Anda di halaman 1dari 36

am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
PUTUSAN

R
Nomor 532 K/TUN/2017

si
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

ne
ng
MAHKAMAH AGUNG
Memeriksa perkara tata usaha negara dalam tingkat kasasi telah memutuskan
sebagai berikut dalam perkara:

do
gu FRESTY HENDAYANI, kewarganegaraan Indonesia, tempat
tinggal di Apartement Batavia Lantai 28 Unit 2803, Jalan K.H.

In
Mas Mansyur Kav. 126, Jakarta, pekerjaan Wakil Manajer
A
Investasi;
Dalam hal ini memberi kuasa kepada:
ah

lik
1. ANDY MULIA SIREGAR, S.H.;
2. IRWADI, S.H.;
am

ub
3. RIKY MULIA SIREGAR, S.H.;
Kesemuanya kewarganegaraan Indonesia, pekerjaan Advokat
pada Law Office “Andy Mulia Siregar & Associates”, beralamat
ep
k

di Jalan Nipah XIII Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,


ah

berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 5 Maret 2014;


R

si
Pemohon Kasasi dahulu Pembanding/Penggugat;
melawan:

ne
ng

KETUA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA


KEUANGAN (OJK) dahulu KETUA BADAN PENGAWAS

do
gu

PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN REPUBLIK


INDONESIA, tempat kedudukan di Gedung Sumitro
Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4,
In
A

Jakarta, 10710;
Dalam hal ini memberi kuasa kepada:
ah

lik

1. LUTHFY ZAIN FUADY;


2. MUFLI ASMAWIDJAJA;
m

ub

3. ANDI SAVANTO;
4. SABAR WAHYONO;
ka

5. SUJANTO;
ep

6. ABDUL HANAN;
ah

7. AKMAL SUKRIZAL;
R

8. PUDJO DAMARYONO;
es

9. CECEH HARIANTO;
M

ng

10. TRI WANTY OKTAVIA;


on
gu

Halaman 1 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
11. SRI WAHYUNI;

si
12. THERESIA SEPTRINA;
13. RENY YUANITA;

ne
ng
14. WAHID HAKIM SIREGAR;
15. RAKHMAN RICARDO S. TURNIP;
kesemuanya Pegawai Otoritas Jasa Keuangan, beralamat di

do
gu Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng
Timur Nomor 2 - 4, Jakarta 10710, berdasarkan Surat Kuasa

In
A
Khusus Nomor 05/SKUOJK.01/2013 tanggal 23 April 2013;
Termohon Kasasi dahulu Terbanding/Tergugat;
ah

lik
Mahkamah Agung tersebut;
Membaca surat-surat yang bersangkutan;
Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang
am

ub
Pemohon Kasasi dahulu sebagai Pembanding/Penggugat telah menggugat
sekarang Termohon Kasasi dahulu sebagai Terbanding/Tergugat di muka
ep
persidangan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta pada pokoknya atas dalil-
k

dalil sebagai berikut:


ah

Objek Sengketa adalah:


R

si
1. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan Nomor : KEP-04/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21 Desember

ne
ng

2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil


Perantara Pedagang Efek Atas Nama Fresty Hendayani. (terlampir);

do
gu

2. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga


Keuangan Nomor : KEP-06/BL/WMI/S.5/2012, tertanggal 21 Desember
2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manajer
In
A

Investasi Atas Nama Fresty Hendayani. (terlampir);


Adapun alasan-alasan Gugatan Penggugat, adalah sebagai berikut:
ah

lik

1. Bahwa pada saat dikeluarkannya Keputusan a quo tanggal 21 Desember


2012, Tergugat adalah Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
m

ub

Lembaga Keuangan yang tetap melaksanakan Fungsi, Tugas dan


Wewenangnya di sektor pasar modal berdasarkan Pasal 66 ayat (1) huruf
ka

b Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa


ep

Keuangan, berbunyi sebagai berikut:


ah

(1) Sejak undang-undang ini diundangkan sampai dengan beralihnya


R

fungsi, tugas dan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55:


es
M

ng

on
gu

Halaman 2 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R
….. dst;

si
a.
b. Menteri Keuangan dan Badan Pengawas Pasar Modal dan

ne
ng
Lembaga Keuangan tetap melaksanakan fungsi, tugas, dan
wewenang pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan
disektor Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga

do
gu Pembiayaan, dan Lembaga Keuangan lainnya;
2. Bahwa sejak tanggal 31 Desember 2012 fungsi, tugas dan wewenang

In
A
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan sebagaimana
yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Tentang Pasar
ah

lik
Modal, telah beralih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan
Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas
Jasa Keuangan, berbunyi sebagai berikut:
am

ub
(1) Sejak tanggal 31 Desember 2011, Fungsi, Tugas, dan Wewenang
pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan di Sektor Pasar
ep
Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan
k

Lembaga Jasa Keuangan lainnya beralih dari Menteri Keuangan dan


ah

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan ke OJK;


R

si
3. Bahwa Kewenangan Tergugat adalah sebagai berikut:
A. Kewenangan Tergugat berdasarkan Pasal 9 huruf h Undang-Undang

ne
ng

Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, berbunyi


sebagai berikut:

do
gu

Untuk melaksanakan tugas pengawasan sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 6, OJK mempunyai wewenang:
h. Memberikan dan/atau mencabut:
In
A

1. Izin usaha;
2. Izin orang perseorangan;
ah

lik

3. Efektifnya pernyataan pendaftaran;


4. Surat tanda terdaftar;
m

ub

5. Persetujuan melakukan kegiataan usaha;


6. Pengesahaan;
ka

7. Persetujuan atau penetapaan pembubaran; dan


ep

8. Penetapan lain, sebagaimana dimaksud dalam peraturan


ah

perundang-undangan disektor jasa keuangan;


R

B. Kewenangan Tergugat disektor Pasar Modal berdasarkan Pasal 5


es

huruf a Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal,


M

ng

berbunyi sebagai berikut:


on
gu

Halaman 3 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
Dalam melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal
3 dan Pasal 4, Bapepam berwenang untuk:

ne
ng
a. Memberi:
1) Izin usaha kepada Bursa Efek, Lembaga Kliring dan
Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian,

do
gu Reksa Dana, Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, dan Biro
Administrasi Efek;

In
A
2) Izin orang perseorangan bagi Wakil Penjamin Emisi Efek,
Wakil Perantara Pedagang Efek, dan Wakil Manajer Investasi;
ah

lik
dan
3) Persetujuan bagi Bank Kustodian;
4. Bahwa Penggugat adalah orang pribadi yang telah memperoleh Izin Orang
am

ub
Perseorangan Sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek berdasarkan Surat
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
ep
Nomor KEP-112/PM/WPPE/2005, tanggal 16 September 2005 tentang
k

Pemberian Izin Wakil Perantara Pedagang Efek kepada Fresty Hendayani


ah

dan memperoleh Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manager


R

si
Investasi berdasarkan Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor
KEP-09/BL/WMI/2006 tanggal 18 Juli 2006 tentang Pemberian Izin Wakil

ne
ng

Manager Investasi kepada Fresty Hendayani;


5. Bahwa pada tanggal 21 Desember 2012, Tergugat telah mengeluarkan

do
gu

keputusan a quo yang mencabut izin orang perseorangan sebagai Wakil


Perantara Pedagang Efek dan izin orang perseorangan sebagai Wakil
Manager Investasi atas nama Penggugat;
In
A

6. Bahwa pada tanggal 28 Desember 2012 Penggugat telah menerima


keputusan a quo (objek sengketa) yang dikirimkan oleh Tergugat,
ah

lik

sehingga belum melewati tenggang waktu 90 hari untuk mengajukan


gugatan sesuai dengan ketentuan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 5
m

ub

Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara;


7. Bahwa Objek Sengketa a quo adalah Keputusan Tata Usaha Negara yang
ka

dikeluarkan Tergugat sesuai dengan ketentuan Pasal 1 angka 9 Undang-


ep

Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-


ah

Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara yaitu
R

suatu Penetapan Tertulis yang dikeluarkan oleh Badan atau Pejabat Tata
es

Usaha Negara yang berisi tindakan hukum Tata Usaha Negara yang
M

ng

berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bersifat:


on
gu

Halaman 4 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R
-

si
Konkrit berarti bahwa Keputusan a quo berwujud tertentu (tertulis)
yang telah memutuskan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil

ne
ng
Perantara Pedagang Efek atas nama Fresty Hendayani (Penggugat)
dan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manager Investasi atas
nama Fresty Hendayani (Penggugat) telah dicabut;

do
gu - Individual berarti Keputusan a quo memuat amar yang ditujukan
langsung kepada Fresty Hendayani (Penggugat);

In
A
- Final berarti Keputusan a quo tidak memerlukan persetujuan lagi;
Serta menimbulkan akibat hukum bagi Penggugat yang bersifat defenitif,
ah

lik
sehingga Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta berwenang untuk
memeriksa, mengadili dan memutus perkara ini;
8. Bahwa alasan-alasan dikeluarkannya Keputusan a quo (Objek Sengketa)
am

ub
oleh Tergugat, dalam pertimbangannya disebutkan sebagai berikut:
8.1. Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
ep
Keuangan Nomor KEP-04/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21
k

Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan


ah

Sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek atas nama Fresty


R

si
Hendayani, pertimbangannya:
a. Bahwa pada kurun waktu masa jabatan Sdr. Fresty Hendayani

ne
ng

selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management dalam


melakukan kegiatan sebagai Perusahaan Efek yang tidak sesuai

do
gu

dengan peraturan perundang-undangan, yaitu:


1) PT. Harvestindo Asset Management selaku Manager
In
Investasi Reksa Dana Harvestindo Istimewa tidak
A

menyimpan dana yang berasal dari pelunasan Promissory


Notes yang menjadi portofolio Reksana Dana Harvestindo
ah

lik

Istimewa pada PT. Bank International Indonesia selaku Bank


Kustodion Reksa Dana Harvestindo Istimewa; dan
m

ub

2) PT. Harvestindo Asset Management menggunakan dana


pelunasan Promissory Notes yang menjadi portofolio Reksa
ka

Dana Harvestindo Istimewa untuk pelunasan redemption


ep

pemegang unit penyertaan tanpa melalui Bank Kustodion


ah

sehingga jumlah pemegang unit penyertaan reksa dana


R

Harvestindo Istimewa tidak berkurang, untuk membiayai


es

operasional PT. Harvestindo Asset Management dan untuk


M

ng

membayar jasa debt collector;


on
gu

Halaman 5 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
b. Bahwa Sdr. Fresty Hendayani selaku Direksi PT. Harvestindo
Asset Management tidak melakukan pengawasan untuk

ne
ng
memastikan bahwa dana pelunasan Promissory Notes yang
berasal dari portofolio Reksana Dana Harvestindo Istimewa
disetorkan ke rekening PT. Bank International Indonesia Tbk

do
gu selaku Bank Kustodion Reksa Dana Harvestindo Istimewa;
c. Bahwa selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management yang

In
A
memiliki izin Wakil Perantara Pedagang Efek sebagaimana yang
tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
ah

lik
Modal Nomor: KEP-112/PM/WPPE/2005, tanggal 16 September
2005, Sdr. Fresty Hendayani bertanggung jawab terhadap
pengurusan PT. Harvestindo Asset Management pada saat
am

ub
terjadinya pelanggaran sebagaimana dimaksud pada huruf a dan
perbuatannya sebagaimana pada huruf b di atas;
ep
d. Bahwa terhadap hal-hal sebagaimana dimaksud pada huruf a
k

sampai dengan huruf c di atas, Sdr. Fresty Hendayani terbukti


ah

melanggar persyaratan integritas sebagaimana diatur dalam


R

si
ketentuan angka 3 huruf a angka 1) huruf e dan f) Peraturan
Bapepam Nomor V.A.1 tentang Perizinan Perusahaan Efek;

ne
ng

e. Bahwa sehubungan dengan huruf a sampai dengan huruf d


tersebut di atas, dipandang perlu untuk menetapkan sanksi

do
gu

administratif berupa pencabutan izin orang perseorangan sebagai


Wakil Perantara Pedagang Efek atas nama Sdr. Fresty
Hendayani;
In
A

8.2. Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga


Keuangan Nomor KEP-06/BL/WMI/S.5/2012, tertanggal 21
ah

lik

Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan


Sebagai Wakil Manager Investasi atas nama Fresty Hendayani,
m

ub

pertimbangannya:
a. Bahwa pada kurun waktu masa jabatan Sdr. Fresty Hendayani
ka

selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management telah


ep

mengendalikan PT. Harvestindo Asset Management dalam


ah

melakukan kegiatan Manager Investasi yang tidak sesuai dengan


R

peraturan perundang-undangan, yaitu:


es
M

ng

on
gu

Halaman 6 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
1) PT. Harvestindo Asset Management selaku Manager
Investasi Reksa Dana Harvestindo Istimewa tidak

ne
ng
menyimpan dana yang berasal dari pelunasan Promissory
Notes yang menjadi portofolio Reksana Dana Harvestindo
Istimewa pada PT. Bank International Indonesia selaku Bank

do
gu Kustodion Reksa Dana Harvestindo Istimewa; dan
2) PT. Harvestindo Asset Management menggunakan dana

In
A
pelunasan Promissory Notes yang menjadi portofolio Reksa
Dana Harvestindo Istimewa untuk pelunasan redemption
ah

lik
pemegang unit penyertaan tanpa melalui Bank Kustodion
sehingga jumlah pemegang unit penyertaan reksa dana
Harvestindo Istimewa tidak berkurang, untuk membiayai
am

ub
operasional PT. Harvestindo Asset Management dan untuk
membayar jasa debt collector;
ep
b. Bahwa Sdr. Fresty Hendayani selaku Direksi PT. Harvestindo
k

Asset Management tidak melakukan pengawasan untuk


ah

memastikan bahwa dana pelunasan Promissory Notes yang


R

si
berasal dari portofolio Reksana Dana Harvestindo Istimewa
disetorkan ke rekening PT. Bank International Indonesia Tbk

ne
ng

selaku Bank Kustodion Reksa Dana Harvestindo Istimewa;


c. Bahwa selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management yang

do
gu

memiliki izin Wakil Manager Investasi sebagaimana yang


tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal Nomor: KEP-09/BL/WMI/2006, tanggal 18 Juli 2006, Sdr.
In
A

Fresty Hendayani bertanggung jawab terhadap pengurusan


PT. Harvestindo Asset Management pada saat terjadinya
ah

lik

pelanggaran sebagaimana dimaksud pada huruf a dan


perbuatannya sebagaimana pada huruf b di atas;
m

ub

d. Bahwa terhadap hal-hal sebagaimana dimaksud pada huruf a


sampai dengan huruf c di atas, Sdr. Fresty Hendayani terbukti
ka

melanggar persyaratan integritas sebagaimana diatur dalam


ep

ketentuan angka 3 huruf b angka 1) huruf g dan h) Peraturan


ah

Bapepam dan LK Nomor V.A.3 tentang Perizinan Perusahaan


R

Efek Yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Manager


es

Investasi juncto angka 3 huruf a angka 1) huruf e) dan f)


M

ng

on
gu

Halaman 7 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Peraturan Bapepam Nomor V.A.1 tentang Perizinan Perusahaan

si
Efek;
e. Bahwa sehubungan dengan huruf a sampai dengan huruf d

ne
ng
tersebut di atas, dipandang perlu untuk menetapkan sanksi
administratif berupa pencabutan izin orang perseorangan sebagai
Wakil Manager Investasi atas nama Sdr. Fresty Hendayani;

do
gu 9. Bahwa bunyi Peraturan Bapepam yang dilanggar Penggugat dalam
Keputusan a quo, yaitu:

In
A
9.1. Angka 3 huruf a angka 1) huruf e) dan f) Peraturan Bapepam Nomor
V.A.1 Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
ah

lik
Lembaga Keuangan Nomor KEP-334/BL/2007 tanggl 28 September
2007 tentang Perizinan Perusahaan Efek, berbunyi sebagai berikut:
e) Memiliki komitmen yang tinggi untuk mematuhi peraturan
am

ub
perundang-undangan yang berlaku; dan
f) Memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan
ep
operasional perusahaan efek yang sehat; dan
k

9.2. Angka 3 huruf b angka 1) huruf g) dan h) Peraturan Bapepam dan LK


ah

Nomor V.A.3 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor


R

si
KEP-479/BL/2009 tanggal 31 Desember 2009 tentang Perizinan
Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Manager

ne
ng

Investasi, berbunyi sebagai berikut:


g) Memiliki komitmen yang tinggi untuk mematuhi peraturan

do
gu

perundang-undangan yang berlaku; dan


h) Memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan
operasional perusahaan efek yang sehat; dan
In
A

10. Bahwa Tergugat mempunyai Kewenangan untuk mencabut izin orang


perseorangan sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek dan izin orang
ah

lik

perseorangan sebagai Wakil Manager Investasi atas nama Penggugat,


apabila Penggugat melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995
m

ub

tentang Pasar Modal dan atau Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun


1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal, sesuai
ka

dengan:
ep

A. Pasal 102 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995:


ah

(1) Bapepam mengenakan sanksi administratif atas pelanggaran


R

undang-undang ini dan atau peraturan pelaksanaannya yang


es

dilakukan oleh setiap pihak yang memperoleh izin, persetujuan,


M

ng

atau pendaftaran dari Bapepam;


on
gu

Halaman 8 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
(2) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat
berupa:

ne
ng
a. Peringatan tertulis;
b. Denda yaitu kewajiban untuk membayar sejumlah uang
tertentu;

do
gu c. Pembatasan kegiatan usaha;
d. Pembekuan kegiatan usaha;

In
A
e. Pencabutan izin usaha;
f. Pembatalan persetujuan; dan
ah

lik
g. Pembatalan pendaftaran;
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai sanksi administratif sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan
am

ub
Pemerintah;
B. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995:
ep
Emiten, Perusahaan Publik, Bursa Efek, Lembaga Kliring dan
k

Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Reksa Dana,


ah

Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, Wakil Penjamin Emisi Efek,


R

si
Wakil Perantara Pedagang Efek, Wakil Manajer Investasi, Biro
Administrasi Efek, Kustodian, Wali Amanat, Profesi Penunjang Pasar

ne
ng

Modal, dan Pihak lain yang telah memperoleh izin, persetujuan, atau
pendaftaran dari Bapepam, serta direktur, komisaris, dan setiap pihak

do
gu

yang memiliki sekurang-kurangnya 5% (lima perseratus) saham


Emiten atau Perusahaan Publik, yang melakukan pelanggaran atas
ketentuan peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal
In
A

dikenakan sanksi administrative berupa:


a. Peringatan tertulis;
ah

lik

b. Denda yaitu kewajiban untuk membayar sejumlah uang tertentu;


c. Pembatasan kegiatan usaha;
m

ub

d. Pembekuan kegiatan usaha;


e. Pencabutan izin usaha;
ka

f. Pembatalan persetujuan; dan


ep

g. Pembatalan pendaftaran;
ah

11. Bahwa permasalahan Reksada Harvestindo Istimewa terjadi pada saat


R

H.T. Helmy Azwari sebagai Direktur Utama PT. Harvestindo Asset


es

Management dahulu bernama PT. Suprasurya Asset Management,


M

ng

dengan rincian adalah sebagai berikut:


on
gu

Halaman 9 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
a. Sejak Penawaran Umum telah terjadi pelanggaran, dimana dalam

si
propektus Reksa Dana Harvestindo Istimewa (RHI) tertanggal 23
September 2007, terdapat informasi yang tidak benar terkait dengan

ne
ng
jenis efek yang dapat dibeli sebagai portofolio Reksa Dana
Harvestindo Istimewa (RHI), yaitu seluruh investasi dalam bentuk
utang (Promissory Notes) telah terjamin pengembalian utangnya oleh

do
gu Lembaga Penjamin;
b. Ternyata investasi dalam bentuk promissory notes (surat utang) tidak

In
A
dijamin pengembaliannya oleh Lembaga Penjamin dalam hal ini
PT. Askrindo, dikarenakan PT. Askrindo hanya memberikan jaminan
ah

lik
pembayaran kepada perusahaan (penerbit PN) selaku penerima kerja
jika pemberi kerja tidak memenuhi kewajibannya;
c. PT. Harvestindo Asset Management juga menerima dan menyimpan
am

ub
dana margin 10% yang dibayarkan oleh setiap penerbit Promissiory
Notes atas setiap penempatan investasi pada Promissiory Notes,
ep
dimana dana tersebut tidak digunakan untuk kepentingan Reksa Dana
k

Harvestindo Istimewa melainkan dipergunakan untuk kepentingan


ah

PT Harvestindo Asset Management serta perusahaan lain;


R

si
d. Tidak menyimpan dana yang berasal dari pelunasan Promissory Notes
(PN) yang menjadi portofolio Reksa Dana Harvestindo Istimewa (RHI)

ne
ng

pada Bank International selaku Bank Kustodion Reksa Dana


Harvestindo Istimewa;

do
gu

e. Menggunakan dana pelunasan Promissory Notes (PN) untuk


pelunasan redemption pemegang unit penyertaan tanpa melalui Bank
Kustodion sehingga jumlah pemegang unit penyertaan Reksa Dana
In
A

Harvestindo Istimewa tidak berkurang, untuk membiayai perusahaan


dan keperluan para pemegang saham;
ah

lik

f. Pertanggal 26 November 2009 Total Nilai Pembelian Promissory


Notes yang dilakukan oleh PT. Harvestindo Asset Management
m

ub

mencapai 142 PN dengan Nilai Pembelian (Setelah Diskonto)


Rp. 283.121.331.537 dari Total Nilai Promissory Notes sebesar
ka

Rp. 305.390.853.333.- Dari jumlah tersebut yang belum tertagih dan


ep

menjadi piutang PT. Harvestindo Asset Management sebesar


ah

Rp. 122.511.549.378;
R

g. Setelah tanggal Laporan Hasil Pemeriksaan (30 April 2010)


es

posisi Promessiory Notes yang telah jatuh tempo dan belum


M

ng

dilakukan Pelunasan sebesar Rp. 108.311.232.181 berbeda dengan


on
gu

Halaman 10 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Laporan Keuangan RD Harvestindo Istimewa Tahun 2009,

si
Promessiory Notes dimaksud dicatat sebagai Piutang Lain-lain
sebesar Rp. 88.811.232.181;

ne
ng
h. Penempatan dana nasabah RHI pada Promissiory Notes telah
mengakibatkan Reksa Dana Harvestindo Istimewa mengalami
kerugian atau kesulitan keuangan yang parah karena belum

do
gu tertagihnya Promissiory Notes sejumlah Rp. 108.311.232.181
(sebelum diubah bentuknya menjadi akun piutang lain lain);

In
A
i. Tergugat telah melakukan pemeriksaan terhadap PT. Harvestindo
Asset Management berdasarkan Surat Tergugat Nomor S-07/BL.05/
ah

lik
2009, tanggal 3 Februari 2009 Perihal Konfirmasi Hasil Pemeriksaan
Kepatuhan Terhadap PT. Harvestindo Asset Management;
j. Tergugat telah memerintahkan PT. Harvestindo Asset Management
am

ub
untuk segera menyelesaikan seluruh Promissory Notes (PN) yang
telah jatuh tempo untuk kepentingan para pemegang unit pernyertaan
ep
Reksa Dana dan PT. Harvestindo Asset Management tidak
k

diperkenankan untuk melakukan transaksi yang berkaitan dengan


ah

Reksa Dana Harvestindo Istimewa berdasarkan Surat Tergugat Nomor


R

si
S-3276/BL/2009, tanggal 28 April 2009, perihal Hasil Pemeriksaan
Kepatuhan Terhadap HAM;

ne
ng

k. Tergugat juga telah memerintahkan PT. Harvestindo Asset


Management untuk menyelesaikan piutang yang berasal dari

do
gu

Promissory Notes yang menjadi hak Reksa Dana Harvestindo


Istimewa (RHI) paling lambat sampai dengan 31 Desember 2010
berdasarkan Surat Tergugat Nomor S-5042/BL/2010, tanggal 8 Juni
In
A

2010, perihal Surat Perintah Melakukan Tindakan Tertentu Kepada


PT. Harvestindo Asset Management;
ah

lik

l. Pada tanggal 8 Juni 2010, Tergugat telah mencabut izin Wakil


Manager Investasi atas nama H.T. Helmy Azwary (Direktur Utama)
m

ub

berdasarkan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan


Lembaga Keuangan Nomor: KEP.04/BL/WMI/S.5/2010, tanggal 8 Juni
ka

2010;
ep

m. Didalam Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan


ah

Lembaga Keuangan Nomor: KEP.04/BL/WMI/S.5/2010, tanggal 8 Juni


R

2010 tentang pencabutan izin orang perseorangan sebagai Wakil


es

Manager Investasi atas nama H.T. Helmy Azwary (Direktur Utama)


M

ng

pada halaman 2 disebutkan : PT. Harvestindo Asset Managemen


on
gu

Halaman 11 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
terbukti melanggar ketentuan Pasal 27 Undang-Undang Nomor 8

si
Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan pada halaman 3 huruf k
disebutkan : Bahwa selaku Direktur Utama PT. Harvestindo Asset

ne
ng
Managemen dan pemegang izin Orang Perseorangan sebagai Wakil
Manager Investasi atas nama H.T. Helmy Azwary sebagaimana yang
tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal

do
gu Nomor Kep-06/PM/WMI/2004, tanggal 18 Februari 2004, H.T. Helmy
Azwary bertanggung jawab terhadap pengurusan termaksud

In
A
bertanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan PT. Harvestindo
Asset Management;
ah

lik
n. Meskipun PT. Harvestindo Asset Management terbukti melanggar
Pasal 27 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995, akan tetapi Tergugat
tidak mencabut izin PT. Harvestindo Asset Management sebagai
am

ub
Manager Investasi, bahkan Tergugat tidak menggunakan kewenangan
yang ada padanya untuk membubarkan Reksa Dana Harvestindo
ep
Istimewa atau menunjuk Maneger Investasi lain untuk mengelola
k

kekayaan Reksa Dana sebagaimana yang ditentukan Pasal 29


ah

Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaran


R

si
Kegiatan Di Bidang Pasar Modal, yang berbunyi sebagai berikut:
Dalam hal Manajer Investasi untuk Reksa Dana berbentuk kontrak

ne
ng

investasi kolektif melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang


Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, peraturan

do
gu

pelaksanaannya, dan atau kontrak investasi kolektif, Bapepam


berwenang membekukan kegiatan usaha Reksa Dana, mengamankan
kekayaan, dan menunjuk Manajer Investasi lain untuk mengelola
In
A

kekayaan Reksa Dana, atau membubarkan Reksa Dana dimaksud;


12. Bahwa pada tanggal 30 Juni 2010 Tergugat ditunjuk sebagai Direktur
ah

lik

Utama PT. Harvestindo Asset Management didalam Rapat Umum


Pemegang Saham (RUPS), berdasarkan Akte Nomor 134, tanggal 30 Juni
m

ub

2010 yang dibuat di hadapan Netty Maria Machdar, S.H., Notaris di


Jakarta;
ka

13. Bahwa Penggugat efektif sebagai Direktur Utama PT. Harvestindo Asset
ep

Management setelah mendapatkan persetujuan Tergugat sebagaimana


ah

dalam Suratnya Nomor S10866/BL/2010, tanggal 6 Desember 2010 dan


R

meminta agar Penggugat menyelesaikan seluruh penagihan Promissory


es

Notes (PN) paling lambat tanggal 31 Desember 2010;


M

ng

on
gu

Halaman 12 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
14. Bahwa terhitung sejak tanggal 4 Agustus 2011, Penagihan Promissory

si
Notes (PN) telah dilakukan oleh Persons in Charge (PIC) berdasarkan
Perjanjian tertanggal 4 Agustus 2011 antara antara Penggugat selaku

ne
ng
Direktur Utama PT. Harvestindo Asset Management dengan Konsorsium
Investor Reksa Dana Harvestindo Istimewa;
15. Bahwa akibat dikeluarkannya keputusan a quo, Penggugat sebagai orang

do
gu pribadi merasa kepentingannya dirugikan yaitu tidak lagi dapat
menggunakan keahliannya sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek dan

In
A
Wakil Manager Investasi untuk bekerja pada suatu Perusahaan Efek
dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup Penggugat serta tercemarnya
ah

lik
nama baik Penggugat pada lingkungan Pasar Modal di Indonesia;
16. Bahwa berdasarkan seluruh uraian tersebut di atas, maka keputusan
a quo yang dikeluarkan Tergugat yaitu Keputusan Ketua Badan Pengawas
am

ub
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor KEP-04/BL/WPPE/S.5/2012,
tertanggal 21 Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang
ep
Perseorangan Sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek atas nama Fresty
k

Hendayani dan Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan


ah

Lembaga Keuangan Nomor : KEP-06/BL/WMI/S.5/2012, tertanggal 21


R

si
Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai
Wakil Manager Investasi atas nama Fresty Hendayani telah bertentangan

ne
ng

dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Asas-Asas


Umum Pemerintahan Yang Baik sebagaimana yang diatur dalam Pasal 53

do
gu

ayat (2) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 tentang


Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan
Tata Usaha Negara, adalah sebagai berikut:
In
A

A. Bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan Yang


Berlaku:
ah

lik

A.1. Keputusan a quo bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 8


Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan atau Peraturan Pemerintah
m

ub

Nomor 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di


Bidang Pasar Modal, adalah sebagai berikut:
ka

1. Keputusan a quo bertentangan dengan Pasal 102 Undang-


ep

Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal yang


ah

berbunyi sebagai berikut:


R

(1) Bapepam mengenakan sanksi administratif atas


es

pelanggaran undang-undang ini dan atau peraturan


M

ng

pelaksanaannya yang dilakukan oleh setiap pihak yang


on
gu

Halaman 13 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari

si
Bapepam;
(2) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam ayat

ne
ng
(1) dapat berupa:
a. Peringatan tertulis;
b. Denda yaitu kewajiban untuk membayar sejumlah

do
gu uang tertentu;
c. Pembatasan kegiatan usaha;

In
A
d. Pembekuan kegiatan usaha;
e. Pencabutan izin usaha;
ah

lik
f. Pembatalan persetujuan; dan
g. Pembatalan pendaftaran;
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai sanksi administratif
am

ub
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2)
ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah;
ep
2. Berdasarkan Pasal 102 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8
k

Tahun 1995 tentang Pasar Modal, secara tegas disebutkan


ah

Tergugat mempunyai Kewenangan untuk mencabut Izin


R

si
Orang Perseorangan Sebagai Wakil Perantara Pedagang
Efek dan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manager

ne
ng

Investasi atas nama Penggugat, apabila Penggugat


melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang

do
gu

Pasar Modal dan atau melanggar Peraturan Pemerintah


Nomor 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di
Bidang Pasar Modal;
In
A

3. Bahwa faktanya Penggugat tidak pernah melanggar Undang-


Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan atau
ah

lik

melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995


tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal;
m

ub

4. Bahwa didalam keputusan a quo tidak ada menyebutkan


Penggugat melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995
ka

tentang Pasar Modal dan atau melanggar ketentuan


ep

Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang


ah

Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal;


R

5. Bahwa peraturan Bapepam dan LK sebagaimana yang


es

tercantum dalam keputusan a quo, yaitu:


M

ng

on
gu

Halaman 14 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
a. Angka 3 huruf a angka 1) huruf e) dan f) Peraturan

si
Bapepam Nomor V.A.1 Lampiran Keputusan Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor

ne
ng
KEP-334/BL/2007, tanggl 28 September 2007 tentang
Perizinan Perusahaan Efek;
b. Angka 3 huruf b angka 1) huruf g) dan h) Peraturan

do
gu Bapepam dan LK Nomor V.A.3 Lampiran Keputusan
Ketua Bapepam dan LK Nomor KEP-479/BL/2009,

In
A
tanggal 31 Desember 2009 tentang Perizinan Perusahaan
Efek Yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai Manager
ah

lik
Investasi;
Bukanlah peraturan yang mengatur tentang pencabutan izin
orang perseorang sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek
am

ub
dan bukan pula peraturan yang mengatur tentang
Pencabutan Izin Orang Perseorangan sebagai Wakil
ep
Manager Investasi, sebagaimana yang dimaksud dalam
k

Pasal 102 ayat (1) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 8


ah

Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan atau Pasal 61


R

si
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang
Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal;

ne
ng

6. Bahwa sehingga dengan demikian Keputusan a quo tanggal


21 Desember 2012 yang dikeluarkan Tergugat telah

do
gu

bertentangan dengan Pasal 102 ayat (1) dan atau ayat (3)
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
dan atau bertentangan dengan Pasal 61 Peraturan
In
A

Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan


Kegiatan Di Bidang Pasar Modal;
ah

lik

Atau:
A.2. Keputusan a quo bertentangan dengan Undang-Undang Nomor
m

ub

40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;


1. Keputusan a quo bertentangan dengan Pasal 1 ayat (5)
ka

Juncto Pasal 97 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun


ep

2007 tentang Perseroan Terbatas, yang berbunyi sebagai


ah

berikut:
R

a. Pasal 1 ayat (5) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 :


es

Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan


M

ng

bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan


on
gu

Halaman 15 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud

si
dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan sesuai
dengan ketentuan anggaran dasar;

ne
ng
b. Pasal 97 ayat (5) Undang-Undang Nomor 40 Tahun
2007:
Direksi bertanggung jawab atas pengurusan perseroan

do
gu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat 1 (1);
2. Bahwa permasalahan Reksa Dana Harvestindo Istimewa

In
A
terjadi pada saat H.T. Helmy Azwary sebagai Direktur Utama
PT. Harvestindo Asset Management;
ah

lik
3. Bahwa H.T. Helmy Azwary selaku Direktur Utama telah
mengendalikan PT. Harvestindo Asset Management yang
melanggar Pasal 27 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995
am

ub
tentang Pasar Modal;
4. Bahwa H.T. Helmy Azwary bertanggung jawab terhadap
ep
pengurusan serta pengelolaan Reksa Dana Harvestindo
k

Istimewa termaksud bertanggung jawab atas pelanggaran


ah

Pasal 27 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 yang


R

si
dilakukan PT. Harvestindo Asset Management, berdasarkan
Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan

ne
ng

Lembaga Keuangan Nomor: KEP.04/BL/WMI/S.5/2010,


tanggal 8 Juni 2010 tentang Pencabutan Izin Orang

do
gu

Perseorangan sebagai Wakil Manager Investasi atas nama


H.T. Helmy Azwary (Direktur Utama);
5. Bahwa karena itu Penggugat tidak dapat dimintakan
In
A

pertanggung jawaban atas pelanggaran yang dilakukan oleh


Direktur Utama yang lama yaitu H.T.Helmy Azwary;
ah

lik

6. Bahwa dengan demikian Keputusan a quo yang dikeluarkan


Tergugat telah bertentangan dengan Pasal 1 ayat (5) Juncto
m

ub

Pasal 97 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007


tentang Perseroan Terbatas;
ka

B. Keputusan a quo bertentang dengan Asas-Asas Umum


ep

Pemerintahan Yang Baik sebagimana yang diatur dalam Pasal 3


ah

Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 beserta Penjelasannya


R

yaitu:
es

1. Asas Kepastian Hukum adalah Asas dalam Negara Hukum yang


M

ng

mengutamakan landasan peraturan perundang-undangan,


on
gu

Halaman 16 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
kepatutan, dan keadilan dalam setiap kebijakan Penyelengara

si
Negara. Kebijakan Tergugat yang mengeluarkan Keputusan a quo
tidak berlandaskan peraturan perundang-undangan yang berlaku

ne
ng
yakni Pasal 102 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995
tentang Pasar Modal Juncto Pasal 61 Peraturan Pemerintah
Nomor 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di

do
gu Bidang Pasar Modal, sebagai landasan untuk mencabut izin orang
perseorangan sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek dan

In
A
mencabut izin orang perseorangan sebagai wakil manager
investasi atas nama Penggugat;
ah

lik
2. Asas Profesionalitas adalah Asas yang mengutamakan keahlian
yang berlandaskan kode etik dan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Tergugat sebagai Pembinaan,
am

ub
Pengaturan, dan Pengawasan sehari-hari kegiatan Pasar Modal
tidak profesionalitas dalam menggunakan keahliannya
ep
mengeluarkan keputusan a quo yang tidak berlandaskan pada
k

peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-


ah

Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal Juncto


R

si
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang
Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal. Selain itu

ne
ng

Tergugat dengan keahlian yang ada padanya sejak awal


mengetahui pembentukan Reksada Harvestindo Istimewa melalui

do
gu

penawaran umum tanggal 23 September 2007 terdapat informasi


yang tidak benar terkait dengan jenis efek yang dapat dibeli
sebagai portofolio Reksa Dana Harvestindo Istimewa (RHI)
In
A

sampai dengan pengelolaan Reksa Dana Harvestindo Istimewa


dalam bentuk Promissory Note (PN) dengan tidak menyimpan
ah

lik

dana yang berasal dari pelunasan Promissory Notes pada Bank


Kustodion bahkan Menggunakan dana pelunasan Promissory
m

ub

Notes (PN) untuk pelunasan redemption pemegang unit


penyertaan tanpa melalui Bank Kustodion sehingga jumlah
ka

pemegang unit penyertaan Reksa Dana Harvestindo Istimewa


ep

tidak berkurang, untuk membiayai perusahaan dan keperluan para


ah

pemegang saham, yang dilakukan H.T. Helmy Azwary selaku


R

Direktur Utama PT. Harvestindo Asset Management dan sejak


es

Agustus 2011 penagihan Promissory Notes dilakukan oleh


M

ng

Persons in Charge (PIC) berdasarkan kesepakatan atau perjanjian


on
gu

Halaman 17 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tertanggal 4 Agustus 2011 antara Konsorsium Investor Reksa

si
Dana Harvestindo Istimewa dengan PT. Harvestindo Aset
Management;

ne
ng
Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas Penggugat mohon kepada
Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta agar memberikan putusan sebagai
berikut:

do
gu 1. Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya;
2. Menyatakan batal atau tidak sah:

In
A
a. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan Nomor KEP-04/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21 Desember
ah

lik
2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil
Perantara Pedagang Efek atas nama Fresty Hendayani;
b. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
am

ub
Keuangan Nomor : KEP-06/BL/WMI/S.5/2012, tertanggal 21 Desember
2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil
ep
Manager Investasi atas nama Fresty Hendayani;
k

3. Mewajibkan Tergugat untuk mencabut:


ah

a. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga


R

si
Keuangan Nomor KEP-04/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21 Desember
2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil

ne
ng

Perantara Pedagang Efek atas nama Fresty Hendayani;


b. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga

do
gu

Keuangan Nomor : KEP-06/BL/WMI/S.5/2012, tertanggal 21 Desember


2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil
Manager Investasi atas nama Fresty Hendayani;
In
A

4. Menghukum Tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul dalam


perkara ini;
ah

lik

Menimbang, bahwa terhadap gugatan tersebut Tergugat telah


mengajukan eksepsi yang pada pokoknya atas dalil-dalil sebagai berikut:
m

ub

Gugatan Penggugat Kabur dan Tidak Jelas (Obscuur Libel);


1. Bahwa dalam gugatannya pada halaman 1 alinea terakhir, Penggugat
ka

menyebutkan Objek Sengketa Nomor 2 adalah:


ep

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan


ah

Nomor: KEP-06/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21 Desember 2012 tentang


R

Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manager Investasi


es

atas nama Fresty Hendayani;


M

ng

on
gu

Halaman 18 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
2. Bahwa dalam petitumnya nomor 2 huruf b, Penggugat memohon agar

si
Majelis Hakim memberikan putusan menyatakan batal atau tidak sah:
b. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga

ne
ng
Keuangan Nomor: KEP-06/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21
Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai
Wakil Manager Investasi atas nama Fresty Hendayani;

do
gu 3. Bahwa dalam petitumnya nomor 3 huruf b, Penggugat memohon agar
Majelis Hakim memberikan putusan untuk mencabut:

In
A
b. Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan Nomor: KEP-06/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21
ah

lik
Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai
Wakil Manager Investasi atas nama Fresty Hendayani;
4. Bahwa gugatan Penggugat tersebut kabur dan tidak jelas (Obscuur Libel)
am

ub
karena Pengugat menyebutkan Objek Sengketa secara tidak cermat dan
tidak teliti;
ep
5. Bahwa dalam Pemeriksaan Persiapan, Tergugat telah menyerahkan
k

fotocopy kedua objek sengketa kepada Majelis Hakim dan selanjutnya


ah

Majelis Hakim telah meminta kepada Penggugat untuk memperbaiki


R

si
gugatannya. Namun demikian gugatan Penggugat ternyata tetap tidak
cermat dan tidak teliti;

ne
ng

6. Bahwa Objek Sengketa yang diterbitkan oleh Tergugat pada kenyataannya,


adalah Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor: KEP-06/BL/

do
gu

WMI/S.5/2012, tertanggal 21 Desember 2012 tentang Pencabutan Izin


Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manager Investasi atas nama Fresty
Hendayani;
In
A

7. Bahwa apabila gugatan Penggugat dikabulkan, maka petitum yang


dimohonkan oleh Penggugat tidak bisa dilaksanakan oleh Tergugat, karena
ah

lik

Tergugat tidak pernah menerbitkan Surat Keputusan Ketua Bapepam dan


LK Nomor: KEP-06/BL/WPPE/S.5/2012, tertanggal 21 Desember 2012
m

ub

tentang Pencabutan Izin Orang Perseorangan Sebagai Wakil Manager


Investasi atas nama Fresty Hendayani;
ka

8. Bahwa yang benar adalah Tergugat menerbitkan Objek sengketa berupa


ep

Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor: KEP-06/BL/WMI/


ah

S.5/2012, tertanggal 21 Desember 2012 tentang Pencabutan Izin Orang


R

Perseorangan Sebagai Wakil Manager Investasi atas nama Fresty


es

Hendayani;
M

ng

on
gu

Halaman 19 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
9. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas terbukti bahwa gugatan

si
Penggugat tentang penyebutan Objek Sengketa adalah kabur dan tidak
jelas (Obscuur Libel);

ne
ng
10. Bahwa mengingat gugatan Penggugat adalah kabur dan tidak jelas
(Obscuur Libel), sudah sesuai dengan hukum apabila Majelis Hakim
menyatakan bahwa gugatan Penggugat tidak dapat diterima;

do
gu Bahwa terhadap gugatan tersebut, Pengadilan Tata Usaha Negara
Jakarta telah mengambil putusan, yaitu Putusan Nomor 37/G/2013/PTUN-JKT.

In
A
Tanggal 23 Juli 2013 yang amarnya sebagai berikut:
I. Dalam Eksepsi:
ah

lik
- Menolak eksepsi Tergugat;
II. Dalam Pokok Perkara:
1. Menolak gugatan Penggugat seluruhnya;
am

ub
2. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar
Rp 151.000,00 (Seratus lima puluh satu ribu rupiah);
ep
Menimbang, bahwa dalam tingkat banding atas permohonan Penggugat
k

Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tersebut telah dikuatkan oleh


ah

Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta dengan Putusan Nomor


R

si
267/B/2013/PT.TUN.JKT. Tanggal 28 Januari 2014;
Menimbang, bahwa sesudah putusan terakhir ini diberitahukan kepada

ne
ng

Pembanding/Penggugat pada tanggal 28 Februari 2014, kemudian terhadapnya


oleh Pembanding/Penggugat dengan perantaraan kuasanya, berdasarkan

do
gu

Surat Kuasa Khusus tanggal 5 Maret 2014 diajukan permohonan kasasi secara
lisan pada tanggal 6 Maret 2014, sebagaimana ternyata dari Akta Permohonan
Kasasi Nomor 37/G/2013/PTUN-JKT. yang dibuat oleh Panitera Pengadilan
In
A

Tata Usaha Negara Jakarta. Permohonan tersebut diikuti dengan Memori


Kasasi yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara tersebut
ah

lik

pada tanggal 19 Maret 2014;


Bahwa setelah itu, oleh Termohon Kasasi yang pada tanggal 25 Maret
m

ub

2014 telah diberitahu tentang Memori Kasasi dari Pemohon Kasasi, diajukan
Jawaban Memori Kasasi yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha
ka

Negara Jakarta pada tanggal 8 April 2014;


ep

Menimbang, bahwa permohonan kasasi a quo beserta alasan-alasannya


ah

telah diberitahukan kepada pihak lawan dengan saksama, diajukan dalam


R

tenggang waktu dan dengan cara yang ditentukan oleh Undang-Undang Nomor
es

14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana telah diubah dengan


M

ng

on
gu

Halaman 20 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang-

si
Undang Nomor 3 Tahun 2009, maka secara formal dapat diterima;
ALASAN KASASI

ne
ng
Menimbang, bahwa alasan-alasan yang diajukan oleh Pemohon Kasasi
dalam Memori Kasasi pada pokoknya sebagai berikut:
1. Bahwa Pemohon Kasasi/Pembanding/Penggugat keberatan dan menolak

do
gu arnar dan pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat Banding yang
menguatkan dan mengambil alih pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat

In
A
Pertama dalam Pokok Perkara.
2. Bahwa pencabutan Izin Pemohon Kasasi sebagai Wakil Perantara
ah

lik
Pedagang Efek dan sebagai Wakil Manajer Investasi dilakukan dalam
keadaan yang terburu-buru yaitu pada tanggal 21 Desernber 2012 (BUKTI
P-1 dan BUKTI P-2), disaat-saat akan beralihnya tugas dan wewenang
am

ub
dari Bapepam dan LK ke Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 31
Desember 2012, sehingga dilakukan dengan cara-cara melanggar Pasal
ep
102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal Jo.
k

Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 1995 tentang


ah

Penyelenggaran Kegiatan Di Bidang Pasar Modal.


R

si
3. Bahwa Judex Facti Tingkat Banding tidak menerapkan hukum
sebagaimana mestinya atau meianggar hukum yang berlaku yaitu Pasal

ne
ng

102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan


Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995, karena telah mengambil alih

do
gu

pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat Pertama yaitu fakta hukum poin
2 s/d 25 halaman 75 s/d 83 Putusan, dengan alasan-alasan sebagai
berikut:
In
A

3.1. Bahwa Judex Facti Tingkat Banding tidak menerapkan hukum


sebagaimana mestinya yaitu Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang-
ah

lik

Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah


Nomor 45 Tahun 1995 terhadap Pemohon Kasasi sebagai Wakil
m

ub

Perantara Pedagang Efek dan sebagai Wakil Manajer


Investasi.
ka

3.2. Bahwa dasar hukum pencabutan Izin sebagai Wakil Perantara


ep

Pedagang Efek dan sebagai Wakil Manajer Investasi, adalah:


ah

a. Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995,


R

berbunyi:
es

1. Bapepam mengenakan sanksi administratif atas


M

ng

pelanggaran undang-undang ini dan atau peraturan


on
gu

Halaman 21 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
pelaksanaannya yang dilakukan oleh setiap pihak yang

si
memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari
Bapepam.

ne
ng
b. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995, berbunyi:
Emiten, Perusahaan Publik, Bursa Efek, Lembaga Kliring dan
Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Reksa

do
gu Dana, Perusahaan Efek, Penasihat Investasi, Wakil Penjamin
Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek, Wakil Manajer

In
A
Investasi, Biro Adrninistrasi Efek, Kustodian, Wali Amanat,
Profesi Penunjang Pasar Modal, dan pihak lain yang telah
ah

lik
memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari Bapepam,
serta direktur, kornisaris, dan setiap pihak yang memiliki
sekurangkurangnya 5% (lima perseratus) saham Emiten atau
am

ub
Perusahaan Publik, yang melakukan pelanggaran atas ketentuan
peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal dikenakan
ep
sanksi administrative berupa:
k

a. Peringatan tertulis;
ah

b. Denda yaitu kewajiban untuk membayar


R

si
c. Sejumlah uang tertentu;
d. Pembatasan kegiatan usaha;

ne
ng

e. Pembekuan kegiatan usaha;


f. Pencabutan izin usaha;

do
gu

g. Pembatalan persetujuan; dan


h. Pembatalan pendaftaran.
3.3. Bahwa berdasarkan Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8
In
A

Tahun 1995 disebutkan "Yang dilakukan oleh setiap pihak yang


memperoleh izin" dan setiap pihak yang memperoleh izin telah
ah

lik

dijelaskan secara tegas dalam Pasal 61 Peraturan Pemerintah


Nomor 45 Tahun 1995 diantaranya adalah Wakil Perantara
m

ub

Pedagang Efek dan Wakil Manajer Investasi yaitu BUKTI P-4A dan
BUKTI P-4B.
ka

3.4. Bahwa berdasarkan Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8


ep

Tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun


ah

1995 dihubungkan dengan BUKTI P-4A dan BUKTI P-4B maka Yang
R

melakukan pelanggaran adalah Pemohon Kasasi sebagai Wakil


es

Perantara Pedagang Efek dan Pemohon Kasasi sebagai Wakil


M

ng

Manajer Investasi.
on
gu

Halaman 22 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
3.5. Bahwa ternyata Judex Facti Tingkat Banding dalam pertimbangan

si
hukumnya yang mengambil alih pertimbangan hukum Judex Facti
Tingkat Pertama yaitu fakta hukum poin 2 s/d 25 halaman 75 s/d 83

ne
ng
Putusan telah mengadili Pemohon Kasasi selaku Direksi PT.
Harvestindo Asset Management.
3.6. Bahkan pada fakta hukum poin 23 dan 25 halaman 83 Putusan,

do
gu Judex Facti Tingkat Banding yang mengambil alih pertimbangan
hukum Judex Facti Tingkat Pertama menyatakan Yang Melakukan

In
A
Pelanggaran adal.ah Pemohon Kasasi sebagai Direksi PT.
Harvestindo Asset Management.
ah

lik
3.7. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas, maka Judex Facti
Tingkat Banding tidak menerapkan hukum sebagaimana mestinya
yaitu tidak menerapkan Pasal. 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8
am

ub
tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
1995 sebagaimana mestinya, kerana telah salah dan keliru
ep
menentukan pihak yang melakukan pelanggaran adalah Pemohon
k

Kasasi selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management.


ah

3.8. Bahwa seharusnya Yang melakukan Pelanggaran adalah Pemohon


R

si
Kasasi sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek dan sebagai Wakil
Manajer Investasi berdasarkan Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang

ne
ng

Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor


45 Tahun 1995 Jo. BUKTI P-4A dan BUKTI P-4B.

do
gu

3.9. Bahwa dengan demikian maka fakta hukum poin 2 s/d 25 halaman 75
s/d 83 Putusan, Melanggar Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor
8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal Jo. Pasal 61 Peraturan
In
A

Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang Penyelengaraan Kegiatan


di Bidang Pasar Modal.
ah

lik

4. Bahwa Judex Facti Tingkat Banding Salah Menerapkan Hukum Yang


Berlaku yaitu fakta hukum poin 6 halaman 76 sd 77 Putusan dan
m

ub

pertimbangan hukum halaman 85 putusan yang mengambil alih


pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat Pertama, dengan alasan-alasan
ka

sebagai berikut:
ep

4.1. Bahwa uraian-uraian dalam poin 3 di atas merupakan satu kesatuan


ah

yang tidak dapat dipisahkan dalam uraian-uraian di bawah ini.


R

4.2. Bahwa Dasar Hukum Pencabutan Izin sebagai Wakil Perantara


es

Pedagang Efek dan sebagai Wakil Manajer Investasi diatur dalam


M

ng

on
gu

Halaman 23 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61

si
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995.
4.3. Bahwa berdasarkan Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8

ne
ng
Tahun 1995 tentang Pasar Modal "... atas pelangaran undang-
undang ini dan atau peraturan pelaksananya" yang dimaksud dengan
undang-undang ini adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995

do
gu tentang Pasar Modal sedangkan yang dimaksud dalam
peraturan pelaksananya adalah peraturan pelaksanya dari Undang-

In
A
Undang Pasar Modal yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
1995 tentang Penyelenggaran Kegiatan Dibidang Pasar Modal.
ah

lik
4.4. Bahwa berdasarkan Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
1995 " .... pelanggaran atas ketentuan peraturan perundang-
undangan dibidang pasar modal .. " yang dimaksud dengan
am

ub
peraturan perundang-undangan dibidang pasar modal adalah
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan
ep
atau Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang
k

Penyelenggaran Kegiatan Dibidang Pasar Modal.


ah

4.5. Bahwa ternyata Judex Facti Tingkat Banding tidak menerapkan Pasal
R

si
102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 sebagaimana mestinya,

ne
ng

sehingga Judex Facti Tingkat Banding telah salah menerapkan


hukum yang berlaku yaitu:

do
gu

a. Angka 3 huruf a angka (1) huruf e dan f Lampiran Surat


Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan Nomor KEP-334/BL/2007 tanggal 28 September 2007
In
A

tentang Perizinan Perusahaan Efek (BUKTI P-3A);


b. Angka 3 huruf b angka (1) huruf 9 dan h Lampiran Surat
ah

lik

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan LK Nomor


KEP-479/BL/2009 tanggal 31 Desember 2009 tentang Perizinan
m

ub

Perusahaan Efek Yang Melakukan Kegiatan Usaha Sebagai


Manajer Investasi (BUKTI P-3B);
ka

4.6. Bahwa peraturan tersebut di atas adalah mengatur persyaratan


ep

integritas untuk menjadi Direksi dan Komisaris Perusahaa Efek,


ah

sedangkan Izin Wakil Perantara Pedagang Efek dan IZIN Wakil


R

Manajer Investasi telah diatur dalam peraturan sebagai berikut:


es

a. Pasal 32 Jo. Pasal 33 Undang-Undang Nomor 8 Tahun


M

ng

1995 tentang Pasar Modal.


on
gu

Halaman 24 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
b. Pasal Pasal 38 s/d Pasal 40 Peraturan Pemerintah Nomor 45

si
Tahun 1995 tentang Penyelenggaran Kegiatan D Bidang Pasar
Modal.

ne
ng
c. BUKTI T-7 yaitu Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal dan LK Nomor KEP-547/BL/2010 tanggal 28 Desember
2010 tentang Perizinan Wakil Perusahaan Efek.

do
gu 4.7. Mohon Judex Jure mempertimbangkan BUKTI T-7 yaitu Surat
Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan LK Nomor

In
A
KEP-547/BL/2010 tanggal 28 Desember 2010 tentang Perizinan
Wakil Perusahaan Efek, karena Judex Facti Tingkat Banding
ah

lik
dan Judex Facti Tingkat Pertama Tidak Pernah
Mempertimbangkannya, padahal peraturan tersebut (BUKTI T-7)
mengatur Izin Wakil Perantara Pedagang Efek dan Wakil Manajer
am

ub
Investasi dimana dalam angka 11 peraturan tersebut memuat sanksi
bagi Wakil Perantara Pedagang Efek dan Wakil Manajer Investasi,
ep
berbunyi sebagai berikut:
k

11. Dengan tidak mengurangi ketentuan pidana dibidang Pasar


ah

Modal, Bapepam dan LK berwenang mengenakan sanksi


R

si
terhadap setiap pelanggaran ketentuan peraturan ini, termasuk
pihak-pihak yang menyebabkan terjadinya pelanggaran

ne
ng

tersebut.
4.8. Bahwa seharusnya Judex Facti Tingkat Banding menerapkan hukum

do
gu

yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang


Pasar Modal dan atau Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995
tentang Penyelenggaran Kegiatan Di Bidang Pasar Modal atau
In
A

Peraturan Bapepam sebagai berikut:


 Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan LK
ah

lik

Nomor KEP-547/BL/2010 tanggal 28 Desember 2010 Tentang


Perizinan Wakil Perusahaan Efek (BUKTI T-7) .
m

ub

4.9. Bahwa berdasarkan urian-uraian tersebut di atas, maka Judex Facti


Tingkat Banding telah salah menerapkan hukum yang berlaku yaitu
ka

fakta hukum poin 6 halaman 76 sd 77 Putusan dan pertimbangan


ep

hukum halaman 85 Putusan.


ah

5. Bahwa Judex Facti Tingkat Banding telah salah dan keliru menerapkan
R

Pasal 92 ayat 1 dan ayat 2 dan Pasal. 97 ayat 1 Undang-Undang Nomor


es

40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, sebagaimana dalam fakta


M

ng

hukum poin 7 halaman 77 Putusan yang mengambil alih pertimbangan


on
gu

Halaman 25 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
hukum Judex Facti Tingkat Pertama dengan alasan-alasan sebagai

si
berikut:
5.1. Bahwa Dasar hukum pencabutan Izin sebagai Wakil Perantara

ne
ng
Pedagang Efek dan sebagai Wakil Manajer Investasi adalah Pasal
102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar
Modal, yang berbunyi sebagai berikut:

do
gu 1. Bapepam mengenakan sanksi administratif atas pelanggaran
undang-undang ini dan atau peraturan pelaksanaannya yang

In
A
dilakukan oleh setiap pihak yang memperoleh izin, persetujuan,
atau pendaftaran dari Bapepam.
ah

lik
5.2. Bahwa Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun
1995 tentang Pasar Modal secara tegas menyatakan
"atas pelanggaran undang-undang ini dan atau peraturan
am

ub
pelaksanaannya" yang dimaksud undang-undang ini adalah Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan yang
ep
dimaksud dengan Peraturan Pelaksanaannya adalah Peraturan
k

Pelaksana dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 yaitu


ah

Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang


R

si
Penyelengaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal.
5.3. Bahwa ternyata Judex Facti Tingkat Banding yang

ne
ng

mengambi alih pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat Pertama


telah salah dan keliru menerapkan Pasal 92 ayat 1 dan ayat 2 dan

do
gu

Pasal 97 ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang


Perseroan Terbatas terhadap Pemohon Kasasi sebagai Wakil
Perantara Pedagang Efek dan sebagai Wakil Manajer Investasi.
In
A

5.4 . Bahwa Pasal 92 ayat 1 dan ayat 2 dan Pasal 97


ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
ah

lik

Terbatas sebagaimana dalam fakta hukum poin 7 halaman 77


putusan, bukanlah peraturan perundang-undangan sebagaimana
m

ub

dimaksud dalam Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun


1995 tentang Pasar Modal.
ka

5.5. Bahwa berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas maka Judex Facti


ep

Tingkat Banding yang mengambil alih pertimbangan hukum Judex


ah

Facti Tingat Pertama telah Salah Menerapkan Hukum Yang Berlaku


R

yaitu Pasal 92 ayat 1 dan ayat 2 dan Pasal 97 ayat 1 Undang-


es

Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas terhadap


M

ng

on
gu

Halaman 26 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Pemohon Kasasi sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek dan

si
sebagai Wakil Manajer Investasi.
6. Bahwa Judex Facti Tingkat Banding yang mengambi alih

ne
ng
pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat Pertama yaitu fakta hukum poin
2 s/d 25 halaman 75 s/d 83 Putusan, telah Melanggar Pasal 27 Jo. Pasal
31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, dengan

do
gu alasan-alasan sebagai berikut:
6.1. Bahwa pengelola Reksa Dana adalah Manajer Investasi berdasarkan

In
A
Pasal 21 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar
Modal, berbunyi sebagai berikut:
ah

lik
(1) Pengelolaan Reksa Dana, baik yang berbentuk Perseroan
maupun yang berbentuk kontrak investasi kolektif, dilakukan
oleh Manajer Investasi berdasarkan kontrak.
am

ub
6.2. Bahwa sesuai Pasal 30 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995
tentang Pasar Modal, PT. Harvestindo Asset Management telah
ep
memperoleh Izin sebagai Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan
k

usaha sebagai Manajer Investasi berdasarkan BUKTI P-5A, yang


ah

kemudian Izin tersebut dicabut oleh Termohon Kasasi berdasarkan


R

si
BUKTI P-5B = BUKTI T-12.
6.3. Bahwa PT. Harvestindo Asset Management selaku Perusahaan Efek

ne
ng

sebagai Manajer Investasi adalah Pengelola Reksa Dana


Harvestindo Istimewa berdasarkan BUKTl P-6 Jo. Pasal 21 ayat 1

do
gu

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995.


6.4. Bahwa Pemohon Kasasi menjabat sebagai Direktur Utama PT.
Harvestindo Asset Management pada tanggal 6 Desember 2010
In
A

(BUKTI P-7B = BUKTI T-13B Jo. BUKTI T-13A), dan ternyata


permasalahan Reksa Dana Harvestindo Istimewa telah terjadi
ah

lik

sebelum Pemohon Kasasi menjabat sebagai Direktur Utama


berdasarkan BUKTI P-12 dan BUKTI P-13 dan BUKTI
m

ub

T-24, BUKTI T-25, BUKTI T-26, BUKTI T-27, dan


BUKTI T-28.
ka

6.5. Bahwa PT. Harvestindo Asset Management selaku Perusahaan Efek


ep

sebagai Manajer Investasi (BUKTI P-5A) bertanggung jawab atas


ah

pengelolaaan Reksa Dana Harvestindo Istimewa berdasarkan Pasal


R

27 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar


es

Modal, berbunyi sebagai berikut:


M

ng

on
gu

Halaman 27 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
(1) Manajer Investasi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung

si
jawab menjalankan tugas sebaik mungkin semata-mata untuk
kepentingan Reksa Dana.

ne
ng
(2) Dalam hal Manajer Investasi tidak melaksanakan kewajibannya
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), Manajer Investasi
tersebut wajib bertanggungjawab atas segala

do
gu kerugian yang timbul karena tindakannya.
6.6. Bahwa PT . Harvestindo Asset Management selaku Perusahaan Efek

In
A
sebagai Manajer Investasi bertanggung jawab atas pengelolaan
Reksa Dana Harvestindo Istimewa yang dilakukan oleh Pemohon
ah

lik
Kasasi selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management
berdasarkan Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang
Pasar Modal berbunyi:
am

ub
Perusahaan Efek bertanggung jawab terhadap segala
kegiatan yang berkaitan dengan efek yang dilakukan oleh Direktur,
ep
Pegawai, dan pihak lain yang bekerja untuk perusahaan tersebut;
k

6.7. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka Pertimbangan


ah

Hukum Judex Facti Tingkat Banding yang mengambil alih


R

si
pertimbangan hukum Judex Facti Tingkat Pertama yaitu fakta hukum
poin 2 s/d 25 halaman 75 s/d 83 Putusan menyatakan

ne
ng

Pemohon Kasasi selaku Direksi bertanggung jawab atas penguruan


PT. Harvestindo Asset Management pada saat terjadinya

do
gu

pelanggaran telah melanggar dan bertentangan dengan Pasal 27 Jo.


Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar
Modal.
In
A

7. Bahwa Pemohon Kasasi keberatan dan menolak pertimbangan hukum


Judex Facti Tingkat Banding yang mengambil alih pertimbangan hukum
ah

lik

Judex Facti Tingkat Pertama pada halaman 85 sd 86 putusan berbunyi


"Menimbang, bahwa dari fakta-fakta hukum tersebut di atas apabila
m

ub

dihubungkan dengan ketentuan hukum tersebut, maka Majelis Hakim


mempertimbangkan adalah berdasarkan peraturan perundang-undangan
ka

yang berlaku tentang kewenangan Tergugat dalam menerbitkan kedua


ep

objek sengketa dan subtansi proedur yang ditempuh Tergugat dalam


ah

proses penerbitan kedua objek sengketa, dan Majelis Hakim tidak


R

menemukan adanya cacat yuridis dalam penerbitan kedua Keputusan Tata


es

Usaha Negara tersebut", dengan alasan-alasan sebagai berikut:


M

ng

on
gu

Halaman 28 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 28
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
7.1. Bahwa penerbitan kedua objek sengketa cacat subtansi atau cacat isi

si
hal ini dapat dilihat dari Konsiderans Menirnbang huruf a, b dan c
kedua Objek Sengketa berbunyi sebagai berikut:

ne
ng
a. Bahwa pada kurun waktu masa jabatan Sdr. Fresty Hendyani
selaku DIREKSI PT. Harvestindo Asset Management .... Dst ;
b. Bahwa Sdr. Fresty Hendayani selaku DIREKSI PT. Harvestindo

do
gu Asset Management..... dst;
c. Bahwa selaku DIREKSI PT. Harvestindo Asset Managementdst,

In
A
Sdr. Fresty Hendayani bertanggung jawab terhadap pengurusan
PT. Harvestindo Asset Management pada saat
ah

lik
terjadinya pelanggaran sebagaimana dimaksud pada huruf a, dan
perbuatannya sebagaimana pada huruf b di atas;
7.2. Bahwa dikatakan Cacat Subtansi atau Cacat Isi, karena Subtansi
am

ub
atau Isi kedua objek sengketa yang tercantum dalam Konsiderans
Menimbang huruf a, b dan c tidak sesuai dengan peraturan dasarnya
ep
yaitu Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo.
k

Pasal 61 Peraturan pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 Jo. Bukti P-4A


ah

dan Bukti P-4B.


R

si
7.3. Bahwa Subtansi atau Isi kedua objek sengketa dalam Konsideran
Menimbang huruf a, b dan c yang melakukan pelanggaran adalah

ne
ng

Pemohon Kasasi selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management,


tidak sesuai dengan Pasa1 102 ayat 1 Undang- Undang Nomor 8

do
gu

Tahun 1995 : "Yang dilakukan setiap pihak yang memperoleh izin"


dan setiap pihak yang memperoleh izin telah dijelaskan secara tegas
dalam Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
In
A

1995 diantaranya Wakil Perantara Pedagang Efek dan Wakil Manajer


Investasi yaitu Pemohon Kasasi sebagai Wakil Perantara Pedagang
ah

lik

Efek (BUKTI P- 4A) dan Pemohon Kasasi sebagai Wakil Manajer


Investasi (BUKTI P-4B).
m

ub

7.4. Bahwa selain itu, Subtansi atau Isi kedua objek sengketa dalam
Konsideran Menimbang pada huruf c yang bertanggung jawab adalah
ka

Pemohon Kasasi selaku Direksi PT. harvestindo Asset Management


ep

bertentangan dengan Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8


ah

Tahun 1995 yang berbunyi:


R

Perusahaan Efek bertanggungjawab terhadap segala kegiatan yang


es

berkaitan dengan efek yang dilakukan oleh Direktur, Pegawai, dan


M

ng

Pihak lain yang bekerja untuk perusahaan tersebut.


on
gu

Halaman 29 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 29
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
7.5. Bahwa penerbitan kedua objek sengketa mengandung

si
cacat kehendak berupa salah kira, adanya salah kira terjadi karena
kedua objek sengketa yang dilahirkan akibat adanya organ yang

ne
ng
salah sungguh yang lain dari yang seharusnya.
7.6. Bahwa salah kira sungguh-sungguh terjadi karena kedua objek
sengketa dalam Konsiderans Menimbang pada huruf a, b dan c

do
gu menyatakan yang melakukan pelanggaran adalah Pemohon Kasasi
selaku Direksi PT. Harvestindo Asset Management, lain dari yang

In
A
seharusnya yaitu Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun
1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 Jo.
ah

lik
Bukti P-4A dan Bukti P-4B yang melakukan pelanggaran adalah
Pemohon Kasasi sebagai Wakil Perantara pedagang Efek dan
sebagai Wakil Manajer Investasi.
am

ub
7.7. Bahwa selain itu, salah kira sungguh-sungguh terjadi karena kedua
objek sengketa dalam Konsideran Menimbang huruf c menyatakan
ep
yang bertanggung jawab adalah Pemohon Kasasi selaku
k

Direksi PT. Harvestindo Asset Management bertentangan dengan


ah

Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal


R

si
berbunyi:
Perusahaan Efek bertanggung jawab terhadap segala kegiatan

ne
ng

yang berkaitan dengan efek yang dilakukan oleh Direktur,


Pegawai, dan Pihak lain yang bekerja untuk perusahaan tersebut.

do
gu

7.8. Bahwa hal ini juga dikuakan dengan Keterangan "ahli Dr. Firdaus,
S.H., M.H.:
Saya pikir peranan DASAR MENIMBANG, DASAR MENGINGAT
In
A

dan DASAR MEMUTUS itu sangat penting, pertama kalau kita


bicara Dasar Menimbang itu berarti fakta yang menjadi dasar atau
ah

lik

bisa menjadi dasar alasan dikeluarkannya keputusan itu,


sedangkan dasar mengingat itu aturan hukumnya yang harus
m

ub

digunakan untuk mengatur terhaddp kira-kira ini yag mendasari


seorang pejabat mengambil keputusan itu, dan berdasarkan
ka

fakta itu pula yang kemudian menjadi objek keputusan dari


ep

keputusan pejabat itu sendiri, dan kalau itu tidak ketemu saya
ah

bukan menyatakan tidak sah tapi batal demi hukum.


R

7.9. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka penerbitan kedua


es

objek sengketa a quo mengandung cacat yurudis yaitu adanya cacat


M

ng

subtansi (isi) dan adanya cacat kehendak yang tidak sesuai


on
gu

Halaman 30 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 30
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
dengan maksud Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun

si
1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 dan
atau melanggar Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995

ne
ng
tentang Pasar Modal.
8. Bahwa Pemohon Kasasi keberatan dan menolak pertimbangan hukum
Judex Facti Tingkat Banding yang mengambil alih pertimbangan hukum

do
gu Judex Facti Tingkat Pertama pada halaman 86 Putusan "Menimbang,
bahwa Penggugat mendalilkan Tergugat dalam menerbitkan kedua objek

In
A
sengketa telah melanggar Asas-Asas Kepastian Hukum dan Asas
Profesionalitas, namun melalui uraian fakta hukum di atas Majelis Hakim
ah

lik
berpendapat kepada Penggugat oleh Tergugat telah diberikan
pemberitahuan adanya permasalahan penyelesaian piutang yang menjadi
hak Reksa Dana Harvestindo Istimewa, diberikan pengarahan untuk
am

ub
melakukan tindakan tertentu dan kesempatan waktu yang cukup untuk
menyelesaikan piutang yang menjadi hak Reksadana Harvestindo
ep
Istimewa, dan telah difasilitasi untuk mengadakan rapat dengan investor
k

Reksa Dana Harvestindo Istimewa. Selain itu tahapan pemeriksaan


ah

kepada Penggugat untuk membuktikan adanya pelanggaran Penggugat


R

si
dalam pekerjaannya sebagai Direktur Utama yang mengelola PT.
Harvestindo Asset Management telah dilakukan sesuai Peraturan

ne
ng

Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 1995 tentang Tata Cara


Pemeriksaan Di Bidang Pasar Modal. Maka Majelis Hakim berpendapat

do
gu

tidak terbukti dalil-dalil Penggugat yang menyatakan Tergugat dalam


menerbitkan kedua objek sengketa telah melanggar Asas-Asas Umum
Pemerintahan Yang Baik" dengan alasan-alasan sebagai berikut:
In
A

8.1. Bahwa kedua objek sengketa melanggar Asas Kepastian Hukum,


adalah Asas dalam Negara Hukum yang mengutamakan landasan
ah

lik

peraturan perundang-undangan, kepatutan, dan keadilan dalam


setiap kebijakan Penyelengara Negara, yaitu:
m

ub

8.1.1. Bahwa kedua objek sengketa dalam Konsiderans Menimbang


huruf a, b dan c menyatakan yang melakukan pelanggaran
ka

adalah Pemohon Kasasi selaku Direksi PT. Harvestindo Asset


ep

Management hal mana sesuai dengan pertimbangan hukum


ah

Judex Facti Tingkat Banding di atas "adanya pelanggaran


R

Penggugat dalam pekerjaannya sebagai Direktur Utama yang


es

mengelola PT. HaIvestindo Asset".


M

ng

on
gu

Halaman 31 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 31
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
8.1.2. Bahwa berdasarkan Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor

R
8 Tahun 1995 disebutkan “Yang dilakukan setiap pihak yang

si
memperoleh izin" dan setiap pihak yang memperoleh

ne
ng
izin telah dijelaskan secara tegas dalam Pasal 61 Peraturan
Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 diantaranya adalah Wakil
Perantara Pedagang Efek dan Wakil Manajer Investasi yaitu

do
gu Pemohon Kasasi sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek
(BUKTI P-4A) dan Pemohon Kasasi sebagai Wakil Manajer

In
A
Investasi (BUKTI P-4B).
8.1.3. Bahwa dengan demikian maka kedua objek sengketa yang
ah

lik
dikeluarkan Termohon Kasasi dalam Konsideran Menimbang
huruf a, b dan c tidak berlandaskan pada Isi Pasal 102 ayat 1
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan
am

ub
pemerintah Nomor 45 Tahun 1995.
8.1.4. Bahwa kedua objek sengketa dalam Konsiderans Menimbang
ep
huruf a, b dan c dan pertimbangan hukum Judex Tingkat
k

Banding di atas "adanya pelanggaran Penggugat dalam


ah

pekerjaannya sebagai Direktur Utama yang mengelola PT.


R

si
Harvestindo Asset". Juga telah bertentangan dengan Pasal 31
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar

ne
ng

Modal, berbunyi sebagai berikut:


Perusahaan Efek bertanggung jawab terhadap segala

do
gu

kegiatan yang berkaitan denqan efek yang dilakukan oleh


Direktur, Pegawai, dan Pihak Lain yang bekerja untuk
perusahaan tersebut.
In
A

8.1.5. Bahwa hal-hal yang dinyatakan secara jelas dalam Pasal 102
ayat 1 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun
ah

lik

1995 dan atau Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun


1995 tidak untuk ditafsirkan lagi, karena telah secara jelas dan
m

ub

tegas Termohon Kasasi dalam mengeluarkan kedua objek


sengketa telah melanggar Asas Kepastian Hukum.
ka

8.2. Bahwa kedua objek sengketa melanggar Asas Profesionalitas,


ep

adalah Asas yang rnengutamakan keahlian yang berlandaskan kode


ah

etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,


R

yaitu:
es

8.2.1. Bahwa Termohon Kasasi sebagai Pembinaan, Pengaturan,


M

ng

dan Pengawasan sehari-hari kegiatan Pasar Modal tidak


on
gu

Halaman 32 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 32
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
profesionalitas dalam menggunakan keahlian yang ada

si
padanya dalam mengeluarkan kedua objek sengketa.
8.2.2. Bahwa Termohon Kasasi mengetahui Pasal 102 ayat 1

ne
ng
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 “Yang dilakukan setiap
pihak yang memperoleh izin" dan setiap pihak yang
memperoleh izin telah dijelaskan secara tegas dalam Pasal 61

do
gu Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 diantaranya
adalah Wakil Perantara Pedagang Efek dan Wakil Manajer

In
A
Investasi yaitu Pemohon Kasasi sebagai Wakil Perantara
Pedagang Efek (BUKTI P-4A) dan Pemohon Kasasi sebagai
ah

lik
Wakil Manajer Investasi (BUKTI P-4B), tetapi ternyata
Termohon Kasasi Tidak Profesionalitas menyatakan yang
melakukan pelanggaran adalah Pemohon Kasasi selaku
am

ub
Direksi PT. Harvestindo Asset Management (Konsideran
Menimbang huruf a, b dan c kedua Objek Sengketa).
ep
8.2.3. Bahwa Termohon Kasasi tidak profesionalitas dalam
k

menerapkan hukum yang berlaku, Termohon Kasasi


ah

mengetahui Izin Wakil Perantara Pedagang Efek dan


R

si
Izin Wakil Manajer Investasi diatur dalam Pasal 32 Jo. Pasal
33 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 38 s/d

ne
ng

Pasal 40 Peraturan pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 Jo.


BUKTI T-7 yaitu Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas

do
gu

Pasar Modal dan LK Nomor KEP-547/BL/2010 tanggal 28


Desember 2010 tentang Perizinan Wakil Perusahaan Efek,
tetapi Termohon Kasasi menerapkan hukum yang berlaku
In
A

yang tidak sesuai dengan yang ditentukan Pasal 102 ayat


Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 Jo Pasal 61 Peraturan
ah

lik

Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995.


8.2.4. Bahwa selain hal tersebut di atas, ketidak
m

ub

profesionalitasnya Termohon Kasasi terlihat pada Konsideran


Menimbang pada huruf c yang menyatakan Pemohon Kasasi
ka

selaku Direksi bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap


ep

pengurusan PT. harvestindo Asset Management pada saat


ah

terjadinya pelanggaran, padahal Termohon Kasasi mengetahui


R

yang bertanggung jawab atas pengelolaan Reksa Dana adalah


es

Perusahaan Efek sebagai Manajer Investasi yaitu PT.


M

ng

Harvestindo Asset Management selaku Perusahaan Efek


on
gu

Halaman 33 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 33
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
sebagai Manajer Investsi (BUKTI P-5A) berdasarkan Pasal 27

si
Jo Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang
Pasar Modal, berbunyi sebagai berikut:

ne
ng
Pasal 27 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995:
(1) Manajer Investasi wajib dengan itikad baik dan penuh
tanggung jawab menjalankan tugas sebaik mungkin

do
gu semata-mata untuk kepentingan Reksa Dana.
(2) Dalam hal Manajer Investasi tidak melaksanakan

In
A
kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1),
Manajer Investasi tersebut wajib bertanggung
ah

lik
jawab atas segala kerugian yang timbul karena
tindakannya.
Pasal 31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995:
am

ub
Perusahaan Efek bertanggung jawab terhadap segala kegiatan
yang berkaitan dengan efek yang dilakukan oleh Direktur,
ep
Pegawai, dan pihak lain yang bekerja untuk perusahaan
k

tersebut.
ah

8.2.5. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas maka Termohon


R

si
Kasasi tidak profesionalitas mengeluarkan kedua objek
sengketa yang melanggar PasaI 102 ayat 1 Undang-Undang

ne
ng

Nomor 8 Tahun 1995 Jo. Pasal 61 Peraturan Pemerintah


Nomor 45 Tahun 1995 dan atau melanggar Pasal 27 Jo. Pasal

do
gu

31 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995.


8.2.6 Bahwa selain itu Termohon Kasasi juga mengetahui telah
terjadi permasalahan Reksa Dana Harvestindo jauh sebelum
In
A

Pemohon Kasasi menjabat sebagai Direksi PT. Harvestindo


Asset Management berdasarkan BUKTI P-12 dan BUKTI P-13
ah

lik

dan BUKTI T-24, BUKTI T-25, BUKTI T-26, BUKTI T-27, dan
BUKTI T-28.
m

ub

PERTIMBANGAN HUKUM
Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung
ka

berpendapat:
ep

Bahwa alasan-alasan kasasi dari Pemohon Kasasi tersebut tidak dapat


ah

dibenarkan, karena Putusan Judex Facti Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara
R

Jakarta yang menguatkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta


es

sudah benar dan tidak salah menerapkan hukum, dengan pertimbangan


M

ng

sebagai berikut:
on
gu

Halaman 34 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 34
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
R

si
- Bahwa Termohon Kasasi berwenang mengeluarkan Keputusan Tata
Usaha Negara objek sengketa, dan dari aspek prosedural serta aspek

ne
ng
substansial penerbitan Keputusan Tata Usaha Negara objek sengketa
telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
khususnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa

do
gu Keuangan juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar
Modal juncto Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995 tentang

In
A
Penyelenggara Kegiatan di Bidang Pasar Modal juncto Peraturan
Pemerintah Nomor 46 Tahun 1995 tentang Tata Cara Pemeriksaan Di
ah

lik
Bidang Pasar Modal serta Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik
khususnya Asas Kepastian Hukum;
- Bahwa disamping itu alasan-alasan kasasi tersebut pada hakekatnya
am

ub
mengenai penilaian hasil pembuktian yang bersifat penghargaan tentang
suatu kenyataan yang tidak dapat dipertimbangkan dalam pemeriksaan
ep
pada tingkat kasasi, serta pemeriksaan pada tingkat kasasi berkenaan
k

dengan tidak dilaksanakan atau ada kesalahan dalam pelaksanaan hukum


ah

sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 30 Undang-Undang Nomor 14


R

si
Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5
Tahun 2004 dan Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun

ne
ng

2009;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, lagi pula

do
gu

ternyata bahwa putusan Judex Facti dalam perkara ini tidak bertentangan
dengan hukum dan/atau undang-undang, maka permohonan kasasi yang
diajukan Pemohon Kasasi: FRESTY HENDAYANI tersebut harus ditolak;
In
A

Menimbang, bahwa dengan ditolaknya permohonan kasasi, maka


Pemohon Kasasi dinyatakan sebagai pihak yang kalah, dan karenanya dihukum
ah

lik

untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini;


Memperhatikan pasal-pasal dari Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009
m

ub

tentang Kekuasaan Kehakiman, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985


tentang Mahkamah Agung sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang
ka

Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor


ep

3 Tahun 2009, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata


ah

Usaha Negara sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9


R

Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang-Undang Nomor 51 Tahun


es

2009, serta peraturan perundang-undangan lain yang terkait;


M

ng

on
gu

Halaman 35 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 35
am

u b
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
MENGADILI,

si
Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi: FRESTY
HENDAYANI tersebut;

ne
ng
Menghukum Pemohon Kasasi untuk membayar biaya perkara dalam
tingkat kasasi sebesar Rp500.000,00 (lima ratus ribu Rupiah);
Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah Agung

do
gu pada hari Kamis, tanggal 30 November 2017 oleh Dr. H. Yulius, S.H., M.H.,
Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua

In
A
Majelis, Dr. Yosran, S.H., M.Hum dan Dr. H. M. Hary Djatmiko, S.H., M.S.,
Hakim-Hakim Agung sebagai Anggota Majelis, dan diucapkan dalam sidang
ah

lik
terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis beserta Hakim-Hakim
Anggota Majelis tersebut dan dibantu oleh Agus Budi Susilo, S.H., M.H., Panitera
Pengganti dengan tidak dihadiri oleh para pihak.
am

ub
Anggota Majelis: Ketua Majelis,
ep
ttd./Dr. Yosran, S.H., M.Hum ttd./Dr. H. Yulius, S.H., M.H.
k

ttd./Dr. H. M. Hary Djatmiko, S.H., M.S.


ah

si
Panitera Pengganti,
ttd./Agus Budi Susilo, S.H., M.H.

ne
ng

Biaya-biaya:
1. Meterai Rp 6.000,00

do
gu

2. Redaksi Rp 5.000,00
3. Administrasi Rp 489.000,00
Jumlah Rp 500.000,00
In
A

Untuk salinan
Mahkamah Agung RI
ah

lik

atas nama Panitera


Panitera Muda Tata Usaha Negara,
m

ub
ka

ep

H. Ashadi, S.H.
ah

NIP. : 19540924 198403 1 001


R

es
M

ng

on
gu

Halaman 36 dari 36 halaman. Putusan Nomor 532 K/TUN/2017


d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
h

pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
ik

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 36

Anda mungkin juga menyukai