Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Payudara adalah perlengkapan organ reproduksi wanita dan pada masa laktasi akan
mengeluarkan air susu. Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dari Air Susu
Ibu (ASI) sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. Pada masa hamil terjadi
perubahan pada payudara di mana ukuran-ukuran payudara bertambah besar (Depkes RI.
2005).
Bagi seoarang wanita payudara adalah organ tubuh yang sangat penting bagi
keberlangsungan perkembangan bayi yang baru di lahirkannya. Payudara memang secara
natural akan mengeluarkan ASI begitu ibu melahirkan, tetapi bukan berarti seorang
wanita atau ibu tidak patut merawat payudara. (Sariyono – Roscha dyah pramitasari,
2009)

1.2 TUJUAN PENYULUHAN


1.2.1 Tujuan Umum
Adapun maksud di adakan nya kegiatan ini adalah untuk membantu memberikan
informasi tentang perawatan payudara dan senam hamil pada ibu hamil
1.2.2 Tujuan khusus
1. Ibu hamil memahami tentang kesehatan payudara.
2. Ibu hamil mampu melakukan perawatan pada payudara dengan benar secara
mandiri.
3. Ibu hamil memahami tujuan di lakukannya senam hamil.
4. Ibu hamil mampu melakukan senam hamil secara mandiri.
1.3 MANFAAT PENYULUHAN
Adapun manfaat dari penyuluhan ini adalah menginformasikan tentang bagaimana
perawatan payudara dan senam hamil dengan baik dan benar yang diharapkan agar ibu
hamil dapat melakukannya secara mandiri.
1.4 DASAR KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan tugas kelompok keperawatan maternitas tentang
cara perawatan payudara dan senam hamil.
BAB II

ISI

2.1 TEMA KEGIATAN

“Pemberian Informasi Tentang Cara Perawatan Payudara dan Senam Hamil Pada Ibu
Hamil”

2.2 MACAM KEGIATAN

1. Penyuluhan tentang cara perawatan payudara

2. Penyuluhan tentang senam hamil

2.3 SASARAN

Sasaran pada penyuluhan dengan tema “Pemberian Informasi Tentang Cara


Perawatan Payudara dan Senam Hamil Pada Ibu Hamil” ini adalah ibu hamil di Puskesmas
Rawat Inap Kemiling.

2.4 WAKTU DAN TEMPAT PENYULUHAN

Hari/Tanggal : September 2018

Waktu : 09.00 WIB s.d selesai

Tempat : Puskesmas Rawat Inap Kemiling

2.5 MATERI PENYULUHAN

1. Apa itu perawatan payudara ?

2. Tujuan perawatan payudara ?

3. Manfaat perawatan payudara ?

4. Bagaimana cara perawatan payudara ?

5. Apa itu senam hamil ?

6. Tujuan dari senam hamil ?

7. Bagaimana cara senam hamil yang benar ?


2.6 MEDIA PENYULUHAN

1. LCD

2. Power Point

3. Leafleat

2.7 PENGORGANISASIAN

A. Ketua pelaksana : Wahyu Pratama

B. Moderator : Mega Meilisa Manara

C. Pemateri 1 : Dandy Putra Surya

D. Pemateri 2 : Yosmalia Merty Hartini

E. Observer 1 : Risa Hairun Nisyah

F. Observer 2 : Indana Zulfa

G. Fasilitator : Rani Devika Sari

2.8 JADWAL KEGIATAN

N PUKUL ACARA
O
1. 09.00- 09.15 wib - Pembukaan dan sambutan ketua pelaksana
- Sambutan pembimbing akademik
- Sambutan pembimbing lahan

2. 09.15- 09.35 wib - Materi :


1. Apa itu perawatan payudara ?
2. Tujuan perawatan payudara ?
3. Manfaat perawatan payudara ?
4. Bagaimana cara perawatan payudara ?
5. Apa itu senam hamil ?
6. Tujuan dari senam hamil ?
7. Bagaimana cara senam hamil yang benar ?
3. 09.35- 10.00 Evaluasi materi penyuluhan
4. 10.00- 10.05 Penutup
BAB III

PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi ibu. Semoga
acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan. Atas perhatian dan kerja sama
bapak/ibu kami ucapkan terimakasih.

Bandar Lampung ,
September 2018
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian Perawatan Payudara


Perawatan payudara adalah perawatan yang dilakukan semasa ibu hamil usia 7-9 bulan
(Depkes, 1991). Perawatan payudara merupakan suatu tindakan untuk merawat payudara
terutama pada masa kehamilan dan menyusui untuk memperlancar pengeluaran ASI. Selama
kehamilan payudara harus dipersiapkan untuk fungsi uniknya dalam menghasilkan ASI bagi
bayi neonatus segera setelah lahir. Karena payudara mungkin meningkat beratnya lebih dari 1
pound, BH yang dapat menyangga payudara dengan baik digunakan untuk perlindungan sejak
kehamilan 6-8 minggu terjadi perubahan pada payudara berupa pembesaran payudara, terasa
lebih padat, kencang, sakit dan tampak jelas gambaran pembuluh darah dipermukaan kulit
bertambah serta melebar. Kelenjar-kelenjar motgomer daerah areola tampak lebih nyata dan
menonjol (Hamilton, 2005).
Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini
karena payudara merupakan satu-satu penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi
yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin (Anwar, 2008). Perawatan payudara
saat hamil bisa dilakukan dengan cara sederhana, dan dilakukan di rumah,

B. Tujuan Perawatan Payudara


• Memelihara kebersihan payudara agar terhindar dari infeksi
• Melenturkan dan menguatkan puting susu sehinggaputing tidak mudah lecet dan
bayi mudah menyusu
• Mengeluarkan puting susu yang masuk kedalam atau datar
• Mempersiapkan produksi ASI

C. Manfaat Perawatan Payudara


1. Menjaga kebersihan terutama puting susu, sebagai jalur keluarnya ASI,
2. Mencegah berbagai penyakit, seperti infeksi dan kelainan payudara,
3. Memperkuat puting susu agar bayi mudah untuk menyusu,
4. Merangsang kelenjar-kelenjar air susu yang ada didalam payudara sehingga
produksi ASI lebih banyak dan lancar,
5. Mendeteksi apabila ada kelainan pada payudara secara dini dan melakukan
pengobatan secepatnya,
6. Mempersiapkan mental calon ibu untuk menyusui bayinya.
D. Langkah-Langkah Perawatan Payudara
Sebelum mengetahui langkah-langkah perawatan payudara, sebaiknya kita mengenali
dulu tentang beberapa keadaan yang berkaitan dengan teknik dan waktu perawatan
payudara, yaitu:
• Pada ibu dengan puting susu yang sudah menonjol dan tanpa riwayat abortus,
perawatannya dapat dimulai pada usia kehamilan 6 bulan keatas
• Ibu dengan puting susu yang sudah menonjo dengan riwayat abortus, perawatannya
dapat dimulai pada usia kehamilan diatas 8 bulan
• Pada puting susu yang mendatar atau masuk kedalam, perawatannya harus
dialkukan lebih dini, yaitu usia kehamilan 3 bulan, kecuali bila ada riwayat abortus
dilakukan setelah usia kehamilan setelah 6 bulan.
Cara perawatan puting susu datar atau masuk ke dalam:
• Puting susu diberi minyak menggunakan kapas
• Letakkan kedua ibu jari diatas dan dibawah puting
• Pegangkan daerah areola dengan menggerakan kedua jari secara melingkar ± 10
kali lakukan kedua puting susu ibu sebelah kanan dan sebelah kiri

E. Pengertian Senam Hamil

Senam hamil adalah olahraga yang dilakukan oleh ibu hamil untuk mempersiapkan
ibu hamil dalam menghadapi persalinan dengan cara melatih teknik pernafasan dan
sikap tubuh serta melatih otot-otot yang akan berguna dalam proses persalinan
sehingga diharapkan ibu hamil seap menghadapi persalinan secara fisik atau mental.

Senam hamil adalah adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil,
secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman dan spontan. Senam hamil
bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih otot-otot sehingga dapat dimanfaatkan
untuk berfungsi secara optimal dalam persalinan normal. Senam hamil ditujukan bagi
ibu hamil tanpa kelainan atau tidak terdapat penyakit yang disertai kehamilan, yaitu
penyakit jantung, penyakit ginjal, penyulit kehamilan (hamil dengan perdarahan,
hamil dengan kelainan letak), dan kehamilan disertai anemia. Senam hamil dimulai
pada umur kehamilan sekitar 24 sampai 28 minggu (Manuaba, 1998).

F. Tujuan Senam Hamil


Senam hamil adalah latihan-latihan olahraga bagi Ibu hamil yang bertujuan untuk :
 Penguatan otot -otot tungkai, mengingat tungkai akan menopang berat tubuh ibu
yang makin lama makin berat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

 Mencegah varises, yaitu pelebaran pembuluh darah balik (vena) secara segmental
yang tak jarang te1rjadi pada ibu hamil.
 Memperpanjang nafas, karena seiring bertambah besarnya janin maka dia akan
mendesak isi perut ke arah dada. hal ini akan membuat rongga dada lebih sempit
dan nafas ibu tidak bisa optimal. dengan senam hamil maka ibu akan dajak
berlatih agar nafasnya lebih panjang dan tetap relax.
 Latihan pernafasan khusus yang disebut panting quick breathing terutama
dilakukan setiap saat perut terasa kencang.
G. Cara Senam Hamil
 Latihan otot perut – otot dasar panggul – otot punggung dan penguluran Otot paha
bagian dalam serta peningkatan gerakan sendi pangkal paha (pelvic rocking
forward and backward). Dengan cara:
Ibu berdiri, tungkai dibuka selebar bahu dan lutut sedikit ditekuk. Letakkan tangan
didepan badan dengan memegang benda didepannya sambil menarik nafas dari
hidung dikeluarkan dari mulut. Lalu gerakkan panggul ke atas dan kebawah dan
tindakan ini dilakukan sesuai kemampuan ibu.