baik itu pemerintah, kepala sekolah, guru, personil sekolah yang lainnya
maupun masyarakat perlu terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai dengan
tuntutan zaman. Untuk itu maka kami turunkan dalam program berikut,
INDIKATOR
Ke
NO JENIS KEGIATAN TUJUAN KEBERHASIL SASARAN
t
AN
1 2 3 4 5 6
D. PENINGKATAN
FUNGSI, KUALITAS
DAN KUANTITAS
SARPRAS
1 Perencanaan Optimalisasi Penggunaan, Semua ruang
penggunaan, perawatan dan perawatan dan belajar, lab.
dan pengadaan peningkatan pengadaan Perpus, kamar
ruang/tempat belajar kenyamanan ruang belajar kecil, tempat
dan fasilitas umum ruang belajar dan fasum wudlu dan
dan fasum sekolah berjalan fasum sekolah
sekolah sesuai rencana

a. Ruang kelas belajar Merawat ruang Ruang kelas Semua ruang


kelas terawat baik kelas

b. Kantor pimpinan, Merawat kantor Semua terawat Ruang


ruang guru dan pimpinan,ruang baik pimpinan,
ruang TU guru, TU guru, TU

c. Ruang BP/BK Merawat ruang Ruang BP Ruang BP/BK


BP dan terawat baik
mengadakan

d. Ruang laboratorium Pengadaan dan Ruang Semua ruang


dan bengkel optimalisasi lab./benkel lab./bengkel
fungsi terawat baik
dan menambah
ruang

e. Ruang perpustakaan Pengadaan dan Ruang perpus Ruang


optimalisasi terawat baik perpustakaan
fungsi dan atau
membuat ruang
perpustakaan
baru

34
f. Kamar kecil dan Pengadaan dan Kamar kecil dan Semua kamar
tempat wudlu optimalisasi tempat wudlu kecil dan
fungsi terawat baik tempat wudlu
sekolah

g. Tempat parkir siswa Pengadaan dan Tersedianya Fasum


dan guru optimalisasi tempat parkir
fungsi untuk
guru,siswa dan
tamu

h. Halaman sekolah Optimalisasi Halaman Fasum


dan taman fungsi sekolah terawat
dan indah

i. Tempat sholat Optimalisasi Tempat ibadah Fasum


berjamaah dan aula fungsi terawatt dan
difungsikan
dengan baik

j. Tempat olah raga Optimalisasi Tempat olah Fasum


fungsi raga terawat
dan baik

k. Ruang musik/studio Pengadaan dan Ruang MM dan Ruang MM dan


multi media optimalisasi studio tersedia Studio
fungsi dan terawatt

l. Kantor LSP dan BKK Pengadaan Tersedia Ruang Kantor BKK


LSP dan BKK dan LSP

m. Kantin sekolah Pengadaan Kantin sekolah Siswa dan


nyaman guru

n. Kantor bersama pengadaan Tersedia kantor Kantor


ekstrakurikuler bersama bersama
ekstrakurikuler

2 Perencanaan Optimalisasi Penggunaan, Semua sarana


penggunaan, perawatan fungsi sarana perawatan dan dan bahan
dan pengadaan sarana, dan bahan pengadaan praktek
alat dan bahan praktek praktek untuk sarana/alat dan lab./bengkel,
peningkatan bahan praktek praktek
kualitas lulusan sesuai rencana agama, olah
raga dan
kreatifitas
siswa

a. Praktek kerja bangku Penggunaan, Bengkel Kerja


perawatan dan bangku
pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
kerja bangku
sesuai rencana

35
b. Praktek kerja mesin Penggunaan, Bengkel Mesin
perkakas perawatan dan perkakas
pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
pemesinan
sesuai rencana

c. Praktek Penggunaan, Lab. Computer


komputer/Multimedi perawatan dan dan MM
a pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
computer /MM
sesuai rencana

d. Praktek Listrik Dasar Penggunaan, Bengkel Listrik


perawatan dan Dasar dan
pengadaan Elektronika
sarana/alat dan
bahan praktek
listrik dasar
sesuai rencana

e. Praktek Instalasi Penggunaan, Bengkel


Tenaga dan perawatan dan Instalasi
Penerangan pengadaan Listrik
sarana/alat dan
bahan praktek
Instalasi Tenaga
dan Penerangan
listrik sesuai
rencana

f. Praktek Sistem Penggunaan, Bengkel


Kendali perawatan dan Sistem Kendali
pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
Sistem Kendali
sesuai rencana

g. Praktek Otomotif Penggunaan,


Sasis dan Pemindah perawatan dan
Tenaga pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
Sasis dan
Pemindah
Tenaga sesuai
rencana

h. Praktek Otomotif Penggunaan,


Engine dan perawatan dan
menejemen sistem pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
Engine dan
menejemen

36
sistem sesuai
rencana

i. Praktek Otomotif Penggunaan,


Kelistrikan perawatan dan
Kendaraan Ringan pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
Sasis dan
Pemindah
Tenaga sesuai
rencana

j. Praktek Otomotif Penggunaan,


Teknology mobil perawatan dan
listrik pengadaan
sarana/alat
Teknology mobil
listrik

k. Praktek olah raga Penggunaan, Fasilitas olah


perawatan dan raga
pengadaan
sarana/alat dan
bahan praktek
olah raga sesuai
rencana

l. Media pembelajaran Penggunaan,


perawatan dan
pengadaan
sarana/alat dan
media
pembelajaran

3 Perencanaan Optimalisasi Penggunaan, Semua sarana


penggunaan, perawatan fungsi sarana perawatan dan penunjang
dan pengadaan penunjang pengadaan seluruh
sarana/alat penunjang untuk sarana/alat kegiatan
meningkatkan penunjang sekolah
kualitas lulusan sesuai rencana

a. Alat-alat media Penggunaan, Alat dan media


pembelajaran perawatan dan pembelajaran
pengadaan
sarana/alat
media
pembelajaran
sesuai rencana

b. Alat-alat kegiatan Penggunaan, Alat dan


ekstra kurikuler perawatan dan sarana ekstra
pengadaan
sarana/alat dan
bahan ekstra
sesuai rencana

c. Alat-alat olah raga Penggunaan, Alat olah raga


perawatan dan
pengadaan

37
sarana/alat
praktek OR
sesuai rencana

d. Alat-alat Listrik, Penggunaan, Fasilitas


pompa air dan alat perawatan dan umum
kebersihan dan pengadaan
kenyamanan ruang sarana/alat dan
bahan listrik,
air, telepon,fax,
internet sesuai
rencana

4 Perencanaan, Optimalisasi Perawatan dan Lingkungan


perawatan dan fungsi pengadaan sekolah
pengadaan keindahan, keindahan dan sarana
kenyamanan sekolah kenyamanan keindahan dan
lingkungan kenyamanan
sekolah lingkungan
sekolah sesuai
program

a. Di ruang kelas Perawatan dan Ruang belajar


belajar pengadaan
sarana
keindahan dan
kenyamanan R.
belajar sesuai
program

b. Di ruang praktek Perawatan dan Ruang praktek


kerja bangku dan pengadaan
pemesinan sarana
keindahan dan
kenyamanan
lab. Kerja
bangku dan
pemesinan
sesuai program

c. Kantor pimpinan, Perawatan dan Kantor


ruang guru dan tata pengadaan pimpinan,
usaha sarana guru dan staf
keindahan dan
kenyamanan
kantor
pimpinan, guru,
TU sesuai
program

d. Perpustakaan, Perawatan dan Perpus, BP, R


ruang BP, ruang pengadaan praktek agama
praktek agama sarana
keindahan dan
kenyamanan
perpus, R. BP,
R.praktek PA
sesuai program

38
e. Kamar kecil dan Perawatan dan Kamar kecil
tempat wudlu pengadaan dan tempat
sarana wudlu
keindahan dan
kenyamanan
kamar kecil dan
tempat wudlu
sesuai program

f. Tempat ibadah, aula, Perawatan dan Tempat ibadah


asrama pengadaan
sarana
keindahan dan
kenyamanan
tempat ibadah
sesuai program

g. Halaman sekolah, Perawatan dan Halaman


tempat parkir, kantin pengadaan sekolah,
dan koperasi serta sarana parker, kantin,
taman tempat keindahan dan koperasi dan
bermain kenyamanan tempat
halaman bermain
sekolah, kantin,
koperasi dan
tempat bermain
sesuai program

E. Pemutakhiran dan Modernisasi Peralatan Praktik


Pendidikan menengah kejuruan adalah pendidikan pada jenjang
pendidikan menengah yang mengutamakan pengembangan
kemampuan siswa untuk jenis pekerjaan tertentu. Pendidikan
menengah kejuruan pada dasarnya bertujuan untuk menyiapkan
tenaga kerja berkualitas yang memiliki pengetahuan, keterampilan,
dan sikap yang sesuai dengan bidang kejuruan dan kebutuhan dunia
kerja. Salah satu cara untuk menciptakan lulusan Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) yang sesuai dengan tujuan tersebut, maka harus
disusun kurikulum yang memiliki langkah nyata dalam
penerapannya terutama penerapan kompetensinya. Kompetensi yang
telah ditetapkan oleh dunia usaha/dunia industri dikemas dalam
berbagai mata diklat yang dikelompokan menjadi mata pelajaran
Normatif, Adaptif, dan Produktif. Kenyataan yang terjadi pada saat ini
yaitu belum memenuhi kebutuhan akan pengadaan sarana dan

39
prasarana yang memadai untuk proses pembelajaran, khususnya
terkait dengan keterampilan pada mata pelajaran produktif. Untuk
itu maka kami susun program berikut,

INDIKATOR
NO JENIS KEGIATAN TUJUAN KEBERHASI SASARAN Ket
LAN
1 2 3 4 5 6
E. Pemutakhiran
Peralatan Praktek
1 Melengkapi Optimalisasi Teralisasinya Bengkel
Peralatan Praktek dan peralatan Teknik
peningkatan yang sesuai Pemesinan
Teknik Pemesinan kualitas dan dengan
kuantitas kompetensi
peralatan dan teknologi
praktek Teknik terbaru
Pemesinan

2 Melengkapi Optimalisasi Teralisasinya Bengkel


Peralatan Praktek dan peralatan Teknik
Teknik Instalasi Tenaga peningkatan yang sesuai Instalasi
Listrik kualitas dan Tenaga
dengan
kuantitas Listrik
peralatan kompetensi
praktek Teknik dan teknologi
Instalasi Tenaga terbaru
Listrik

3 Melengkapi Optimalisasi Teralisasinya Bengkel


Peralatan Praktek dan peralatan Teknik
Teknik Kendaraan peningkatan yang sesuai Kendaraan
Ringan Otomotif kualitas dan Ringan
dengan
kuantitas Otomotif
peralatan kompetensi
praktek Teknik dan teknologi
Kendaraan terbaru
Ringan Otomotif

4 Melengkapi Optimalisasi Teralisasinya Bengkel


Peralatan Praktek dan peralatan Teknik
Teknik Permesinan peningkatan yang sesuai Permesinan
Kapal kualitas dan Kapal
dengan
kuantitas
peralatan kompetensi
praktek Teknik dan teknologi
Permesinan terbaru
Kapal

5 Melengkapi Optimalisasi Teralisasinya Laboratoriu


Peralatan Praktek dan peralatan m Teknik
Teknik Informatika peningkatan yang sesuai Informatika
kualitas dan
dengan
kuantitas
peralatan kompetensi
dan teknologi

40
praktek Teknik terbaru
Informatika

6 Melengkapi Optimalisasi Teralisasinya Laboratoriu


Peralatan Praktek dan peralatan m Tata
Tata Busana peningkatan yang sesuai Busana
kualitas dan
dengan
kuantitas
peralatan kompetensi
praktek Tata dan teknologi
Busana terbaru

41
BAB IV
KEBUTUHAN DAN SUMBER DANA PENGEMBANGAN (DALAM MATRIK)
TAHUN PELAJARAN 2021/2022 S.D 2024/2025

WAKTU PELAKSANAAN Ket


NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

     
A. PENINGKATAN KUALITAS SDM
Pemetaan ketenagaan / SDM,
1 500.000 500.000   Administrasi
pendidik dan tenaga kependidikan

Pendataan ulang pendidik dan tenaga


2 500.000 500.000   Administrasi
kependidikan

  a. Kompetensi akademik dan non    


akademik
  b. Kompetensi sosial, bakat dan    
minat
c. Manajerial, leadership, loyalitas
     
dan partisipasi pada SMKN 1
TAMBAKBOYO
     
d. Pengalaman Organisasi
     
e. Pengalaman Kerja
     
f. Pengalaman kursus/pelatihan
     
g. Prestasi yang pernah dicapai
3 Pelatihan bidang keahlian/mata 3.500.000 4.000.000 4.500.000 5.000.000 Tutor dan

42
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

pelajaran dan metodologi bagi


pendidik Teknik Komputer dan transport
Jaringan

Pelatihan pembuatan, penggunaan


Tutor dan
4 media pembelajaran melalui 2.500.000 2.500.000
transport
pemanfaatan IT dalam PBM

Pelatihan Life Skill bagi pendidik dan


5 tenaga kependidikan Teknik    
Komputer dan Jaringan

  a. Pelatihan manajerial dan 5.000.000   Biaya pelatihan


leadership
  5.000.000   Biaya pelatihan
b. Pelatihan motivasi berprestasi
  5.000.000   Biaya pelatihan
c. Pelatihan kewirausahaan
d. Pelatihan pembuatan karya tulis
  5.000.000 7.500.000 Biaya pelatihan
ilmiah, PTK dan penelitian
pengembangan
Pelatihan manajemen pembelajaran
6 dan manajemen sekolah bagi 3.500.000 5.000.000 Biaya pelatihan
pendidik dan staf pimpinan

Sukses sertifikasi kompetensi


25.000.0
7 pendidik dan tenaga kependidikan 75.000.000 12.000.000 20.000.000 Biaya Pelatihan
00
Teknik Komputer dan Jaringan

Sukses kepala sekolah dan guru


9    
berprestasi

43
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

Sub Total A 88.000.000 18.500.000 40.500.000 45.000.000

B. PENINGKATAN KUALITAS
     
LAYANAN PROSES BELAJAR
MENGAJAR
Peningkatan kualitas proses
1    
pembelajaran

a. Penyempurnaan kurikulum K13


  1.000.000 1.000.000 1.500.000 2.000.000 Administrasi
Revisi Teknik Komputer dan
Jaringan
b. Penyempurnaan silabus tiap Transport dan
  1.000.000 1.500.000 2.000.000 2.500.000
program keahlian dan mata administrasi
pelajaran
Transport dan
  c. Pembuatan RPP sesuai kebutuhan 3.000.000 4.500.000 5.000.000 6.000.000
administrasi
dan tujuan sekolah
  d. Proses belajar mengajar sesuai    
RPP
  e. Pelaksanaan KBM dengan metode, 2.000.000 2.500.000 4.000.000 5.000.000 Spidol dll
media dan alat bantu yang sesuai
Peningkatan sarana dan prasarana
2    
pembelajaran

  20.000.000 25.000.000 25.000.000 35.000.000 LCD kelas


a. Pemenuhan sarpras minimal
  40.000.000 50.000.000 60.000.000 75.000.000 Buku ajar dan
b. Tersedianya buku ajar
  20.000.000 25.000.000 25.000.000 25.000.000 Buku dan alat
c. Perpustakaan yang representative
  20.000.000 20.000.000 22.500.000 22.500.000 langganan IT
d. Optimalisasi fungsi internet dan IT

44
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

Peningkatan segala aspek kompetensi


3 pendidik Teknik Komputer dan    
Jaringan

Transportasi dan
  a. Pelatihan bidang studi dan 2.500.000  
administrasi
metodologi
Transportasi dan
  b. Pelatihan pembuatan media 1.500.000 2.500.000  
administrasi
pembelajaran berbasis IT
Transportasi dan
  1.500.000  
c. Pelatihan manajemen kelas administrasi

Konsumsi dan
  1.500.000 2.500.000  
d. Pelatihan pembuatan PTK administrasi

e. Pelatihan penggunaan media Konsumsi dan


  2.500.000 2.500.000  
administrasi
sosial/IT untuk pembelajaran
Transportasi dan
  2.000.000 5.000.000 2.500.000 7.500.000
f. Pemagangan industri konsumsi

Peningkatan kesadaran
4    
pengembangan diri pendidik

a. Memberi kesempatan dan Sarana dan


  1.500.000 2.500.000 3.500.000 4.000.000
dukungan untuk mengembangkan administrasi
diri
Biaya kegiatan
  b. Membuat wadah penyaluran 1.500.000 1.500.000 2.500.000 2.500.000
dan perjalanan
kreatifitas
  c. Melibatkan dalam setiap kegiatan    

45
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

sekolah
  d. Peningkatan pemahaman    
keagamaan arti pentingnya belajar
Peningkatan motivasi berprestasi
5    
pendidik

Akomodasi,
  13.000.000   transportasi,
a. Pelatihan motivasi berprestasi
administrasi

b. Mengikutsertakan dalam setiap


  1.500.000 1.500.000 2.000.000 2.000.000 Transportasi
event perlombaan

Hadiah guru
  c. Pelaksanaan reward dan 3.000.000 7.500.000 10.000.000 12.500.000
prestasi dll
punishment
d. Peningkatan pemahaman
     
keagamaan akan tujuan hidup

6 Peningkatan kedisiplinan pendidik    

a. Penegakan hukum dan aturan


     
sekolah

  250.000 250.000 250.000 250.000 Administrasi


b. Penerbitan raport pendidik
c. Peningkatan pemahaman
     
keagamaan

7 Peningkatan kemampuan dan    

46
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

kemauan pendidik melaksanakan


PTK

  2.500.000 2.500.000 Pelatihan


a. Pelatihan pembuatan PTK
  b. Memberi wadah dan dukungan 1.000.000 1.000.000 1.000.000 1.000.000 Administrasi
pada kegiatan PTK
Hadiah dan
  c. Memberikan reward bagi setiap 2.500.000 3.500.000 5.000.000 7.500.000
administrasi
pembuatan PTK yang baik
Peningkatan pelayanan pendidik pada Transportasi dan
8 2.500.000 4.000.000 6.000.000 7.500.000
peserta didik fasilitas

     
a. Menjadi orang tua siswa di sekolah
  b. Menjadi tempat dan teman curhat    
permasalahan peserta didik
c. Selalu mengutamakan dan
     
berorientasi pada kepentingan
peserta didik
d. Bersikap ramah dan
     
berpenampilan menyenangkan di
hadapan peserta didik
e. Mengembangkan sifat positif
thinking/husnudzon serta
     
menghindari sifat negative
thinking/suudzon pada peserta
didik
f. Menyadari bahwa setiap individu
  pasti mempunyai kemempuan    
tertentu yang bisa dikembangkan
dibalik segudang kelemahannya

47
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

  g. Menjadi pendidik idaman, favorit    


dan disayangi peserta didik.
Sub Total D 130.250.000 153.750.000 175.250.000 210.250.000

C. Peningkatan Tata Kelola


Manajemen Sekolah Dalam
Pemanfaatan Media Belajar.
Pelaksanaan supervisi, evaluasi,
1 pelaporan dan rekomendasi hasil 500.000 500.000 500.000 500.000 Administrasi
supervise

     
a. Supervisi administrasi sekolah
     
b. Supervisi keuangan sekolah
  c. Supervisi proses belajar mengajar    
dan prakerin
     
d. Supervisi kesiswaan
     
e. Supervisi ketenagaan
     
f. Supervisi sarana dan prasarana
Sukses mempertahankan dan atau Administrasi dan
2 50.000.000  
meningkatkan akreditasi sekolah pengadaan

Sukses mengadakan manajemen Pengadaan dan


3 60.000.000 20.000.000 20.000.000 40.000.000
mutu/ISO administrasi

Sukses tertib administrasi dan


4 500.000 500.000 500.000 500.000 Administrasi
akuntabilitas keuangan sekolah

5 Sukses pelaksanaan evaluasi diri 500.000 500.000 500.000 500.000 Administrasi

48
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

Administrasi &
6 Sukses pelayanan prima 4.500.000 5.500.000 6.500.000 7.500.000
sarpras

     
a. Pelayanan pada siswa/alumni
  b. Pelayanan pada masyarakat/orang    
tua wali dan masyarakat sekitar
     
c. Pelayanan pada institusi
     
d. Pelayanan pada karyawan
     
e. Pelayanan pada instansi terkait

Sukses pemagangan bagi calon Konsumsi dan


7 1.500.000 1.500.000 1.500.000 1.500.000
administrasi
pimpinan

Sub Total C 67.500.000 28.500.000 79.500.000 50.500.000

D. Peningkatan Kualitas Bangunan


Tempat Praktik dan Penataan
lingkungan
Perencanaan penggunaan, perawatan
1    
dan pengadaan ruang/tempat
belajar dan fasum
Pengadaan dan
  200.000.000 200.000.000 200.000.000 1.000.000.000
a. Ruang kelas belajar, aula perawatan

  b. Kantor pimpinan, ruang guru dan 7.500.000 15.000.000 20.000.000 10.000.000 Perawatan
ruang TU
  c. Ruang BP/BK/bursa kerja 1.500.000 150.000.000 2.500.000 1.500.000 Pengadaan dan

49
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

perawatan

Pengadaan dan
  d. Ruang laboratorium fiber optic 600.000.000 200.000.000 200.000 400.000.000
perawatan
Teknik Komputer dan Jaringan
Pengadaan &
  2.500.000 2.500.000 150.000.000 5.000.000
e. Ruang perpustakaan perawatan

  1.500.000 1.500.000 15.000.000 1.500.000 pengd.&perawatn


f. Kamar kecil dan tempat wudlu
Perawatan dan
  20.000.000 25.000.000 30.000.000 35.000.000
g. Tempat parkir siswa dan guru Pengadaan

  1.500.000 1.500.000 1.500.000 7.500.000 Perawatan


h. Halaman sekolah
Petugas
  3.000.000 3.000.000 3.600.000 3.600.000
i. Tempat sholat berjamaah kebersihan

  2.500.000 20.000.000 50.000.000 4.000.000 perawatan


j. Tempat olah raga dan taman
Pengadaan dan
  15.000.000 5.000.000 120.000.000 15.000.000
k. Ruang musik/studio multi media perawatan

200.000.000 Pengadaan
l. Kantin sekolah

Sub Total D 855.000.000 823.500.000 592.800.000 1.483.100.000

E. Pemutakhiran dan Modernisasi    


Peralatan Praktik
Perencanaan penggunaan, perawatan
1 dan pengadaan sarana, alat dan
bahan praktek

50
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

Pengadaan dan
  a. Praktek kegiatan pelaksanaan 2.500.000 3.500.000 5.000.000 7.500.000
perawatan
pembelajaran agama dan ibadah
b. Praktik Teknik Komputer dan
Jaringan
- Administrasi sistem jaringan
100.000.00 Pengadaan dan
  - Perakitan PC 100.000.000 75.000.000 67.500.000
0 perawatan
- Infrastruktur jaringan
- Teknologi layanan jaringan
- Teknologi WAN
- Pengembangan IoT
15.000.000 20.0000.000 50.000.000 30.0000
c. Praktek Teknik Pemesinan
d. Praktek TIPK Pengadaan dan
- Mesin Diesel 6 Silinder 90.000.000 12.500.000 15.000.000 90.000.000
perawatan
- Takel / Crane
e. Praktek Kelistrikan
- Trainer Kontrol Motor Berbasis Pengadaan dan
PLC 20.000.000 15.000.000 20.000.000 20.000.000
perawatan
- Trainer PLC Dasar
- Trainer Smart Building
f. Praktek Tata Busana
-Mesin Jahit Highspeed Pengadaan dan
-Mesin Bordir 75.000.000 12.500.000 15.000.000 90.000.000
perawatan
-Mesin Overdeck
-Mesin Obras
g. Praktek computer/multi media Pengadaan dan
  90.000.000 12.500.000 15.000.000 90.000.000
- - Peralatan Fiber Optic perawatan

h. Praktek TKR 75.000.000 150.000.000 200.000.000 150.000.000 Pengadaan dan


- Carlift perawatan

51
WAKTU PELAKSANAAN Ket
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

- Trainer AC
- Trainer Power Steering
← Engine Trainer EFI
Pengadaan dan
  2.500.000 5.000.000 10.000.000 2.500.000
i. Praktek olah raga perawatan

Sub Total E 470.500.000 486.000.000 397.500.000 550.300.000

TOTAL 1.611.250.000 1.510.250.000 1.285.550.000 2.339.150.000  

52
BAB V

RENCANA JADWAL PELAKSANAAN

Sesuai dengan perhitungan, penyelesaian pengembangan sekolah yang


mencakup pembenahan komponen seperti diuraikan diatas akan selesai
dalam kurun waktu 5 (Lima) tahun sesuai table 6 Rencana Jadwal
Pelaksanaan Pengembangan Sekolah dibawah.
Direncanakan untuk tahapan awal adalah peningkatan kualitas SDM dan
Kurikulum Pembelajaran dengan melibatkan industri pasangan yang sudah
bekerjasama dengan Teknik Pemesinan sebelumnya. Dari kedua hal
kegiatan di atas terprogram pembelajaran berbasis Tefa yang membutuhkan
pemanfaatkan beberapa sarana media belajar diantaranya penambahan
bandwitch. Bangunan dan peralatan sangat diperlukan dalam proses
pembelajaran berbasis tefa yang sedianya sudah dapat terlaksana pada
tahun kelima.
Tabel 6. Rencana Jadwal Pelaksanaan Pengembangan Sekolah

TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab


NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

  A. PENINGKATAN KUALITAS    
SDM
Tim
Pemetaan ketenagaan / SDM,
Sumber
1 pendidik dan tenaga V V  
Daya
kependidikan
Manusia

Tim
Pendataan ulang pendidik dan Sumber
2 V V  
tenaga kependidikan Daya
Manusia

  a. Kompetensi akademik dan V V    


non akademik
  b. Kompetensi sosial, bakat dan V V    
minat
c. Manajerial, leadership,
  V V    
loyalitas dan partisipasi pada
SMKN 1 TAMBAKBOYO
  V V    
d. Pengalaman Organisasi

53
TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

  V V    
e. Pengalaman Kerja
  V V V  V  
f. Pengalaman kursus/pelatihan
  V V V V  
g. Prestasi yang pernah dicapai
Pelatihan bidang keahlian/mata Tim
pelajaran dan metodologi bagi Sumber
3 V V V V
pendidik Teknik Komputer dan Daya
Jaringan Manusia

Pelatihan pembuatan, Tim


penggunaan media pembelajaran Sumber
4 V V
melalui pemanfaatan IT dalam Daya
PBM Manusia

Tim
Pelatihan Life Skill bagi pendidik Sumber
5  
dan tenaga kependidikan Daya
Manusia

  a. Pelatihan manajerial dan V  


leadership
  V  
b. Pelatihan motivasi berprestasi
  V  
c. Pelatihan kewirausahaan
d. Pelatihan pembuatan karya
  V V
tulis ilmiah, PTK dan
penelitian pengembangan
Pelatihan manajemen Tim
pembelajaran dan manajemen Sumber
6 V V
sekolah bagi pendidik dan staf Daya
pimpinan Manusia

Sukses sertifikasi kompetensi Tim


pendidik dan tenaga Sumber
7 V V V V
kependidikan Teknik Komputer Daya
dan Jaringan Manusia

 Tim
Sukses kepala sekolah dan guru Sumber
9 V V V V
berprestasi Daya
Manusia

B. PENINGKATAN KUALITAS
     
LAYANAN PROSES BELAJAR
MENGAJAR
Tim Kuriku
Peningkatan kualitas proses lum dan
1  
pembelajaran Pembelajar
an

54
TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

a. Penyempurnaan kurikulum
  V V V V
K13 Revisi Teknik Komputer
dan Jaringan
b. Penyempurnaan silabus tiap
  V V V V
program keahlian dan mata
pelajaran
c. Pembuatan RPP sesuai
  V V V V
kebutuhan dan tujuan
sekolah
  d. Proses belajar mengajar V V V V
sesuai RPP
e. Pelaksanaan KBM dengan
  V V V V
metode, media dan alat bantu
yang sesuai
Tim
Peningkatan sarana dan
2 Peralatan
prasarana pembelajaran
Praktek

  V V V V
a. Pemenuhan sarpras minimal
  V V V V
b. Tersedianya buku ajar
  c. Perpustakaan yang V V V V
representative
  d. Optimalisasi fungsi internet V V V V
dan IT
Tim
Peningkatan segala aspek Sumber
3  
kompetensi pendidik Daya
Manusia

  a. Pelatihan bidang studi dan V  


metodologi
  b. Pelatihan pembuatan media V V  
pembelajaran berbasis IT
  V  
c. Pelatihan manajemen kelas
  V V  
d. Pelatihan pembuatan PTK
  e. Pelatihan penggunaan media V V  
sosial/IT untuk pembelajaran
  V V V V
f. Pemagangan industri
Tim
Peningkatan kesadaran Sumber
4  
pengembangan diri pendidik Daya
Manusia

a. Memberi kesempatan dan


  V V V V
dukungan untuk
mengembangkan diri
  b. Membuat wadah penyaluran V V V V
kreatifitas

55
TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

  c. Melibatkan dalam setiap V V V V


kegiatan sekolah
d. Peningkatan pemahaman
  V V V V
keagamaan arti pentingnya
belajar
Tim
Peningkatan motivasi berprestasi Sumber
5  
pendidik Daya
Manusia

  V  
a. Pelatihan motivasi berprestasi
  b. Mengikut sertakan dalam V V V V
setiap even perlombaan
  c. Pelaksanaan reward dan V V V V
phunishment
d. Peningkatan pemahaman
  V V V V  
keagamaan akan tujuan
hidup
Tim
Peningkatan kedisiplinan Sumber
6  
pendidik Daya
Manusia

  a. Penegakan hukum dan aturan V V V V  


sekolah
  b. Pelaksanaan reward dan V V V V  
punishment
  V V V V
c. Penerbitan raport pendidik
  d. Peningkatan pemahaman V V V V
keagamaan
Tim
Peningkatan kemampuan dan
Sumber
7 kemauan pendidik  
Daya
melaksanakan PTK
Manusia

  V V
a. Pelatihan pembuatan PTK
  b. Memberi wadah dan V V V V
dukungan pada kegiatan PTK
c. Memberikan reward bagi
  V V V V
setiap pembuatan PTK yang
baik
Tim
Peningkatan pelayanan pendidik Sumber
8 V V V V
pada peserta didik Daya
Manusia

  a. Menjadi orang tua siswa di V V V V  


sekolah
  b. Menjadi tempat dan teman V V V V  

56
TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

curhat permasalahan peserta


didik
c. Selalu mengutamakan dan
  V V V V  
berorientasi pada kepentingan
peserta didik
d. Bersikap ramah dan
  berpenampilan V V V V  
menyenangkan di hadapan
peserta didik
e. Mengembangkan sifat positif
thinking/husnudzon serta
  V V V V  
menghindari sifat negative
thinking/suudzon pada
peserta didik
f. Menyadari bahwa setiap
individu pasti mempunyai
  V V V V  
kemempuan tertentu yang
bisa dikembangkan dibalik
segudang kelemahannya
g. Menjadi pendidik idaman,
  V V V V  
favorit dan disayangi peserta
didik.
C. Peningkatan Tata Kelola
Manajemen Sekolah
Dalam Pemanfaatan
Media Belajar.
Tim Tata
Pelaksanaan supervisi, evaluasi,
Kelola/
1 pelaporan dan rekomendasi hasil
Manajeme
supervise
n

  a. Supervise administrasi V V V V  
sekolah
  V V V V  
b. Supervise keuangan sekolah
  c. Supervise proses belajar V V V V  
mengajar dan prakerin
  V V V V  
d. Supervise kesiswaan
  V V V V  
e. Supervise ketenagaan
  f. Supervise sarana dan V V V V  
prasarana
Sukses mempertahankan dan Tim Tata
atau meningkatkan akreditasi Kelola/
2 sekolah V  
Manajeme
n

3 Sukses mengadakan manajemen V V V V Tim Tata


mutu/ISO Kelola/
Manajeme

57
TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

Tim Tata
Sukses tertib administrasi dan Kelola/
4 V V V V
akuntabilitas keuangan sekolah Manajeme
n

Tim Tata
Kelola/
5 Sukses pelaksanaan evaluasi diri V V V V
Manajeme
n

Tim
Sumber
6 Sukses pelayanan prima
Daya
Manusia

  V V V V  
a. Pelayanan pada siswa/alumni
b. Pelayanan pada
  V V V V  
masyarakat/orang tua wali
dan masyarakat sekitar
  V V V V  
c. Pelayanan pada institusi
  V V V V  
d. Pelayanan pada karyawan
  e. Pelayanan pada instansi V V V V  
terkait
Tim
Sukses pemagangan bagi Sumber
7 V V V V
Daya
calon pimpinan
Manusia

D. Peningkatan Kualitas
Bangunan Tempat Praktik
dan Penataan lingkungan
Perencanaan penggunaan,
perawatan dan pengadaan Tim
1  
Bangunan
ruang/tempat belajar dan
fasum
  V V V V
a. Ruang kelas belajar, aula
  b. Kantor pimpinan, ruang guru V V V V
dan ruang TU
  V V V V
c. Ruang BP/BK/bursa kerja
d. Ruang laboratorium Fiber
  V V V V
Optic Teknik Komputer dan
Jaringan
  V V V V
e. Ruang perpustakaan
  f. Kamar kecil dan tempat V V V V
wudlu

58
TARGET WAKTU PELAKSANAAN Penjab
NO JENIS KEGIATAN
21/22 22/23 23/24 24/25

1 2 3 4 5 6 7

  V V V V
g. Tempat parkir siswa dan guru
  V V V V
h. Halaman sekolah
  V V V V
i. Tempat sholat berjamaah
  V V V V
j. Tempat olah raga dan taman
  k. Ruang musik/studio multi V V V V
media
V
l. Kantin sekolah
E. Pemutakhiran dan
 
Modernisasi Peralatan
Praktik
Perencanaan penggunaan,
perawatan dan pengadaan Peralatan
1
Praktek
sarana, alat dan bahan
praktek
a. Praktek kegiatan pelaksanaan
  V V V V
pembelajaran agama dan
ibadah
b. Praktik Teknik Komputer
dan Jaringan
- Administrasi sistem jaringan
  - Perakitan PC V V V V
- Infrastruktur jaringan
- Teknologi layanan jaringan
- Teknologi WAN
- Pengembangan IoT
c. Praktek Teknik Pemesinan V V V V

  V V V V
d. Praktek TIPK
  V V V V
e. Praktek Kelistrikan
V V V V
f. Praktek Tata Busana
g. Praktek computer/multi V V V V
media
V V V V
h. Praktek TKR
  V V V V
i. Praktek olah raga

Lampiran
1. Profil SMKN 1 Tambakboyo
2. Fotokopi Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Pelatihan, dan Sertifikat
Asesor Guru Produktif

59
3. Rekap kerjasama dan kemitraan dengan Dunia Kerja yang kredibel
4. MoU atau Kerjasama dan Kemitraan dengan Dunia Kerja yang Kredibel
5. Fotokopi sertifikat Akreditasi A SMKN 1 Tambakboyo
6. Fotokopi sertifikat kepemilikan lahan
7. Surat Pernyataan Kepala Sekolah
8. Sertifikat Pelatihan Peningkatan Kapabilitas Manajerial Kepala Sekolah

60

Anda mungkin juga menyukai