Anda di halaman 1dari 3

RSCO Legal Brief: No. 012/RS.

Co/LB/VII/2021
Hukum Ketenagakerjaan 26 Juli 2021

KETENTUAN PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU (PKWT) PASCA UU CIPTA KERJA

I. Dasar Hukum.

1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.


2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 Tentang Perjanjian Kerja Waktu
Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan
Kerja.

II. Ringkasan.

Pekerja/Karyawan Kontrak adalah sebutan yang lazim digunakan untuk


Pekerja/Karyawan dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (disingkat PKWT).
PKWT merupakan perjanjian kerja antara Pekerja/Karyawan dengan Pengusaha
untuk mengadakan sebuah hubungan kerja dalam waktu tertentu atau untuk
pekerjaan tertentu (Pasal 1 angka 10 PP No. 35/2021).

PKWT itu sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003
tentang Ketenagakerjaan (UU No. 13/2003) dan berikut Perubahannya dalam
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU No. 11/2020) dan
selanjutnya telah diterbitkan peraturan pelaksanaannya yaitu Peraturan
Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 Tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan
Waktu Istirahat, dan PHK (PP No. 35/2021).

Dalam hal memperkerjakan pekerja/karyawan PKWT, maka pengusaha harus


memenuhi beberapa ketentuan dan persyaratan, antara lain sebagai berikut:

1. Perjanjian Kerja harus dibuat dalam bentuk tertulis.

PKWT dibuat secara tertulis dan harus menggunakan bahasa Indonesia dan
huruf latin. Apabila PKWT dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing,
kemudian terdapat perbedaan penafsiran antara keduanya, maka yang
berlaku ialah PKWT dalam bahasa Indonesia.

2. PKWT hanya dibuat untuk pekerjaan tertentu.

PKWT tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap, dan hanya
dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu menurut jenis dan sifat atau kegiatan
pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, dengan ketentuan sebagai
berikut:

Halaman | 1
a. PKWT yang didasarkan atas jangka waktu, dibuat untuk pekerjaan tertentu
yaitu:
- Pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak
terlalu lama, maksimal 5 tahun;
- Pekerjaan yang bersifat musiman, yakni pekerjaan yang
pelaksanaannya tergantung pada, musim atau cuaca dan kondisi
tertentu;
- Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau
produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan;

PKWT yang didasarkan atas jangka waktu dapat diubah untuk maksimal 5
tahun. Apabila jangka waktu PKWT akan berakhir dan pekerjaan yang
dilaksanakan belum selesai, dapat dilakukan perpanjangan PKWT dengan
catatan jangka waktu keseluruhan PKWT beserta perpanjangannya tidak
melebihi dari 5 tahun.

b. PKWT yang didasarkan atas selesainya suatu pekerjaan tertentu, dibuat


untuk pekerjaan tertentu yaitu:
- Pekerjaan yang sekali selesai; atau
- Pekerjaan yang sementara sifatnya.

PKWT berdasarkan selesainya suatu pekerjaan tertentu didasarkan atas


kesepakatan para pihak yang dituangkan dalam perjanjian kerja yang memuat:
- Ruang lingkup dan batasan suatu pekerjaan yang dinyatakan selesai;
dan
- Lamanya waktu penyelesaian pekerjaan disesuaikan dengan
selesainya suatu pekerjaan.

Dalam hal pekerjaan tertentu yang diperjanjikan dalam PKWT diselesaikan


lebih cepat dari waktu yang disepakati, maka PKWT putus demi hukum pada
saat selesainya pekerjaan lain hal jika PKWT belum selesai maka dapat
diperpanjang sampai batas waktu tertentu hingga selesainya pekerjaan.

3. Tidak ada masa percobaan kerja.


PKWT tidak dapat mensyaratkan masa percobaan kerja. Dalam hak PKWT
mensyaratkan percobaan kerja, maka masa percobaan kerja yang disyaratkan
tersebut batal demi hukum dan masa kerja tetap dihitung.

4. Pekerja berhak atas uang kompensasi.


Pengusaha wajib memberikan uang kompensasi kepada pekerja yang
hubungan kerjanya berdasarkan PKWT yag diberikan pada saat berakhirnya
PKWT.

Jika PKWT diperpanjang, uang kompensasi diberikan saat selesainya jangka


waktu PKWT sebelum perpanjangan. Selanjutnya, uang kompensasi
berikutnya diberikan setelah perpanjangan jangka waktu PKWT berakhir atau

Halaman | 2
selesai. Uang kompensasi hanya diberikan setelah karyawan/pekerja bekerja
minimal 1 bulan secara terus menerus. Untuk tenaga kerja asing tidak berlaku
pemberian uang kompensasi.

Apabila PKWT yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dalam poin nomor 2 di
atas mengenai jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaan yang telah ditentukan tersebut,
maka PKWT tersebut berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).

Untuk informasi lebih lanjut terkait Hukum Ketenagakerjaan silahkan menghubungi:

Regginaldo Sultan, S.H. M.M. Advocate – Managing Partner.


regginaldosultan@gmail.com

Aguslan Daulay, S.H. Advocate - Associate Lawyer.


daulayaguslan@gmail.com

_________________________________________
Epicentrum Walk, 5th Floor, Office Suite A-529
Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan 12940, Indonesia
P. (+6221) 5682703 | H/P: 081380821818 |
E. regginaldosultanlawfirm@gmail.com | W: www.regginaldosultanlawfirm.com

Halaman | 3