Anda di halaman 1dari 3

FORMAT 3

RESUME MODUL PTK

Konsep Penelitian Tindakan Kelas (KB 1)


Bentuk Isi

Narasi  Definisi
Fokus Pencarian atau penyelidikan yang seksama untuk memperoleh fakta baru dalam
Materi- cabang ilmu pengetahuan inilah yang dimaksud dengan penilitian menurut The
materi Advanced Learner’s Dictionary of Current English. Sedangkan Fellin, Tripodi
Pokok dan Meyer mendefinisikan penelitian adalah suatu cara sistematik untuk
Komponen maksud meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang
PTK dapat disampaika dan diuji oleh peneliti lain. Ada beberapa ciri utama dari
penelitian, yaitu pertama adalah dilakukan dengan cara-cara yang sistematik
Mahasiswa dan seksama; kedua memiliki tujuan untuk meningkatkan, memodifikasi dan
meresume
bagian penting mengembangkan pengetahuan; ketiga adalah dilakukan melalui pencarian fakta
yang yang nyata, keempat dapat disampaikan oleh peneliti lain. Dan yang kelima
memfokuskan adalah Dapat diuji kebenarannya / diverifikasi oleh peneliti lain.
pada
komponen PTK Penilitian Tindakan kelas ialah kajian sistemik dari upaya perbaikan
yang dibahas pelaksanaan praktik pendidikan oleh sekelompok guru dengan melakukan
pada kegiatan tindakan-tindakan dalam pembelajaran, berdasarkan refleksi mereka mengenai
belajar
hasil dari tindakan-tindakan tersebut.
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut Kemmis (1983) adalah Penelitian
untuk mengujicobakan ide-ide ke dalam praktek dalam rangka
memperbaiki/mengubah sesuatu agar memperoleh dampak nyata dari situasi.
PTK itu sendiri termasuk penelitian kualitatif meskipun data yang dikumpulkan
bisa saja bersifat kuantitatif, di mana uraiannya bersifat deskriptif dalam bentuk
kata-kata, peneliti merupakan instrumen utama dalam pengumpulan data, proses
sama pentingnya dengan produk. Perhatian peneliti lebih diarahkan kepada
pemahaman bagaimana berlangsungnya suatu kejadian atau efek dari suatu
tindakan.
PTK harus dilakukan di kelas yang sehari-hari diajar bukan kelas yang diajar
oleh guru lain meskipun masih dalam satu sekolah, ini disebabkan karena
Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu penelitian yang berbasis pada kelas. Ini
adalah perbedaan ciri antara penelitian formal dengan Penilitian Tindakan
Kelas.
Ciri-ciri dari Penelitian Tindakan Kelas :
a. Adanya pratisipasi dari peneliti dalam suatu program kegiatan;
b. Adanya tujuan untuk meningkatkan kualitas suatu program atau kegiatan
melalui penelitian tindakan; dan
c. Adanya tindakan (treatment) untuk meningkatkan kualitas suatu program
atau kegiatan.
Penelitian Tindakan Kelas adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh
pelaku tindakan, untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan-
tindakan mereka dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman
terhadap tinakan-tindakan yang dilakukan, serta memperbaiki dimana praktik-
praktek pembelajaran dilaksanakan. Tujuannya adalah memperbaiki mutu
praktik pembelajaran di kelas dan juga memecahkan permasalahan nyata yang
terjadi di kelas dan meningkatkan kegiatan nyata guru dalam kegiatan
pengembangan profesinya.

 Tujuan Penilitian Tindakan Kelas


PTK tujuan utamanya adalah terjadinya suatu peningkatan kualitas pembelajaran
dalam suatu proses pembelajaran. Sedangkan menurut Kunandar, tujuan PTK
antara lain :
a. Untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas yang
dialami langsung dalam interaksi antara guru dengan siswa yang sedang
belajar, meningkatkan profesionalisme guru, dan menumbuhkan budaya
akademik dikalangan para guru.
b. Mengingat masyarakat berkembang secara cepat, maka peningkatan kualitas
praktik pembelajaran di kelas secara terus-menerus dilakukan.
c. Peningkatan relevansi pendidikan, ini bisa dicapai melalui peningkatan
proses pembelajaran.
d. Sebagai alat training in-service
e. Sebagai alat untuk memasukkan pendekatan tambahan atau inovatif
terhadap sistem pembelajaran yang berkelanjutan yangbiasanya
menghambat inovasi belajar siswa
f. Meningkatkan sikap profesional guru dan tenaga kependidikan
g. Menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah, tercipta
sikap proaktif dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan dan
pembelajaran secara berkelanjutan.
h. Peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan, proses pembelajaran di
samping untuk meningkatkan relevansi dan mutu hasil pendidikan juga
ditunjukkan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber-sumber daya
yang terintegrasi di dalamnya

 Manfaat PTK
1. Para guru semakin diberdayakan untuk mengambil berbagai prakarsa
professional secara mandiri.
2. Memicu lahirnya “percaya diri” untuk mencoba hal-hal yang baru yang diduga
dapat menuju perbaikan sistem pembelajaran.
3. Memicu peningkatan kinerja dan profesionalisme seorang guru secara
berkesinambungan.

 Kelebihan Penelitian Tindakan Kelas


1. Tumbuhnya rasa memiliki melalui kerja sama dalam PTK
2. Tumbuhnya kreativitias dan pemikiran kritis lewat interaksi terbuka yang
bersifat reflektif/evaluatif dalam PTK
3. Dalam kerja sama ada saling merangsang untuk berubah
4. Meningkatnya kesepakatan lewat kerja sama demokratis dan dialogis dalam
PTK
 Kelemahan Penelitian Tindakan Kelas
1. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam teknik dasar penelitian pada
guru itu sendiri karena terlalu banyak berurusan dengan hal-hal praktis
2. Rendahnya efisiensi waktu karena guru harus punya komitmen peneliti untuk
terlibat dalam prosesnya, sementara guru masih harus melakukan tugas
rutinnya
3. Konsepsi proses kelmpok yang menuntut pemimpin kelompok yang
demokratis dengan kepekaan tinggi terhadap kebutuhan dan keinginan
anggota-anggota kelompoknya dalam situasi tertentu, padahal tidak mudah
untuk mendapatkan pemiimpin demikian.

 Tahapan Penelitian Tindakan Kelas